http://telset.id/129571/diusir-dari-spektrum-1900-mhz-smartfren-tetap-pertahankan-cdma/


Telset.id, Jakarta – Smartfren diminta untuk meningggalkan frekuensi 1900
Mhz dengan batas maksimal setidaknya hingga akhir tahun 2016 ini. Hal
tersebut dikarenakan aktifitas mereka di frekuensi ini mengganggu blok 11
dan 12 pada frekuensi 2100 Mhz yang dulunya dimiliki oleh Axis.

Pihak regulasi, dalam hal ini Kementrian Kominfo, meminta Smartfren untuk
meninggalkan frekuensi 1900 Mhz dengan memberikan pengalokasian spektrum
yang cukup ‘lega’ yakni sebesar 30Mhz di frekuensi 2300 Mhz. Setelah
Smartfren meninggalkan frekuensi 1900 Mhz, nantinya pemerintah akan
melakukan pelelangan kembali pada Blok 11 dan 12 di spektrum 2100 Mhz tadi.

Jika berkaca pada komentar Menkominfo Rudiantara kepada tim Telko.id
November tahun lalu, ia menyatakan bahwa pemerintah memberikan tenggat
waktu kepada PT. Smartfren Tbk untuk mengosongkan frekuensi ini hingga
akhir tahun 2016 mendatang.

“Sementara untuk pengalokasian spektrum 2100 Mhz bisa lebih cepat dari
akhir tahun 2016, tapi implementasi tergantung dari kita bersih-bersih
frekuensinya,” ucap menteri yang akrab disapa dengan Chief RA itu.

Yang menjadi permasalahan adalah spektrum 1900 Mhz Smartfren ini merupakan
spektrum yang dihuni oleh pelanggan CDMA mereka. Bahkan, sempat terdengar
desas-desus bahwa masa aktif layanan CDMA milik smartfren akan tamat pada
akhir tahun 2016 mendatang.

Hal ini tentunya akan menjadi sebuah kerisauan bagi para pelanggan CDMA ,
mengingat Smartfren memiliki pelanggan CDMA lebih dari 10 juta pelanggan
sampai dengan saat ini.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Smartfren, Roberto Saputra menegaskan
bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan layanan CDMA, meski harus
bermigrasi ke spektrum lainnya.

Ia juga menambahkan bahwa frekuensi CDMA Smartfren juga terdapat di
frekuensi lainnya, sehingga jika memang harus pindah maka Smartren masih
bisa mempertahankan layanan CDMA-nya.

“Kami memiliki dua sprktrum untuk layanan CDMA, yakni di frekuensi 850 Mhz
dan juga di frekuensi 1900 Mhz, sehingga kalaupun kami harus pindah dari
1900 Mhz, maka layanan CDMA masih bisa digunakan karena kita juga memiliki
device CDMA yang mendukung dual band. Dengan begitu bisa digunakan untuk
frekuensi 850 Mhz dan 1900 Mhz,” tutur Roberto kepada tim Telko.id
(16/2/2016).

Jawaban dari Roberto Saputra ini tentu menjadi kabar yang mengembirakan
bagi pelanggan CDMA Smartfren. Bukan hanya itu, penegasan ini juga
sekaligus menjawab opini publik akan nasib pengguna CDMA di Indonesia.

Seperti diketahui, belum lama ini Bakrie Telecom yang juga menjadi salah
satu pemain CDMA di Indonesia telah mengumumkan untuk menutup layanan CDMA
mereka.

Berbicara mengenai perpindahan spektrum ini, apa dampak yang dirasakan oleh
pengguna Smartfren? Menjawab pertanyaan tersebut, Hartadi Novianto selaku
Mass Production Dept. Head Smartfren memberikan penjelasannya.

“Sebenarnya tidak terlalu terasa bagi para pelanggan kita, hanya saja
kapasitasnya yang akan kurang, mengingat 1900 Mhz memiliki kapasitas yang
lebih besar ketimbang 850 Mhz,” jelas Hartadi.

Ia juga mengungkapkan Smartfren akan tetap mengembalikan spektrum 1900 Mhz
kepada pemerintah. Disinggung mengenai migrasi ke frekuensi 850 Mhz,
Hartadi juga mengngkapkan sampai dengan saat ini, hampir semua pelanggan
CDMA di 1900 Mhz sudah berhasil dimigrasikan ke spektrum 850 Mhz.

Sekedar informasi, di frekuensi 850 Mhz, Smartfren saat ini telah
mengalokasikan 5 Mhz untuk layanan CDMA. Smartfren akan benar-benar
menghilangkan layanan CDMA ketika semua pengguna layanan ini telah
bermigrasi ke 4G LTE

-- 
==========
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke