Rekan milis, izin share pengalaman saya berbelanja di salah satu
marketplace ini ya. Semoga bisa memberi informasi bermanfaat dan sebagai
wawasan bagi kita yang senang berbelanja di dunia maya.


Semoga setidaknya melengkapi daftar marketplace yang pernah saya coba
langsung, niatnya sih ingin melakukan komparasi, namun karena keterbatasan
dalam berbagai hal, satu per satu dulu saya tulis.


Semoga berkenan :)


PS: Tulisan ini dapat juga dibaca langsung di blog saya melalui shortlink
berikut: *http://goo.gl/kRf4nj <http://goo.gl/kRf4nj>*







--------------------------------------------------------------------------------------

Setelah cerita saya gagal mendapatkan Gista Putri membeli BlackBerry Q10 di
Lazada, saya kemudian mengalihkan pandangan saya kepada Isyana Sarasvati target
untuk mencari *marketplace* lain untuk membeli sebuah perangkat pintar ber-
*keypad* fisik yang nyaman guna menulis artikel di waktu luang yang mungkin
saya temukan di antara rutinitas.


Memanfaatkan Voucher Diskon di Blanja.com

<http://4.bp.blogspot.com/-tuiYmAA_NPg/VilvkRieaVI/AAAAAAAACXI/CtJhP8Cb_zc/s1600/00001510_605_gontagantihape_blanja_com_001.jpg>


Kebetulan, di Sepulsa.com <https://www.sepulsa.com/> sedang ada pilihan
voucher diskon sebesar 10% di blanja.com <http://www.blanja.com/> dengan
maksimal jumlah diskon sebesar satu juta rupiah. Lumayan juga ya diskonnya,
sekalian mencoba *e-commerce* satu ini ah pikir saya. Bagi Anda yang
mungkin belum mengetahuinya, blanja.com ini merupakan unit usaha milik Telkom
Indonesia <http://www.telkom.co.id/> yang bekerjasama dengan e-Bay
<http://www.ebay.com/>. Sebelumnya di twitter
<http://www.twitter.com/gontagantihape> saya pernah membaca keluhan
seseorang tentang pesanannya yang dibatalkan oleh blanja.com namun
*refund *yang
dia terima dipotong sebesar 3%. Mari kita coba dan buktikan saja lah, gumam
saya waktu itu. Blackberry Q10 rata-rata harganya sekitar dua juta rupiah,
kalau saya sial nanti berarti pada saat *refund *saya harus siap kehilangan
sekitar enam puluh ribu Rupiah, *worth the story* lah ya.


Buka *browser*, saya pun langsung menuju halaman kategori *gadget *dan
*smartphone *di blanja.com. Cari-cari di antara banyaknya *merchant* di
*marketplace* yang satu ini, saya malah menemukan harga yang asyik untuk
produk Blackberry Q5. Setelah saya hitung-hitung, ya sudah deh jadinya beli
BlackBerry Q5 saja, waktu itu saya dapat harga sebelum diskon di Rp
1.750.000, ditambah dengan ongkos kirim dan dikurangi diskon 10%, kira-kira
jumlah yang harus saya bayar adalah sebesar Rp 1.580.000, cukup murah kan?


Memilih Merchant di Blanja.com

Sebagai informasi, *merchant* yang menjual Blackberry Q5-nya bernama
Fashion Market. Rasanya nama yang aneh untuk pedagang *gadget*, tapi saya
ingat *seller *legendaris di Tokopedia <http://www.tokopedia.com/> dan
Bukalapak <http://www.bukalapak.com/>, Kedai HP pun pada awalnya berjualan
pakaian, URL-nya di Tokopedia saja beralamatkan
www.tokopedia.com/kedaifashion. *Wait*, jangan-jangan Fashion Market ini si
Kedai HP? Setelah kembali *googling* ke sana ke mari, saya malah dapat
fakta mencengangkan, Fashion Market ini ternyata *seller* langganan saya di
Elevenia. Hanya saja di Elevenia nama tokonya FM Shop, FM itu ternyata
kepanjangannya Fashion Market toh, ha.. ha..


Trauma dengan transaksi yang dibatalkan dengan alasan stok habis, saya pun
memastikan ketersediaan stok terlebih dahulu. Saya mendapat kontak
*e-mail* Fashion
Market di Elevenia, langsung deh saya berkirim pesan dengan *merchant* yang
satu ini via *e-mail*. Dilihat di blanja.com, nampaknya dia jarang
berstatus *online*. Padahal, layaknya di e-Bay, apabila *merchant* sedang
*online*, maka kita dapat berkirim pesan langsung. Hingga saat tulisan ini
saya rampungkan, belum pernah saya mendapati satupun *merchant* di
blanja.com yang *online* bersamaan dengan saya, jadi entah fitur ini
berjalan atau tidak ya.


*E-mail* saya ternyata langsung direspon oleh Fashion Market, namun dia
malah bertanya Blackberry Q5 yang mana. Setelah saya kirim *link*-nya di
blanja.com, pengelola *merchant* inipun mengkonfirmasi bahwa stok tersedia
hanya warna putih dengan garansi distributor. Namun, sang penjual
menyarankan untuk memesan di Elevenia saja, biar langsung dia kirim
katanya. Masih menurut penjual, rupanya di blanja.com apabila menggunakan
*voucher* diskon, maka verifikasi baru sampai kepada penjual setelah 1-3
hari kerja. Tapi saya kukuh memilih melanjutkan transaksi di blanja.com,
sudah terlanjur sayang sih sama Gista *voucher* diskonnya, ha.. ha..


Membayar Transaksi di Blanja.com Menggunakan Mandiri ClickPay

Transaksi pun saya lakukan, kali ini pembayarannya menggunakan Mandiri
Clickpay. Ternyata untuk urusan bayar-membayar, blanja.com menggunakan *payment
gateway* Doku. Hal ini berlaku tidak hanya untuk Mandiri Clickpay, namun
juga untuk kartu kredit, bahkan untuk bank *transfer* yang menggunakan *virtual
account* Bank Permata pun ditengahi pula oleh Doku. Untuk metode pembayaran
lain, seperti misalnya Telkomsel T-Cash, saya belum coba.


Konsep pesanan dan pembayaran di blanja.com sedikit berbeda dibanding
*marketplace* lain. Mungkin karena pembayarannya menggunakan *payment
gateway* rekanan, maka pada saat kita melakukan pesanan, bahkan saat belum
menyelesaikan proses pembayaran, pesanan kita sudah tercatat. Jadi, jangan
khawatir apabila pembayaran Anda tidak sukses. Pada daftar pesanan Anda
pasti produk yang Anda mau beli sudah muncul. Tinggal klik tombol bayar
pada pesanan tersebut, maka kita akan dapat mengulangi proses pembayaran
hingga berhasil. Konsep seperti ini berbeda dengan konsep pencatatan
pesanan yang biasa saya alami di Lazada, Elevenia, Tokopedia, maupun
Bukalapak, namun identik dengan konsep yang berjalan di Blibli.


Sayangnya, pada proses pembayaran melalui ATM *transfer* ada satu
kekurangan atau nilai minus yang cukup penting bagi saya. Saat memilih
untuk membayar melalui ATM *transfer*, maka kita akan mendapatkan sms dan
*e-mail* berisi informasi nomor rekening *virtual account* yang menjadi
tujuan *transfer* kita. Namun blanja.com tidak mencantumkan jumlah yang
harus kita *transfer*, padahal *transfer* via ATM membutuhkan kita untuk
menginput jumlah yang akan kita *transfer*. Berbeda dengan jika kita
membayar melalui menu pembayaran di ATM yang cukup menginput kode
perusahaan dan kode transaksi, maka jumlah yang akan dibayar muncul secara
otomatis.


Lengkapnya Notifikasi Pembayaran di Blanja.com

Ada satu nilai plus yang saya berikan kepada blanja.com, yaitu adanya
notifikasi melalui sms dan *e-mail* kepada kita di saat pembayaran yang
kita lakukan telah berhasil diterima dan terverifikasi oleh sistem mereka.
Hal ini belum saya temui di *marketplace* lain. Okelah Blibli juga
memberikan notifikasi saat pembayaran kita diterima, tapi hanya melalui
*e-mail* saja. Lazada lebih 'pelit' lagi, kita harus mengecek sendiri di
*web* atau aplikasi mobilenya untuk dapat mengetahui apakah pembayaran
sudah diterima, kadang proses perubahan statusnya yang cukup lama membuat
kita *parno* duluan, sehingga harus meluangkan waktu menghubungi *customer
service* hanya sekedar untuk menanyakan status pembayarannya. Lain halnya
kalau pesanan belum kita bayar, seperti orang yang dihutangi, biasanya
Lazada akan rajin mengingatkan melalui *e-mail* dan sms, he.. he..


Oke, pesan sudah, bayar sudah, sekarang tinggal menunggu *seller* mengirimkan
pesanan saya.


<http://2.bp.blogspot.com/-yZ944Ug1JyQ/VilvkQXThhI/AAAAAAAACXM/hGYSgHuQZ9g/s1600/00001510_605_gontagantihape_blanja_com_002.jpg>


Mencoba Fitur *Live Support* di Blanja.com

Tiga hari berlalu sejak saya melunasi transaksi pembelian Blackberry Q5
saya, namun status pesanan belum kunjung berubah. Saatnya mencoba menguji
pelayanan yang diberikan *customer service* blanja.com deh. Di bagian kanan
atas *web* blanja.com ada menu *live support*, jika kita klik maka akan
diberikan pilihan untuk melakukan *live chat* atau meninggalkan pesan.
Tentunya, saya pilih *live chat*, lalu muncul jendela baru di *browser* saya
yang menuju ke aplikasi *live chat* blanja.com yang menggunakan *tools* dari
ZenDesk. Cukup lama jendela ini melakukan proses *loading*, hingga akhirnya
disebutkan bahwa semua *customer service* sibuk dan saya diarahkan menuju
*form* untuk meninggalkan pesan. Hingga saat ini, sudah beberapa kali saya
mencoba melakukan *live chat* dengan *customer service* blanja.com, namun
tak sekalipun berhasil dan selalu berujung dengan mengisi *form* untuk
meninggalkan pesan.


Setelah mengisi *form *pesan di menu *live support *blanja.com, maka kita
akan mendapatkan *e-mail* berisi info *request ticket* atas pesan kita
tadi. Rupanya korespondensi antara pelanggan dengan *customer service*
blanja.com selanjutnya akan berupa salin berbalas *e-mail*. Ya sudah,
lanjut di *e-mail *saya pun meminta informasi status pesanan saya, dan
menyatakan bahwa saya ingin barang segera dikirim. *Customer service*
blanja.com kemudian mengatakan bahwa pesanan sudah diteruskan kepada
*seller* dan akan segera dikirim.


Keesokan harinya, saya pun mendapatkan notifikasi bahwa pesanan saya sudah
berhasil dikirim.


Notifikasi Pengiriman Blanja.com Kurang Informatif

Satu lagi nilai minus yang harus saya berikan untuk blanja.com ada pada
notifikasi saat barang telah dikirim oleh *merchant*. Meskipun masih rajin
memberi notifikasi via *e-mail* dan sms, namun informasi yang diberikan
dapat dikatakan tidak jelas. Lha isi pesannya cuma bilang pesanan kita
berhasil dikirimkan oleh *seller* lho. Tidak ada informasi pesanan apa,
nomor pesanan yang mana, atau nomor resi pengiriman dari pesanan kita itu.
Kita disuruh melakukan pengecekan di *web* untuk bisa tahu
informasi-informasi tersebut. Bisa jadi ini bukan disebabkan oleh kurangnya
*concern* dari pihak blanja.com untuk memilah informasi penting apa saja
yang harus disampaikan dalam notifikasi tersebut, melainkan mereka sengaja
memancing kita untuk mengecek pesanan via *web* blanja.com agar bisa
terhitung sebagai *traffic* masuk, dan syukur-syukur jadi transaksi baru
mungkin ya.


Satu hari setelah pesanan dikirim, barang saya terima dalam kondisi baik.
Dari informasi yang tertera pada *box* kemasannya, rupanya Blackberry Q5
garansi distributor Telstar ini sebetulnya adalah jatah negara-negara
Afrika. Sekitar setahun lalu saya pun pernah beli Blackberry Q5 garansi
distributor, waktu itu barangnya sebetulnya merupakan jatah untuk dijual di
Turki. Setidaknya saya tenang, garansi distributor bisa murah karena memang
bukan barang yang resmi masuk Indonesia, dan bukan barang *refurbished*.
Kesimpulan dari Berbelanja di Blanja.com

Sejauh ini saya cukup puas, BlackBerry pesanan saya datang dengan selamat,
harga barang yang ditawarkan di Blanja.com pun cukup bersaing. Masalah
pengiriman yang cukup lama, mau tak mau harus saya telan sendiri karena
konon itu merupakan kebijakan blanja.com untuk pembelian dengan menggunakan
*voucher *diskon atau promosi.


Hanya satu pesan saya, untuk saat ini hindari menggunakan kartu kredit
ketika melakukan pembayaran di blanja.com. Ada resiko pengembalian dana
yang tidak utuh apabila transaksi dibatalkan, entah itu oleh pihak
*seller *atau
oleh pihak blanja.com sendiri. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, ada
keluhan yang diutarakan oleh seorang pengguna twitter bahwa pengembalian
dananya dipotong sebesar 3%, akibat pesanan dia dibatalkan sepihak oleh
blanja.com dengan alasan dicurigai melakukan pembelian lebih dari satu
barang promosi yang sama. Ya memang di blanja.com ada ketentuan untuk
barang promosi, tidak diperuntukkan untuk *trader* atau *reseller*. Namun
sang pengguna twitter tersebut bersikukuh bahwa dia hanya melakukan satu
pesanan saja.


Kemungkinan besar, pemotongan sebesar 3% dilakukan karena blanja.com
dikenakan *charge* oleh *payment gateway *mereka untuk setiap transaksi
menggunakan kartu kredit, yang mana saat pesanan dibatalkan maka blanja.com
membebankan *charge* ini kepada kita sebagai pembeli.


Masih banyak PR yang harus dirampungkan oleh blanja.com agar mampu bersaing
dan meningkatkan jumlah pengguna dan transaksi di *marketplace* ini. Kita
sebagai konsumen tentunya akan diuntungkan apabila semakin banyak pilihan
untuk berbelanja *online*, terutama dengan promosi-promosi diskon yang
diberikan. Satu hal yang harus selalu kita perhatikan adalah karakteristik
dari *marketplace* yang akan kita gunakan, cermati kelebihan dan
kekurangannya. Dan yang tidak kalah penting, selalu perhatikan reputasi
dari *merchant* atau *seller* yang akan kita ajak bertransaksi, jangan
sampai niat cari untung dari promosi diskon malah membuat kita
uring-uringan dan kehilangan banyak waktu ya.


---

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. 
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY  >> http://bit.ly/1UxYCDA
 
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke