Yang gw tangkep dari tulisan panjang ini adalah. Jauh lebih gampang majakin
individu dari pada korporasi. Walaupun korporasi itu bersalah krn ngemplang
pajak.

*negara hukum hiasan*
On Sep 4, 2013 6:35 PM, "Jim" <[email protected]> wrote:

> On Wednesday, September 4, 2013 3:14:06 PM UTC+7, irfanics wrote:
>
>> Meskipun udah OOT banget dari judul trid, pengen banget nambahin berita
>> ttg bea cukai. Entah siapa yang harusnya bertanggung jawab, apakah hanya
>> bea cukai saja atau ada pihak lain, tapi kalo ternyata pihak2 ini memiliki
>> induk departmen yang sama, berarti memang udah waktunya di revolusi
>> sebagian besar departemen tersebut.
>>
>>
> pemasukan negara itu sumbernya cuman dikit:
>
> * bea: urusan luar negeri (terutama barang masuk)
> * cukai: tarif tertentu atas produk yg sirkulasinya besar
> * pajak: urusan dalam negeri
>
> tumpang tindihnya aturan biasanya karena kejar target. setelah sby
> menaikkan batas penghasilan yg bebas pajak (artinya pajak yg disetor tiap
> individu makin kecil), maka potensi pajak pun menurun. padahal pengeluaran
> negara lewat apbn ini selalu meningkat. tentu harus ada kompensasi dari
> penurunan pajak. makanya ngejar ke tarif2 bea. sedangkan cukai lebih
> sensitif karena yang terimbas adalah konsumsi 'pokok' banyak orang, yakni
> rokok. sedangkan cukai untuk produk audio video kayaknya gak terlalu bisa
> diharapkan.
>
> dengan negara yg kaya sumber daya alam, teorinya pemasukan negara dari
> pajak minyak dan gas itu gede. masalahnya pajak minyak dan gas bumi itu
> udah mentok. kalo dinaikin bikin investor lari. padahal hitungan pajak dari
> perusahaan tambang aja masih banyak ngemplangnya. karena itu ujung2nya yg
> dikejar adalah berbagai macam pajak buat warga negara yang baik. bahkan
> pajak baru buat pengusaha yang diiklankan sebagai lebih simpel
> perhitungannya karena langsung pake prosentase, padahal realitanya sangat
> mungkin nilai pajak bagi pengusaha ini berkali-kali lipat dari yang biasa
> dibayarkan (lewat tarif pajak lama). ya wajar sih, kan emang celah ini yang
> mau dimanfaatkan untuk menggenjot penerimaan pajak.
>
> --
>
> --jim.
>
> --
> ==========
>
> INDOSAT SUPER 3G plus
> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
> ---------------------
> ID-Android on YouTube
> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A
> --------------------
> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
> http://www.hostune.com
> --------------------
> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
>

-- 
==========

INDOSAT SUPER 3G plus
http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
---------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : 
http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .

Kirim email ke