paling yang beli cuma penasaran, pake sebentar lalu jual lagi tipikal orang sini kan gitu mengikuti hype ^_^
btw nice Artikel mas HSW jangan cuma Nokia X donk yang dibuat Plus Minus handset lain juga... kaya IMO, Smartfret, Mito, dan Advance atau android low end lainnya On Thursday, April 10, 2014 8:57:54 AM UTC+7, Herry SW wrote: > > Naskah ini juga bisa dibaca di http://goo.gl/TGMWnM > > Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. > > Tanpa konfirmasi dan izin tertulis, dilarang memakai naskah *review *ala > HSW untuk materi promosi atau bahan penunjang berjualan. > ------------------------------ > > Nokia X, ponsel pertama Nokia yang dapat menjalankan aplikasi Android, > segera menghampiri pasar. Poin-poin plus minus yang dibuat berdasarkan > pengalaman penulis mencoba ponsel itu mungkin dapat membantu Anda dalam > mengambil keputusan. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2014/04/Nokia-X_2.jpg> > > Nokia X *menarik* karena > > 1. X adalah ponsel pertama Nokia yang mampu menjalankan aplikasi Android. > Produk perdana yang bersejarah deh. > > 2. *Built quality* atau sentuhan akhir pengerjaan bodinya tergolong cukup > prima. Tidak terkesan murahan dan ringkih. Asyiknya, X tersedia dalam > beragam warna pilihan yang memikat mata. Berikan perhatian ekstra pada > warna hijau dan merah. > > 3. Dilengkapi peta *offline* dan navigasi. Nama bakunya, HERE Maps dan > HERE Drive. Ukuran file peta Indonesia yang dapat diunduh mencapai 248,7 > MB. Jadi, bukan peta asal-asalan *tho*. > > > > Sebaliknya, Nokia X juga pantas dianggap *tidak menarik* karena > > 1. Kurang gegas. Ia sering agak tersendat kala dioperasikan. > > 2. Tampilan antarmuka alias *user interface*-nya berbeda dengan ponsel > Android yang saat ini tersedia di pasar. Sepintas tampilan menu X lebih > menyerupai Nokia Lumia dan ponsel bersistem operasi Windows Phone lain. > Pengguna harus beradaptasi lebih dulu. > > 3. X tidak dibekali Play Store dan layanan Google lainnnya. Untuk > menginstalasikan aplikasi tambahan, pengguna dipersilakan masuk ke Nokia > Store atau memanfaatkan toko aplikasi pihak ketiga. Masalahnya, ragam > aplikasi yang tersedia di Play Store masih terbatas. Saat penulis mencoba > X, aplikasi pesan instan WhatsApp yang sangat populer pun ternyata belum > tersedia. > > 4. Hanya mempunyai satu kamera. Kamera tanpa fokus otomatis dan lampu > kilat itu belum layak mendapatkan acungan jempol. Foto yang dihasilkan > kurang prima dan seringkali terlihat lebih pucat daripada warna aslinya. > > 5. Kapasitas RAM 512 MB saja. Kurang nyaman bila dipakai untuk menjalankan > beberapa aplikasi sekaligus. > > 6. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai sampai penuh cukup > lama. Hampir selalu mendekati lima jam. Padahal, kapasitas baterai X > sebenarnya tidak ekstrabesar. Hanya 1.500 mAh. > > 7. Setelah diisi ulang selama sekitar lima jam, saat digunakan oleh > penulis baterai X ternyata hanya mampu mengaktifkan ponsel selama rata-rata > delapan jam. Lima jam pengisian, delapan jam pemakaian. Hmm . > > 8. Bodi X mudah terasa hangat mendekati panas. > > 9. Selot SIM1 di X dapat masuk ke jaringan 3G dan menikmati layanan HSDPA > 7,2 Mbps. Masalahnya, ponsel tak bisa dikunci supaya selalu berada di > jaringan 3G. Ketika ponsel beralih ke jaringan 2G, kecepatan akses internet > merosot signifikan dan tak nyaman dipakai. > > 10. Harga X yang dipatok Rp 1,599 juta (harga normal) dan Rp 1,199 juta > (harga promo) tergolong terlalu tinggi. Dengan memperhatikan spesifikasi, > kinerja, dan “harga” merek Nokia, mestinya ponsel itu dijual maksimal Rp 1 > juta. > > *Review *mengenai Nokia X dapat dibaca di http://goo.gl/w05QEK > > > > Salam, > > > > Herry SW > -- ========== Berubah menjadi lebih terkendali bersama @kartuHalo Halo Fit Hybrid Info Lengkap >> tsel.me/halohybrid #KendalikanHidup -------------------- ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
