+1juta sent from my GT-5100 On Dec 29, 2013 12:16 PM, "Yoyong ﺁﺑﺆﺭﻕ Pakaya" <[email protected]> wrote:
> Bintang 5 buat postingan om hsw.... > On Dec 29, 2013 12:17 PM, "Herry SW" <[email protected]> wrote: > >> Langkah pertama, jangan panik. Sebab, semakin panik, semakin besar pula >> peluang ponsel itu mengalami masalah. >> >> Padamkan, lalu lepaskan baterai. Copot pula kartu SIM dan kartu memori >> yang terpasang. >> >> Kalau ponsel sudah padam, jangan sekali-kali mencoba mengaktifkannya. >> Biarkan ia tetap padam. Bergegaslah melepaskan baterainya. >> >> Bagaimana bila baterai ponsel tak bisa dilepas? Biarkanlah. Tak perlu >> memaksakan diri untuk membongkar baterai. >> >> Bila memungkinkan, bukalah casing. Sementara itu, bila casing ponsel >> yang Anda miliki tak mudah dibongkar pasang, tindakan lanjutan >> bergantung kemampuan Anda. Kalau Anda terbiasa mengganti casing ponsel >> dengan alat bantu tertentu, lepaskan casing itu. Sebaliknya, bila Anda >> awam dengan bongkar membongkar casing, lebih baik Anda tak iseng >> mencobanya. >> >> Keringkan. Dengan menggunakan kain yang halus dan menyerap cairan, >> keringkan seluruh permukaan ponsel. Berikan perhatian ekstra terhadap >> konektor yang tersebar di berbagai sisi ponsel dan lubang speaker. Bila >> dianggap perlu, dengan memakai kapas lidi (cotton bud) atau tusuk gigi >> plus tisu, bersihkan celah yang sempit. Awas, jangan sampai kapas atau >> tisu yang digunakan justru tertinggal di dalam. >> >> Pemakaian pengering rambut (hair dryer) diperbolehkan, asalkan angin >> yang diembuskan sebatas hangat dan tidak sangat kencang. Jarak antara >> ponsel dan pengering rambut dilarang terlalu dekat. Alternatif lain >> adalah memanfaatkan penyedot debu (vacuum cleaner). Pilihlah tingkat >> kekuatan hisapan yang tidak terlalu tinggi. >> >> Tuntas melakukan pengeringan, biarkan ponsel, baterai, dan penutup >> baterai tetap terpisah. Bila konektor di ponsel Anda dilengkapi penutup, >> penutup itu sebaiknya dibiarkan terbuka dulu. >> >> Setelah dikeringkan sebisanya, ponsel idealnya segera dibawa ke pusat >> perbaikan resmi untuk dicek. Tak sempat ke pusat perbaikan resmi atau >> enggan mengeluarkan biaya ekstra? Anda dapat melakukan langkah lanjutan >> yang sebenarnya pantas diberi label darurat. Faktor keberuntungan juga >> sedikit berperan. >> >> Alternatif pertama, gunakan silica gel. Butiran-butiran kecil seperti >> kristal itu sering disertakan saat kita membeli biskuit kaleng, obat, >> sepatu, atau suku cadang komputer. Kumpulkan silica gel yang biasanya >> relatif tak diperhatikan itu dari berbagai tempat di rumah Anda. >> >> Kalau di rumah tidak tersedia silica gel dalam jumlah memadai, Anda >> dapat membelinya di apotek atau toko penjual kamera. Gerai penjual >> peralatan rumah tangga dan perkantoran kadang juga menyediakannya. Beli >> berapa banyak? Minimal 100 gram deh. Agar hasilnya lebih maksimal, >> penulis merekomendasikan pembelian 500 gram. >> >> Penjual biasanya telah mengemas silica gel dalam klip pastik. Lubangi >> plastik itu memakai tusuk gigi, jarum, atau peniti. Masukkan silica gel >> dan ponsel ke kaleng atau wadah plastik yang kedap udara. Tutuplah >> dengan rapat. Biarkan ponsel tersimpan di sana selama tiga hari. >> >> Alternatif kedua, benamkan ke beras. Ya, beras bisa menjadi penyelamat >> ponsel Anda. Ambil tempat kosong berpenutup dan isilah dengan beras. >> Beras yang dipakai tak perlu dicuci, apalagi dimasak dulu. Sebab, kalau >> dimasak, jadi nasi dong. He… he… he…. >> >> Benamkan ponsel ke beras tersebut. Beras selanjutnya akan mengisap air >> yang mungkin masih bersembunyi di ponsel. Ingat, seluruh bodi ponsel >> harus “bersembunyi” di dalam beras. Kalau masih ada bagian ponsel yang >> terlihat, berarti wadah yang Anda gunakan kurang besar atau beras yang >> Anda tuangkan kurang banyak. >> >> Kapan ponsel boleh coba dinyalakan? Saran saya, minimal setelah tiga >> hari. >> >> Terima kasih. >> >> >> Salam, >> >> >> Herry SW >> >> On Sun, 29 Dec 2013 10:44:21 +0700 >> Firman Rahmansyah <[email protected]> wrote: >> >> > Selamat pagi rr, >> > >> > Mau tanya nih, apa yaa yg hrs dlakukan klo hp android nyemplung kdlm >> air? >> > Prnh dgr, bisa d keringin sm hairdryer ato dmskan kdlm tmpt beras, bner >> > bisa kah? >> > Kondisi setelah kejadian blm pernah dnyalakan powernya >> > >> >> -- >> ========== >> ID-Android on YouTube >> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A >> -------------------- >> Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB >> >> Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id >> ========== >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] >> Indonesian Android Community " dari Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . >> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. >> > -- > ========== > ID-Android on YouTube > https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A > -------------------- > Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB > > Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] > Indonesian Android Community " dari Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . > Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. > -- ========== ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
