Dear all, izin share review smartphone yang hari ini mulai dijual ini ya.
Siapa tahu masih ada yang galau beli atau ngga.

link artikel lengkap di blog (lebih lengkap fotonya):
http://www.gontagantihape.com/2016/06/review-singkat-flash-plus-2-indonesia.html

link contoh hasil kamera flash plus 2:
http://www.gontagantihape.com/2016/06/hasil-foto-menggunakan-kamera.html

link video review singkat:
https://www.youtube.com/watch?v=q6ovOD5gpNU

------------


[image: Flash Plus 2 - Review GontaGantiHape.com Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-QLKYPHUbq3k/V1jKkTtRqXI/AAAAAAAAEtg/HtOH6MWUKr0sfKy7T-nbFqXurgD4WmdtgCLcB/s1600/title_video_036.jpg>



Perkenalan saya dengan Flash Plus 2 ini berlangsung singkat saja. Maklum
cuma dipinjami oleh seorang kenalan, jadi ya nggak enak kalo lama-lama.
Tapi, setidakknya karena yang meminjami bukanlah sang produsen *smartphone*-nya
langsung, saya bisa terbebas dari rasa sungkan saat harus membahas detail
kekurangan yang dimiliki Flash Plus 2 ini.


Serius, meskipun saya selalu memberi syarat agar diberi kebebasan dalam
menulis *review* suatu produk, sebagai orang Timur rasa sungkan tak bisa
dipungkiri pastilah ada. Namanya diberi budi baik, dipinjami produk
sehingga saya bisa melakukan kegemaran saya mencoba dan mengulas
*smartphone*-*smartphone* baru tanpa keluar biaya untuk membelinya.


Beberapa bocoran dan *review* awal Flash Plus 2 yang mayoritas bernada
positif, membuat saya penasaran ingin mencoba dan membuktikannya. Karena
konon dengan harga di bawah dua juta Rupiah, Flash Plus 2 yang tak lagi
mengusung nama Alcatel ini sudah membawa spesifikasi dan fitur yang wah.


*Highlights* Flash Plus 2 yang dirilis resmi oleh sang produsen
menitikberatkan pada poin-poin berikut:

   1. Material berbahan *metal*,
   2. Kehadiran *fingerprint scanner*,
   3. Kamera yang bisa diandalkan pada kondisi *lowlights*,
   4. Dukungan *fast charging*, dan
   5. *Processor* Mediatek Helio P10 yang memiliki performa prima namun tak
   rakus baterai.


Jadinya, *review *kali ini saya ingin buat dalam format yang berbeda dan
lebih singkat. Fokus membahas lima poin di atas saja ya. Oh ya sebagai info
di awal, varian Flash Plus 2 yang saya coba adalah varian dengan RAM 2GB
dan ROM 16GB berwarna Emas, yang harga jualnya dipatok pada angka Rp
1.999.000,-.



Desain dan Material Flash Plus 2

Desain Flash Plus 2 tak bisa dikatakan benar-benar berbeda dari
*smartphone* lain
yang saat ini beredar di pasaran. Jika hanya melihat bagian depannya, yakin
deh orang yang tak tahu produk ini akan menyebutkan nama beberapa produk
dari merk lain yang sudah lebih dulu dirilis. Oh ya, bagian depan Flash
Plus 2 sepenuhnya terbuat dari plastik, tidak ada kehadiran *metal* di
bagian ini. Dan ya, *build quality* plastiknya tidak terasa istimewa sama
sekali, di tangan saya terasa identik dengan *build quality* yang dimiliki
oleh Infinix HOT 3
<http://www.gontagantihape.com/2016/04/review-infinix-hot-3-lte-indonesia.html>
.


[image: Flash Plus 2 - sisi atas]
<https://3.bp.blogspot.com/-fMTgY8X7GvE/V1jK1zPQG2I/AAAAAAAAEtk/-TsskBrFmoYUL3fOLyWMKveqlfaFbqWqACLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_003.jpg>

Flash Plus 2 - sisi atas



[image: Flash Plus 2 - sisi kanan terdapat volume rocker dan tombol power]
<https://1.bp.blogspot.com/-yXjGW4rdru8/V1jK12bYXNI/AAAAAAAAEto/Ggi3h64YWls3WRcTFCE6sEvsEFOOr7FhwCLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_005.jpg>

Flash Plus 2 - sisi kanan terdapat *volume rocker* dan tombol *power*



Tombol kapasitif hadir di samping tombol *home* yang juga berfungsi
sebagai *fingerprint
scanner*. Ada lampu latarnya sih, tapi sangat tipis. Saat lampu latarnya
padam, dua tombol kapasitif ini sama sekali tak terlihat. *Tombol power*
 dan *volume rocker* berada di sisi kanan body Flash Plus 2, sayang
komposisi letaknya tidak ramah terhadap jangkauan jempol saya.


[image: Flash Plus 2 - backcover metal]
<https://3.bp.blogspot.com/-u6UNGUgMw1E/V1jLsZjF-VI/AAAAAAAAEuc/4LE2GZDclbUKP2YH0uLnvL3Cp5Wos6fygCLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_016.jpg>

Flash Plus 2 - *backcover* *metal*



[image: Flash Plus 2 - backcover-nya kombinasi plastik dan metal]
<https://2.bp.blogspot.com/--MiX0VBh4wQ/V1jLr5LJm2I/AAAAAAAAEuU/SDaRBQiiKTkDRgyeNqZh4OIzAXt2BmfdQCLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_012.jpg>

Flash Plus 2 - *backcover*-nya kombinasi plastik dan metal



Sementara bagian belakang alias *backcover* Flash Plus 2, terdiri dari dua
lapisan, plastik dan satu lempeng *metal*. Cukup unik karena *backcover* ini
dapat dilepas, namun untuk melepasnya terbilang sukar, karena adanya
lempengan *metal* yang membuat backcover ini tak lentur. Feels *metal* pada
*backcover* *smartphone* ini saya katakan kurang terasa di tangan. Entah
apa yang membuatnya terasa kurang, kebetulan pada saat bersamaan saya juga
sedang memegang Meizu M3 Note
<http://www.gontagantihape.com/2016/05/unboxing-dan-quick-review-meizu-m3-note-indonesia.html>,
Xiaomi Redmi Note 3, dan Coolpad Max
<http://www.gontagantihape.com/2016/06/review-coolpad-max-smartphone-indonesia.html>,
dan ketiga *smartphone* lain ini benar-benar terasa *feels metal*-nya.


[image: Flash Plus 2 - di balik backcover]
<https://2.bp.blogspot.com/-G9YjtP-N6eI/V1jLr_hEmfI/AAAAAAAAEuQ/ub86AX9HKxYl6XeNLcov9cBleZFEA7dbACLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_011.jpg>

Flash Plus 2 - di balik *backcover*



Di balik *backcover* Flash Plus 2 terlihat jeroan dari *smartphone* ini.
Baterainya yang berkapasitas 3.000 mAh tak bisa dilepas. Di bagian ini pula
terdapat satu buah *slot micro-SD*, satu buah *slot micro sim-card*, dan
satu buah *slot nano sim-card*. *Dual-sim* dengan dua ukuran kartu, dan
sebuah *slot* yang khusus diperuntukkan untuk memori eksternal adalah
keunggulan yang sudah jarang ditemukan di jaman sekarang.


Kesimpulan untuk masalah desain dan material bahan Flash Plus 2 adalah tak
ada yang istimewa sama sekali, tapi ya sepadan lah dengan harga jualnya.



*Fingerprint Scanner* di Flash Plus 2

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, *fingerprint scanner* berada pada
tombol *home* di bagian depan, tepatnya di bawah layar. Ukurannya terbilang
kecil, lebih kecil dari tombol *home* pada Meizu M3 Note, kira-kira sama
dengan tombol home pada ZTE Blade S7
<http://www.gontagantihape.com/2016/04/review-zte-blade-s7-indonesia.html>.
Tetapi, tombol *home* Flash Plus 2 sedikit terasa lebih nyaman digunakan
daripada ZTE Blade S7 karena lebih timbul ke permukaan.


[image: Flash Plus 2 - tombol home sekaligus fingerprint scanner]
<https://1.bp.blogspot.com/-b93tt1Hc3IM/V1jMA3o-FRI/AAAAAAAAEus/gWtVDOHggzsUUlvfi4i1lvs9q0ALcSkSACLcB/s1600/00_2016_06_gontagantihape_com_036_review_flash_plus_2_gold_001.jpg>

Flash Plus 2 - tombol *home* sekaligus *fingerprint scanner*


Sensor *fingerprint*-nya sendiri cukup sensitif, namun ukurannya yang
menurut saya kekecilan acapkali membuat saya harus sedikit menggeser jari
agar dapat terbaca dengan baik. Pada awal pengujian, beberapa kali
sensornya tidak membaca sidik jari setelah layar dinyalakan. Sehingga, saya
harus mematikan layar dulu untuk kemudian mencobanya lagi dan berhasil.
Setelah beberapa hari pemakaian, kasus seperti ini tak pernah lagi saya
alami.


Kesimpulan untuk fingerprint scanner Flash Plus 2 pun menurut saya biasa
saja.



Kamera Flash Plus 2

Berikut adalah contoh gambar yang dihasilkan kamera Flash Plus 2
<http://www.gontagantihape.com/2016/06/hasil-foto-menggunakan-kamera.html>,
saya tempatkan dalam artikel terpisah seperti biasa ya.


Bercerita sedikit mengenai kamera utama Flash Plus 2 yang berresolusi tiga
belas megapixel, proses *autofocusing*-nya tidak bisa dikatakan cepat,
namun proses *capturing*-nya cukup singkat. Sementara hasil gambar di
kondisi cukup cahaya sih bagus-bagus saja, seperti kebanyakan kamera pada
*smartphone* di rentang harga yang sama atau sedikit lebih tinggi.


Hasil pengambilan gambar pada kondisi *lowlight*, saya katakan *usable*,
tidak buruk namun juga tidaklah istimewa. Seperti apa yang istimewa menurut
saya? Saya tunjuk LG G4 saja, kualitas gambar yang dihasilkan LG G4 di
kondisi *lowlight* terasa prima, sesuai dengan status *flagship*-nya dan
juga *level* harganya. Lagi-lagi berkat harga yang dipatok Flash Plus 2,
kualitasnya jadi terasa wajar. Sayangnya, mode manual tidak hadir pada
kamera Flash Plus 2, sehingga kita tidak bisa memilih sendiri pengaturan
yang diinginkan supaya dapat menghasilkan gambar yang lebih baik lagi.


Untuk kamera depan Flash Plus 2 yang resolusinya lima megapixel, saya
memberi penilaian baik. Hasilnya setara dengan kamera depan OnePlus X
<http://www.gontagantihape.com/2016/04/review-oneplus-x-indonesia.html> dan
ZTE Blade S7 yang harganya lebih mahal satu hingga dua juta Rupiah.


Kesimpulan untuk kamera? Bagus sih, tapi tetap saja tak seheboh apa yang
dipromosikan.



Baterai Flash Plus 2

Baterai Flash Plus 2 mampu bertahan menembus 24 jam saat saya pasangkan dua
buah *sim-card*. Cukup baik.



[image: Flash Plus 2 - mampu menembus 24 jam]
<https://3.bp.blogspot.com/-upP6kGxiaeE/V1jNANsc6DI/AAAAAAAAEvc/FDJboJfEZJ8Xjfq2tSzNXl8ptV9xLXsAACKgB/s1600/Screenshot_20160606-184904.png>

Flash Plus 2 - mampu menembus 24 jam



Sayangnya, proses pengisian baterai yang diklaim sudah mendukung *fast
charging* tidak bisa saya uji kebenarannya, dikarenakan unit yang
dipinjamkan kepada saya berupa batangan saja tanpa kelengkapan apapun. Saat
saya lakukan pengisian daya menggunakan kepala *charger* milik Coolpad Max
yang mendukung *fast charging* (*output* arus 2A dengan tegangan 5v dan
7,5v), Flash Plus 2 mampu menerima arus sebesar 1,8A dengan tegangan 5v.


Kondisi ini membuat saya harus menutup bagian ini tanpa kesimpulan pasti,
apakah benar Flash Plus 2 mendukung *fast charging*, dan seberapa cepat
pengisian daya dapat dilakukan.



Performa *Processor* Mediatek Helio P10 pada Flash Plus 2

Flash Plus 2 membawa sedikit sekali kustomisasi pada UI dari OS-nya yang
sudah Android 6.0 alias Marshmallow. Pada awal pemakaian, saya beberapa
kali mengalami performanya tersendat saat melakukan *multitasking*.
Puncaknya adalah saat saya gunakan memainkan *game* berat FIFA 16, setelah
bermain satu pertandingan, tiba-tiba saja aplikasi mengalami *forced close*.
Tetapi, pada *game* lain dan kondisi umum pemakaian saya, Flash Plus 2 ini
mampu berjalan lancar tanpa kendala.


<https://3.bp.blogspot.com/-14odzb8wcSY/V1jNAPBi0QI/AAAAAAAAEvk/DPkbo9a48uYMjtJtRtn-yAQ0dldEopWXgCLcB/s1600/Screenshot_20160606-090143.png>


Jika saya bandingkan dengan Meizu M3 Note yang sama-sama berotakkan
Mediatek Helio P10 (MT6755), jelas terasa performa Meizu M3 Note terasa
lebih lancar. Sayangnya perbandingan ini tidak benar-benar setara karena
Meizu M3 Note yang saya miliki memiliki RAM sebesar 3GB, sementara Flash
Plus 2 hanya 2GB saja.


Saya sertakan beberapa informasi *hardware *Flash Plus 2 ya, barangkali ada
yang lebih peduli terhadap angka-angka yang tertulis daripada performa
nyatanya.


[image: Flash Plus 2 - kelengkapan sensor]
<https://4.bp.blogspot.com/-QqCd7hF3GmQ/V1jMiPtCqbI/AAAAAAAAEvM/4DaG69uomjkXvaazdMvYouhHC4gunwWxgCLcB/s1600/Screenshot_20160605-103222.png>

Flash Plus 2 - kelengkapan sensor




Kesimpulan saya, performa Flash Plus 2 cukup untuk diajak menemani
pemakaian sehari-hari seperti *browsing* internet, *social media*, dan
bermain *game* mulai dari yang *casual* hingga yang cukup berat,


Plus dan Minus Flash Plus 2Kelebihan Flash Plus 2

   1. Spesifikasi yang cukup mentereng bila dibandingkan harga jualnya.
   2. Mengikuti tren *smartphone* *metal* dan memiliki *fingerprint scanner*
   .
   3. *Slot* kartu yang lengkap: *micro-sim* + *nano-sim* + *micro-SD*.
   4. Layarnya hitam pekat, terlihat keren dan misterius.


Kekurangan Flash Plus 2

   1. *Build quality* medioker, bagian depannya sangat plastik, dan bagian
   metal yang kurang dapat *feels*-nya.
   2. Penempatan tombol *power* di sudut atas, kurang terjangkau jari.
   3. Ukuran *fingerprint scanner* yang terbilang mungil.
   4. Tidak ada mode manual di kameranya.



Apa Kata Aa tentang Flash Plus 2

Dari semua poin di atas, saya bisa membuat kesimpulan dalam paragraf yang
singkat saja. Flash Plus 2 sebetulnya memiliki spesifikasi teknis yang
baik, namun *keep your expectation low* ya. Tidak ada yang berlebihan
dengan kualitas yang dimilikinya, namun dengan harga jualnya yang cukup
ekonomis, semua kelebihannya terasa istimewa dan semua kekurangannya jadi
bisa dimaklumi. *That's all*!





Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke