Telkom nampak banget bermain tidak cantik dalam hal ini. Saya perhatikan
bahwa mereka memainkan latency data sedemikian rupa, atau mungkin QoS nya
data, sehingga saat menggunakan internet Voice call, suara sering delay
lama, putus-putus, ataupun kualitasnya jadi jelek. Padahal sebelumnya, saya
pakai ADSL, semuanya nampak OK.

Dengan ada nya Netflix, Telkom seperti kebakaran jembut. Mereka langsung
main block Netflix, dan juga mengeluarkan policy fair usage.

Di negara maju seperti Singapore, tidak ada namanya FUP untuk home fixed
internet. Kita pakai untuk download, streaming, dll, kalau saya lihat dari
traffic monitoring home gateway di rumah saya, 1 bulan itu bisa habis data
sekitar 50 TB. Kalau kayak gitu di Indo, bisa empot-empotan bandwith nya
dibikin sama si Telkom. Tapi di sini, internet lancar senantiasa, tanpa ada
masalah.

Saya yang juga bekerja di telecom, tidak merasa OTT sebagai sebuah ancaman.
Bagi saya, itu adalah added value buat telecom saya. Kenapa? Mari kita
berlomba-lomba menyajikan infrastruktur dengan kualitas terbaik, latency
terendah, dan value added terbanyak. Kita gandeng netflix, gandeng Apple,
Amazon, Microsoft, dan lain sebagainya. Termasuk menggandeng teman setia
bagi setiap orang yang suka browsing internet, si AKAMAI. Mereka semua
peering dengan kita, ada yang gratis, ada yang bayar. Makin banyak kita
menggandeng, makin kaya kita, karena customer banyak yang ke kita, merasa
kan internet yang cepat dan handal.

Kalau kita tidak menggandeng mereka, maka ketika customer mengakses
content, traffic nya juga toh akan lari ke internet, dan bandwith internet
telecom kita terancam habis. Tapi ketika kita gandeng mereka, traffic itu
hanya berupa traffic internal saja, ibaratnya cuma main di level LAN
segment saja.

2016-02-12 12:47 GMT+08:00 Herry SW <[email protected]>:

> Saya bukan pengguna Indihome. Speedy pun saya nggak pernah pakai. Saya
> juga tidak memakai sambungan PSTN.
>
> Soal fair usage policy, menurut saya, yang diterapkan masih rasional.
> Yang paket terendah 300 GB, lalu diturunkan menjadi 75% dari kecepatan
> sebelumnya kan. Untuk penggunaan normal, angka segitu masih masuk akal
> sih. Beda lagi kalau hobi banget download atau buka kos-kosan ya.
>
> Yang tidak pas itu pemblokiran Netflix. Indihome terkesan mendahului
> regulator.
>
> Momen keluarnya kebijakan FUP sebenarnya juga kurang tepat. Ibaratnya,
> api sudah menyala gara-gara Indihome blokir Netflix, eh... malahan
> mereka menambahkan bensin (kebijakan FUP). Wah, api kian berkobar.
> Sekalian deh kebijakan lain (terkait status nomor telepon rumah)
> dipermasalahkan.
>
> Kalau saya jadi petinggi Indihome, kebijakan FUP akan ditunda dulu
> sampai api Netflix padam.
>
>
>
> Salam,
>
>
> Herry SW
>
> On Fri, 12 Feb 2016 11:20:24 +0700
> M.Iqbal Sutanto <[email protected]> wrote:
>
> >  Kesalahan netflix bisa keliatan ya om, biar fair tp itu kasus indihome
> apa bisa dibilang fair? Huehehehehe....
> >
>
> --
> ==========
> Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
> Kunjungi  >> http://bassaudio.net
> ----------------------
> Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
> -----------------------
> FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>
> Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community" dari Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
>



-- 
Warm Regards,


*David Christian*

*~ Work to life, to love, and to serve ~*
*Send via Gadget powered by: Android*

-- 
==========
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke