Wow ini baru namanya analisa. Gua suka paparannya. Facts dan knowledge 

www.crossgadget.com

-----Original Message-----
From: "Ayip" <[email protected]>
Date: Thu, 13 May 2010 04:54:10 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [id-android] Tragedi Nexus One, Pelajaran Pahit bagi Google

Wew teliti bener? UNAS dapat berapa? Wkwkwkwk

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Bayu Asmara <[email protected]>
Date: Thu, 13 May 2010 11:43:50 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [id-android] Tragedi Nexus One, Pelajaran Pahit bagi Google

Mau ikutan nimbrung,

Seperti udah disebutin juga sama yang lain, kayaknya memang penulis
artikel ini agak kurang dalam pengertiannya soal dunia Google dan
Android.

(oh iya, disclaimer: Saya pengguna Nexus One sejak Februari)

Beberapa kesalahan:

"Ponsel yang popularitasnya menyamai iPhone saat diluncurkan"

Popularitas di kalangan media teknologi dan para geeks mungkin. Tapi
di kalangan umum. Jauh. Apple adalah genius dalam hal marketing.
Sedangkan Google... yah... adalah Google. Sekumpulan engineer super
cerdas.

"Motorola Droid ini terjual satu juta dam tempo singkat, jauh lebih
cepat ketimbang penjualan iPhone. Google pun bermimpi dengan ponsel
Android. Mereka memberikan fitur baru yakni layar sentuh. Mereka yakin
bakal sukses. Lahirlah Nexus One."

Lho, jadi Motorola Droid itu nggak layar sentuh?  Gimana sih...
Fitur baru yang dibawa Nexus itu bukan layar sentuh. Itu mah, dari
awalnya, Android udah layar sentuh. Malah baru belakangan ini muncul
berita HH Android yang bukan layar sentuh.

"Tak peduli seberapa bagus ponselmu, di Amerika sangat sedikit orang
yang mau berganti nomor."

Emang sedikit yang mau ganti nomor, soalnya di US udah ada yang
namanya mobile number portability yang berlaku sejak 2003. Artinya,
ganti provider, nggak harus ganti nomor. Jadi ini bukan issue sama
sekali.
BTW, ini harusnya juga udah diterapkan di Indo. Wong di Malaysia aja
udah. Operator bilang "terlalu sulit di Indo" dan regulator
(pemerintah) percaya. Yah... kalau nurut operator terus, nggak bakal
diimplementasi.

"Nexus kemudian juga dijual lewat AT&T untuk versi yang unlocked"

Huh? Sejak kapan Nexus dijual lewat AT&T? Sampai sekarang, tuh HP yah
cuma dijual Google sendiri. Dari awalnya yang versi unlocked udah bisa
dipake di AT&T. Cuma nggak bisa pake jaringan 3G versi AT&T. Barusan
Maret ini, dijual versi Nexus One yang bisa dipake di jaringan 3G
AT&T. Bukannya AT&T ikutan jualan Nexus.
Bahkan t-Mobile aja nggak jual Nexus di toko-toko nya.

"HTC Droid Incredible, yang sebenarnya mirip dengan Nexus One tapi
dengan fitur tambahan tampilan grafis HTC Sensen plus kamera yang
lebih baik lebih sukses."

Sensen? Mungkin cuma  salah ketik sih. OK-lah , biss dimaafkan. Tapi
dibilang lebih sukses, berdasarkan apa? Lha wong, angka penjualannya
belum keluar juga. Kalo nggak salah, belum ada 1 bulan dijual nih HP.
Walau mungkin nantinya mungkin bakal lebih sukses, ya tapi kalau nulis
artikel, jangan jadi peramal gitu dong.

========================

Segitu dulu ah...
Ini belum masuk bahas dari segi marketing kenapa penjualan Nexus One
nggak sesukses Droid (singkatnya: great Product, bad
Place/Distribution, high Price, not enough Promotion)
Tapi seperti disebut bung AH. Google bukan hardware company. Jadi
kemungkinan besar tujuan dia jualan Nexus One bukan untuk cari profit
dari sales. Ini tragedi dan pelajaran pahit bagi Google? Saya kira
bukan. Pasti bukan...

best regards,
Bayu



2010/5/12 Edwien Satya <[email protected]>:
> Salam kenal androiders,
> saya Edwien, pengguna Legend yang sangat terkesan dengan Eclair
> ijin join yaahh...
>
>
> baru nemu artikel nih:
>
> Tragedi Nexus One, Pelajaran Pahit bagi Google
> TEMPO Interaktif, San Francisco - Populer, banyak dibicarakan orang, ditulis
> di banyak media, bukanlah jaminan sebuah produk bakal sukses. Google Nexus
> One sudah membuktikan hal tersebut. Ponsel yang popularitasnya menyamai
> iPhone saat diluncurkan itu ternyata jeblok di pasar. Ini pelajaran pahit
> bagi Google.
>
> Mari kembali ke masa silam. Rumor tentang bakal keluanya ponsel Google telah
> ramai di internet selama beberapa tahun. Ponsel berbasis Android alias
> ponsel T-Mobile G1, telah memanaskan bisnis ponsel. Tapi, yang benar-benar
> ditunggu oleh para penggemar Android adalah ponsel bikinan Google sendiri,
> Nexus One. Ponsel itu bersaing dengan ponsel Android lainnya yang dibuat
> oleh HTC, Motorola, Samsung dan Sony.
>
> Pasar ponsel Android benar-benar memanas. Pertengahan Desember 2009,
> Motorola mengeluarkan ponsel berbasis Android versi 2.0. Ponsel itu dibundel
> dengan operator Verizon. Hasilnya, mengejutkan: Motorola Droid ini terjual
> satu juta dam tempo singkat, jauh lebih cepat ketimbang penjualan iPhone.
>
> Google pun bermimpi dengan ponsel Android. Mereka memberikan fitur baru
> yakni layar sentuh. Mereka yakin bakal sukses. Lahirlah Nexus One. Bedanya,
> ponsel ini dijual sendiri oleh Google tidak lewat operator atau jaringan
> pedagang ponsel konvensional. Google merasa ponsel ini bakal hebat karena
> Google mengendalikan setiap milimeter dari desain hardware dan software.
>
> Nexus One resmi diluncurkan 5 Januari 2010. Ponsel itu dibuat dengan pesanan
> khusus ke HTC, sahabat karib Google di Taiwan yang juga memproduksi ponsel
> Android. Softwarenya? Paling canggih, yakni Android 2,1, meski bagi pengguna
> awam tak terlalu beda dengan versi sebelumnya. Hanya ada perubahan di
> tampilan layar ponsel.
>
> Pemasaran ponsel ini benar-benar melawan aturankonvensional. Dijual dengan
> tipe yang terikat dengan operator T- Mobile (locked) atau tipe unlocked yang
> bisa dipakai dengan operator mana saja. Tapi, ponsel itu dijual sendiri oleh
> Google.
>
> Masalah besar mulai muncul. Yang diluncurkan lewat T-Mobile menemui kendala.
> Meski T-Mobile adalah kawan karib Google, T-Mobile adalah operator terkecil
> dari empat operator yang ada di Amerika Serikat. Alhasil, penjualan gagal.
> Masalah ini pula yang dihadapi oleh ponsel Palm Pre bikinan Palm.Tak peduli
> seberapa bagus ponselmu, di Amerika sangat sedikit orang yang mau berganti
> nomor.
>
> Konsumen juga menghadapi masalah saat mereka ingin membeli langsung dari
> Google. Google tak biasa berjualan ponsel. Mereka hanya mau melayani lewat
> pesanan elektronik yang butuh beberapa hari untuk mendapatkan respon.
> Sementara, konsumen ingin berbicara langsung dengan pedagang ponsel yang
> manusia asli.
>
> Nexus kemudian juga dijual lewat AT&T untuk versi yang unlocked. Tapi, versi
> ini harganya mahal US$ 530. Ponsel unlocked amat tak lazim di Amerika
> Serikat, dan pelanggan cenderung memilih ponsel yang terkunci tapi harganya
> murah karena disubsidi, seperti iPhone. Penjualan Nexus One benar-benar
> parah, seperti dilansir Fast Company,  pada minggu pertama mereka hanya
> terjual 20 ribu unit dan pada triwulan pertama 2010 pangsa pasar mereka
> hanya 2 persen dari total ponsel Android di Amerika.
>
> Pada saat yang sama ponsel-ponsel Android lainnya panen besar. HTC Droid
> Incredible, yang sebenarnya mirip dengan Nexus One tapi dengan fitur
> tambahan tampilan grafis HTC Sensen plus kamera yang lebih baik lebih
> sukses. Operator Sprint juga menggandeng HTC untuk ponsel HTC Evo 4G. Ini
> ponsel 4G (generasi keempat) pertama di Amerika Serikat. Dengan banyaknya
> rival seperti itu, siapa yang mau membeli Nexus One?
>
>
> --
> Regards,
>
> Edwien Satya
>
>
> --
> "Indonesian Android Community [id-android]"
>
> Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB
> Moderator: [email protected]
> ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
> ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
> ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729
>

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke