Hi rekan milis, izin share pengalaman memakai salah satu smartphone Android
lagi ya...

Sebagian gambar saya hlangkan supaya tidak memberatkan email. Artikel
lengkap dapat juga dibaca sekaligus berkunjung ke blog saya melalui
shortlink berikut ini: http://goo.gl/obXIH1

Hasil foto menggunakan kameranya saya post terpisah di sini:
http://goo.gl/KpVUDI

---------

Review Xiaomi Mi 4c, Bulan Madu yang Keterusan

---------

<http://1.bp.blogspot.com/-9sSvAfP5BHw/VkvgtrP63TI/AAAAAAAACro/q0VS7q8Ppik/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_003.jpg>



Sore itu, tiba-tiba saya dapat e-mail promosi dari MatahariMall.com
<http://www.mataharimall.com/>, isinya lumayan menarik hati buat para
pemburu diskon seperti saya ini. Dengan minimum pembelian sebesar Rp
3.000.000,- saja, maka kita sudah dapat menggunakan kode diskon untuk
mendapatkan potongan sebesar Rp 500.000,- wow ini tidak bisa dilewatkan
begitu saja lah!


Sayapun langsung membuka *browser*, mengarahkan ke situs MatahariMall.com,
lalu mencari-cari hape apa yang di atas tiga juta dan pantas untuk dibeli.
Dari hasil pencarian, saya temukan kebanyakan hape di MatahariMall.com
harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan *marketplace* lain, bisa jadi
diskon Rp 500.000 akan terasa kurang nampol karena harganya saja sudah
lebih mahal seratus hingga dua ratus ribu rupiah, misal sebut saja dari
harga termurah untuk produk yang sama di Tokopedia
<http://www.tokopedia.com/>.


Sudah nyaris putus asa untuk mencari hape apa yang *worth it* untuk dibeli
dengan diskon itu, hingga tiba-tiba mata ini terkunci pada sebuah produk
yang dijual oleh Indocom, Xiaomi Mi 4c. Sebagai informasi, Xiaomi Mi 4c ini
tidak resmi masuk ke Indonesia, jadi dapat dipastikan dijual dengan garansi
distributor saja, namun *key selling point*-nya adalah spesifikasinya yang
gahar dan *up-to-date*, sehingga beberapa penjual berlomba memasukkan
produk ini ke pasar lokal.


Xiaomi Mi 4c dengan RAM 2GB dan ROM 16GB seharga Rp 3.549.000,- itupun saya
masukkan keranjang tanpa pikir panjang, mau langsung saya bayar sebelum
impian buyar, mau cepat saya *unbox* biar racun ini segera ter*detox*, jadi
bermain rima nih he.. he..


Pilihan pembayaran di MatahariMall.com yang hanya menyediakan metode kartu
kredit dan *transfer* bank, membuat saya berpikir ini saatnya mencoba
kembali kartu debit Mandiri saya. Siapa tahu *payment gateway*-nya
MatahariMall.com pakai Veritrans <http://veritrans.co.id/>, karena kalau
pakai Veritrans maka bisa dipastikan kartu debit Mandiri saya dapat
digunakan layaknya kartu kredit berkat layanan Mandiri Debit Online.


Sebuah kejutan saya dapatkan. Dengan diskon Rp 500.000,- maka normalnya
total yang harus saya bayar adalah Rp 3.049.000,- karena MatahariMall.com
masih menggratiskan ongkos kirim untuk setiap transaksi. Anehnya, pada *flash
message* untuk OTP yang saya terima di hape saya, hanya tertera jumlah Rp
2.999.000,-. Karena ragu, saya coba membuat pesanan baru untuk Xiaomi Mi 4c
ini dengan memilih pembayaran *transfer *bank, dan jumlah yang harus saya
bayar kali ini benar Rp 3.049.000,-. Tapi karena malas ke ATM (dan karena
lebih mahal, he.. he..), saya lanjutkan lagi proses pembayaran dengan kartu
kredit tadi, dan saya bayarkan juga sejumlah Rp 2.999.000,- meskipun dalam
hati agak cemas, takutnya pesanan dibatalkan karena jumlah pembayaran tidak
sesuai.


Setelah membayar, saya lihat detail pesanan saya. Barulah saya paham!
Rupanya, ada promo potongan ekstra sebesar Rp 50.000,- dalam rangka Hari
Ulang Tahun Mandiri yang ke-17. Ada-ada saja kamu MatahariMall.com, promo
Mandiri-nya koq ga dibilang-bilang, tau-tau sudah terpotong saja. Senang
sih, tapi jadinya sempat bertanya-tanya ada apa dan cemas juga karena
jumlah tagihan berbeda.


Berbekal pengalaman sebelumnya, saya lalu mencari cara mengontak langsung
*seller*. Yang saya tahu Indocom ini berjualan juga di banyak
*marketplace* lain,
salah satunya dengan nama Indocom Kuningan. Seperti biasa, langsung saya
kirimi pesan cinta begitu saya temukan *seller* ini membuka lapak di
Tokopedia. (Lho, koq BukaLapak di Tokopedia sih? Nanti pusing dong kalo
orang mau Blanja dan Blibli harus kemana? Ha.. ha.. Maaf ya Elevenia dan
Lazada, kalian ga bisa diikutkan main kata-kata kaya gini)


Pihak Indocom merespon cepat, berdasarkan informasi nomor pesanan di
MatahariMall yang saya berikan, mereka menyatakan malam itu juga pesanan
akan dikirim. Wah, beruntung sekali saya hari itu, sudah dapat diskon
ganda, kirimnya pun segera, sangat bertolak belakang dengan pengalaman
pertama saya berbelanja di MatahariMall
<http://www.gontagantihape.com/2015/09/pengalaman-berbelanja-di-matahari-mall-com.html>
.


Unboxing Xiaomi Mi 4c

Esok harinya saat pulang dari pekerjaan, pesanan saya temukan sudah ada di
rumah. Keren deh Indocom! *Unboxing* segera saya lakukan malam itu juga.



<http://4.bp.blogspot.com/-NkQeNHOWYqo/VkvgtcjnbiI/AAAAAAAACrg/L_y3cfcdgK4/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_002.jpg>

Xiaomi Mi 4c - penuh *temporary tattoo*, he.. he..



Meskipun bukan kelas *entry-level* namun rupanya Xiaomi tak juga
menyisipkan *headset *dalam kelengkapan penjualan dari Xiaomi Mi 4c ini.
Satu hal yang segera menyita perhatian saya adalah kabel USB yang satu
ujungnya menggunakan USB type-C. Ini adalah salah satu daya tarik
tersendiri, mengingat nampaknya USB type-C akan menjadi standar baru ke
depannya. USB type-C ini menawarkan kelebihan pada *data transfer rate* yang
jauh lebih tinggi dan juga kita bisa mencolokkan kabel USB type-C tanpa
perlu khawatir terbalik. Ya memang kepala dari USB type-C ini mau
dibolak-balik tetap sama koq, simetris, he.. he..


<http://4.bp.blogspot.com/-VsfrTx0kiF4/Vkvgu_tYYwI/AAAAAAAACsE/QEk-gLtJpPU/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_008.jpg>

Xiaomi Mi 4c - sisi bawah, sudah menggunakan *port* USB type-C


<http://1.bp.blogspot.com/-a63CKGEIn-I/VkvguN0U6OI/AAAAAAAACr8/5K1_xQhNvOg/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_004.jpg>

Xiaomi Mi 4c - sisi depan, sudah saya pasangi *tempered glass*



Bentuk dan dimensi dari Xiaomi Mi 4c sama persis dengan Xiaomi Mi 4i, hanya
saja Mi 4c mempunyai bobot yang lebih berat sebanyak 3 gram saja. Kebetulan
hari itu saya baru bertemu teman lama yang *smartphone *pegangannya adalah
Xiaomi Mi 4i warna putih, jadi saat melakukan *unboxing* Xiaomi Mi 4c ini
sudah tidak terlalu *surprised* lagi dengan bentuknya. Satu yang saya
rasakan, warna *dark grey* dari Xiaomi Mi 4c yang saya miliki lebih keren
dari warna putihnya Xiaomi Mi 4i. Ini menurut saya lho, ini seleraku, saya
ga mengurusi perang selera ya, he.. he..


Tapi urusan jeroan, sama sekali tidak bisa disamakan antara Mi 4i dan Mi
4c. Xiaomi Mi 4c membawa jeroan ala *flagship *dari *vendor* lain.
*Processor* Snapdragon 808 yang dimiliki Mi 4c juga digunakan untuk
mempersenjatai LG G4 dan OnePlus 2, dua buah *smartphone* yang saat ini
harga jualnya di Indonesia mencapai dua kali lipat dari Xiaomi Mi 4c,
bahkan lebih.


Keanehan terjadi saat saya mencoba melakukan pengujian dengan Antutu
Benchmark. Skor yang didapat hanya berkisar pada angka 35.000-an saja.
Selain itu dalam pemakaian saya, baterainya hanya sanggup bertahan paling
lama empat belas jam saja. Dan lagi, hape ini rasanya koq demam melulu ya,
seperti demamnya anak muda dengan lagu Tetap dalam Jiwa-nya Isyana
Sarasvati. Ah, lagi-lagi bikin *review* hape malah jadi *baper* nih, he..
he.. Tapi serius, Xiaomi Mi 4c ini selalu memberikan kehangatan kepada
saya, bahkan di saat saya tidak membutuhkannya. Saat saya mendiskusikan hal
ini kepada Kang Nico, sang admin dari @ObatGaptek
<http://twitter.com/ObatGaptek>, beliau menyarankan ganti ROM saja. Konon
hal serupa juga terjadi pada Xiaomi Redmi Note 2 garansi distributor,
katanya ini disebabkan ROM abal-abal tersebut banyak mengandung *malware* di
dalamnya.


Akhirnya saya *flash Developer* ROM ke Xiaomi Mi 4c ini, dan hilanglah
semua gejala meriang yang hape ini rasakan. Ajaib! He.. he..


Jadinya, proses *review* harus saya ulangi lagi dari sejak itu. Tapi yang
pasti, sejak menggunakan *Developer* ROM resmi dari Xiaomi, saya jadi harus
mencari lagi kehangatan yang hilang dari hidup saya, he.. he.. Baterai pun
akhirnya sukses bertahan selama 24 jam penuh, yeay!


Kesan dari Penggunaan Xiaomi Mi 4c

Sudah seminggu Xiaomi Mi 4c ini saya gunakan. Rasanya seperti bulan madu
terus deh, he.. he.. Saya yang memang lebih nyaman menggunakan hape
berukuran kecil atau *compact*, benar-benar merasa ukuran Xiaomi Mi 4c ini
pas dalam genggaman. Meskipun layarnya mempunyai bentang diagonal sebesar
lima inch, ukuran keseluruhannya nyaris sama dengan Xiaomi Redmi 2 Prime
yang layarnya berukuran 4.7 inch, bahkan Xiaomi Mi 4c punya kelebihan
karena lebih tipis meskipun membawa kapasitas baterai yang lebih besar.


Layar Xiaomi Mi4c sangat *vivid*. Anda tahu warna merah pada aplikasi Path?
Saya jamin jika Anda menggunakan Xiaomi Mi 4c untuk membuka aplikasi Path,
maka Anda akan mengerti apa yang saya maksud. Ketajaman layarnya sudah
sangat cukup, resolusi *Full* HD 1080p pada ukuran layar 5 inch
menghasilkan kerapatan sebesar 441 PPI, jauh di atas klaim *retina
display* yang
diberikan Apple pada iPhone 4 dengan kerapatan 326 PPI.


Performa Xiaomi Mi 4c dalam penggunaan saya sangatlah memuaskan. Bagi saya
yang jarang bermain game, perpindahan aplikasi yang tanpa lag sudah membuat
saya puas terhadap suatu *smartphone* Android, dan Xiaomi Mi 4c mampu
memenuhi tuntutan saya yang satu ini.


Dari sisi *hardware*, adanya USB type-C bisa dihitung sebagai kelebihan
maupun kekurangan lho. Kelebihannya sudah saya sebutkan di atas ya,
sementara kekurangannya adalah dengan *port* baru, maka kita tidak dapat
menggunakan aksesori lama kita yang masih menggunakan ujung kepala
micro-USB. Mau ngecharge, harus bawa kabel sendiri, ga bisa pinjem punya
teman yang masih micro-USB. Mau colok OTG? Antara harus beli OTG Card
Reader untuk type-C baru yang masih mahal, atau solusi lebih murahnya beli
*adapter* micro-USB to USB type-C. *That's the price you have to pay for
being anti-mainstream*, ha.. ha..


Oya, Xiaomi Mi 4c ini juga mempunyai *port* infra merah lho, jadi bisa
digunakan sebagai *remote control*. Untuk padanan aplikasinya, silakan
gunakan Mi Remote atau ZazaRemote ya.


Informasi Hardware Xiaomi Mi 4c

Berikut adalah informasi *hardware *yang ada pada Xiaomi Mi 4c, dilihat
menggunakan bantuan aplikasi CPU-Z.


<http://3.bp.blogspot.com/-duDoK5D9L8Q/VkviGJD4ZOI/AAAAAAAACus/deJGFieAJzg/s1600/Screenshot_2015-11-18-08-39-45_com.cpuid.cpu_z.png>



Hasil Benchmark Xiaomi Mi 4c

Dan ini adalah skor hasil pengujian menggunakan aplikasi Antutu Benchmark.


Hasil Kamera Xiaomi Mi 4c

Hasil kamera Xiaomi Mi 4c, sebagaimana juga yang saya alami pada Xiaomi
Redmi 2 Prime, membuat warna terasa hidup dan sangat keluar. Untungnya,
masalah ketajaman yang kurang pada Xiaomi Redmi 2 Prime tidak saya temui
pada Xiaomi Mi 4c. Satu kali, saya mengambil gambar pada keadaan cahaya
redup, memang warna nampak kurang keluar dan agak pucat, tidak seperti saat
cahaya cukup. Namun kemudian saya sadari, meskipun warnanya memucat, dalam
keadaan cahaya redup pun hasil kamera Xiaomi Mi 4c sangat minim akan noise,
wah *superb*!


<http://2.bp.blogspot.com/-e7a6swlR91g/VkviBNM4LwI/AAAAAAAACsk/gebXmKQx7a4/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_c002.jpg>

Hasil Kamera Xiaomi Mi 4c - Kondisi malam dengan cahaya sangat redup


<http://2.bp.blogspot.com/-yDH8fMMv6ks/VkviB-rlERI/AAAAAAAACs0/nLVFfmbuWag/s1600/000_1511_017_gontagantihape_com_xiaomi_mi_4c_c004.jpg>

Hasil Kamera Xiaomi Mi 4c - Outdoor, siang hari, cahaya sangat cukup


Lebih banyak menulis kata nampaknya tidak akan banyak membantu ya, marilah
sebaiknya kita lihat hasil nyatanya saja. Hasil lengkap gambar yang diambil
menggunakan kamera tiga belas Megapixels milik Xiaomi Mi 4c saya post
di artikel
yang ini ya
<http://www.gontagantihape.com/2015/11/hasil-kamera-xiaomi-mi-4c-indonesia.html>
.


Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Mi 4c

Tiba pada saatnya memilah antara kelebihan dan kekurangan dari Xiaomi Mi 4c
ini. Berikut daftar kelebihan dan kekurangan Xiaomi Mi 4c ala saya:


Kelebihan Xiaomi Mi 4c



   - Jeroan yang *powerful* dan terkini, di harga yang jauh dari level
   *premium*.
   - Ukuran *compact*, sangat pas dalam genggaman. (Tidak berlaku bagi yang
   menganut prinsip *big is beautiful* ya, he.. he..)
   - Layar *vivid*, jernih, dan tajam.
   - Kamera *superb*!
   - Baterai berkapasitas cukup besar, dapat mengakomodasi kegiatan sehari
   penuh.
   - Sudah terdapat *port* infra merah, dapat dijadikan *remote control*.
   - Dual-sim dengan kedua sim dapat bergantian mengakses jaringan 4G.
   - Mendukung *Quickcharge* (atau *Fast Charging* ya? he.. he..) silakan
   baca selengkapnya di artikel ini.
   - Sudah menggunakan USB type-C, data *transfer* lebih cepat, tidak salah
   colok walau dalam kegelapan. (Mohon gunakan pikiran bersih dalam
   menafsirkan anak kalimat yang terakhir ya, ha.. ha..)



Kekurangan Xiaomi Mi 4c



   - Tidak dijual resmi di Indonesia, garansi distributor tidak menjanjikan
   ketenangan hati.
   - ROM yang digunakan *out of the box* mengandung banyak *malware*, perlu
   di*flash* ulang.
   - Tidak adanya slot memori eksternal.
   - Desain yang sama persis dengan Mi 4i. *Boring*.
   - USB type-C, port baru artinya aksesoris baru (minimal *adapter* baru,
   untuk OTG pun harus beli *adapter* tambahan jadinya)



Kesimpulan

Di harga yang saat ini banyak ditawarkan oleh penjual, yaitu paling murah
Rp 3.250.000,- untuk kombinasi RAM 2GB dan ROM 16GB, atau Rp 3.750.000,-
untuk kombinasi RAM 3GB dan ROM 32 GB, rasa-rasanya inilah *smartphone* paling
juara untuk urusan spesifikasi di atas kertas, maupun performa *real*-nya.
Bagi Anda yang paham akan proses *flash* (yang sebetulnya sangat mudah,
cukup *download* file ROM, tempatkan di memori hape, dan jalankan dari
aplikasi Updater), dan tidak rewel soal garansi (dalam beberapa kasus,
garansi distributor lebih baik dianggap BM saja), maka saya mempersilakan
Anda untuk memiliki *smartphone* ini. Jika tidak, saran saya Anda dapat
mencoba kembaran dari Xiaomi Mi 4c, yaitu Xiaomi Mi 4i yang dijual secara
resmi di Indonesia. Bentuk sama, bahkan dalam beberapa hal seperti layar
dan kamera juga identik, meskipun pasti performanya berbeda.


Tapi ya Anda dapat dengan mudah mengabaikan saran saya di atas jika Anda
masih gengsi pakai hape Cina. He.. he.. *The choice is yours*! :)


---------

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. 
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY  >> http://bit.ly/1UxYCDA
 
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke