http://m.detik.com/inet/read/2016/06/15/131958/3233915/317/babat-habis-ponsel-bm-dengan-blokir-imei


Peredaran ponsel ilegal di pasar gelap (black market) masih saja
merajalela. Memang diperlukan langkah tegas untuk membabat habis ruang bagi
ponsel BM, dengan memblokir IMEI misalnya.

Lee Kang Hyun, Wakil Ketua Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat
Telematika Indonesia (AIPTI) menyebutkan, banjir ponsel BM semakin deras
mendekati Lebaran.

Mulai dari lapak online sampai pusat perdagangan ponsel di Roxymas dan mal
Ambasador, dikatakan Lee jadi tempat berbagai tipe ponsel BM dijajakan para
penjualnya.

"Masalah black market ini gak ada habisnya, tetap banjir sekarang. Apalagi
mendekati lebaran," ujarnya saat berbincang dengan detikINET, Rabu
(15/6/2016).

Maka dari itu, Lee mendorong pemerintah untuk lebih berani memerangi ponsel
ilegal yang secara jelas tak menyetor pajak ke negara. Salah satu cara yang
diusulkan adalah dengan melakukan pemblokiran IMEI.

Ada tiga kementerian -- yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika
(Kominfo), Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan — yang
memiliki peran dalam menggolkan aturan pemblokiran IMEI tersebut, jelas Lee.

"Tiga kementerian ini harus kompak untuk membahasnya. Agar negara tak
terus-terusan rugi (ponsel BM karena tak bayar pajak)," pungkasnya.

Menurut Gadget Enthusiast Lucky Sebastian, IMEI alias International Mobile
Equipment Identity ibarat 'KTP' bagi setiap perangkat. Jadi pada smartphone
sebenarnya ada dua tanda identitas, kalau di kita seperti KTP.

Pertama adalah serial number, ini identitas dari pabrikan. Kedua adalah
identitas untuk menggunakan network, yang kita kenal dengan nama IMEI, yang
terdiri dari kode unik 15 angka. Di dalamnya terdapat grup kode untuk
menentukan perangkat jalan di jaringan apa, misalnya GSM atau CDMA.

"IMEI ini akan terbaca oleh operator, jadi yang tahu banyak soal perangkat
apa ada dimana adalah operator," kata Lucky.

IMEI pastinya bisa diblokir, dimana secara teknis hal ini bisa dilakukan
oleh operator atas restu regulator. Alhasil, kalau IMEI diblok, perangkat
tersebut tidak bisa menggunakan network dari operator, tetapi tetap jalan
via WiFi. Intinya tidak bisa digunakan untuk fungsi telepon dan data dengan
SIM operator.

"Seperti di Amerika atau negara-negara Eropa yang menjual perangkat dengan
sistem kontrak. Cara menjaga sistem kontrak ini adalah dengan memblok IMEI,
jadi hanya dengan kartu operator tertentu device tersebut akan jalan,"
lanjut lucky.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah IMEI yang sudah diblokir bisa
diakali untuk digunakan seperti kondisi normal? Jawabannya, bisa saja dalam
beberapa kasus.

Misalnya kita membeli sebuah smartphone yang di sananya sistem kontrak,
katakanlah milik T-Mobile. Sesuai tipenya, banyak di website menawarkan
unlock device, dengan membayar sejumlah uang tertentu, mereka akan
memberikan kode unlock.

Karena biasanya, pada sistem kontrak, setelah device habis sistem
kontraknya, pelanggan bisa mengajukan unlock IMEI kepada operator sehingga
bisa dipakai dengan SIM dari operator lain. Nah, celah ini yang digunakan
untuk membeli kode unlock.

"Beberapa device juga lock IMEI-nya dilakukan pada software perangkat,
sehingga bisa diakali dengan software tertentu untuk unlock," jelas Lucky.

Jadi, jika IMEI diblok oleh operator maka si perangkat tidak dapat
menggunakan SIM dari operator tersebut. Hanya saja, di Indonesia kan ada
beberapa operator, pertanyaannya apakah memungkinkan semua operator
memberlakukan blok yang sama pada imei tertentu? Ya bisa saja. Tetapi lain
cerita jika sudah berbeda negara.

"Jadi bisa saja perangkat yang diblok oleh operator Indonesia, tetap bisa
digunakan di operator luar," Lucky menandaskan.

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke