Seperti gak semua HP kompatibel sama kabel" type tertentu jadi gak maksimal kerjanya ya om

Ini saya nemu ‎ di web :







We're seeing more and more devices come to the market with USB Type-C charging ports instead of MicroUSB. The new standard is reversible, more convenient, and potentially faster and more powerful than the previous Type-A one. (David Ruddock wrote a detailed explanation that I advise you to read in order to understand the intricate details of this new connector.) However, it is creating a bit of a ruffle with consumers who are now opening up their brand new Nexus 5X boxes, for example, only to find a Type-C charger and a single cable included. In order to charge those shiny phones from computers and traditional Type-A chargers, they have to buy new cables and adapters.

But not all USB Type-C accessories are created equal as Google engineer Benson Leung has discovered. He has been working on several products from the Pixel line that use the Type-C connector and thus knows the standard and its specification requirements very well. Upon testing some third-party Type-C cables and adapters, he and his team have noticed that a few of these are not compatible with the standard and are potentially dangerous to your device's ports.

Source :
http://www.androidpolice.com/2015/11/04/a-google-engineer-who-works-on-usb-type-c-products-is-reviewing-and-identifying-out-of-spec-potentially-dangerous-third-party-cables-and-adapters/


From: Hilmy Irfan
Sent: Rabu, 11 November 2015 09.00
Subject: [id-android] WTI: Review coba-coba Quickcharge di Mi 4C dan charger Sony EP881

Share sedikit hasil coba beli charger Sony EP881, penasaran sama quickcharge di Mi 4c.

Hasilnya sih tetep cepetan pakai charger bawaan Mi 4c, namun justru pakai kabel USB 3.0 to USB type-C lebih besar lagi tegangannya. Konon kabel bawaan Mi 4c masih USB 2.0.

Dapat juga dibaca langsung di blog saya melalui short link berikut: http://goo.gl/n7frSj


Belakangan ini fitur quickcharge mulai dijadikan senjata para produsen smartphone untuk meningkatkan nilai jual produknya. Digadang-gadang bahwa smartphone yang mendukung fitur ini dapat menerima daya hingga dapat digunakan untuk bertelepon selama empat jam, hanya dengan pengisian daya selama sepuluh menit saja.


Nah, selain smartphone yang sudah mempunyai fitur quickcharge ini, ‎charger-nya sendiri juga ternyata harus mempunyai dukungan terhadap fitur ini.


Kebetulan, saya baru saja membeli smartphone Xiaomi Mi 4c yang konon sudah mendukung fitur quickchargeCharger bawaan yang disertakan mempunyai tegangan sekitar 7.5 volt, dan sanggup memberikan output sebesar 1.2 A.


Review Sony Quick Charger EP881


Untuk melakukan pengujian sedikit lebih dalam, saya mencoba membeli charger yang sudah mendukung quickcharge. Dengan pertimbangan harga, saya akhirnya memilih Sony Quick Charger EP881 yang dijual di kisaran harga Rp 110.000 s.d. Rp 175.000‎. Pada kepala charger-nya, tertera bahwa output yang dihasilkan sebesar 1.5A dengan tegangan 5 volt.


Saya ujikan untuk mengisi daya dengan kombinasi seperti ini:


SmartphoneXiaomi Mi 4c, kabel dan charger bawaan Xiaomi Mi 4c

Smartphone: Mi 4c, kabel USB 3.0 to USB type-C, charger bawaan Mi 4c


Smartphone: Mi 4c, kabel USB 3.0 to USB type-C, charger Sony EP881



Sebagai tambahan, saya juga coba melakukan pengisian daya pada smartphone BlackBerry Q5 dan powerbank Mili Power Ocean.

Powerbank Mili Power Ocean, kabel dan charger Sony EP881


Smartphone: Blackberry Q5, kabel dan charger Sony EP881


Kesimpulan tentang Quickcharge

Hasilnya memang terasa, pada smartphone Mi 4c yang sudah support quickcharge, pengisian baterainya yang berkapasitas 3.080 mAh dapat mencapai 70% (dari posisi awal 15%) dalam waktu sekitar setengah jam saja. Dan pada smartphone Blackberry Q5 juga mampu mencapai angka 1.42 A pada saat pengisian yang artinya cukup sesuai dengan spesifikasi yang diklaim dan dituliskan pada kepala charger Sony EP881. Pengisian powerbank Mili Power Ocean tidak terlalu optimal kemungkinan dikarenakan kondisi powerbank yang masih agak penuh.


Dengan semakin tingginya penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, baterai akan lebih cepat habis, dan orang semakin tak mau menunggu lama smartphone-nya melakukan pengisian daya. Maka tak heran fitur quickcharge semakin didengung-dengungkan dalam materi promosi sebuah smartphone, karena perlahan tapi pasti fitur ini akan jadi syarat wajib bagi para pembeli dalam menentukan pilihannya.


Jadi, apakah smartphone Anda sudah mendukung fitur quickcharge? Jika sudah, pastikan charger-nya juga mendukung fitur ini ya.


Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape */

--
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet.
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA

----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap
Kunjungi >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
-----------------------
FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
 
Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
 
==========
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

--
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet.
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY >> http://bit.ly/1UxYCDA

----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap
Kunjungi >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
-----------------------
FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
 
Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
 
==========
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke