Ramadan seolah menjadi masa "kontes kecantikan" bagi para operator
seluler. Menjelang atau saat Ramadan, operator seluler berlomba
menggelar uji jaringan lalu mengklaim dirinya siap melayani pelanggan
selama Ramadan dan libur panjang Lebaran. 

Hal serupa terjadi tahun ini. Tiga minggu berturut-turut, penulis alias
HSW mengikuti uji jaringan yang digelar XL, Telkomsel, kemudian Indosat
Ooredoo. 

Seperti apa hasilnya? Cerita plus foto dapat dibaca di
http://goo.gl/8TmtR2. Sedangkan teksnya saja HSW copy paste-kan di bawah
ini. 

-----------

XL Axiata menyatakan siap menghadapi lonjakan trafik yang rutin terjadi
saat Ramadan dan libur panjang Lebaran. Selain meningkatkan kapasitas
jaringan, XL mengimplementasikan pengelolaan jaringan berteknologi
terbaru. Dengan begitu, pengaturan jaringan bisa disesuaikan dengan
kondisi trafik di wilayah tertentu secara lebih mudah.

Sementara itu, efektif per 11 Mei lalu XL juga resmi meningkatkan
kualitas layanan dan memperluas area layanan 4G LTE di Jogja dan
sekitarnya. Layanan 4G LTE XL di Kota Gudeg sebelumnya mengudara di
frekuensi 900 MHz dengan area layanan di dalam wilayah kota Jogja saja.
Kini 4G LTE XL menggunakan frekuensi 1800 MHz. Area layanan pun
diperluas hingga sekitar Mlati, Depok, Sewon, Kotagede, dan Gamplong.

“Selama Ramadan dan Lebaran, kami memperkirakan kenaikan trafik terbesar
terjadi atas layanan data. Kenaikannya mencapai 30 persen sampai 40
persen. Sedangkan trafik layanan voice call dan SMS akan cenderung
stabil. Seandainya terjadi kenaikan pun takkan lebih dari 15 persen
dibandingkan hari biasa,” kata Yessie D. Yosetya, Direktur dan Chief
Service Management Officer (CSMO) XL, di sela-sela acara XL NetRally
2016 di Jogja, 11-12 Mei lalu.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik itu, sambungnya, XL telah melakukan
berbagai langkah. Pertama, meningkatkan kapasitas jaringan sebanyak 2-3
kali lipat dibandingkan hari biasa. Kedua, mengarahkan sekitar 20 mobile
BTS di lokasi-lokasi yang diyakini akan padat pengguna. Misalnya,
terminal bus, bandara, dan lokasi wisata.

Berikutnya, menerapkan teknologi Network Function Virtualization (NFV)
yang memungkinkan XL mengatur kapasitas jaringan berdasarkan kebutuhan
di area tertentu. Dengan NFV, proses penambahan maupun pengurangan
kapasitas jaringan bisa dilakukan secara cepat.

Keempat, menerapkan teknologi MSC pool dan SGSN in pool untuk 3G secara
nasional. Saat mudik dan liburan, lonjakan trafik seringkali hanya
terjadi di lokasi tertentu. Sebaliknya di berbagai lokasi lain trafik
jaringan tidak padat. Teknologi yang digunakan XL itu dapat membantu
menyebarkan lonjakan trafik di suatu lokasi ke beberapa titik lain.

Kelima, sejak 1 April lalu layanan 4G LTE di area tertentu telah
memanfaatkan lebar pita 15 MHz di frekuensi 1800 MHz. Sebelumnya,
layanan 4G LTE 1800 MHz baru menggunakan lebar pita 10 MHz. Penambahan
lebar pita itu akan meningkatkan kapasitas serta kecepatan layanan 4G
LTE XL.

***Jogja Dipandang Spesial

Menjelang bulan Ramadan, seperti biasa mengundang awak media massa dan
blogger untuk mengikuti uji jaringan. Acara berlabel XL NetRally
tersebut kali ini dilakukan di Jogja. “Jogja dijadikan sampel karena
setiap tahun menjadi tujuan pemudik maupun wisatawan selama libur
panjang Lebaran. Sehari-hari trafik layanan data XL di Jogja yang
tertinggi keenam se-Indonesia,” tutur I Gede Darmayusa, Vice President
Service Operation Management XL.

Dengan menumpang bus, peserta XL NetRally 2016 diajak mengelilingi
berbagai area di Jogja dan sekitarnya. Di antaranya, melewati Stasiun
Kereta Api Tugu, Kebun Binatang Gembira Loka, Jogja Expo Center, Gedong
Kuning, Kotagede, dan Monjali alias Monuman Jogja Kembali.

Selain mengetes performa jaringan, XL tampaknya ingin menunjukkan kepada
peserta bila cakupan layanan 4G LTE XL di Jogja sekarang telah lebih
luas daripada sebelumnya. “Sinyal di lebih dari 90 persen area yang tadi
kita lewati masuk dalam kategori baik. Kekuatan sinyalnya minimal -95
dBm. Sinyal 4G LTE didapatkan di 95 persen area,” tukas Gede saat
menjelaskan hasil uji jaringan.

Bahwa Jogja dipandang spesial oleh XL diamini Dian Siswarini, Presiden
dan CEO XL. Menurutnya, Jogja adalah salah satu basis industri kreatif
sekaligus kota budaya dan pendidikan. Saat libur Lebaran, lonjakan
trafik XL di Jogja adalah yang paling tinggi se-Indonesia. Persentasenya
lebih dari seratus persen.

“Koneksi internet yang berkualitas sangat dibutuhkan di sini. Karena itu,
4G LTE XL di Jogja sekarang memanfaatkan frekuensi 1800 MHz. Selain bisa
lebih cepat dan stabil, ponsel 4G LTE yang kompatibel akan lebih mudah
diperoleh,” jelas Dian saat meresmikan peningkatan kualitas layanan 4G
LTE XL di halaman Candi Prambanan, 11 Mei 2016 malam.

Saat ini telah beroperasi lebih dari 200 BTS 4G di Jogja dan sekitarnya.
Infrastruktur tersebut melayani sekitar 627 ribu pengguna layanan data.
Total tercatat ada 1,9 juga pelanggan XL di Kota Gudeg.

------------

Setelah minggu lalu mengikuti uji jaringan XL di Jogja, minggu ini (18/5)
penulis alias HSW mengikuti uji jaringan bersama Telkomsel. Pengujian
dilakukan dengan menumpang bus dari Surabaya ke Semarang lewat Gresik,
Tuban, Rembang, Pati, Kudus, dan Demak. Pada saat bersamaan, tiga bus
undangan mengikuti uji jaringan rute Jakarta-Semarang via Cirebon, Tegal,
dan Pekalongan.

Selain dilakukan di jalur mudik Pulau Jawa, uji jaringan dilakukan
Telkomsel di berbagai jalur lain. Contohnya, di Sumatera, Kalimantan,
dan Sulawesi. Total uji jaringan menjelang Ramadan dan Lebaran 2016
menempuh jarak 10.921 kilometer. Mengacu kepada hasil uji jaringan
tersebut, Telkomsel menyatakan siap melayani pelanggan selama periode
Rafi (istilah Telkomsel untuk menyebut periode Ramadan dan Idul Fitri).

Empat ponsel yang telah dilengkapi dengan aplikasi Nemo digunakan dalam
uji jaringan Surabaya-Semarang. Dua di antaranya adalah Samsung Galaxy
Note 4 varian LTE yang tidak dijual resmi di Indonesia. Ada pula dua
unit Nokia C5-02 yang bersistem operasi Symbian.

Pengujian dilakukan terhadap layanan data maupun panggilan telepon.
Secara periodik ponsel akan mengunduh file berukuran 50 MB, baik kala
berada di jaringan 4G LTE maupun 3G. Sedangkan pengujian layanan telepon
alias voice call dilakukan dengan menelepon ke nomor tertentu selama dua
menit, jeda 30 detik, bertelepon dua menit lagi, jeda 30 detik lagi, dan
seterusnya.

Parameter lain yang dicermati adalah area layanan, tingkat keberhasilan
melakukan panggilan (CSSR, Call Setup Success Rate), tingkat drop call
(CCSR, Call Completion Success Rate), dan waktu yang dibutuhkan untuk
melakukan panggilan (CST, Call Setup Time). Kualitas suara (MOS, Mean
Opinion Score) dan kecepatan data alias throughput juga diperhatikan.

Selama perjalanan dari Surabaya hingga perbatasan Jatim dengan Jateng,
rombongan melewati 256 BTS 3G dan 83 BTS 4G LTE. Sedangkan sejak
memasuki provinsi Jateng sampai tiba di Semarang, rombongan dilayani 173
BTS 3G dan 15 BTS 4G LTE. Jarak total yang ditempuh rombongan mencapai
315 kilometer.

“Dengan uji jaringan itu, kami ingin memastikan seluruh layanan
Telkomsel berfungsi baik di sepanjang jalur mudik dan tempat-tempat
keramaian saat Ramadan maupun Lebaran,” kata Sukardi Silalahi, Direktur
Network Silalahi.

Dia menambahkan, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, selama Rafi akan
terjadi lonjakan trafik komunikasi. Pada puncaknya, lalu lintas SMS
diprediksi mencapai 930 juta SMS dalam sehari. Itu berarti naik lima
persen sampai 15 persen dibandingkan hari biasa.

Lonjakan trafik layanan data diperkirakan lebih tinggi. Persentasenya
naik hingga 25 persen, menembus kisaran 2.700 terabyte. Sementara itu,
layanan panggilan telepon diprediksi justru turun. Bila pada hari-hari
biasa jumlah trafik voice call sebesar 1,59 miliar menit, saat Ramadan
dan Lebaran tahun ini bakal menurun menjadi 1,57 miliar menit.

-------------

Tiga minggu berturut-turut penulis alias HSW menguji uji jaringan yang
digelar operator seluler. Setelah XL dan Telkomsel, minggu ini (23/5)
HSW mengikuti uji jaringan yang diadakan Indosat Ooredoo di jalur
Surabaya-Malang.

“Kami pastikan pengguna Indosat Ooredoo akan mendapatkan pengalaman
terbaik selama Ramadan dan Mudik Lebaran. Kami telah meningkatkan
kapasitas jaringan dan memantau kualitas jaringan melalui network
operation center,” kata Achmad Abimanyu, Group Head Network Operations
Indosat Ooredoo.

Menurutnya, saat ini kapasitas trafik suara (voice call) Indosat telah
ditingkatkan menjadi 39 juta erlang per hari. Sedangkan kapasitas SMS
dan layanan data sudah siap melayani hingga empat miliar SMS dan 6.389
TB data per hari. Padahal, pada posisi puncak Lebaran pun, lonjakan
masing-masing layanan telekomunikasi diprediksi “hanya” menyentuh 5,82
juta erlang voice call, 832 juta SMS, dan 1.103 TB data.

“Jadi, kapasitas yang telah kami sediakan sangat aman dibandingkan
prediksi lonjakan trafik. Kalau dikomparasikan dengan Ramadan dan
Lebaran tahun lalu, tahun ini layanan suara diperkirakan naik 12 persen,
data melonjak 80 persen, sedangkan SMS justru turun 12 persen, jelas
Abimanyu.

Bukan tanpa alasan Indosat memilih jalur Surabaya-Malang untuk menggelar
uji jaringan bersama rekan media. Dalam penilaian Indosat, jalur
Surabaya sampai Malang merupakan salah satu jalur mudik utama di wilayah
Jatim. Jalur itu juga menjadi tujuan wisata selama masa liburan panjang
Lebaran.

Sama dengan XL, uji jaringan Indosat dilakukan dengan memanfaatkan
aplikasi TEMS. Kali ini Indosat menggunakan empat unit ponsel Sony
Xperia Xperia V dan satu unit Samsung Galaxy S II. Namun, berbeda dengan
XL dan Telkomsel, usai uji jaringan tidak ada sesi presentasi untuk
memaparkan hasil pengujian. Indosat hanya menginformasikan hasil
pengujian jaringan melalui email yang dikirimkan kepada seluruh peserta
uji jaringan, termasuk HSW. Inilah petikan utuhnya, tanpa dikurangi atau
ditambah satu karakter pun.

Dalam drive test tersebut dilakukan berbagai aktifitas layanan data
seperti  browsing, download, upload file, atau melihat HD video serta
live streaming. Dalam kegiatan drive test menunjukkan hasil kecepatan
maksimal download mencapai 39,66 Mbps dengan rata-rata download 12 Mbps.
Sedangkan kecepatan maximum upload mencapai 20,61 Mbps dengan rata-rata
upload 6,59 Mbps. Kecepatan maksimal download dan upload dicapai saat
memasuki tol Sidoardjo. Dari hasil pengetesan menunjukkan bahwa
sepanjang rute drive test aktitas internet berjalan dengan baik dan
tanpa buffering.

Kualitas suara di jaringan Indosat juga dilakukan melalui pengujian
kualitas suara (voice) dengan metode pengukuran MOS (Mean Opinion Score)
yang menunjukkan bahwa 89% area yang diukur menunjukkan hasil di tingkat
excellent (maksimum skor dimana nilai MOS 4-5)  dan 8% area lainnya
menunjukkan hasil dengan nilai baik. Rentang penilaian metode pengukuran
MOS sendiri adalah 1-5, di mana angka 5 menunjukkan hasil excellent. 
Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa kualitas suara layanan Indosat
Ooredoo berada pada tingkat terbaik dibandingkan dengan yang lain.

--------

Kita tunggu saja realitanya kelak. Mana yang terbukti siap dan mana yang
sebaliknya? 

Terima kasih. 



Salam,


Herry SW

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke