Ini udah jalan 2 tahun lebih, dan masih tetap berjalan nih
beda orang, tapi modusnya sama

On Thursday, September 18, 2014 1:23:49 PM UTC+7, EkoPrasetiyo wrote:
>
> Hmm baru tau saya ada yg kyk gini.
> ---------- Forwarded message ----------
> From: "[email protected] <javascript:> [vaksin]" <
> [email protected] <javascript:>>
> Date: Sep 18, 2014 12:12 PM
> Subject: [vaksin.com] Penipuan Online ala Ponzi dalam PO Pre Order HP
> To: <[email protected] <javascript:>>
> Cc: 
>
>    
>  
> http://vaksin.com/2014/0914/ponzi/ponzi%20online.html
>
> 18 September 2014
>
> *Penipuan Online ala Ponzi dalam PO Pre Order HP*
>
> Berharap iPhone terbang di langit, Mito di tangan dilepaskan
>
>
>
> *Image courtesy of http://slavesincstrip.com/ <http://slavesincstrip.com/>*
>
> Skema Ponzi adalah kegiatan penipuan berkedok investasi dimana operator 
> membayar hasil investasi dengan modal yang disetorkan oleh investor baru 
> dan bukan dari hasil usaha. Operator Ponzi biasanya mengelabui investor 
> baru dengan menawarkan hasil investasi yang jauh lebih tinggi dari 
> investasi lainnya dan kebanyakan tidak masuk akal. Jika hal ini 
> berlangsung, beberapa investor awal akan menerima imbal hasil yang 
> luarbiasa untuk waktu singkat, namun pada akhirnya setelah tidak ada 
> investor baru yang masuk, maka bagi hasil ini akan terhenti dan biasanya 
> investor-investor yang terakhir dan jumlahnya luarbiasa banyak akan menjadi 
> korban. Jahatnya skema Ponzi ini, ia akan membius korbannya dengan imbal 
> hasil yang menggiurkan dan karena ada bukti imbal hasil tersebut dibayarkan 
> beberapa kali, biasanya korbannya akan mempertaruhkan semua harta bendanya, 
> tabungan keluarga, tabungan pendidikan anak, rumah dan pinjaman berbagai 
> pihak. Banyak kasus korban Ponzi yang diceraikan oleh pasangannya, berhenti 
> sekolah atau harus menjual harta bendanya karena ia sudah menyeret 
> teman-teman dan saudaranya ke dalam investasi bodong ini. Karena itu para 
> pengguna internet Indonesia dan para pelaku ekonomi, jangan mudah tergiur 
> oleh imbal hasil yang luar biasa, kemungkinan besar anda sudah menjadi 
> incaran skema Ponzi.
>
> Masyarakat Indonesia terutama para usahawan yang bergerak di bidang jual 
> beli telepon seluler belakangan ini digemparkan oleh penipuan yang juga 
> memanfaatkan media online dan disinyalir menimbulkan kerugian sampai 
> ratusan milyar rupiah. Penipuan yang ini lebih canggih dari pada penipuan 
> toko online abal-abal mengingat nominal penipuan yang fantastis dari antara 
> 5 juta rupiah sampai dengan milyaran rupiah per korban. Tentunya cukup 
> mengejutkan kalau ada penipuan online yang korbannya per orang mencapai 
> milyaran rupiah namun tidak terekspose. Wong penipu yang jualan sepeda 
> Fixie saja sampai masuk koran dan berita online. Agak sulit juga 
> membayangkan ada orang yang belanja online bisa tertipu sampai 2 milyar 
> rupiah, apa dia membeli Lamborghini yang suratnya bodong dan dengan naifnya 
> mentransfer 2 milyar ke penjual online yang sama sekali tidak dikenalnya, 
> rasanya kasusnya tidak sesimpel itu. Untuk melihat lebih jauh, Vaksincom 
> melakukan sedikit investigasi dan memberikan artikel ini supaya para 
> pengguna internet Indonesia tidak mudah tertipu dan tergiur oleh 
> janji-janji harga murah yang kalau toko online abal-abal menggunakan taktik 
> hit and run, sekali pukul langsung kabur. Kalau yang ini menggunakan taktik 
> cheat and run. Bedanya fish and run adalah korbannya dipancing terlebih 
> dahulu dan diberikan barang yang dijanjikan yang akan memberikan untung 
> fantastis, lalu setelah korbannya percaya dan merasa keuntungan besar sudah 
> di depan mata sehingga mengalami gelap mata, tentu logika sudah tidak 
> bekerja dan segala harta bendapun dipertaruhkan untuk mendapatkan 
> keuntungan besar. Bukannya keuntungan besar yang didapatkan tetapi semua 
> modalnya hilang karena ia sudah menjadi korban skema Ponzi.
>
>
> Media online digunakan sebagai sarana komunikasi dan cakupannya tentu 
> lebih luas dengan biaya lebih murah. Namun akibat negatif yang ditimbulkan 
> jelas akan lebih lebih tinggi dibandingkan offline yang cakupannya lebih 
> kecil. Ditimpali dengan banyaknya pengakses internet Indonesia yang 
> termasuk newbie dan mayoritas masih belum bisa membedakan dengan baik mana 
> situs yang asli dan mana yang bukan dan menganggap apa yang ditampilkan di 
> halaman situs semuanya benar dan asli. Padahal seperti kita ketahui, 
> mengkloning suatu situs sangat mudah, tidak memerlukan keahlian khusus dan 
> banyak yang hanya bermodalkan klik kanan copy and paste.
>
>
> Pre Order Handphone
>
> Kalau ditanyakan hari ini, bisnis apa yang jaringannya bisa mengalahkan 
> bisnis rokok ? Mungkin banyak orang yang akan bingung menjawab karena 
> bisnis rokok yang berhasil mencetak banyak konglomerat memiliki pasar dan 
> distribusi yang sangat luarbiasa besar. Tetapi karena perkembangan zaman, 
> rupanya ada permintaan yang sangat tinggi pada suatu produk (jasa) dan bisa 
> mengalahkan rokok. Jawabannya tidak lain adalah produk komunikasi atau 
> seluler. Tidak seperti rokok yang memiliki peminat terbatas, perangkat 
> komunikasi memiliki peminat tidak terbatas dan karena merupakan salah satu 
> kebutuhan dasar dan tidak mengganggu kesehatan :p (kecuali kesehatan 
> kantong jika terlalu boros pulsa) maka pasar seluler di Indonesia sangat 
> luarbiasa. Menurut data terbaru dari Kominfo, jumlah telepon seluler 
> sebanyak 270 juta perangkat di Indonesia bahkan lebih banyak dari jumlah 
> penduduk Indonesia yang artinya banyak orang yang memiliki lebih dari satu 
> perangkat seluler. Hal ini tentu saja membuat bisnis seluler tumbuh pesat, 
> baik yang berjualan pulsa yang secara de facto lebih banyak jaringannya 
> dari penjual rokok ataupun penjual perangkat seluler. Harga perangkat 
> selulerpun sangat kompetitif dan margin keuntungan toko handphone dari 
> setiap perangkat HP yang dijualnya sangat kecil, dibawah 3 % dari harga 
> perangkat. Tentunya kalau ada HP dengan harga miring akan langsung disambar 
> oleh penjual karena tingginya permintaan atas HP ini. Hal inilah yang 
> mengilhami beberapa pelaku distribusi seluler yang memanfaatkan tingginya 
> permintaan atas HP dengan harga miring, miringnya keterlaluan karena bisa 
> lebih murah dari harga distributor. Praktek standar yang digunakan adalah 
> memberikan harga 50 % dari harga resmi dengan sistem Pre Order dimana calon 
> pembeli harus memberikan uang tanda jadi dalam jumlah tertentu dan saat 
> waktu Pre Order sudah tiba maka HP akan dikirimkan setelah pembeli 
> mengirimkan uang sisanya. Sebagai gambaran, tabel 1 dibawah adalah harga 
> penawaran yang diberikan dalam praktek Ponzi ini. Dalam tabel terlihat 
> bahwa harga PO (Pre Order) yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga 
> pasar dan bahkan lebih murah dari harga modal distributor. Namun syarat Pre 
> Order ini adalah barang tidak akan langsung di dapatkan dan harus menunggu 
> dan selama menunggu peminat harus mengirimkan uang DP untuk Pre Order. 
> (lihat tabel 1)
>
>
> Produk
>
> Harga (Rp)
>
> DP Pre Order
>
> Harga Pasar
>
> Samsung Galaxy Note 3
>
> 5 juta
>
> 2,45 juta
>
> 7,5
>
> Smartfren Z
>
> 2,1 juta
>
> 900 rb
>
> 2,8 juta
>
> Iphone 5
>
> 6,1 juta
>
> 3 juta
>
> 7,5 juta
>
> Sony Experia Z1
>
> 5,1 juta
>
> 2,4 juta
>
> 7 juta
>
>
> *Tabel 1, Contoh penawaran Pre Order Seluler Ponzi*
>
>
> Guna menjaring lebih bnayak korban, distributor yang sudah menjalankan 
> usahanya dari tahun 2009 ini sampai membuat satu Fan Page di Facebook dan 
> hal ini terbukti efektif karena berhasil menjaring korban dari seluruh 
> Indonesia. Lalu bagaimana ceritanya sampai ada korban yang tertipu sampai 
> ratusan juta dan milyaran ?
>
> Teknik Ponzi digunakan dimana guna meyakinkan korbannya akan bonafiditas 
> distributor korban yang melakukan Pre Order akan dikirimi barang sesuai 
> pesanannya dengan harga yang luar biasa miring. Dalam kasus ini seperti 
> pengakuan pelaku ia melakukan teknik galob tulob alias gali lobang tutup 
> lobang. Jadi untuk memenuhi order dari PO terdahulu ia menggunakan uang DP 
> dari PO yang sekarang dimana penerima barang akan makin bernafsu dan 
> menggandakan order Ponya. Secara tidak langsung korbannya akan terjerumus 
> makin dalam, membayangkan keuntungan tidak wajar yang berlimpah banyak 
> korban yang gelap mata, ibarat nyaleg mereka menggunakan uang tabungan 
> keluarga, menjual harga benda sampai meminjam kepada rentenir karena 
> menurut hitung-hitungan keuntungan lebih besar di depan mata. Namun sesuai 
> hukum skema Ponzi, pada satu titik dimana uang dari peserta baru tidak ada 
> lagi, maka penyelenggara Ponzi akan tidak mampu membayar keuntungan yang 
> dijanjikan. Dalam hal ini uang untuk membeli HP murah sudah tidak ada dan 
> terjadilah ledakan korban Ponzi PO HP ini. Pelaku memang berhasil ditangkap 
> pihak yang berwenang dan sedang menjalani proses hukum, namun dapat 
> dipastikan kerugian yang diderita oleh korban akan sulit kembali.
>
>
> *Cerdas berbisnis*
>
> Belajar dari kasus di atas, para pelaku ekonomi di Indonesia harusnya bisa 
> peka dan cerdas dalam menjalankan bisnisnya. Kalau ada keuntungan yang 
> luarbiasa di depan mata bagi semua orang, mengapa si penyedia produk / jasa 
> tidak memanfaatkan sendiri saja dan ia menjadi kaya raya. Kok malah 
> dibagi-bagi ke banyak orang. Tentunya hal ini menjadi pertanyaan besar. 
> Namun psikologi manusia memang bermain disini, rekayasa sosial atas 
> kelemahan manusia yang dijanjikan mendapatkan keuntungan besar dengan 
> mengorbankan harta bendanya. Ibarat kata pepatah, berharap iPhone terbang 
> dari Tiki, Mito di tangan dilepaskan.
>
> Jangan mudah tergiur dengan HP harga murah yang tidak masuk akal, 
> kemungkinannya hanya 3 :
>
>    1. 
>    
>    Barang curian
>    2. 
>    
>    Barang palsu / refurbish-an
>    3. 
>    
>    Barang Ponzi-an
>    
>
> Jika anda mencurigai adanya skema Ponzi dan ingin berdiskusi atau membantu 
> rekan-rekan supaya tidak menjadi korban, silahkan bergabung ke Group 
> Konsultasi Vaksincom di https://www.facebook.com/groups/880787835284533/ atau 
> email ke [email protected] <javascript:>
>
>
> Salam,
>
> Alfons Tanujaya
>
> [email protected] <javascript:>
>
> PT. Vaksincom
>
> Jl. R.P. Soeroso 7AA
>
> Cikini
>
> Jakarta 10330
> Website : http://www.vaksin.com
>
> http://www.virusicu.com
>
> Fanpage : www.facebook.com/vaksincom 
> <http://vaksin.com/2014/0914/ponzi/www.facebook.com/vaksincom>
> Twitter : @vaksincom
> Ph : 021 3190 3800
>
>
>  __._,_.___
>   ------------------------------
> Posted by: [email protected] <javascript:> 
> ------------------------------
>     Reply via web post 
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/messages/928;_ylc=X3oDMTJvYzJpcWx1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BG1zZ0lkAzkyOARzZWMDZnRyBHNsawNycGx5BHN0aW1lAzE0MTEwMTcxNDM-?act=reply&messageNum=928>
>  
> •  Reply to sender <javascript:> •  Reply to group <javascript:> • Start 
> a New Topic 
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/newtopic;_ylc=X3oDMTJlYmpna2lnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTQxMTAxNzE0Mw-->
>  
> • Messages in this topic 
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/topics/928;_ylc=X3oDMTMyb3JqbnRvBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BG1zZ0lkAzkyOARzZWMDZnRyBHNsawN2dHBjBHN0aW1lAzE0MTEwMTcxNDMEdHBjSWQDOTI4>
>  
> (1)   
> ------------------------------
>   Improvements in Yahoo Groups Search
>
> <http://yahoogroups.tumblr.com/post/97620124611/search-improvements-in-yahoo-groups>
>  
> Searching for new groups to join is easier than ever. We've honed our 
> algorithm to bring you better search results based on relevance and 
> activity. Try it today!
>    <https://help.yahoo.com/kb/groups/SLN2409%20.html>  
> <https://groups.yahoo.com/neo/search;_ylc=X3oDMTExaGFoanEzBF9TAzk3MzU5NzE0BGNmMTEDUEEEc2VjA21lZ2FwaG9uZQ--?query=>
>  
>   ------------------------------
>  Teknisi vaksincom yang terlatih siaga membantu semua pelanggan dan 
> melakukan kunjungan on site untuk mengatasi masalah virus tanpa biaya 
> apapun.
> Silahkan email ke [email protected] <javascript:> untuk mendapatkan 
> informasi detail layanan PT. Vaksincom. 
>  Visit Your Group 
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/info;_ylc=X3oDMTJlam5mOWJnBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTQxMTAxNzE0Mw-->
>  
>    
>    
>  [image: Yahoo! Groups] 
> <https://groups.yahoo.com/neo;_ylc=X3oDMTJkb25hNmppBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxNDExMDE3MTQz>
>  
> • Privacy <https://info.yahoo.com/privacy/us/yahoo/groups/details.html> • 
> Unsubscribe <javascript:> • Terms of Use 
> <https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/> 
>  
>    .
>  
>  __,_._,___
>  

-- 
==========
Berubah menjadi lebih terkendali bersama @kartuHalo Halo Fit Hybrid
Info Lengkap >> tsel.me/halohybrid   #KendalikanHidup
-------------------
Gunakan layanan Hosting Indonesia yang stabil, terjangkau dan aman
Kunjungi  >> http://www.Qwords.com
--------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan

Aturan Umum  ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB

Join Forum   ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke