Kayanya keuntungan esia dipakai buat subsidi unit bisnis lainnya..

On Sat, Mar 19, 2016, 3:05 AM Fajar Edisya Putera <[email protected]> wrote:

> wah.. kira-kira salah esia apa ya di bisnisnya. saya ingat dulu waktu..
> bisa bikin hp paling murah.. sampai ada yang unlock di tangkap polisi
> segala. kayaknya nggak lengkap kalau nggak punya cdma esia di zaman
> keemasan itu..
> On Mar 18, 2016 22:24, "Eko Prasetiyo" <[email protected]> wrote:
>
>>
>> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/03/18/193000126/Bakrie.Telecom.Rugi.Dua.Perusahaan.Ini.Bisa.Kena.Dampaknya
>>
>>
>>
>> KOMPAS.com - Emiten telekomunikasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mengalami
>> kesulitan keuangan dengan memposting nilai kerugian hingga Rp 3,65 triliun
>> di kuartal III 2015.
>>
>> Akibatnya, perseroan terpaksa menjelma menjadi pemain aplikasi Esia Talk.
>> Perseroan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena ingin fokus
>> bermain di aplikasi.
>>
>> Kabarnya, perseroan hanya mempertahankan 50 karyawannya dari semula
>> sekitar 500 karyawannya untuk menjalankan Esia Talk. Sayangnya, proses PHK
>> yang berjalan mulus dinodai dengan kasus pembayaran pesangon yang belum
>> tuntas.
>>
>> Banjir keluhan korban PHK Bakrie Telecom memadati akun Facebook dan
>> Twitter pribadi milik Komisaris Utama Bakrie Telecom, Anindya Bakrie. Di
>> Twitter, keluhan eks karyawan perseroan ini menggunakan tagar
>> #bakrietelecom.
>>
>> Baru 1/12 pesangon yg terbayar dr #bakrietelecom. Sisanya kpn pak
>> @anindyabakrie ?#BakrieTelecomAYOBayar#BakrieTelecomAYOBayar
>> — Denymon (@denymon) March 16, 2016
>>
>> Yg punya saham di Path numpang ngepath yakk ???????? #bakrietelecom [pic]
>> — https://t.co/FeB7Aym247
>> — True Siagiano (@JuniperSiagian) March 18, 2016
>> Mereka menagih janji pembayaran cicilan pesangon yang belum dibayarkan.
>> Sementara Anindya tidak menjawab satupun keluhan mantan karyawannya
>> tersebut di semua media sosialnya.
>>
>> Belum beresnya urusan pesangon disebabkan belum kelarnya proses
>> restrukturisasi keuangan.
>>
>> Berdasarkan paparan kinerja perseroan di kuartal III 2015, pemicu utama
>> dari kerugian pemilik merek dagang Esia ini adalah beban perusahaan, rugi
>> dari selisih kurs, ditambah dengan turunnya pendapatan.
>>
>> Di luar polemik pembayaran pesangon tersebut, kerugian Bakrie Telecom
>> juga berdampak pada setidaknya dua perusahaan yang menjadi mitra perusahaan
>> keluarga Bakrie ini.
>>
>> Smartfren
>>
>> Pertama, pada mitra penyedia jaringan  yakni PT Smartfren Telecom Tbk
>> (FREN). Sekadar informasi, pasca frekuensi 850 Mega Hertz (MHz)
>> dikembalikan ke pemerintah, alokasi frekuensi diberikan ke Smartfren oleh
>> negara.
>>
>> Setelah itu, Bakrie Telecom menyewa kapasitas jaringan ke Smartfren
>> Telecom dengan biaya sewa sebesar Rp 30 miliar per bulan untuk jangka waktu
>> sewa tiga tahun. Sewa tersebut juga dapat diperpanjang berdasarkan
>> kesepakatan bersama.
>>
>> Bakrie Telecom juga memiliki sekitar 6% saham Smartfren Telecom sebagai
>> bagian dari konsekuensi kedua operator bersinergi menggelar layanan 4G
>> berbasis Frequency Division Duplexing Long Term Evolution (FDD-LTE) di 800
>> MHz.
>>
>> Namun, Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys, enggan
>> berkomentar mengenai estimasi kerugian perusahannya terkait perjanjian sewa
>> kapasitas jaringan dengan Bakrie Telecom.
>>
>> "Hubungan kami biasa saja. Business is business. Kami tidak mau terlibat
>> mengomentari hubungan antara karyawan dengan employernya. Sebaiknya
>> (perjanjian sewa) jangan dikaitkan dengan urusan internal mereka," papar
>> Merza ketika dikonfirmasi oleh Kompas.com, Jumat (18/3/2016).
>>
>> Dia juga enggan mengomentari terkait arus pembayaran dari Bakrie Telecom.
>> Dia  mengaku belum melihat secara detil.
>>
>> "Saya harus cek dulu ke keuangan. Tetapi kalau layanannya masih jalan,
>> artinya bayar sewa masih aman itu," tambah dia.
>>
>> Solusi Tunas Pratama
>>
>> Kedua, pada mitra penyedia menara telekomunikasi, yakni PT Solusi Tunas
>> Pratama Tbk (SUPR).
>>
>> Sebelumnya, analisis lembaga pemeringkat Fitch Ratings mengkaji bagaimana
>> kinerja keuangan dari emiten menara tersebut sejak 2014 dipengaruhi oleh
>> Bakrie Telecom yang tidak membayar sewa menaranya.
>>
>> Sebab hingga akhir September 2014, Bakrie Telecom berkontribusi terhadap
>> 15 persen dari pendapatan Solusi Tunas Pratama year-to-date dan memiliki
>> utang kepada emiten tersebut sekitar Rp 489 miliar.
>>
>> Sementara emiten menara telekomunikasi lain, PT Tower Bersama
>> Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Protelindo, anak usaha PT Sarana Menara
>> Nusantara Tbk (TOWR), memiliki eskposur lebih rendah terhadap Bakrie
>> Telecom. masing-masing 3 persen dan 4 persen dari pendapatan.
>>
>> Per Desember 2014, kreditur dari Bakrie Telecom menyetujui rencana
>> restrukturisasi yang mengizinkan 70 persen dari utang untuk dikonversi
>> menjadi saham Bakrie Telecom. Sementara sisanya, 30 persen untuk dibayarkan
>> selama periode lima sampai tujuh tahun.
>>
>> Sementara analisa keuangan dari Fitch mengasumsikan tidak ada kas yang
>> diperoleh dari Bakrie Telecom.
>>
>> Esia Talk
>>
>> Bagaimana nasib Bakrie Telecom kedepan masih belum jelas terlihat. Namun
>> yang pasti, saat ini perseroan fokus menggenjot aplikasi perpesanan Esia
>> Talk sebagai mesin pendapatan di era data.
>>
>> EsiaTalk merupakan aplikasi untuk melakukan dan menerima pangilan suara
>> dan pesan. Aplikasi yang  dirilis di kuartal III 2015 telah memiliki lebih
>> dari 200.000 pengguna aktif.
>>
>> Untuk mendorong kinerjanya, Bakrie Telecom juga menambah anggota direksi
>> baru yaitu Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sebagai Wakil Direktur Utama.
>> Pengalaman Taufan di beberapa perusahaan teknologi multi nasional dipandang
>> akan membawa angin segar bagi perseroan.
>>
>> --
>> ==========
>> Yuk Download Apps MyTelkomsel
>> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm
>> ---------------------
>> Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
>> Kunjungi >> http://bassaudio.net
>> ----------------------
>> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
>> -----------------------
>> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>>
>> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>>
>> ==========
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian
>> Android Community" di Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
>>
> --
> ==========
> Yuk Download Apps MyTelkomsel
> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm
> ---------------------
> Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
> Kunjungi >> http://bassaudio.net
> ----------------------
> Kontak Admin, Twitter @agushamonangan
> -----------------------
> FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>
> Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian
> Android Community" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
>

-- 
==========
Yuk Download Apps MyTelkomsel
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm
---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke