Kemaren baca² milisnya kang Lucky...
Terkesima sama pemikiran beliau yang ini...
Gak flamming sama sekali sih menurut ane...
Justru ngebuka wawasan untuk jadi lebih bijak lagi.
Ane copas ya

===================start
 
Betul boss Dodi, saya membeberkan fakta diatas, supaya kita berpikiran komplit, 
jangan sampai terlalu meninggikan bahwa that one become the best karena pure 
innovation.
 
Iphone bagus, iPad bagus, ipod hebat ,saya rasa sebagiannya karena momentum 
yang tepat.
Separuh kaki kita berpijak karena memandang apple penuh inovasi dan ide yang 
hebat, separuh kaki kita sebenarnya berpijak pada mitos, atau sesuatu yang kita 
anggap demikian.
 
Dimulai dari iPod yg dipasarkan pada waktu yang tepat, dipoles sedemikian 
dengan cantik dan klik dengan momen yang tepat maka booming dan melahirkan 
momentum, momentum kemudian dipercepat dengan iPhone, dan melahirkan kultus, 
sehingga iPad yg lahir ketika momentum masih berjalan mendapat sambutan yang 
histeria.
Maaf bukan mengecilkan kehebatan dan kebagusan iPad atau iPhone, tapi saya mau 
bercerita dari sisi lain.
 
Mari saya jelaskan pendapat saya :-)
 
Pada saat peluncurannya ,
Apple CEO Steve Jobs said the new tablet computer "a truly magical and 
revolutionary product."
 
Yang saya maksud dari mitos adalah ketika kita berpikir semua itu hasil 
pemikiran apple. Makanya saya berikan link diemail sebelumnya sebagai gambaran 
wajah lain dr apple.
They not invented it, but like to sue and press others.
It is magical , ketika kita mengamini kemauan apple supaya kita menganggap 
bahwa product apple only from one mind, steve jobs.
Magical, krn produknya bisa membius.
Contoh...
Iphone tidak punya copy and paste....
Its magical, semua menerimanya..butuh 1th lebih sampai ada pembaharuan.
Padahal semua hape nokia bisa.
 
Ngga punya multitasking, sehingga butuh 3th dan ketika diumumkan seolah2 eforia 
baru.... wow iphone sekarang bisa multitasking, sebuah pencapaian luar biasa...
Harus diakui ini ada unsur magicalnya, krn saat iphone diluncurkan windows 
mobile sudah bisa.
 
Jadi saya rasa bukan pure innovation, sebagian inovasi yg memang baik dan 
memberikan standard baru, tetapi sebagian lagi hanya berdiri dari sebuah kultus 
:-)
Sama seperti kita punya pemimpin yg demikian karismatik, if he say 1+1 adalah 
3, we agree.
 
Jadi keberhasilan produk apple, terutama smartphonenya besar karena faktor X, 
yaitu momentum.
 
Contoh kalau bukan momentum... lihat windows operating system... keluar pada 
momentum yg tepat.
Mau bilang mac bagus seperti apa, hasilnya sampai saat ini 88% di dunia memakai 
windows, 8% pemakai mac, dan sisanya other.
 
Sama seperti momentun BB di negara kita, mau kita bilang android lebih hebat, 
iphone lebih fantastic, bisa merebut 10% pemakai bb? Amazing...
Karena BB masuk pada momentum yang tepat.
Kasih pemakai bb iphone or nexus, paling jauh 1 dari 50 yg bisa lepas bbnya, 
others back stick to bb atau pakai bb dan iphone or nexus :-)
 
Strategi pemasaran, loyalitas yg dipupuk apple sangat hebat, kemasannya keren, 
ini membuat mereka tampil di depan.
Tapi iphoners harus thanks to android, kalau android ngga pernah ada, dan 
google ngga pernah bikin nexus, mungkin impian soal.multitasking masih menunggu 
waktu lebih lama untuk diwujudkan :-)
Karena google bikin nexus, oom steve baru merasa ada saingan dan berusaha buat 
yg lebih magical.
 
Androiders thanks to iphone, kalau iphone tidak pernah ada dan mau terima 
google voice, kita ngga pernah lihat nexus one, maybe stick in windows mobile 
and bb off course.
 
Lihat palm os yg menjelma jadi webOS, mungkin android dan iphone sebenarnya 
tidak bisa menyainginya :-)
Kesalahan strategi pemasaran dan momentum yang salah, membuat device yang 
canggih itu sulit bersaing.
 
Lihat winmo yg stagnan, santai dan lambat berubah, ketika bangun dari 
tidur,semua rivalnya sudah berlari di depan.
 
Saya rasa faktor X, the momentum harus dipikirkan.
Kalau pure inovasi, oom steve tidak perlu marah2 dan berkata : "kita tidak 
bikin mesin pencari, tp lihat sekarang mereka bikin handphone melawan kita!"
 
Kalau kepala dingin, ngga usah di os4 menghilangkan pilihan search by google, 
tp mesin pencarinya tetap google.
Ngga usah sue HTC yg ujungnya ke google.
Ngga usah menuduh market android ada porn store dengan alasan melindungi anak2, 
sementara safari browser ketika diketik porn, porn star, tampil bejibun dan 
banyak dedicated porn web fit to iphone ;-)
 
Itu pinter2 nya oom steve aja klo kata saya, memang harus dihargai beliau 
seorang marketing yg hebat dan visioner tangguh... padahal dibelakang dia 
santai ngopi sama eric schmidt ceo google.. dan malah pada iPad kita akan 
mendapat pengalaman email gmail google yang most advance...
 
Ah sebenarnya kita ini hanya pion2 dari pemain besar...
 
But sorry, seringkali jangan dimasukkan ke hati, kadangkala kita me lempar bola 
biar ada adu argumentasi, benar seperti yg oom syd bilang, hanya trick supaya 
ada diskusi yg membangun dan kita mengenall info2 yg lebih maju, daripada info 
yg bilang rim mau cek mana member yg aktif atau bukan kan? :-)
 
Dan BB lover, kita harus lebih bersatu menekan operator penyedia layanan, 
karena browser bb benar nyangkut....
Ingat soal "bb lover cekidot BBm update 5.1.0 patch untuk handle broadcast 
message.."
Sudah banyak makan korban, yg retweet, yg benar cari link updatenya, yang 
memforward....dll, hanya karena link nya ngga di klik dulu lihat isinya 
apa...:-D karena browser bb harus diakui lambat :-)
 
Sorry for the flame...
 
Salam,
 
Lucky Sebastian

=================end

Hehehehehe...keren kalo menurut ane...

@yopiesuryadi
www.jeruknipis.com/forum

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke