Izin share review smartphone tahun lalu ini ya.

Unboxing + Hands-on Video:
https://www.youtube.com/watch?v=UGaMkkTUThY

Review Video:
https://www.youtube.com/watch?v=_ZiaTs_AG6w

Artikel di Blog (foto jauh lebih banyak):
http://www.gontagantihape.com/2017/04/review-zte-axon-elite-ponsel-elit-dua-jutaan.html

Contoh gambar hasil kamera:
http://www.gontagantihape.com/2017/04/review-hasil-kamera-zte-axon-elite.html
-----------

[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://4.bp.blogspot.com/-utaPC5PFph0/WOmLmFfehUI/AAAAAAAAJsw/4scmsmBzxAMTMxN89KxmIVDMVhZRmx-NwCLcB/s1600/title_video_135r.jpg>


Ini adalah kali kedua saya mencoba seri Axon dari ZTE. Dan untuk kedua
kalinya juga saya mendapatkannya dari GearBest
<http://hyperurl.co/GEARBEST_GGHP>. Kenapa bukan seri Axon 7 terbaru?
Karena harganya mahal, simpel!


Lho memang Axon Elite tidak mahal? Ya mahal juga dulu pas baru dirilis *mah*.
Tapi ini salah satu yang saya suka dari GearBest, suka ada *smartphone* kelas
atas keluaran tahun lalu yang dijual dengan harga yang sudah setara budget
phone tahun ini. Setelah waktu lalu ZTE Axon Mini
<http://www.gontagantihape.com/2016/12/review-zte-axon-mini-indonesia-layar.html>
dijual
dengan harga $149.99 saja, kali ini ZTE Axon Elite dijual seharga $169.99
(sebelum diskon tambahan), yang mana kalau dirupiahkan berarti sekitar 2,3
jutaan saja.


Untuk *smartphone* dengan *processor* Snapdragon 810, kamera belakang
ganda, serta RAM 3 GB dan ROM 32 GB sih harga segitu sudah *kece banget*.


Unboxing ZTE Axon Elite

Pada video *unboxing* di bawah ini, Anda dapat melihat penampakan setiap
sudut dari *smartphone* ini. Ada sedikit tes kamera juga lho, pastikan Anda
menontonnya terlebih dahulu ya.


https://www.youtube.com/watch?v=UGaMkkTUThY


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://1.bp.blogspot.com/-BXyfjjQ6KV4/WOmLiTTftSI/AAAAAAAAJsE/zXI4TtwDnC4MSZ4I-7It1i5kmaKrHu8bgCEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_002.jpg>


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://4.bp.blogspot.com/-1PdYwByu5d8/WOmLiV3f3ZI/AAAAAAAAJsA/sOMThmbzUigXXwmmTorm80Y5qeoBokdbgCEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_001.jpg>


Kesan Pertama pada ZTE Axon Elite

Saat pertama kali menyentuhkan jemari pada *smartphone* ini, saya langsung
merasa nama Elite memang cocok disematkan pada ponsel yang satu ini.
Material kelas atas nyata terasa pada *backcover*-nya yang berbahan logam.
Masih satu tingkat di atas ZTE Axon Mini menurut perasaan saya *mah*.


Ciri khas desain seri Axon generasi pertama tentunya hadir pada sekeliling
*smartphone* ini. *Faux leather* pada bagian atas dan bawah dari
*backcover* masih
hadir ditemani efek jahitan. Sementara pola segitiga tak lupa dijadikan
aksen pemanis di sekitar kamera belakang, serta pada *earpiece* dan
*loudspeaker* di sisi depan ponsel ini.

[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://3.bp.blogspot.com/-EwOEGv6OJrA/WOmLkEzEN_I/AAAAAAAAJsU/20w3gZgUq10YKCSNDnFs9hB901Erj6FBgCEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_009.jpg>


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://2.bp.blogspot.com/-41WT-AwxAms/WOmLjEITYKI/AAAAAAAAJsM/vV84xjU8WOkvh-jKuh0PZcZ9SM-7vNQTACEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_005.jpg>


Detail lain akan Anda lihat pada tombol *power* dan *volume rocker* yang
tampil berseberangan di kedua sisi ZTE Axon Elite. Perbedaan yang jelas
terlihat dari ZTE Axon Mini adalah penggunaan tombol *capacitive* di bawah
layar pada ZTE Axon Elite. Ya, *halo button* khas ZTE hadir pada
*smartphone* ini, yang mana seperti biasa berfungsi sekaligus sebagai lampu
notifikasi.


Saya cukup jeli untuk langsung mengetahui bahwa tak seperti Axon Mini yang
menggunakan panel layar AMOLED, Axon Elite ini dibekali panel IPS saja. Di
sini saya agak bingung, kenapa yang Elite malah tak menggunakan AMOLED?


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://2.bp.blogspot.com/-mfP5RLMgSpw/WOmLlDQ1hyI/AAAAAAAAJso/LWytwqB-vrk1evWznlO3dOJ_SORPt3H3gCEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_012.jpg>


Mengusung layar 5,5 inci, ZTE Axon Elite termasuk ke dalam kategori
*smartphone* yang masih nyaman digenggam. Kalau dibandingkan dengan
ZUK Z1, Blackberry
Aurora
<http://www.gontagantihape.com/2017/04/review-blackberry-aurora-bb-karya-anak-bangsa.html>,
dan UMI Plus E
<http://www.gontagantihape.com/2017/04/review-umidigi-plus-e-ram-6-gb-termurah.html>,
saya bisa bilang *handling* ZTE Axon Elite masih yang paling enak.


Layarnya sendiri sudah beresolusi Full HD 1080p, nyaman dilirik dan
memiliki sudut pandang yang luas. Walau saya lebih senang dengan layar
AMOLED yang digunakan oleh Axon Mini, namun sama sekali tak berarti layar
ZTE Axon Elite ini buruk *koq*. *In fact*, saya selalu nyaman menggunakan
ponsel ini dan tak cepat bosan atau cepat ingin mengakhiri proses uji
pakainya.


Di sisi belakang, *dual-camera setup* nampak jadi penyedot perhatian yang
utama ditemani dua buah LED *flash* yang jika dilihat memiliki nada warna
yang sama. Sedikit bergeser ke bawah, kita akan menemukan *fingerprint
scanner* berbentuk *rounded rectangle* yang memiliki akurasi dan respon
optimal. Nyaris tak pernah gagal saya gunakan membuka kunci layar dalam
berbagai posisi tangan saat memegang *smartphone* ini. Kali ini saya tak
sering salah menempatkan jari pada lingkaran dekat *fingerprint
scanner* seperti
yang saya alami saat menggunakan Axon Mini.


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://4.bp.blogspot.com/-mrMuKcL9_CE/WOmLkM1j3mI/AAAAAAAAJsc/jes8dow1dWYVy0uUTRJwaYL5kzjHz0k-wCEw/s1600/00_2017_04_gontagantihape_com_135_review_zte_axon_elite_008.jpg>


ZTE Axon Mini dalam Penggunaan Sehari-hari

Saya akan memulai bagian ini dari bagian yang kurang mengenakkan dari
ponsel ini. Daya tahan baterai ZTE Axon Elite tergolong rata-rata cenderung
ke boros. Dengan pemakaian normal ala saya yang banyak menggunakan ponsel
untuk terkoneksi ke internet saat mengakses *social media*, *messenger*,
dan *browsing*, baterainya dapat bertahan sekitar 15 jam saja. Cukup memang
untuk dari pagi hingga malam, namun pas-pasan dan bikin was-was akan
*lowbat* di saat penting.


Kalau dipakai bermain *game* dan *browsing* intens, semisal pada saat
*weekend*, sekitar 7 jam saja *smartphone* ini sudah kehausan minta minum
jus. Hehe.


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://2.bp.blogspot.com/-jAmbN7E84os/WOmMPe1ir3I/AAAAAAAAJtM/icv7g7JPhdA954w8O-oDXwGrkNwLF7PtwCLcB/s1600/Screenshot_2017-04-03-20-29-30.jpg>


Mungkin konsumsi baterai yang tak awet ini merupakan efek samping dari
pemakaian *processor* kelas *flagship* tahun lalu, Qualcomm Snapdragon 810.
Namun, sesuai dengan kelasnya, untuk urusan performa mah sama sekali tidak
ada hambatan yang terasa saat digunakan menjalankan berbagai aplikasi yang
saya butuhkan.


[image: review zte axon elite indonesia gearbest]
<https://1.bp.blogspot.com/-O_OvTQ_plKw/WOmMOXD_TcI/AAAAAAAAJs8/MBfjIwGheagodbXTzreDrfTWBBiciLBKQCLcB/s1600/Screenshot_2017-04-03-11-47-54.jpg>


Walau memang tak sehalus saat menjalankan Benchmark 3D dengan Snapdragon
820, namun ZTE Axon Elite jelas terasa berada pada *level* yang berbeda
dari *smartphone* lain yang saat ini dijual pada *level* harga dua jutaan
juga.


Satu hal yang sempat saya khawatirkan dengan Snapdragon 810 ini tentunya
isu *overheat* yang sempat melandanya dahulu, Namun, sejauh saya mencoba
ponsel ini, rasanya tidak ada panas berlebih yang dihasilkan, meskipun saat
digunakan bermain *game*. Kalo hangat-hangat biasa *mah *saya rasa masih
dalam batas wajar *lah*.




Untuk kelengkapan sensor, ZTE Axon Elite sudah cukup lengkap untuk Anda
yang ingin menggunakan *smartphone* ini untuk kebutuhan VR.





Untuk masalah *software*, Axon Elite masih menggunakan MiFavor UI yang
berjalan di atas OS Android yang versinya cukup jadul, Lollipop. Konon
untuk ROM versi China sudah tersedia yang versi Marshmallow, tetapi tak
saya coba karena kabarnya malah menghilangkan kemampuan NFC yang sejatinya
hadir pada ponsel ini.


Kebiasaan ZTE yang menggunakan susunan tombol *menu-home-back* dengan *recent
apps* yang baru dapat diakses dengan menekan dan tahan salah satu tombol,
juga jadi salah satu hal yang membuat saya tidak *sreg* dengan ponsel ini.


Saya tutup kekurangan dari ponsel ini dengan informasi bahwa *slot simcard*
-nya *hybrid*. Untuk pemakaian jangka panjang, memori internal sebesar 32
GB sebetulnya masih cukup. Namun, ini bisa tak berlaku bagi mereka yang
suka menumpuk *game-game* besar di ponselnya.


Setelah ini ada pembahasan mengenai salah satu titik yang menjadi kelebihan
utama dari ZTE Axon Elite ini, yaitu kamera!






Kamera ZTE Axon Elite

Dalam berbagai kondisi pun, kamera ZTE Axon Elite ini seakan menegaskan
kelasnya dengan hasil yang nyaris selalu memuaskan mata.


Fitur manual yang sebetulnya sangat lengkap pun, jadi jarang sekali saya
gunakan karena hasil *mode auto* pun sudah membuat saya merasa cukup.
Padahal, baru pada *smartphone* ini sajalah saya menemukan
*shutterspeed* terlambat
di angka 80 detik, ya DELAPAN PULUH DETIK!


Jangan lupakan juga bahwa kamera belakang ZTE Axon Elite ini ada dua buah.
Satu kamera utama beresolusi 13 Megapixels, dan kamera kedua beresolusi 2
Megapixels yang berfungsi untuk menunjukkan kedalaman serta memberikan
kemampuan *refocus*. Untuk menggunakan kedua kamera ini, perlu masuk ke
mode khusus, sehingga secara default mah hanya satu kamera saja yang
beroperasi.


Biarlah gambar yang berbicara. Perhatikan baik-baik foto-foto hasil
kameranya pada artikel berikut ini
<http://www.gontagantihape.com/2017/04/review-hasil-kamera-zte-axon-elite.html>
.





Apa Kata Aa tentang ZTE Axon Elite

*Overall* menurut saya, ZTE Axon Elite dengan harganya yang sekarang ini
tentu memiliki nilai tinggi. Jeroan prima, kamera ganda dengan hasil di
atas rata-rata, desain menawan serta *anti mainstream* adalah deretan
kelebihan yang ditawarkannya. 2,3 juta dapat itu semua? Wah, menang banyak
artinya ini mah, he.. he..


Sayangnya memang rasanya tak mungkin mendapatkannya seharga pas 2,3 juta
Rupiah saja, karena ponsel ini tak bisa didapatkan di dalam negeri, ada
pajak yang harus dikenakan saat membelinya dengan harga promosi yang
diberikan GearBest tersebut. Kalo total harus mengeluarkan 2,5 - 2,6 juta
mah menurut saya masih *worth it koq*.


Seperti biasa link pembelian saya sertakan di bawah ini. Beli ngga beli,
klik saja dulu ya, hihihi. Demikian ulasan dari saya, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.


Link Pembelian ZTE Axon Elite <http://hyperurl.co/GB_ZTEAXONELITE>

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com/> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke