Izin share review smartphone lawas ini ya... Artikel di blog (foto lebih lengkap): http://www.gontagantihape.com/2016/11/review-nubia-z7-max-old-but-gold.html
Hasil Kamera: http://www.gontagantihape.com/2016/11/review-hasil-kamera-nubia-z7-max.html Unboxing + Hands-on Video: *https://www.youtube.com/watch?v=sM7Ws1yxsos <https://www.youtube.com/watch?v=sM7Ws1yxsos>* ------------------------ [image: review nubia z7 max indonesia] <https://3.bp.blogspot.com/-M2TMLRR2Hv4/WCDwISJbkNI/AAAAAAAAGo4/Ok49fwSyryYp86g8P6qFo9zw6sVrK9wrACLcB/s1600/title_video_068r.jpg> Mungkin Anda akan bertanya kenapa saya membeli dan menggunakan sebuah produk *smartphone* keluaran lama yang masih mengusung *processor* dengan arsitektur 32-bit seperti ini. Pertanyaan ini pun sebetulnya sempat menghinggapi benak saat saya tergiur melihat Nubia Z7 Max terpajang di situs Banggood.com dengan harga hanya sekitar $110 pada waktu itu (pada akhirnya saya membelinya di Aliexpress). Hingga saat saya mendapat panggilan untuk mengambil kiriman di loket serah *Mail Processing Center* Kantor Pos Bandung karena adanya pajak yang harus dibayarkan, saya masih sempat berpikir *did I buy the right thing*? Kalau dipikir lagi, Nubia Z7 Max ini adalah *smartphone* yang dirilis dua tahun lalu oleh Nubia, *second brand* milik ZTE. Tahun ini, Nubia sudah sampai pada seri Z11. Memang kebiasaan Nubia untuk meloncati angka genap, karena setahu saya tidak ada Nubia Z6 dan Z8. Ada salah satu *brand* lain yang juga baru-baru ini melakukan *skip number*, bedanya Nubia ini tidak mengalami kasus meledak saja, he.. he.. *This is an old phone, I knew! *Tapi pengalaman saat saya menggunakan *processor* Qualcomm Snapdragon 801 di Xiaomi Mi 4 dan HTC One E8 <http://www.gontagantihape.com/2016/02/review-htc-one-e8-impian-lama-yang.html> cukup manis, jadi saya pikir okelah untuk menggunakan Nubia Z7 Max. Hingga akhirnya kemarin, sebuah *brand* yang baru terdengar di Indonesia <http://hyperurl.co/LUNALZD>, merilis sebuah produk premium dengan nama yang sama dengan nama depan salah satu selebritis cantik. Dan coba tebak, dengan harga lebih dari tiga kali lipat harga Nubia Z7 Max, *smartphone* premium tersebut ternyata masih mengusung Snapdragon 801! Sedikit lebih kekinian karena sudah menggunakan material logam untuk *body*-nya, serta memiliki RAM dan memori internal yang lebih besar, sisanya saya kira setara dengan Nubia Z7 Max yang saya peroleh dengan mengeluarkan dana total sekitar 1,6 juta Rupiah termasuk pajak. Bahkan, Nubia Z7 Max punya *dedicated* micro-SD *slot *sebagai satu kelebihan. Saya senang produk *smartphone* premium tersebut dirilis di Indonesia, karena membuat saya jadi merasa mantap dengan Nubia Z7 Max pilihan saya. *I know, that's a silly reason*, ha.. ha.. Oke, karena pilihan hati sudah mantap, kita lanjut ke bagian selanjutnya saja ya, *Unboxing*! Unboxing Nubia Z7 Max dan Kesan Pertama https://www.youtube.com/watch?v=sM7Ws1yxsos Satu hal yang ironis dari video *unboxing* di atas adalah proses buka kotak Nubia Z7 Max direkam menggunakan *smartphone* Xiaomi Redmi Note 3 Pro. Bukan, maksud saya ironis itu bukan karena tidak direkam menggunakan kamera yang biasa saya gunakan. Namun, ironis karena Xiaomi Redmi Note 3 Pro digunakan merekam *smartphone* baru yang justru akan menggantikan posisinya sebagai perangkat *daily driver* saya. Kejam bukan? Ha.. ha.. [image: review nubia z7 max indonesia] <https://2.bp.blogspot.com/-4sjxzdr9FCg/WCFPVlfPIRI/AAAAAAAAGrQ/6C-8ELcl9fYPoZJHyIhiCxE8LDkIUujXQCLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_015.jpg> Nubia Z7 Max - kotak putih tampak elegan Nubia Z7 Max - sedikit banyak mengingatkan pada kotak OnePlus X Nubia Z7 Max - keterangan di belakang kotak kemasan [image: review nubia z7 max indonesia] <https://4.bp.blogspot.com/-y17LScEEris/WCFPVGe0VKI/AAAAAAAAGrA/dfk61MrF-LIdAmXQMl5dtnVAGUpBMLouACLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_012.jpg> Nubia Z7 Max - isi dalam kotak Nubia Z7 Max - kepala *charger* bertegangan 5v dan kuat arus 1,5A Sama seperti *budget value smartphone* lainnya, Nubia Z7 Max memiliki kelengkapan yang minimalis dalam paket penjualannya. Kotaknya terasa solid, sementara buku manual tidak hadir. Petunjuk penggunaan dicetak pada karton yang juga berfungsi sebagai partisi di dalam kotak penjualan. Cukup unik, walau bisa juga dibilang *ngirit*, ha.. ha.. Desain Nubia Z7 Max terlihat misterius karena bagian depannya hitam pekat nan mengkilap. [image: review nubia z7 max indonesia] <https://1.bp.blogspot.com/-TpiL596V9l4/WCFX4wWL2bI/AAAAAAAAGsA/61Wn1viUMggm0lnJrvmr4dfPD33GnjofQCLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_010.jpg> Nubia Z7 Max - sisi depan nan misterius Nubia Z7 Max - sisi bawah Nubia Z7 Max - sisi atas Nubia Z7 Max - sisi kanan Nubia Z7 Max - sisi kiri, kosong *Backcover* Nubia Z7 Max menggunakan bahan plastik yang terasa seperti karet dengan *finishing doff.* Bekas kotor dan tangan yang berminyak jadi gampang terlihat memang, setidaknya saya memilih yang berwarna hitam agar kotor tak mudah terlihat. [image: review nubia z7 max indonesia] <https://3.bp.blogspot.com/-9rGbkWf2Ah0/WCFrY2NOKkI/AAAAAAAAGsQ/8fnqyoEA4eEymARjeexbJwCXmKj0B9_xACLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_002.jpg> Nubia Z7 Max - *backcover* Nubia Z7 Max - *backcover* dibuka Meskipun *backcover*-nya bisa dibuka dan dilepas, sayangnya baterai yang digunakan Nubia Z7 Max adalah jenis baterai tanam. Jadi, *backcover* bisa dibuka hanya untuk mengakses tiga buah *slot* kartu yang tersedia di bagian dalam *smartphone* ini: dua slot kartu sim berukuran *micro*, dan satu buah slot micro-SD. Satu kelebihan lain dari *backcover* seperti ini adalah Anda bisa menggantinya dengan bahan atau warna lain, saya melihat ada yang menjual *backcover* berbahan kulit untuk Nubia Z7 Max. [image: review nubia z7 max indonesia] <https://3.bp.blogspot.com/-0xfa1tggBZk/WCFsqXgrT3I/AAAAAAAAGsc/XYvYWFrypGEh_euZVBHrRDswLX0YHOqVACLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_004.jpg> Nubia Z7 Max - *slots* Kesan pertama saya terhadap Nubia Z7 Max sangatlah memuaskan. Penggunaan *halo button* di bagian depan sebagai tombol *home* sekaligus lampu notifikasi menjadi ciri khas *brand* ini yang menurut saya pribadi sangat indah. Perpaduan warna merah menyala di atas material *black glossy* adalah sesuatu yang tak bisa dianggap biasa-biasa saja. Walau tak saya pungkiri juga, desain dari *smartphone* ini memang sudah kurang *up-to-date*. Nubia Z7 Max dalam Pemakaian Sehari-hari Saat saya menulis artikel *review *ini, Nubia Z7 Max sudah berada di tangan saya lebih dari sepuluh hari. *So, I think it's safe to conclude that this is a good way to spent one and a half million Rupiah out there*. Jarang-jarang saya memulai tulisan dengan kesimpulan duluan, tapi kenapa tidak? Untuk sejumlah uang yang sudah saya keluarkan, ditambah perjuangan naik gojek dari rumah di Cimahi ke Kantor Pos MPC Bandung yang hampir dua puluh kilometer jauhnya, dan pengalaman mengambil kiriman yang terasa penuh perjuangan akibat dompet saya tertinggal, saya rasa Nubia Z7 Max mampu memberikan nilai guna yang melebihi pengorbanan saya. Berbicara spesifikasi di atas kertas, Anda tidak akan menemukan banyak pilihan lain pada *level* harga satu setengah juta Rupiah yang mampu menawarkan ini: - *Processor flagship* (pada jamannya): Qualcomm Snapdragon 801, - RAM 2GB, - Memori internal 32 GB ditambah *slot* micro-SD yang mampu menampung hingga 64 GB, - Layar IPS 5,5 inci beresolusi Full HD, - NFC, - Baterai 3.000 mAh, - 4G LTE. Dengan spesifikasi seperti itu, performa bisa dipastikan bukan lagi menjadi persoalan. Diajak bermain game berat pun pasti berjalan dengan lancar. Namun, saya kemudian teringat pada satu lagi *smartphone* ber-processor Snapdragon 801 yang pernah saya gunakan, OnePlus X <http://www.gontagantihape.com/2016/04/review-oneplus-x-indonesia.html>. *smartphone* ini tak saya jadikan *daily driver* padahal saya sangat menyukai bentuk fisik dan *custom* OS yang disematkan padanya. Adalah alasan suhu panas berlebih saat digunakan untuk kebutuhan berinternet saja (tanpa *gaming*) yang menjadi *deal breaker* bagi saya kala itu. Untungnya, Nubia Z7 Max hanya sekedar menghangat saat digunakan bermain *game* selama setengah jam tanpa henti. Mungkin Nubia UI termasuk *custom* Android UI yang mempu mengelola penggunaan daya dan suhu dengan baik. Berbicara mengenai Nubia UI, ada hal unik yang ingin saya ceritakan. Tadinya, alasan saya membeli Nubia Z7 Max adalah tersedianya berbagai *custom* ROM untuk perangkat ini. Mulai dari MIUI, CyanogenMod 13 dan 14, FlyMe OS (ya, FlyMe!), hingga *custom* ROM yang saat itu sedang saya nikmati di Xiaomi Redmi Note 3 Pro, Resurrection Remix. Rencananya, setelah satu minggu menggunakan Nubia UI yang masih berbasis Android Lollipop 5.1.1, saya akan mengoprek *smartphone* ini dan menjadikannya berjalan di atas ROM Resurrection Remix (Marshmallow 6.0) atau CyanogenMod 14 (Nougat 7.0). Namun ada beberapa fitur dari Nubia UI yang membuat saya terlena dan melupakan rencana awal saya tersebut. Sebagian dari fitur-fitur ini merupakan fitur yang saya butuhkan dan menjadi alasan sebelumnya saya memakai *custom* ROM. Sementara sisanya merupakan fitur yang baru saya temukan pada Nubia UI. Berikut adalah daftarnya: 1. *Long screenshot*, merupakan fitur untuk mengambil *screenshot* pada layar yang *scrollable* alias panjangnya melebihi layar *smartphone* kita sehingga perlu digulung. 2. *Screen recording*, untuk merekam tampilan dan input yang tejadi pada layar *smartphone*. Ini sering saya gunakan saat melakukan *testing* aplikasi Paybill <http://hyperurl.co/paybill_id>. 3. *Split screen*. Berbeda dari *multi screen* yang hanya bisa digunakan pada aplikasi-aplikasi tertentu saja yang sudah mendukung, *split screen* dapat berjalan pada semua aplikasi. Gunanya untuk membuka dua layar sekaligus, dan sering bermanfaat saat saya harus memasukkan OTP di beberapa aplikasi atau *website* yang saya buka, misalnya saat hari ini saya membayar tagihan listrik di Paybill <https://www.paybill.id/> menggunakan CIMB Clicks, dan lainnya. 4. *Screen Edge Gesture*. Dengan menggeserkan jari pada bagian layar paling pinggir, maka kita akan dapat mengatur jalan pintas untuk melakukan beberapa aksi. Total ada empat kombinasi yang dapat kita atur, masing-masing dua untuk setiap sisi layar, yaitu geser satu arah dan geser bolak-balik. Pengaturan yang saya lakukan memungkinkan saya berpindah antar aplikasi yang sedang aktif dengan menggeser jari pada sisi kanan layar saya ke atas atau ke bawah sesuai urutan di *recent apps*. Sementara jika saya lakukan gerakan menggeser atas-bawah-atas secara cepat, maka Nubia Z7 Max saya akan melakukan *clear background apps*. Praktis bukan? Beralih ke bagian daya tahan baterai, saya paham bahwa banyak orang menjadikan SoT (*Screen-on Time*) sebagai indikator ketahanan daya suatu *smartphone*. Hal ini tidak salah jika hanya dijadikan salah satu indikator. Tapi jika SoT jadi satu-satunya yang dijadikan faktor penilai, ini tidak bisa dibenarkan lagi. Faktanya, saya bisa saja membuat sebuah *smartphone* memiliki SoT sebanyak tujuh jam dalam satu kali pengisian daya saja. Tinggal atur kecerahan layar ke tingkat minimal, matikan koneksi data, lalu atur agar layar tidak terkunci secara otomatis dan biarkan tetap menyala. Yakin *deh*, tujuh jam *doang mah* lewat! Seringkali *smartphone* yang saya uji, dicap berdaya tahan biasa saja hanya karena dengan pola penggunaan saya hanya mampu mencapai SoT sebesar dua jam saja. Ambil contoh pada saat saya mengulas Xiaomi Mi 5s <http://www.gontagantihape.com/2016/10/review-xiaomi-mi-5s-indonesia.html>, banyak yang melupakan fakta bahwa SoT dua jam saya hasilkan dengan kondisi *smartphone* belum diisi ulang dayanya selama dua hari dua malam. Bagi saya kemampuan sebuah *smartphone* mengelola konsumsi daya saat berada dalam posisi *standby*, di mana layar padam namun koneksi data tetap terhubung, tetaplah penting. Apakah Anda mau, *smartphone* Anda dalam satu kali pengisian daya bisa menghasilkan SoT sebanyak lima jam, tapi saat ditinggal tidur semalaman baterainya berkurang empat puluh persen? Nah, dalam kondisi di mana saya sangat sibuk di kantor, dan di rumah jarang punya kesempatan berlama-lama membuka ponsel, Nubia Z7 Max terhitung mampu menggunakan daya baterai dengan hemat. Total *smartphone* ini mampu bertahan lebih dari empat puluh jam dalam kondisi minim penggunaan. [image: review nubia z7 max indonesia] <https://2.bp.blogspot.com/-t9rCQoMOJG0/WCF_LZnXCgI/AAAAAAAAGs0/Rivt0SMx8DoOUXKLIuFf1QOc-7A7GrhfwCLcB/s1600/Screenshot_2016-10-30-11-32-47.png> *Actually*, tembus dua hari dua malam alias 48 jam juga bisa sih... [image: review nubia z7 max indonesia] <https://4.bp.blogspot.com/-cCbwd1BSEEQ/WCF_LI3_TaI/AAAAAAAAGss/KtDpE6AZEuAEdXrNGcgZ5a_NY-_qTVxwACLcB/s1600/Screenshot_2016-11-01-17-13-45.png> Akhir pekan kemarin, saat saya punya cukup waktu untuk menguji *smartphone* ini sekaligus bermain *game*, saya akhirnya bisa menghasilkan SoT lumayan besar, yaitu empat jam. Dengan pola pemakaian berat seperti ini, Nubia Z7 Max mampu bertahan selama delapan belas jam. Dengan kondisi ini, *smartphone* ini akan mampu digunakan dengan pola pemakaian berat di hari kerja, di mana waktu subuh saya lepaskan dari *charger*, dan baru di- *charge* kembali saat akan beranjak tidur pada malamnya. *This is fine for me*, sangat cukup! [image: review nubia z7 max indonesia] <https://1.bp.blogspot.com/-X7kJd7_zCBE/WCF_jEduT_I/AAAAAAAAGtA/AHXhmlOe9AQOtMrbO2FpgYkXgrbJ_RRVwCLcB/s1600/Screenshot_2016-11-05-21-46-35.png> [image: review nubia z7 max indonesia] <https://4.bp.blogspot.com/-vPT-qpWz6ZA/WCF_i4coRHI/AAAAAAAAGs8/cLLz8Wm661UOGt4DvA59ES2LdOgG9hWPwCLcB/s1600/Screenshot_2016-11-05-21-46-50.png> Ok, setelah performa dan baterai, bahasan *hardware* selanjutnya tentulah layar. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan soal layar ini, cuma dua kata saja deh: *Top Class*! Resolusi dan saturasi yang dimiliki layar Nubia Z7 Max menyiratkan kelas *smartphone* ini sesungguhnya. Pada masanya, di harga yang sebenarnya, saya yakin kualitas layar seperti ini memang jadi syarat mutlak agar dapat bersaing. Oh ya sebagai penutup bagian ini, saya akan bahas mengenai *audio *yang kurang saya kuasai. Bahasan ini adalah yang paling *tricky*, karena harus membahas sesuatu yang diterima oleh indra pendengaran kita, tapi diterjemahkan ke dalam kata-kata, ha.. ha.. Rasanya sesulit mengerti maksud seorang Gista wanita yang sedang *ngambek* deh. Intinya, akan saya sebutkan bahwa kualitas *audio* Nubia Z7 Max ini juga sangat baik. Dengan Dolby *support*, mendengarkan musik menggunakan beberapa *earphone*, baik yang berkabel maupun tidak, dan juga menggunakan *bluetooth speaker*, terasa nikmat. Jika terpaksa harus menggunakan *loudspeaker* bawaan, Anda tak usah khawatir, kualitasnya pun baik meskipun posisi lubang *speaker*-nya tidaklah ideal. Apakah *audio*-nya yang terbaik yang pernah saya gunakan? Tidak juga, HTC One E8 dan Vivo V3 <http://www.gontagantihape.com/2016/07/review-vivo-v3-indonesia-gak-overprice.html> masih setingkat di atas Nubia Z7 Max untuk urusan yang satu ini. Info Hardware Nubia Z7 Max Berikut adalah informasi *hardware* Nubia Z7 Max, termasuk kelengkapan sensor dan skor *benchmark*-nya yang saya dapatkan menggunakan aplikasi pihak ketiga. CPU-Z [image: review nubia z7 max indonesia] <https://1.bp.blogspot.com/-VvibCE9XrV0/WCGC_YOxddI/AAAAAAAAGtQ/2qZXi6ewlDoLrS92WS-dbqvbZmiNDWTtQCLcB/s1600/Screenshot_2016-10-26-18-21-47.png> Sensor Box for Android Kelengkapan sensor pada Nubia Z7 Max Antutu Benchmark Skor Antutu Benchmark Nubia Z7 Max Hasil Kamera Nubia Z7 Max Kualitas kamera Nubia Z7 Max ini tergolong prima. Wajar karena pada masanya, *smartphone* ini termasuk golongan *smartphone* bergengsi, dengan *processor* dan sensor kamera kelas atas. Kehadiran mode manual semakin melengkapi mode gambar yang sudah begitu lengkap, hingga semua mode ini dibuatkan *shortcut* khusus pada *homescreen* Nubia Z7 Max ini. [image: review kamera Nubia Z7 Max Indonesia] <https://2.bp.blogspot.com/-uOulBV_hOKs/WCDzwHmKjhI/AAAAAAAAGpM/8ia-5StzAdsmR-wvUEY0RvgYXpGF43U7ACLcB/s1600/Screenshot_2016-11-08-04-31-32.png> Nubia Z7 Max - Fitur lengkap kamera [image: review kamera Nubia Z7 Max Indonesia] <https://2.bp.blogspot.com/-93eRagcHxrA/WCD0KpER2bI/AAAAAAAAGpQ/AxtLcy0NxRsnbBpwbIcJGbNPOqv9t7fyQCLcB/s1600/Screenshot_2016-11-08-04-36-01.png> Nubia Z7 Max - Mode manual pada kameranya Anda dapat melihat semua hasil gambar yang dihasilkan *smartphone* ini pada artikel Review Hasil Kamera Nubia Z7 Max <http://www.gontagantihape.com/2016/11/review-hasil-kamera-nubia-z7-max.html> berikut ini. Perlu dicatat bahwa semua foto pada artikel itu *tidak ada* yang diambil pada kondisi *outdoor* dengan cahaya yang sangat cukup lho! Plus dan Minus Nubia Z7 MaxKelebihan Nubia Z7 Max adalah: - *Price-to-value comparison* yang sangat tinggi, semurah ini dapat spesifikasi setinggi ini. Selama ini mungkin hanya Xiaomi yang bisa melakukannya (dibantu *distributor* dan para jagoan ahli rekondisi tentunya). - Layar, baterai, kamera, audio, semuanya prima. - *Dual-sim plus dedicated micro-sd slot*! - Nubia UI yang mempunyai fitur-fitur penting dan intuitif. *Good UX*! - Mampu menikmati jaringan 4G LTE. - *That halo button*! Nubia Z7 Max - *Halo Button* Kekurangan Nubia Z7 Max adalah: - Tombol menu, bukan *recent apps*. Untuk memunculkan *recent apps* alias *task switcher*, kita harus menekan dan menahan tombol *back*. - Baterai tanam. - Desain sudah mulai kurang kekinian. - Takkan bisa didapatkan di Indonesia di harga yang saya sebutkan tadi. Di *marketplace* hijau saya temukan dijual secara *pre-order* di harga 2,4 - 2,7 jutaan. - Posisi lubang *speaker* di belakang, rentan tertutup. Apa Kata Aa tentang Nubia Z7 Max [image: review nubia z7 max indonesia] <https://2.bp.blogspot.com/-XnkJbU2ZEZw/WCGOrhOyr3I/AAAAAAAAGtw/TUPF7erPPZUiMLxA8QKi7OosmT2yIIbrwCLcB/s1600/00_2016_11_gontagantihape_com_068_review_nubia_z7_max_017.jpg> Nubia Z7 Max, *Old but Gold!* Dari awal tulisan hingga baris ini, saya yakin sebagian dari Anda merasa tulisan saya lebih seperti promosi daripada ulasan. Mungkin saya akan biasa saja menilai Nubia Z7 Max jika saya lakukan pada saat harganya masih di atas $300. Tapi ini saya beli dengan harga $105 saja, jadi mohon maklum karena untuk harga semurah itu, apa yang saya dapatkan sangatlah istimewa. Kenyataan di lapangan selama masa pengujian memang berkata demikian, Nubia Z7 Max ini hanya sedikit memberi kesan negatif buat saya. Kalau ditanya apakah patut dimiliki? Kalau harganya tak jauh dengan harga saat saya membelinya, *just go get it*! Baiklah, saya akui saja deh apa motivasi saya menulis tulisan ini. Sesungguhnya tulisan ini saya buat sedemikian rupa, supaya jika nanti tulisan ini saya *share* di berbagai media sosial, orang akan berhenti memberi *feedback* berupa dua buah kata paling mainstream sejagat raya: *mending Xiaomi*! Ha.. ha.. ha.. Sekarang harusnya begini: Satu setengah juta Rupiah? *Mending Nubia*! Anda boleh menganggap saya sedang bercanda di paragraf di atas, boleh juga tidak. *This is an old phone, I knew! But this is Gold! *Sekian. Hilmy /* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */ -- =========== Install #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm --------------------- Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru Kunjungi >> http://bassaudio.net ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.
