ikutan stress masalah billing halo, setelah error sistem kuota hilang 
hitungan detik, bulan ini saya dapet billing misterius, ada panggilan telp 
yang saya lakukan selama 2 jam (ga panas apa kuping telp 2 jam). Padahal 
posisi kartu non aktif dan ada di dompet. Sudah ke grapari Wisma Mulia ga 
solved, menurut telkomsel data mereka valid, padahal saya sudah menunjukan 
bukti call history bahwa panggilan tersebut tidak ada, beserta beberapa 
panggilan lain yang di billing ada tapi history saya ga ada. Telkomsel 
bilang data saya bisa dimanupulasi. Emosi jiwa sama operator ini :(

On Wednesday, 28 September 2016 12:29:50 UTC+7, Herry SW wrote:
>
> Tulisan ini juga bisa dibaca di goo.gl/PJqQmj
>  
> Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. 
>  
> ------------------------------
>  
> Kalau Anda saat ini berlangganan kartuHalo Telkomsel, tak ada salahnya 
> mencermati tagihan yang bulan ini Anda terima. Siapa tahu ada tagihan 
> misterius. Penulis alias HSW kebetulan berlangganan dua nomor kartuHalo. 
> Pada tagihan bulan ini, di dua nomor tersebut terselip tagihan misterius 
> bernilai belasan ribu rupiah.
>
> Pagi ini, 28 September 2016, HSW bergegas mengurusnya ke GraPARI Telkomsel 
> di Plasa Marina Surabaya. Selain tidak langsung beres, HSW sempat dibuat 
> kesal. Lantaran mengajukan komplain tagihan untuk dua nomor kartuHalo yang 
> berbeda, HSW harus antre dua kali. Silakan baca tulisan berikut sampai 
> tuntas untuk mengetahui detailnya.
>
>
> <http://ponselmu.com/awas-ada-tagihan-misterius-di-kartuhalo-telkomsel/awas-telkomsel/>
>
> Semua kegeraman HSW bermula tadi pagi. Bangun tidur HSW langsung 
> menyalakan laptop dan memeriksa email. Ada dua email tagihan kartuHalo dari 
> Telkomsel. Satu untuk, sebut saja, nomor A yang dikirimkan kemarin pukul 
> 23.16. Satu lagi untuk nomor B yang dikirimkan hari ini pukul 01.25.
>
> Kala mencermati tagihan kartuHalo nomor A, HSW langsung menemukan satu 
> kejanggalan. Ada tagihan paket data senilai Rp 41.613, belum termasuk PPN. 
> Setelah ditambah PPN, total tagihan berarti sebanyak Rp 45.774,3. Mudahnya 
> dibulatkan saja menjadi Rp 45.774.
>
> Padahal, selama ini HSW berlangganan paket data Rp 30.000. Nilai itu belum 
> termasuk PPN. Setelah ditambahkan dengan PPN, total biaya menjadi Rp 
> 33.000. Dalam sebulan terakhir HSW tidak pernah berhenti berlangganan atau 
> melakukan perubahan paket data.
>
> Bila dihitung, berarti ada selisih tagihan Rp 12.774. Kelihatan tidak 
> terlalu besar kalau hanya dialami oleh satu nomor. Betapa pun, selisih 
> tagihan itu tetap misterius dan seharusnya tak boleh terjadi.
>
> HSW lalu beralih memperhatikan tagihan kartuHalo nomor B. Eh, ternyata 
> juga ada tagihan misterius dengan jumlah persis sama.
>
> Tak mau berlarut-larut, pagi ini HSW mampir ke GraPARI Telkomsel di Plasa 
> Marina dan dilayani *customer care* bernama Desy. HSW menyampaikan 
> informasi awal kejanggalan tagihan kartuHalo nomor B. Sempat terjadi 
> perdebatan kecil karena petugas menyatakan kelebihan tagihan itu untuk 
> pemakaian telepon. HSW pun menunjukkan bukti kalau tagihan senilai Rp 
> 41.613 itu murni tagihan paket data. Nomor B sama sekali tidak dipakai 
> bertelepon.
>
> Mbak Desy meminta izin masuk ke dalam ruangan untuk melakukan pengecekan 
> lebih detail. Beberapa menit kemudian dia kembali lagi menemui saya. 
> Intinya, permasalahan itu akan dilaporkan dulu. Kelebihan bayar yang 
> mungkin terjadi akan dikreditkan sehingga memotong tagihan bulan berikutnya.
>
> HSW menyetujuinya seraya meminta dibuatkan bukti laporan tertulis. Ya, HSW 
> sengaja meminta bukti laporan tertulis. Sebab, mengacu kepada pengalaman 
> selama ini, mengajukan komplain ke Telkomsel tak bisa beres dalam waktu 
> singkat. Selalu menyentuh hitungan bulan.
>
> Tanpa memiliki bukti tertulis, bila kelak HSW menanyakan perkembangan 
> penyelesaian komplain, HSW amat mungkin harus menceritakan lagi 
> permasalahannya dari awal. Hal itu biasanya tak perlu dilakukan ketika HSW 
> menunjukkan bukti tertulis.
>
> “Oh ya, saya ada satu nomor kartuHalo lagi, Mbak. Kasusnya sama,” kata 
> HSW. Harapan saya, Mbak Desy langsung membuat dua lembar bukti komplain. 
> Satu untuk nomor A, satu lagi nomor B.
>
> Respons Mbak Desy sungguh mengagetkan dan membuat HSW kesal. “Kalau begitu 
> silakan mengambil nomor antrean lagi, Pak. Satu nomor antrean hanya untuk 
> satu nomor Telkomsel,” tuturnya dengan sopan.
>
> HSW spontan bertanya balik. Apakah sekarang sekali antre tak bisa mengurus 
> beberapa nomor kartuHalo sekaligus? Sejak kapan aturan itu mulai berlaku? 
> Terlalu panjang untuk diceritakan *deh*. Singkatnya, HSW menyimpulkan 
> dalih yang diungkapkannya terlalu mengada-ada. Sebentar beralasan X, tak 
> lama kemudian berubah menjadi Y.
>
> Karena ada keperluan lain, HSW memutuskan menyelesaikan pengajuan komplain 
> nomor B saja. HSW lalu bergegas meninggalkan GraPARI. Sore ini HSW akan 
> kembali lagi ke GraPARI untuk mengurus komplain tagihan misterius di nomor 
> A.
>
> Sedikit saran dari HSW, silakan mencermati tagihan kartuHalo Anda bulan 
> ini. Siapa tahu ada tagihan misterius seperti yang muncul di dua nomor 
> kartuHalo HSW. Nilainya memang hanya Rp 12.774 per nomor. Namun, seandainya 
> terjadi massal, bayangkan total tagihan misterius yang muncul dan mungkin 
> tidak disadari konsumen.
>
> *By the way busway*, bukan kali ini saja HSW mengalami tagihan misterius. 
> Tahun lalu di nomor kartuHalo HSW sempat muncul biaya pemakaian akses data 
> yang nilainya cuma Rp 6. Namun, terjadi ratusan kali. Ketika HSW datang ke 
> GraPARI Telkomsel untuk mengadukan hal itu, petugas memberikan tip 
> sederhana. Silakan membacanya *di sini. 
> <http://ponselmu.com/matikan-gprs-agar-pulsa-telkomsel-tak-terpotong/>*
>
>  
>
> Salam,
>
>  
>
> Herry SW
>

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+unsubscr...@googlegroups.com.
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke