http://tekno.kompas.com/read/2014/10/05/12225317/Google.Indonesia.Dibajak.Kok.Cuma.di.Speedy
.

Pengguna layanan Telkom Speedy yang mengakses situs Google Indonesia sempat
mendapatkan laman mesin pencari tersebut "menghitam" karena dijahili
peretas. Hari ini, Minggu (5/10/2014), situs Google Indonesia memang selama
beberapa saat tampil tak seperti biasanya.

Sekelompok peretas telah membajak tampilan situs tersebut menjadi
berlatarbelakang hitam dan diramaikan dengan tulisan klaim dari hacker,
seperti "Struck by 1337", dan "Google Indonesia stamped by Team Madleets".

Beberapa pelanggan Speedy melaporkan kejadian tersebut sejak Minggu dini
hari. "Google indonesia di hack itu cuma buat yang pake isp speedy aja. isp
laen normal aja.dan itupun kejadiannya jam 7 tadi," cuit Zikri di akun
Twitter @zikrianzari.

Sedangkan,  Wisnu Hendro dalam akun Twitter @wisnu menulis, "Engineer spidi
lagi keringetan. yg item spidi, yg normal non spidi" sambil mem-posting dua
screenshot laman Google Indonesia yang diakses lewat Telkom Speedy dan
provider lain.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa kejadian ini hanya menimpa pelanggan
Telkom Speedy?

Dalam kasus ini, peretas memang tidak membobol server Google yang terkenal
ketat itu.
Peretas diduga telah masuk ke server Telkom dengan menyusupkan kode
tertentu ke dalam script milik Telkom Speedy.

Kode pemrograman Speedy tersebut biasa dipakai Telkom untuk menampilkan
iklan saat pelanggan hendak masuk ke situs tertentu.

Script tersebut bekerja dengan menyisipkan kode Javascript pada setiap
halaman web yang dibuka pengguna. Kode tersebut akan memanggil konten iklan
yang berada di server berdomain "cfs.u-ad.info".

Dikutip KompasTekno dari sebuah diskusi di forum Kaskus, domain "
cfs.u-ad.info" tersebut, saat ditelusuri seorang Kaskuser, tercatat milik
divisi iklan PT Telkom Indonesia.

Nah, kemungkinan besar peretas telah mengubah isi script Speedy tersebut
dengan mengganti tujuan "google.co.id" yang seharusnya ke "cfs.u-ad.info"
dulu untuk keperluan iklan menjadi "host.b0x1.madleets.com" yang beralamat
IP "167.114.12.10".

Hasilnya, setiap pengguna Telkom Speedy yang membuka "www.google.co.id"
yang seharusnya melihat tampilan iklan dulu malahan dibawa masuk ke situs
palsu Google Indonesia buatan peretas.

Metode yang dilakukan peretas ini biasa disebut "DNS Hijacked" dengan
mengubah alamat DNS yang merujuk ke sebuah situs ke situs "hitam" yang
telah mereka buat sebelumnya.

DNS (domain name system) adalah sebuah sistem yang bertugas mengubah alamat
IP menjadi nama yang lebih mudah diingat. Peretas berhasil mengakali sistem
ini dengan mengalihkan alamat google.co.id ke situs yang mereka tentukan.

Selain Telkom Speedy, praktik script injection untuk keperluan iklan
semacam ini juga dilakukan operator telekomunikasi, seperti Telkomsel dan
XL. (Baca: Polemik Iklan Peralihan)

Praktik semacam ini tentu sangat mengganggu kenyamanan pengguna. Karena
selain dipaksa melihat iklan, pengguna juga akan mendapati lambatnya saat
browsing atau saat membuka sebuah situs.

-- 
==========
Berubah menjadi lebih terkendali bersama @kartuHalo Halo Fit Hybrid
Info Lengkap >> tsel.me/halohybrid   #KendalikanHidup
-------------------
Gunakan layanan Hosting Indonesia yang stabil, terjangkau dan aman
Kunjungi  >> http://www.Qwords.com
--------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan

Aturan Umum  ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB

Join Forum   ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke