Menarik juga nih topiknya... Jgn lupa beliin gue juga put hahaha

Sepertinya ada sedikit missed disini mengenai "modem" sama kaitan dgn
"cloud" atau awan kata ngkong gue 😅

Gue tau pasti bnyk member sini yang bidang kerjanya berkaitan langsung dgn
hal ini, maupun hobby mengenai ini, jadi gue juga mau sedikit ber-opini,
sambil niat diskusi untuk bisa berbagi ilmu sama yang paham... Maaf kalo
kepanjangan ngetiknya.

Biasanya "city hunter" gape nih hahaha

Pertama kalau bicara NAS, sepertinya berkaitan dgn jaringan lokal atau
network disini, dimana maksudnya network attached storage.. jadinya
dimaksud untuk tempat menyimpan data "buat rame²" atau centralized dari
seluruh alat yang terhubung di dalam network itu..

Untuk dapat terhubung, pasti kita butuh alamat IP si NAS, bisa di
alokasikan static atau DHCP

Nah, sekarang niatnya bisa diakses darimana saja - artinya via internet
maupun jaringan lokal dimana NAS itu konek (rumah/kantor/dll) untuk itu si
user tetep perlu alamat tujuan di NAS, ujung²nya IP sekaligus Gateway
setting dimana NAS itu terhubung.

Kalau pindah lokasi, otomatis internetnya juga beda.. hal ini berkaitan dgn
IP public, DNS, port dll - bnyk faktor yang menunjang ttg itu.

Kalau sudah soal barang "buat rame²" pasti butuh system management; baik di
sisi file sync & share, maupun terhadap akses users serta compatibility
terhadap multiple OSes serta protocols network file sharing; bisa NFS,
cifs, AFP, smb, dll

Si NAS cloud sendiri butuh ability juga selain kapasitas besar, support
RAID, system backup redundancy, system synchronized local & cloud,
bandwidth optimized, resume data traffic, per-application backup restore
seperti untuk exchange, SQL, active directory, SharePoint dll - butuh juga
soal security sama encryption data dan akses.. misalnya via web access dgn
WebDAV atau DDNS...

Dgn pengertian seperti diatas, jadinya tetep butuh setting pada akhirnya,
kalau NAS itu emang sering pindah tempat nongkrong... Yang artinya setting
pada "modem" atau tepatnya setting routing, gimana si users itu bisa pake
NASnya pada saat NAS itu terkoneksi

Hal diatas, seperti analogi tukang bakso gerobak enak biasa mangkal di
pasar... Tiap hari loe makan situ, sampai suatu waktu dia pindah, loe gak
dapat tempat mangkalnya yang baru.. kecuali loe punya HPnya baru bisa
samperin ke lokasi barunya...

Jadi intinya sangat berhubungan antara NAS, lalu setting routing atau
istilahnya "modem" yang buat nyambungin internetnya lah, serta reliability
internet (upload/download bandwidth, port yang di open, IP, dns dll)

Sering pindah.. pasti sering setting juga. GAK mungkin si NAS bisa apply
ndiri auto settingannya.

Jaman skrg belum ada Jarvis, baru juga jarwo #eaaa

So..... CMIIW 🙇

--rc
sent from hima gold
#HTC4Life - sense7.0

-- 
==========
Belanja Aplikasi Android Pakai Pulsa Indosat
Info >> http://indosat.com/id/personal/hiburan-asik/carrier-billing
----------------------
Gunakan layanan Hosting Indonesia yang stabil, terjangkau dan aman
Kunjungi  >> http://www.Qwords.com
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke