Om HSW, itu ram nya dari 400an jadi 100an, pengaruh dari aplikasi tambahan (install2 apps yg bukan bawaan dr hp nya), atau seiring waktu penggunaan, ram nya turun ke 100an ?
thanks sebelumnya On Monday, April 20, 2015 at 5:56:04 AM UTC+7, Herry SW wrote: > > Naskah ini sebenarnya dilengkapi 25 foto. Supaya ukuran email tidak > terlalu besar, hanya enam foto yang saya kirimkan ke milis. Versi lengkap > dapat dibaca di http://goo.gl/r0G8Qe > > Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. > > Tanpa konfirmasi dan izin tertulis, dilarang memakai naskah *review *ala > HSW untuk materi promosi atau bahan penunjang berjualan. > ------------------------------ > > Ada harga ada rupa. Prinsip kuno itu sampai sekarang masih relevan. > Intinya, harga biasanya berhubungan dengan kualitas barang atau jasa. > Barang mahal seringkali lebih bagus daripada yang murah. Sedangkan layanan > transportasi bertarif lebih mahal umumnya lebih prima ketimbang yang murah. > > Melompat ke Xiaomi Redmi 2. Harga ritel resminya yang dipatok Rp 1.599.000 > sampai Rp 1.649.000, bergantung jalur penjualan, terbilang murah. Sebab, > spesifikasinya lumayan tinggi plus mendukung LTE. Apakah ia juga memegang > prinsip ada harga ada rupa? > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-1.jpg> > > Redmi 2 hadir dengan layar IPS 4,7 inci beresolusi 1.280 x 720 piksel. > Karena telah mengadopsi AGC Dragontrail Glass, permukaan layar ponsel itu > relatif lebih tahan gores. Layar tetap mulus meskipun garpu, uang logam, > dan kunci berkali-kali disapukan ke atasnya. Saat memasak, pengguna wanita > boleh iseng menggunakan Redmi 2 sebagai alas pemotong sayur *deh*. > > Bentang layar Redmi 2 sebenarnya persis sama dengan Redmi 1S. Namun, dalam > pemakaian sehari-hari, Redmi 2 terasa lebih enak digenggam maupun > dikantongi. Hal itu terjadi karena bodi ponsel itu lebih kecil, lebih > tipis, dan lebih ringan. Redmi 2 berdimensi fisik 134 x 67,2 x 9,4 > milimeter dan berat 133 gram. Bandingkan dengan Redmi 1S yang berukuran 137 > x 69 x 9,9 milimeter dan berat 158 gram. > > Bila dicermati, layar Redmi 2 juga lebih enak dilihat ketimbang layar > Redmi 1S. Warna yang tersaji di layar tampak lebih cerah dan tajam. Kalau > menggunakan istilah yang sederhana: warnanya lebih keluar. > > Prosesor empat inti (*quad core*) Qualcomm Snapdragon 410 MSM8916 1,2 > GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 1 GB, ROM 8 GB, dan selot microSD merupakan > sebagian spesifikasi lain Redmi 2. Saat ponsel kali pertama diaktifkan, > ruang kosong di memori internal mencapai 4,67 GB. > > Dua nomor GSM, seluruhnya menggunakan kartu *micro SIM*, dapat siaga > bersamaan di Redmi 2. Koneksi tertinggi yang didukung ponsel itu adalah > LTE. Karena dapat beroperasi di LTE 900 maupun 1.800 MHz, ia siap dipadukan > dengan layanan LTE Telkomsel, XL, dan Indosat. Seandainya pengguna berada > di luar area layanan LTE, ponsel otomatis berpindah ke jaringan lain yang > lebih rendah, baik 3G maupun 2G. > > Penulis sempat menyelipkan nomor Telkomsel di selot SIM1 dan XL di selot > SIM2. Ketika penulis memutuskan berinternet via nomor Telkomsel, pengaturan > tambahan pemilihan jaringan bakal muncul di layar ponsel. Penulis bisa > mengatur agar ponsel cenderung ke jaringan LTE atau 3G. Penulis juga dapat > mengunci ponsel di jaringan 2G agar konsumsi baterai lebih hemat. > > Karena masih terkena euforia LTE, waktu itu penulis sengaja memilih *prefer > LTE*. Redmi 2 sukses masuk dan menikmati layanan LTE Telkomsel. Pada saat > bersamaan, nomor XL yang siaga hanya bisa berada di jaringan 2G. Ia masih > dapat dipakai bertelepon dan ber-SMS. > > Penulis kemudian mengubah koneksi internet yang awalnya memakai SIM1 > (Telkomsel) menjadi SIM2 (XL). Pengaturan jaringan *prefer LTE* tak lupa > dipilih. Hasilnya, penulis sukses berinternet lewat jaringan LTE XL. > Sayang, sinyal LTE XL kalah kuat dan merata dibandingkan Telkomsel. > Indikator sinyal di layar ponsel berkali-kali berubah dari 4G ke H+ dan > sebaliknya. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-4.jpg> > > Sepasang kamera tersedia di Redmi 2. Kamera utamanya dilengkapi fokus > otomatis dan lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi delapan > megapiksel serta klip video *full HD* 1080p. Sementara itu, kamera di > sisi muka siap memproduksi foto beresolusi dua megapiksel dan klip video HD > 720p. > > Spesifikasi lain Redmi 2, di antaranya, radio FM, kompas, perekam > percakapan telepon, dan penyaring panggilan masuk. Ponsel Android 4.4.4 > Kitkat dengan tampilan antarmuka MIUI 6 itu mendukung fungsi USB On-The-Go. > > Redmi 2 juga dibekali *lite mode*, *guest mode*, dan *do not disturb*. > Dengan mengaktifkan *do not disturb*, panggilan telepon masuk dan aneka > notifikasi takkan membuat ponsel berbunyi. Untuk mencegah terlewatnya > panggilan telepon penting, pengguna bisa memasukkan nomor tertentu ke > daftar perkecualian. > > Mengacu kepada pengalaman penulis selama menguji pakai Redmi 2, ponsel itu > tergolong gegas. Ia relatif cepat merespons perintah yang diberikan. > Kondisi RAM yang awalnya menyentuh 413 MB, lambat laun akan menyusut hingga > tersisa 100-an MB, bergantung aktivitas yang dilakukan. > > Kalau diadu dengan Redmi 1S, harus diakui Redmi 2 terasa sedikit lebih > lambat. Perbedaannya tipis dan tidak selalu kentara. Penulis menduga > kondisi itu dipengaruhi tampilan antarmuka MIUI 6 yang mungkin belum > seoptimal MIUI 5. Betapa pun, secara umum Redmi 2 tetap tidak layak > dibilang lemot. Ia masih sangat pantas disebut gegas. > > Masih berhubungan dengan MIUI 6, ada satu hal yang bagi penulis cukup > mengganggu. Normalnya ponsel akan otomatis mengunduh file-file lampiran > email. Kondisi itu bukan hanya terjadi di Redmi 2. Ponsel Xiaomi tipe lain > yang telah menggunakan MIUI 6 mengalami hal serupa. Solusi setengah tuntas > yang saat ini tersedia, pengguna mengubah pengaturan sehingga pengunduhan > hanya dilakukan saat ponsel terkoneksi dengan Wi-Fi. > > Lanjut lagi. Kinerja kamera belakang maupun kamera depan Redmi 2 tergolong > bagus dibandingkan rata-rata ponsel lain berharga setara. Foto-foto yang > dihasilkan dalam berbagai tingkat pencahayaan minimal pantas disebut > lumayan. Pengguna yang gemar bereksperimen tinggal mencoba beragam > *filter* dan *scene* yang tersedia. *White balance* dan ISO/ASA bisa pula > diatur manual. > > Selain bertelepon, penulis banyak menggunakan Redmi 2 untuk mengakses > email dan WhatsApp. Ponsel juga selalu terkoneksi dengan Sony SmartBand > Talk SWR30 via bluetooth. Sesekali penulis menjalankan game Asphalt 7 dan > mengaktifkan fitur *tethering* alias *portable Wi-Fi hotspot*. > > Dengan perilaku pemakaian seperti diatas, baterai *removable* 2.200 mAh > di Redmi 2 biasanya bertahan sekitar sepuluh jam. Kalau hari itu penulis > sama sekali tidak menyalakan *tethering*, daya baterai sanggup menemani > penulis selama 14-15 jam. > > Saat ini Redmi 2 bergaransi resmi dijual lewat dua jalur. Jalur *online* > melalui Lazada dengan banderol harga Rp 1.599.000. Sedangkan untuk > pemasaran *offline*, peminat bisa membelinya di gerai Erafone, Global > Teleshop, dan Oke Shop. Harga jualnya di sana Rp 1.649.000. > > Dengan memperhatikan spesifikasi, harga jual, dan kinerja, penulis > memvonis Redmi 2 telah melanggar prinsip ada harga ada rupa. Sebab, > meskipun ponsel itu berharga jual relatif murah, kenyataannya ia memiliki > kualitas dan kinerja yang patut diacungi jempol. > > Pesan penulis, pastikan membeli Redmi 2 bergaransi resmi. Hindari membeli > Redmi 2 bergaransi distributor independen. Sebab, setidaknya sampai saat > ini, Redmi 2 non-garansi resmi tidak kompatibel dengan LTE 900 MHz. Ia > hanya mendukung LTE 1.800 MHz. Jadi, bila digunakan sekarang, mestinya Anda > takkan bisa mencicipi layanan LTE Telkomsel dan Indosat. > > Cara mengenali Redmi 2 bergaransi resmi dapat dibaca di tautan ini. > <http://ponselmu.com/ciri-ciri-xiaomi-redmi-2-bergaransi-resmi/> Silakan > mengkliknya. > > *** > > Ada tiga pilihan pengaturan jaringan. > > Sukses memanfaatkan layanan LTE Telkomsel. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-20.jpg> > > Berhasil pula dipadukan dengan LTE XL. > > *** > > Inilah foto-foto yang dihasilkan Redmi 2. > > Di-*crop* di area dekat bekas gigitan. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-9.jpg> > > Papan penunjuk arah ini berada di area berpencahayaan kurang terang di > sebuah mal. > > Pukul 18.34 di sebuah perempatan, kala lampu lalu lintas menyala merah. > Iseng memotret bagian belakang mobil yang berhenti tepat di depan penulis. > Pemotretan dilakukan tanpa mengaktifkan lampu kilat. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-17.jpg> > > Kini mencoba kamera depan. > > *** > > *Screen capture* Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi > awal RAM. > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-23.jpg> > > <http://ponselmu.com/wordpress/wp-content/uploads/2015/04/Redmi-2-24.jpg> > Salam, > > > > Herry SW > > > > -- ========== Belanja Aplikasi Android Pakai Pulsa Indosat Info >> http://indosat.com/id/personal/hiburan-asik/carrier-billing ---------------------- Gunakan layanan Hosting Indonesia yang stabil, terjangkau dan aman Kunjungi >> http://www.Qwords.com ---------------------- Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell. Hubungi: [email protected] ---------------------- Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap Kunjungi >> http://bassaudio.net ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
