sebagai htc user 5 tahun terakhir dan sedang mencoba move on ke merk lain,
saya mau nambahin minusnya:

- E8 tidak dilengkapi IR blaster yang akan sangat berguna jika anda
terdesak tayangan garing di rumah makan padang
- tipikal hasil foto HTC selalu washed out keputihan alias silau, warna
biru-putih awan jarang terlihat bagus. mungkin karena sensor CMOS-nya pakai
toshiba..gak pakai Sony seperti di Samsung S-series atau Xiaomi Mi-4/4i/4c
- biasa pakai HTC terutama M-series kemudian coba pegang smartphone lain
rasanya seperti habis berlatih di dalam gravitasi planet namek lalu kembali
ke bumi.. *iykwim*

2016-02-09 9:47 GMT+07:00 Hilmy Irfan <[email protected]>:

> Dear rekan milis id-android, ijin share artikel review sederhana lagi ya,
> semoga bisa memberi manfaat atau minimal jadi hiburan buat rekan semua.
>
> Sebagian gambar/foto saya tidak cantumkan di sini, supaya tidak
> memberatkan.
>
> Bagi yang berkenan berkunjung ke blog, shortlinknya di sini:
> *http://goo.gl/tlULgM* <http://goo.gl/tlULgM>
>
> Bagi yang ingin langsung lihat hasil kameranya, monggo di sini:
> *http://goo.gl/sMt8qP* <http://goo.gl/sMt8qP>
>
> versi video dapat dibuka di: https://youtu.be/rzbRxXTA1qk
>
> Enjoy :)
>
> ---------------------------
>
>
> <https://2.bp.blogspot.com/-6LG6SIwS2L8/Vre-44YWa3I/AAAAAAAADhw/oSBu723vp8w/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_022.jpg>
>
>
>
> Beberapa waktu lalu, saya dikejutkan dengan munculnya *HTC One E8* versi
> garansi distributor di salah satu *marketplace* langganan. Namun harga
> yang belum cukup menarik, serta masih merasa nyaman dengan sang mantan
>  performa Lenovo VIBE S1
> <http://www.gontagantihape.com/2016/01/lenovo-vibe-s1-unboxing-first-impression.html>,
> menjadi dua alasan utama saya untuk belum tergerak meminang *smartphone* yang
> harga resminya saat dirilis di Indonesia mencapai angka tujuh setengah juta
> Rupiah itu.
>
>
> Hingga pada satu hari, saya menemukan beberapa *seller* lain turut
> menjual produk ini di Elevenia <https://www.elevenia.co.id/>. Tak
> tanggung-tanggung, tiga *seller* sekaligus memasang harga yang sama untuk *HTC
> One E8* versi garansi ditsributor. Harga yang apabila saya terapkan
> *voucher* diskon, menghasilkan total yang harus dibayar sebesar Rp
> 3.074.000,- saja.
>
>
> Pengecekan berlanjut kepada data ketiga *seller*. Ini adalah hal yang
> wajib dilakukan saat hendak membeli barang secara *online*. Selalu lihat
> reputasi sang penjual! Naga-naganya ketiga *seller* ini memang berada
> dalam satu bendera yang sama, ini terlihat dari alamat pengiriman yang
> persis sama. iPhone Cellular, Apple Cellular, dan Lexashop, sama-sama
> menggunakan sebuah alamat pengiriman dari daerah Cideng, Jakarta Barat,
> dekat ITC Roxy Mas. Saya perhatikan sudah ada beberapa ulasan positif untuk
> produk yang mereka jual, kebanyakan sih *smartphone* garansi distributor.
> Kalau tidak iPhone seri lama, maka seri-seri *smartphone* keluaran
> Xiaomi-lah yang nampak sudah mendapatkan ulasan dari pembeli. Dalam
> pencarian lebih lanjut, saya temukan Lexashop juga menjual HTC One E8 ini
> di Lazada <https://www.lazada.co.id/>, bagi Anda yang lebih suka
> berbelanja di sana, silakan klik link ini <http://goo.gl/xzZV9m>.
>
>
> Tugas selanjutnya adalah memilih pasangan hidup warna. Total ada empat
> pilihan warna yang kesemuanya menarik hati. Ada pilihan warna putih dan
> merah untuk bahan *glossy*, serta abu tua dan biru untuk yang mempunyai
> sentuhan akhir *doff*. Pilihan ini malah lebih banyak dibandingkan dengan
> pilihan warna yang terdapat pada HTC One E8 garansi resmi yang hanya
> sebatas putih dan abu tua. Setelah berkutat dengan Google Images, saya
> putuskan untuk mengambil warna biru. Kombinasi biru tua pada *body*,
> dengan aksen biru neon metalik pada sekitar lensa kamera dan LED flash,
> membuat bagian belakang HTC One E8 ini terlihat *super catchy*.
>
>
> Oh ya, kelak ada satu hal lagi yang justru takkan Anda temukan pada HTC
> One E8 garansi resmi. Apakah itu? Pastikan saja Anda membaca tulisan ini
> hingga tuntas ya, biar tidak menyesal.
>
>
> Warna sudah saya tetapkan. Tinggal memilih mau beli dari *seller* yang
> mana. Satu-persatu saya cek bagian tanya jawabnya, nampak sudah ada yang
> mempertanyakan spesifikasinya. Dual-sim apa tidak, *refurbished* atau
> bukan, garansi mana, hingga kenapa harga bisa semurah itu. Dari kompilasi
> jawaban yang diberikan *seller*, didapat informasi bahwa HTC One E8 ini
> aslinya garansi Singapore, di-*backup* dengan garansi distributor lokal,
> dual-sim, BNIB, dan bisa murah karena *seller* mengaku sebagai
> distributor langsung.
>
>
> Pesanan pun dilakukan kepada iPhone Celluler karena *seller* ini yang
> memberikan opsi memilih warna via sistem Elevenia (bukan via catatan
> pembelian). Pembayaran kali ini lagi-lagi menggunakan Mandiri Clickpay.
> Sebelumnya sempat saya pilih pembayaran via ATM, mengamankan stok selagi
> menunggu jandanya Gista Putri galau di hati hilang. Tak lupa saya
> mengirimkan pesan kepada *seller* agar segera diproses pengirimannya.
>
>
> Pesanan kemudian datang dua hari berselang. Ini adalah saatnya mengecek
> apakah barangnya *refurbished* atau bukan. Satu kekhawatiran hilang,
> karena tadinya saya cukup deg-degan ketika memutuskan membayar pesanan ini.
> Saya takut ini adalah *seller* abal-abal yang seringkali tidak
> mengirimkan pesanan pembelinya. Sampai pada tahap ini, bisa dikatakan
> *seller* memang benar niat berjualan.
>
>
> *Unboxing *HTC One E8 Garansi Distributor Indonesia
>
> Dari penampilan kemasannya sih meyakinkan. Isi di dalam kotak pun benar
> terasa baru. Hanya ada dua yang tak saya dapatkan, kartu garansi dan buku
> petunjuk penggunaan asli milik HTC. Jika benar pengakuan *seller* bahwa
> ini adalah garansi Singapore, seharusnya ada kartu garansi HTC berbahasa
> Inggris dalam paket penjualan. Namun, kenyataannya saya hanya dapat
> menemukan kartu garansi Platinum *supported by *Bless, pemain lama di
> dunia Blackberry dan iPhone garansi distributor.
>
>
>
> <https://2.bp.blogspot.com/-cefmZXKG7Pg/Vre-4davBoI/AAAAAAAADhw/WjQxx_WprRg/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_021.jpg>
>
> Kemasan HTC One E8
>
>
> Setelah mengecek kelengkapan dalam paket penjualan, tak sabar saya pun
> segera menyalakan HTC One E8 ini untuk pertama kali. Sungguh terasa seperti
> menyingkap kenangan lama yang sangat dirindukan. *FYI*, sebelumnya saya
> adalah pengguna setia beberapa seri *smartphone* keluaran HTC, mulai dari
> HTC Chacha, Evo 3D, One X, Desire 616, hingga One M7.
>
>
>
> Hanya saja, proses *rebooting* setelah *update* selesai dilakukan terasa
> lama. Mungkin memang untuk mendapatkan apa yang benar-benar kita cintai,
> selalu butuh penantian dalam waktu yang lama. Sekarang saya mengerti kenapa
> sampai ada yang bikin lagu Kutunggu Jandamu, ha.. ha.. Okelah, Gista, Aa
> akan selalu menunggumu. Jangan lupa aja ya pakai krim *anti-aging*,
> takutnya nunggunya sampai Gista punya cucu, hiks. Paragraf yang amat sangat
> tidak penting nih, terimakasih sudah menyempatkan membacanya, ha.. ha..
>
>
> Saking tak sabarnya, saya bahkan rela tidak membuat *video unboxing* dari
> *smartphone* yang satu ini.
>
>
> Begitu menyala, saya segera melakukan cek *update* OTA. Alhamdulillah,
> ada *update *kecil. Meskipun kecil namun sangat cukup untuk membuktikan
> bahwa ini bukan barang abal-abal atau *supercopy*. Hingga titik ini, saya
> berani memastikan bahwa HTC One E8 garansi distributor ini betul-betul asli
> produk HTC (bukan *supercopy*, selanjutnya saat saya cek IMEI memang
> benar terdaftar untuk HTC One E8 Asia), dan bukan hasil rekondisi.
>
>
>
> <https://3.bp.blogspot.com/-5qxXGqOTkiE/VrfAJgq8umI/AAAAAAAADj8/kw_YfNqAtJ8/s1600/Screenshot_2016-01-22-23-11-41.png>
>
>
>
>
> *Hands-on* dan *First Impression *pada HTC One E8 Garansi Distributor
> Indonesia
>
> Kesan pertama saat menggunakan produk jajaran teratas HTC lagi, terasa
> sungguh memuaskan. Kita bahas per-bagian saja ya.
>
>
>
> <https://4.bp.blogspot.com/-y_GQfsisa58/Vre7eWuZTrI/AAAAAAAADhE/JuX8Zt-vLQg/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_010.jpg>
>
> HTC One E8 - bagian atas
>
>
>
> <https://4.bp.blogspot.com/-8Ed4yV0sW7o/Vre7cnuSztI/AAAAAAAADhE/LbYtiL6xXPk/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_003.jpg>
>
> HTC One E8 - bagian belakang, keren!
>
>
> <https://2.bp.blogspot.com/-UPL1pim8MCA/Vre7eIHiIXI/AAAAAAAADhE/57yAx9Hwi-k/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_009.jpg>
>
> HTC One E8 - speaker di bawah layar menjadi pembeda
>
>
>
>
> <https://3.bp.blogspot.com/-9vXt5PMjo9M/Vre7cjhKruI/AAAAAAAADhE/1TYO2dT9Skc/s1600/00001601_025_gontagantihape_htc_one_e8_blue_002.jpg>
>
> HTC One E8 - aksen biru neon pada logo HTC, dan logo NFC
>
>
> Dimulai dari *body* HTC One E8. Meskipun terbilang cukup tebal karena
> mengakomodasi bentuk *dual curve* pada bagian belakangnya, namun sensasi
> yang dihasilkannya pada genggaman tangan terasa istimewa. Ergonomis!
> Beberapa *level* lebih baik daripada tingkat keergonomisan HTC One M7
> dulu. Bahan polikarbonat yang digunakan mampu memberikan kesan yang jauh
> dari murahan, meskipun pada dasarnya bahan ini tetap plastik. Warna birunya
> mampu membuat *smartphone* ini terlihat seperti berbahan *metal*.
> Sayangnya, meski bertekstur *doff*, namun bekas minyak acapkali masih
> terlihat *nangkring* pada bagian belakang *smartphone* ini.
>
>
>
> Lanjut ke bagian layar, terlihat begitu *vivid*, sedikit mengingatkan
> kepada Xiaomi Mi 4c
> <http://www.gontagantihape.com/2015/11/review-xiaomi-mi-4c-indonesia.html>.
> Dari dulu HTC selalu menggunakan layar yang dinamai Super LCD, di HTC One
> E8 ini sudah menggunakan generasi ketiga dari layar tersebut. HTC tidak
> latah menggunakan layar IPS seperti kebanyakan produsen *smartphone* lainnya.
> Layar HTC One E8 mampu beroperasi dengan kontras yang baik pada kondisi
> pemakaian di luar ruangan dengan sinar matahari yang terik.
>
>
>
> Perhatian lebih perlu Anda berikan pada masalah suara yang dihasilkan oleh
> HTC One E8. Teknologi BoomSound yang dibawanya terdengar menggelegar tanpa
> tipu-tipu. Kenapa saya bilang demikian? Karena HTC One E8 benar-benar
> membawa *speaker stereo* melalui dua set *speaker grille* yang berada di
> atas dan bawah layarnya. Dalam beberapa *review* terakhir saya, sering
> kita temukan *speaker grille* yang hanya berfungsi sebagai lubang
> microfon, atau malah berupa aksesoris semata. Nah, untuk urusan yang satu
> ini, HTC One E8 mampu mengungguli semua *smartphone* yang pernah saya
> tulis ulasannya di *blog* ini.
>
> Beralih ke performa *user interface*, *smooth* adalah kata yang tepat
> untuk mewakilinya. Jika dibandingkan dengan dua *smartphone* saya
> sebelumnya yang juga diotaki oleh Qualcomm Snapdragon 801, maka HTC One E8
> ini performanya setingkat dengan Motorola Moto X 2014, dan di atas ASUS
> Padfone S, namun skor Antutu Benchmark-nya jadi yang paling tinggi dari
> ketiganya.
>
>
> Kustomisasi UI ala HTC Sense 6 mampu memberikan sentuhan berbeda pada
> tampilan Android Lollipop 5.0.2 yang digunakan HTC One E8. Rasanya pas aja
> gitu, esensinya dapat, tidak berlebih, apalagi sampai memberatkan RAM.
> Jumlah aplikasi yang dapat dikategorikan sebagai *bloatware* rasanya
> masih masuk akal, tidak seperti ASUS yang kelewat rajin membuatkan aplikasi
> pada *smartphone* keluaran mereka, he.. he..
>
>
> Satu hal yang selalu saya sukai dari HTC Sense adalah *Task Switcher*
>  atau *Recent Apps*-nya yang dapat ditampilkan dalam bentuk *Grid View* 3x3.
> Pilihan *Card View* ala Android Lollipop dapat Anda pilih pada menu
> Setting.
>
>
> <https://1.bp.blogspot.com/-Fn2KQhNtOAQ/VrfAKtA2LvI/AAAAAAAADj8/iXehGXq8HoU/s1600/Screenshot_2016-02-08-00-23-27.png>
>
>
>
> Ada satu hal yang khas dari sebuah *smartphone* *flagship* yang dibekali
> *processor* paling mumpuni pada jamannya seperti HTC One E8 ini.
> *Smartphone* *flagship* selalu dilengkapi fitur yang dapat membantu
> meningkatkan kualitas hidup para jomblo.
>
>
> Pertama, jomblo yang memiliki *smartphone* *flagship* tentu saja terlihat
> lebih keren dan pede untuk mencari mangsa.
>
>
> Kedua, buat yang jomblo dan percaya dirinya tidak terbantu dengan
> menenteng sebuah *smartphone* *flagship*, paling tidak HTC One E8 bisa
> membantu menghadirkan kehangatan dalam kehidupan mereka. Cukup dipakai
> bermain *game puzzle* selama 5 menit, maka para jomblo sudah bisa
> mendapatkan kehangatan yang pernah hilang dari hidup mereka. *If you know
> what I mean*, ha.. ha.. ha..
>
>
> Satu saran saya, sehabis dipakai bermain *game* maka jangan langsung
> dimasukkan ke saku atau kantong celana. Dijamin Anda akan merasakan sensasi
> seperti ngompol di celana, karena ada sesuatu yang hangat terasa di sekitar
> pangkal paha, ha.. ha.. ha..
>
>
> Sebetulnya saya sudah enggan memakai perangkat dengan *processor* Snapdragon
> 801. Bukan karena masalah performanya, cuma arsitekturnya saja yang sudah
> agak ketinggalan zaman. Masih 32-bit gitu lho.
>
>
> Tapi demi HTC One E8, saya buat pengecualian deh. Asal Anda tahu saja,
> sebelumnya sudah dua kali saya mencoba menabung guna membeli *smartphone* yang
> satu ini, namun selalu setiap uang sudah terkumpul, hati ini berbalik
> pikir, sayang rasanya menggelontorkan lebih dari enam juta rupiah untuk
> sebuah *smartphone* pada waktu itu.
>
>
> Kali ini, saya telan ludah saya soal Snapdragon 801. Biarlah arsitekturnya
> masih 32-bit, yang penting mimpi lama saya terwujud. Toh selama RAM-nya
> masih tak lebih dari 3 GB, arsitektur 32-bit masih mampu mengoptimalkan
> penggunaan RAM. Lain cerita kalau RAM 4 GB diotaki oleh *processor* 32-bit,
> karena arsitektur 32-bit hanya mampu mengelola alamat *physical address*
>  di *memory* hingga sekitar 3,5 GB saja.
>
>
> Hasil Uji *Hardware*, Sensor, dan *Benchmark* HTC One E8
>
> Info *hardware* dihasilkan via aplikasi CPU-Z, sementara info sensor
> dihasilkan menggunakan *software* Sensor Box for Android dan hasil
> *benchmark* sintetis menggunakan Antutu Benchmark serta Antutu Benchmark
> 3D disajikan pada gambar di bawah ini.
>
>
>
> <https://2.bp.blogspot.com/-gDIwvcpm6gk/VrfALHqsalI/AAAAAAAADj8/w-0c4kp-ATE/s1600/Screenshot_2016-02-08-04-51-09.png>
>
> HTC One E8 - info hardware via CPU-Z
>
>
>
>
> Performa HTC One E8 dalam penggunaan sehari-hari masih sangat mumpuni.
> Meskipun sering menghasilkan suhu berlebih, performanya dalam
> *multitasking* banyak aplikasi maupun bermain game. Kali ini, urusan
> baterai saya tidak khususkan mengukurnya dikarenakan tampilan *battery
> usage* pada HTC Sense kurang dapat menunjukkan berapa lama waktu
> penggunaan, termasuk Screen-On Time. Namun, dalam pemakaian ala saya, di
> hari kerja pada umumnya mampu digunakan dari pagi hingga malam saat pulang
> kerja, bahkan kadang sampai 24 jam. Sementara pada hari libur di mana waktu
> saya lebih senggang dan lebih banyak menggunakan *smartphone*, rata-rata
> saya melakukan pengisian daya sebanyak dua kali dalam sehari.
>
>
> Hasil Uji Kamera HTC One E8
>
> Hasil pengambilan gambar menggunakan lensa kamera HTC One E8 dapat Anda
> tinjau pada artikel berikut ini
> <http://www.gontagantihape.com/2016/02/review-kamera-htc-one-e8-indonesia.html>
>  ya.
>
>
> Plus dan Minus HTC One E8
>
> Saatnya membuat daftar, apa saja yang menjadi plus dan minus dari HTC One
> E8 ini setelah saya gunakan kurang lebih selama dua minggu sebagai hape
> utama saya.
>
>
> Kelebihan HTC One E8:
>
>    - *Looks, looks, looks*! Anda tidak akan habisnya mengagumi desain HTC
>    One E8.
>    - Ergonomis.
>    - *Top build quality*.
>    - Kualitas *audio* BoomSound yang dihasilkan *dual stereo
>    front-speaker*.
>    - Layar kelas atas, Super LCD 3.
>    - Performa masih mumpuni, meskipun menggunakan spesifikasi ala dua
>    tahun lalu.
>    - Dual-sim.
>    - Slot micro-SD mandiri alias terpisah atau tidak makan slot sim-card,
>    mendukung hingga kapasitas 128 GB.
>    - HTC Sense.
>
> Kekurangan HTC One E8:
>
>    - Percaya atau tidak, HTC One E8 yang resmi beredar di Indonesia tidak
>    mendukung jaringan 4G! Untungnya yang versi distributor ini adalah versi
>    Asia yang sudah saya uji dapat terhubung ke jaringan XL 4G (1800 MHz).
>    - Hanya kalangan tertentu yang tahu gengsi dari *brand* HTC. Sebagian
>    besar mungkin mengira ini adalah merk lokal yang tak jelas.
>    - Slot sim-card kedua hanya dapat mengakses jaringan 2G, perlu menukar
>    posisi kedua sim-card untuk mengubah sim-card yang dapat mengakses jaringan
>    internet cepat.
>    - Kualitas hasil kamera, rasanya angin-anginan.
>    - Body sering terasa hangat, konsekuensi dari *processor* dengan clock
>    tinggi.
>
>
> Kesimpulan Akhir dari HTC One E8
>
> Kesimpulan akhir ini mungkin akan terasa sangat hiperbol bagi Anda. Perlu
> dimaklumi karena saya dapat dikatakan sebagai fans dari *brand* yang satu
> ini, meskipun tidak sampai pada level fanatik yang rela mengesampingkan
> akal sehat untuk perang komentar di kolom komentar pada portal berita sih,
> ha.. ha..
>
>
> *HTC One E8 tiga jutaan? Nyesel kalo ngga beli!* Sudah, itu saja
> kesimpulan akhir dan rekomendasi saya. Saya rasa itu sudah sangat mewakili
> maksud saya. Kecele kan? Ha.. ha.. ha..
>
>
> Bagi yang kurang puas dengan penjelasan saya, silakan lihat kesan saya
> tentang HTC One E8 ini melalui video yang saya unggah ke Youtube.
>
>
> Selamat menikmati, saya pun akan kembali menikmati nostalgia saya bersama
> HTC One E8. Adios.
>
> Hilmy
> /* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */
>
> --
> ==========
> Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
> Kunjungi >> http://bassaudio.net
> ----------------------
> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
> -----------------------
> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>
> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian
> Android Community" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
>

-- 
==========
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke