Selamat sore, jelang libur panjang.
Izin share review smartphone ini ya..

Artikel di blog (foto lebih lengkap):
http://www.gontagantihape.com/2016/12/review-elephone-s7-indonesia-seperti.html

Hasil Kamera:
http://www.gontagantihape.com/2016/12/review-hasil-kamera-elephone-s7-indonesia.html

Unboxing + Hands-on Video:

*https://www.youtube.com/watch?v=hvCcFqjSYqU
<https://www.youtube.com/watch?v=hvCcFqjSYqU>*

-------------

[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://4.bp.blogspot.com/-9lzvEtlw35Y/WFxJ6WWYBNI/AAAAAAAAH0E/oX1ShyFIFUMSEPcX9dEGPHZImWWp-HGfQCLcB/s1600/title_video_084r.jpg>


Elephone nampaknya memang benar-benar ingin mendompleng produk
*flagship* Samsung,
Galaxy S7 dan S7 Edge, saat merilis produk terbaru mereka, Elephone S7.
Bagaimana tidak, selain desainnya yang sangat mirip, namanya pun disamakan.
Padahal, selepas Elephone S3 setahu saya mereka tidak pernah merilis
Elephone S4, S5, dan S6, melainkan langsung meloncat ke S7!


Sah-sah saja menamakan produk dengan nama yang teramat mirip dengan produk
dari *brand* lain, bahkan sampai bentuknya menyerupai produk yang sudah
lebih dulu terkenal tersebut. Namun, jangan salahkan apabila publik akan
selalu membandingkannya hingga menganggapnya sebagai versi KW, terlebih
apabila produk tersebur memiliki kelas di bawah sang *pioneer*.


Saya sendiri merasa Elephone sedikitnya sudah berhasil mencapai apa yang
dituju. Elephone S7 menjadi produk yang cukup banyak dicari. Berbagai video
*unboxing* dan *review* Elephone S7 di luar negeri nampaknya cukup banyak
menyedot *views*. Di Indonesia pun rupanya *smartphone* ini cukup popular
dan mendapatkan perhatian para penikmat *gadget*. Di beberapa video yang
saya unggah, seringkali saya mendapati komentar yang meminta saya untuk
mengulas Elephone S7.


Pucuk dibikin teh kemasan botol, ulam pun tiba. He, he, he.. Saya akhirnya
berkesempatan menjajal Elephone S7 setelah pihak GearBest.com mengirimkan
saya sebuah *sample* produk segera begitu mereka mendapatkan stok ponsel
ini. Elephone S7 dijual di GearBest.com
<http://www.gearbest.com/cell-phones/pp_489746.html?lkid=10270960> dengan
berbagai varian warna (Biru, Hitam, *Gold*, Hijau), kapasitas memori
internal (32 dan 64 GB), besaran RAM (3 dan 4 GB), hingga *processor* yang
digunakan (Helio X20 dan X25). Harganya berkisar antara yang paling murah
sekitar $170 hingga yang termahal pada angka $255.


Saya sendiri dikirimi satu unit berwarna hitam dengan *processor* Helio X20
dan kombinasi RAM 4 GB dengan memori internal 64 GB. Harga unit Elephone S7
dengan varian yang sama dengan yang saya ulas adalah $229 atau bila
dirupiahkan dengan kurs Rp13.500 per USD, adalah sekitar 3,1 juta Rupiah.


Saya yang tak sabar ingin segera mencoba layar lengkungnya pun segera
melakukan prosesi buka kotak pada hari di mana kiriman sampai ke rumah.
Alhasil, *unboxing* dilakukan di tengah malam dengan pencahayaan yang
lagi-lagi banyak menuai protes di YouTube, haha...



Unboxing Elephone S7 Indonesia


Elephone S7 dijual dalam kemasan kotak berwarna coklat yang kemungkinan
merupakan kardus daur ulang ramah lingkungan. Kemasan seperti ini sudah
mulai ditinggalkan oleh Samsung dan Xiaomi, tetapi memang masih banyak
digunakan oleh produk-produk *gadget* asal Tiongkok. Kelengkapan dalam
kotaknya cukup banyak, bonus *softcase* tipis dan pelindung layar berupa
mika tipis hadir, tetapi kita tidak akan menemukan *headset* atau *earphone* di
dalamnya.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://4.bp.blogspot.com/-YqksdJYH9B4/WFxSl18ZU-I/AAAAAAAAH0c/8hnrG7S4KeIow-qc3ty2voNsv46lsCdUQCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_022.jpg>
Elephone S7 - Kotak penjualan



Elephone S7 - Kotak penjualan sisi belakang



Elephone S7 - Kelengkapan dalam kotak penjualan



Elephone S7 - Kepala *charger* 5v, 2A



Hands-on dan Kesan Pertama pada Elephone S7

Saya sendiri belum pernah memegang langsung Samsung Galaxy S7 maupun S7
Edge. Jadi, saat pertama kali memegang Elephone S7, saya cukup takjub
melihat keindahan desainnya dan menelusuri lengkungan-lengkungan di setiap
sudutnya.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-oZHxU6YdGks/WFxVHLQs5KI/AAAAAAAAH1A/1MWbiq7588USnA7Wboh-i43-wAFleSnMgCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_019.jpg>
Elephone S7 - sisi depan menarik hati



Elephone S7 - sisi belakang dengan refleksi yang unik



Elephone S7 - layar menyala, terlihat sisi lengkungnya?


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://4.bp.blogspot.com/-Cj_sjE5L-qY/WFxVGLwrhbI/AAAAAAAAH00/6o3ByB6q204VW5VfDk0LSAeX6LnWrqm3gCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_014.jpg>
Elephone S7 - lagi-lagi sisi belakang


*Frame metal* yang mengelilingi *body* dari Elephone S7 ini terasa solid.
Dimensi *smartphone* yang memiliki layar 5,5 inci ini pun cukup *compact*.
Saat saya bandingkan dengan ukuran dari ZTE Axon Mini
<http://www.gontagantihape.com/2016/12/review-zte-axon-mini-indonesia-layar.html>
yang
layarnya 5,2 inci, perbedaan dimensi fisiknya tidak terlalu jauh. Bahkan,
lebar kedua *smartphone* ini hampir sama. Ini disebabkan oleh layar
Elephone S7 yang nyaris tanpa *bezel* di kedua sisinya.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-BI-8bCsraV4/WFxV9v_JfwI/AAAAAAAAH1I/a12XvOngZf0WtWS3PDfj2kD4GBj7Htd5QCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_004.jpg>


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-al7L_phGGfE/WFxV9if3ehI/AAAAAAAAH1Q/Ecgecu8d83ksGkvttQ5YQWpAVYrlaSJ_wCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_005.jpg>


Harus diakui, rasanya agak kagok saat pertama menggunakan layar yang sebut
saja *bezelless* ini. Ditambah lagi dengan pinggirannya yang melengkung. Oh
ya, pada Elephone S7 ini sebetulnya hanya kacanya saja yang melengkung pada
semua pinggirannya. Layarnya sendiri tetap datar. Jadi, jangan harap akan
ada tampilan khusus pada bagian kaca yang melengkung ini layaknya apa yang
ada pada Galaxy S7 Edge ya.


Satu tombol fisik hadir di bawah layar Elephone S7. Tombol ini berfungsi
sebagai tombol *home*, *back*, *recent apps*, *shortcut* ke aplikasi
tertentu, pengambil *screenshot*, hingga sebagai *fingerprint scanner*. Tak
ada tombol fisik lain untuk melakukan navigasi pada *smartphone* ini. Jika
Anda tak nyaman untuk beradaptasi dengan tombol ini, Anda bisa
memunculkan *navigation
bar* pada bagian bawah layarnya.


Berikut penampakan Elephone S7 dari sisi ke sisi.

Elephone S7 - sisi kiri, ada *sim-tray*



Elephone S7 - sisi atas



Elephone S7 - sisi kanan


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://4.bp.blogspot.com/-ITVgifLKW7U/WFxXqST6ASI/AAAAAAAAH1s/DZL4YuF1BXw7DUQToh8gJb8laZjBIEJxgCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_011.jpg>
Elephone S7 - sisi bawah, keren *banget* yak!


Oh ya, saya sempatkan menaruh Elephone S7 ini di meja yang datar dengan
posisi terbalik. Saya ingin melihat apa yang terjadi dengan layar
lengkungnya, apakah ada tampilan yang bisa terlihat dari pinggir. Foto di
bawah ini adalah hasilnya.



Elephone S7 - layar lengkungnya mencuri-curi tampil



Elephone S7 dalam Penggunaan Sehari-hari

Entah faktor apa yang menyebabkan saya ingin segera menyudahi proses uji
pakai Elephone S7 ini. Bisa jadi gara-gara saya keburu mendapatkan sebuah
Xiaomi Mi 5 seharga 2,6 jutaan Rupiah saja dengan promo BNI Debit Online di
Blanja.com <http://hyperurl.co/BLANJA_BNI>. Rasanya menggunakan Elephone S7
ini mengingatkan saya dengan ZUK Z2
<http://www.gontagantihape.com/2016/11/review-zuk-z2-indonesia-sang-juara-yang-low-profile.html>,
namun dengan performa yang berbeda. Mau tak mau, perbedaan antara performa
milik *processor* Qualcomm Snapdragon 820 dengan Mediatek Helio X20 sangat
jelas terasa.


Bukan, bukannya Elephone S7 ini performanya payah. Kalau sekedar mengikuti
pola pemakaian saya, *smartphone* ini sangatlah mampu menampilkan semua
aplikasi yang biasa saya gunakan dengan baik.


Ada beberapa fitur yang agak berbeda pada Elephone S7 yang cukup baru bagi
saya, dan cukup membuat kagok menggunakannya:

   1. Tekan tombol *home* dua kali untuk memunculkan *recent apps*, ini
   sebetulnya sama dengan apa yang saya temukan di ZUK Z2 dan juga sama dengan
   cara memunculkan *task switcher* di iOS *device*. Bagi saya yang sering
   mengakses *recent apps*, hal ini cukup memperlambat kinerja saya.
   2. Sentuh dan tahan tombol *home* untuk *screenshot*. Saat saya
   mengaktifkan fungsi ini, seringkali saya terganggu. Maksud hati ingin
   melakukan aksi kembali atau *back* yang seharusnya dilakukan dengan
   menyentuh tombol *home* satu kali, seringnya malah jadi bikin
   *screenshot*.
   3. *Screenshot* dengan menyapukan tiga jari ke arah bawah pada layar.
   Untuk layar yang bisa di-*scroll*, seringkali layar bergeser duluan
   sebelum *screenshot* diambil. Apalagi jika kita mengaktifkan fitur untuk
   mengatur *volume* dengan menyapukan dua jari bersamaan ke atas atau ke
   bawah sesuai tujuan untuk menaikturunkan *volume*, seringkali saat
   menyapukan tiga jari ke bawah dengan maksud mengambil *screenshot*,
   *volume* ikut-ikutan turun, hehe.

Dua dari tiga kekagokan saya di atas sebetulnya sudah ada solusinya, yaitu
dengan menggunakan *navigation bar* pada layar. Di mana tombol *back*,
*home*, dan *recent apps* masing-masing terpisah. Namun rasanya sayang
karena tombol *home* jadi tinggal berfungsi sebagai *fingerprint scanner*
 saja.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://2.bp.blogspot.com/-zHtGXCQ7Gmk/WFxXF_8UvjI/AAAAAAAAH1Y/49SgWXuyLcEBqAxvCd6qNGxqcDdHVcOPQCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_012.jpg>
Elephone S7 - tombol *home* multiguna di bawah layar


Ngomong-ngomong soal *fingerprint scanner*, Elephone S7 memiliki sensor
sidik jari yang dapat berfungsi sejak layar masih dalam keadaan mati. Ini
adalah kabar baiknya. Kabar buruknya, respon yang dibutuhkan terasa agak
lama jika digunakan dalam keadaan layar mati, tak secepat saat layar
menyala. Akurasinya sebetulnya cukup baik, tetapi saya mengalami keanehan
saat menggunakannya.


Saya mendaftarkan kedua jempol tangan saya, dan selalu sukses membuka kunci
layar saat menggunakan jempol kanan. Namun, cerita yang berbeda terjadi
pada jempol kiri yang selalu gagal dipindai. Saya tak sempat melakukan
perekaman ulang sidik jari jempol kiri, semoga memang karena kurang baik
saat merekamnya saja ya.


*Software* yang digunakan oleh Elephone S7 secara tampilan memang nyaris
tak memiliki perubahan dari UI Stock Android. Namun ada beberapa fitur
*gesture* yang ditambahkan. Seminggu dari sejak *unboxed*, Elephone S7 di
tangan saya sudah mendapat dua kali *update* OTA. Yang pertama sebesar
sekitar 976 MB, dan yang kedua sekitar 155 MB.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://1.bp.blogspot.com/-gmEmfuI-Bz4/WFy6eJAhcYI/AAAAAAAAH3Q/xfawbZxUuZgEgcJcDFfb6raK0hjG94vWwCLcB/s1600/Screenshot_20161217-054925.png>


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-ycRO557FbVI/WFy6eYWvnfI/AAAAAAAAH3M/KXhkxpbcbqAko7Xeu2SjafmFFFPUlJkzACLcB/s1600/Screenshot_20161222-030134.png>



Jika kita berpikiran positif, bolehlah kita anggap *developer* di balik OS
Elephone S7 ini rajin meng-*update* OS mereka, yang artinya *development* untuk
perangkat ini tak diabaikan. Namun jika boleh sedikit kritis, rasanya ini
berarti OS yang dirilis bersamaan dengan produk ini pertama kali sebetulnya
masih banyak memiliki kekurangan atau *bug* yang harus diperbaiki. Buktinya
para *developer* Elephone S7 merilis dua buah *update *dalam waktu yang
cukup berdekatan.


Baterai Elephone S7 berkapasitas 3.000 mAh. Sebelum menggunakan
*smartphone* ini,
saya sudah mempersiapkan mental apabila hasil penggunaan menunjukkan daya
tahan baterai yang memble. Dulu, baterai 4.000 mAh milik Xiaomi Redmi Note 4
<http://www.gontagantihape.com/2016/09/review-xiaomi-redmi-note-4-indonesia.html>
yang
sama-sama menggunakan *processor* Mediatek Helio X20 tak pernah mampu
menembus 24 jam dalam pemakaian saya, baik secara ringan maupun intens.
Apalagi ini yang kapasitas baterainya lebih kecil, pikir saya.


Namun, rupanya prediksi saya meleset. Di awal penggunaan, dengan pola
pemakaian ringan saja, baterainya mampu *koq* diajak bertahan melewati dua
kali adzan Subuh, apalagi diajak bertahan menghadapi sepinya hidup sejak
kepergiannya, hehe. *Screen-on time* kala itu mencapai dua jam.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://2.bp.blogspot.com/-7tFfquYC_kQ/WFy788aGzlI/AAAAAAAAH3g/o3LfdxN48rUc-gCQifaHS8NKs-aMvJrwgCLcB/s1600/Screenshot_20161220-034857.png>
Elephone S7 - *battery usage*


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-uqkDdvbNuF8/WFy78qIZhRI/AAAAAAAAH3k/CgrUocG5hkwtPc0JTUmK2aF2udNi-DLlwCLcB/s1600/Screenshot_20161220-034900.png>
Elephone S7 - *Screen-on Time*


Saat digunakan lebih intens, Elephone S7 mampu bertahan dari pagi sampai
malam. Sehingga, buat Anda yang bekerja delapan jam sehari di luar rumah,
bisa menggunakan *smartphone* ini tanpa perlu tergantung pada *powerbank*.
Saya rasa faktor hadirnya fitur *standby intelligent power saving* serta
penggunaan OS yang hampir *stock* menjadi biangnya.


Pengisian daya Elephone S7 sendiri berlangsung cukup cepat. Dalam waktu 40
menit, saya dapat menambah persentase baterai sebesar 50%. Saat saya ukur
pengisian daya, terlihat Elephone S7 masih menerima tegangan sebesar 5 v,
dengan kuat arus sekitar 1,4 A. Padahal, saya menggunakan *charger* yang
mendukung *quickcharge* dengan tegangan hingga 12v dan kuat arus maksimal
2,4 A. Pada saat pengisian daya, sangat terasa *body* dari Elephone S7
menjadi panas, terutama pada *frame metal-*nya.


Hanya terdapat sebuah *loudspeaker* pada Elephone S7. Seperti biasa, lubang
pada sisi bawah *smartphone* ini hanya sebelah yang berfungsi sebagai
*speaker*, yaitu yang sebelah kanan. Lubang sebelah kiri disinyalir
merupakan lubang *microphone*. Suara yang dihasilkan *loudspeaker* ini
cukup baik, sangat *usable* dan dapat digunakan menikmati video-video musik
di Youtube. Namun, belum bisa saya kategorikan *top class* *sih*.


Layar IPS yang dimiliki Elephone S7 termasuk dalam kategori baik, tingkat
*brightness*-nya sangat tinggi. Bahkan sampai di *change log* pada *update* OTA
yang sebesar 155 MB disebutkan adanya perbaikan untuk mengurangi layar yang
terlalu terang ini, haha.


Digunakan menonton video, Elephone S7 sangat memanjakan mata kita. Namun,
karena saya sebelumnya terbiasa menggunakan layar Super AMOLED pada ZTE
Axon Mini, saya bisa katakan dengan lantang bahwa *vibrancy* layar IPS
Elephone S7 masih setingkat di bawah Super AMOLED.


Performa Elephone S7 cukup mumpuni untuk diajak *multitasking* berbagai
aplikasi media sosial maupun layanan perpesanan, bukan perbesanan,
hahahaha!


Saat saya coba menjalankan *game* dengan *genre hack and slash* semacam
Hit, saya dapat menikmati jalannya *game *tersebut. Walau jika diamati
secara seksama, ada sedikit gerakan-gerakan yang terlihat kurang *smooth*,
seperti ada *frame* yang di-*skip*.


Setelah itu, saya mainkan *game* kesayangan saya, Micro Machines. Oh ya,
*game* beratnya lupa tak saya tutup terlebih dahulu, alhasil saya merasakan
ada sedikit gerakan tersendat saat *game* balapan mobil mini ini mulai
masuk ke bagian utama permainan. Namun, beberapa detik setelahnya
performanya kembali lancar tanpa kendala.


Saya tak sanggup membandingkan performa Elephone S7 dengan ZUK Z2. Beda
kelas! Namun apabila saya ingat-ingat kembali, rasa-rasanya performa Xiaomi
Redmi Note 4 masih lebih *smooth* daripada Elephone S7 ini. Saya lalu ingat
hasil *benchmark* menggunakan aplikasi Antutu Benchmark anatara kedua
*smartphone* ini hasilnya cukup terpaut jauh meskipun menggunakan
*processor* yang sama. Skor Antutu dari Elephone S7 dapat Anda lihat pada
bagian selanjutnya ya!


Informasi Hardware dan Benchmark pada Elephone S7

Berikut adalah informasi *hardware* pada Elephone S7 yang saya ambil
menggunakan beberapa aplikasi pendukung.


*CPU-Z*

[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://2.bp.blogspot.com/-FPOCVbL4x58/WFxZrbIUz4I/AAAAAAAAH2A/4Dh5Hj8KbM4-G95eowO7JcExX0KqIhhqQCLcB/s1600/Screenshot_20161217-052737.png>


AIDA 64

[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://1.bp.blogspot.com/-rpUJQREJBxY/WFxaQtwW-JI/AAAAAAAAH2U/4pzUyKfCN1McCu9UVIadI4ZN0mfJzQM4wCLcB/s1600/Screenshot_20161217-060156.png>[image:
review elephone s7 Indonesia]
<https://4.bp.blogspot.com/-GtC-oFH4VK4/WFxaQrYzcoI/AAAAAAAAH2Y/Ev2fF_-p0bkTJQ2aapDJlZkH4j9exzrHgCLcB/s1600/Screenshot_20161217-060201.png>



Sensor Box for Android
[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://3.bp.blogspot.com/-JMZ4Mht2jfw/WFxaf9rtKqI/AAAAAAAAH2o/ilHXWYE1zmcBMVnVD51qfuAXuESbi1shQCLcB/s1600/Screenshot_20161217-052809.png>
Elephone S7 - kelengkapan sensor


Skor Antutu Benchmark
[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://1.bp.blogspot.com/-MQa8eHvZJWE/WFxaovA_jDI/AAAAAAAAH24/pQ57ZO7NnwMfwajn6nkHL9t8-AxUKeGTACLcB/s1600/Screenshot_20161217-073112.png>
Elephone S7 - skor Antutu Benchmark, *balanced mode*

Elephone S7 - skor Antutu Benchmark, *performance mode*


Hasil Kamera Elephone S7

Gambar yang dihasilkan oleh kamera utama milik Elephone S7 dalam penilaian
saya, seringkali terlihat memiliki kontras yang berlebih pada kondisi terik
di luar ruangan. Sementara saat memotret dengan kondisi cahaya pas-pasan di
dalam ruangan, warna yang dihasilkan terasa kurang keluar dan agak pucat.
Namun begitu, satu hal yang patut diacungi jempol dari kamera Elephone S7
adalah hasilnya yang cukup jernih, minim *noise* di kondisi lowlight,
Masalah kontras berlebih pun cukup terbantu apabila kita mengaktifkan mode
HDR.


*User Interface* aplikasi kamera bawaan Elephone S7 sangat minimalis, alias
sederhana. Benar-benar seperti aplikasi *stock camera* Android, dan tanpa
hadirnya *manual mode*. Resolusi kedua kameranya kurang umum dan jarang
ditemui pada *smartphone* lain, yaitu 14.7 Megapixels untuk kamera utama,
dan 6.2 Megapixels untuk kamera depannya. Satu-satunya LED *flash* hadir
menemani kamera utama.


Hasilnya dapat dilihat pada artikel *review* hasil kamera Elephone S7
<http://www.gontagantihape.com/2016/12/%3Ci%3Ereview%3C/i%3E-hasil-kamera-elephone-s7-indonesia.html>
berikut
ini.



Plus dan Minus Elephone S7Kelebihan Elephone S7

   - Desain menawan dengan material yang terasa cukup premium.
   - Layar *bezel-less* membuat ukurannya *compact*.
   - Layar yang sangat terang.
   - Harga yang cukup terjangkau untuk ukuran *smartphone* dengan RAM 4 GB
   dan memori internal 64 GB.
   - Sudah Android Marshmallow dengan OS yang hampir *stock*, jarang-jarang
   ditemukan pada ponsel asal Tiongkok.
   - Sangat cocok digunakan sebagai perangkat multimedia.


Kekurangan Elephone S7

   - Sangat rentan meninggalkan bekas sidik jari dan minyak
   - *Software* yang nampaknya belum terlalu stabil, termasuk *software*
    kamera.
   - *Hybrid slot*, walaupun rasanya yang varian 64 GB tidak akan
   bermasalah dengan *storage*.
   - Daya tahan baterai khas *processor* Helio X20, masih kurang awet. Tapi
   masih mampu bertahan 24 jam dalam pemakaian ringan, manajemen baterainya
   yang berkapasitas 3.000 mAh nampaknya lebih baik dari Xiaomi Redmi Note 4
   yang baterainya 4.000 mAh.
   - Performa tidak se-*smooth* Helio X20 pada Xiaomi Redmi Note 4,
   terbukti dari skor Antutu-nya yang tak setinggi Redmi Note 4.
   - Kamera kurang konsisten, dan kurang mampu diandalkan pada kondisi
   *lowlights*.
   - Terlalu mengikuti Galaxy S7 Edge, akibatnya dianggap *smartphone* replika
   oleh banyak pihak.


Apa Kata Aa tentang Elephone S7

Ada baiknya sebuah produk memiliki diferensiasi sendiri. Namun, langkah
Elephone dengan merilis *smartphone* yang begitu mirip dengan produk
*brand *lain yang sudah lebih dulu hadir, dan pastinya lebih terkenal di
seluruh penjuru dunia, bisa jadi langkah baik untuk memantik kepenasaran
orang untuk mencobanya.


[image: review elephone s7 Indonesia]
<https://1.bp.blogspot.com/-V5T2rQoNvyM/WFzmjdI68UI/AAAAAAAAH38/I8uscMdKFSILWXqS96pZWAzZWIQ7LlE3QCLcB/s1600/00_2016_12_gontagantihape_com_084_review_elephone_s7_indonesia_001.jpg>
Elephone S7 - kesimpulan


Namun, perlu dicatat bahwa tak setiap orang bisa mengelola ekspektasinya
dengan baik. Bisa jadi orang yang menganggap Elephone S7 sebagai
*smartphone* *flagship* dari *brand* ini akan kecewa karena apa yang mereka
dapat tak seperti *flagship* merk global. Walaupun harga yang dibayar juga
mungkin hanya sepertiganya.


Terlepas dari masalah kemiripan itu, saya sendiri merasa Elephone S7 adalah
*smartphone* yang mengandalkan *looks*, sangat cocok digunakan untuk
bergaya, *fashionable*, serta sangat baik digunakan untuk menikmati sajian
multimedia.


Elephone S7 ini bagai seorang gadis yang terlihat cantik saat pergi ke
pesta, tetapi dia memakai baju pinjaman. *If you know what I mean*, hehe.


Sisi performa dan kualitas kameranya masih butuh banyak sekali peningkatan.
Mungkinkan Elephone akan meluncurkan Elephone S7 Pro atau Elephone S7 Prime
dengan *processor* Snapdragon? Seperti brand Tiongkok lainnya itu lho, yang
senang membuat *fanboy*-nya kecewa karena keburu membeli versi Mediatek
dari suatu tipe atau seri *smartphone* yang dirilis lebih dulu daripada
versi Snapdragon-nya.


Saya rasa harga sekitar tiga juta cukup pantas mengingat besaran RAM serta
memori internal-nya yang lega. Saya sarankan jika hanya ingin gaya-gayaan
menggunakan *smartphone* dengan *looks* yang kece seperti ini, ambil saja
versi RAM 3 GB dan memori internal 32 GB, harganya hanya $170 di
GearBest.com
<http://www.gearbest.com/cell-phones/pp_489746.html?lkid=10270960>. Atau,
jika ingin yang dimensinya lebih kecil, ada juga Elephone S7 Mini dengan
harga yang lebih murah dan menggunakan *processor* Mediatek MT6737.


Untuk saat ini, saya sendiri telah memilih melepas kembali Elephone S7 ini.
Karena di akun twitter saya, nama saya kan Gogon Snapdragon, bukan Memed
Mediatek, hahaha.


Sekian, maaf tidak ada nama wanita cantik yang saya ajak di artikel kali
ini. Nanti saja deh, kalau ingat, hahaha!

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke