GSM dan CDMA menurut saya sama-sama mature. Cuman kedepannya ada konvergensi di 
LTE, secara saingannya Wimax udah gak terdengar gaungnya. Tinggal dihitung aja 
pelihara CDMA trus nanti masukin LTE itu gimana itungan bisnisnya.

Di Indonesia saat ini teknologi kebuang sia-sia. Buat apa HSDPA kalau dapetnya 
kayak GPRS? Jadi bukan teknologi dasarnya yg tidak berkembang, tapi fokus dan 
konsistensi bisnis itu loh.

CDMA masih ada rev A rev B, jangan2 ada rev C sebelum masuk LTE. Itu aja kalau 
maksimal udah maxi banget buat konsumen.

Enaknya CDMA handsetnya murah2, entah kenapa, mungkin karena demand lebih 
rendah. Setiap ada handset semar keluar baru, saya pingin. Tapi karena udah 
dicoba tetep smart sux di rumah saya maka terpaksa pake dekstop+speedy :)

-- 
==========
Berubah menjadi lebih terkendali bersama @kartuHalo Halo Fit Hybrid
Info Lengkap >> tsel.me/halohybrid   #KendalikanHidup
-------------------
Gunakan layanan Hosting Indonesia yang stabil, terjangkau dan aman
Kunjungi  >> http://www.Qwords.com
--------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan

Aturan Umum  ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB

Join Forum   ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke