Izin share review ponsel ini ya.

Unboxing + Hands-on Video:
https://www.youtube.com/watch?v=6FpucRwG7Sk

Review Video:
https://www.youtube.com/watch?v=Qg3AzOdzsHU

Artikel di blog (Hasil foto lebih lengkap):
http://www.gontagantihape.com/2017/07/review-oneplus-5-indonesia-flagship-ga.html


------------

<https://3.bp.blogspot.com/-XULSuHyG8I4/WXJ5b6EQSuI/AAAAAAAALBc/l3BAp2G3KoEp9OuXFJ9zRVOA7q9ezA13gCLcBGAs/s1600/title_video_184r.jpg>



Tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa saya akan bisa mencoba smartphone
terbaru yang lagi panas-panasnya dibicarakan secara global. Ya, saking
panasnya hingga stoknya seringkali cepat habis. Termasuk di GearBest.com,
stoknya cepat sekali menguap, sehingga counterpart saya sulit sekali
mendapatkan jatah untuk dikirim ke saya.


Namun yang terjadi malah sengsara membawa nikmat, langkanya stok OnePlus 5
versi RAM 6 GB malah membuat saya kebagian OnePlus 5 dengan RAM 8 GB dan
internal storage 128 GB. Serius, nikmat sekali rasanya, hahaha. Dan inilah
dia smartphone dengan RAM 8 GB yang pertama saya coba.



Kesan pertama saya pada OnePlus 5 ini adalah tentu saja ini device yang
secara penampilan amatlah menarik hati. Kemasannya pun terasa istimewa,
membuat pikiran ini kembali ke satu tahun lalu saat saya mencoba produk
OnePlus pertama saya, OnePlus X. Ya, produk-produk OnePlus ini punya
packaging yang sangat terasa diniatkan untuk memberi impresi pertama yang
baik.


Smartphone-nya sendiri langsung mencuri hati saya saat pertama kali
memegangnya, begitu tipis, dengan backcover metal yang finishingnya lembut
sekali di tangan. Dan meskipun berdimensi layar 5,5 inci, tetapi saya masih
mampu memegangnya dengan nyaman, kecuali saat saya sadar bahwa ponsel ini
di Indonesia dijual dengan harga delapan jutaan. Rasanya hati ini langsung
merasa riskan dan tak tenang, mengingat memang OnePlus 5 terbilang licin
sekali. Belum siap mental nampaknya punya hape mahal nih, hahaha.


Banyak orang bilang OnePlus 5 ini terlalu mirip dengan iPhone 7 Plus, mulai
dari posisi dua kamera belakang dan LED Flash-nya, garis antenanya, hingga
penempatan tombol-tombolnya yang memisahkan antara tombol power di kanan
dengan tombol volume dan profile switch di sisi kiri. Namun begitu,
setidaknya di sisi bawah ponsel ini, OnePlus masih melestarikan keberadaan
port audio 3,5 mm sih hehehe.


Di sisi bawah ini pula terdapat port USB type-C dan speaker grille. Sayang
posisi speaker ini berada di kiri yang mana membuatnya pasti tertutupi
tangan pengguna saat dipegang dalam posisi landscape. Padahal secara
kualitas, bisa dibilang tak ada masalah dengan speaker yang bunyinya
lantang ini. Namun saya pun setuju dengan review lain yang menyebutkan
speaker ini sedikit kurang ngebass.


Desain sisi depan ponsel ini terasa mainstream sekali, saya jadi ingat
dengan Meizu M5 saya dulu yang harganya nyaris seperlimanya saja, hehe.
Namun, sebetulnya ada dua hal yang menarik dari panel depan OnePlus 5 ini.
Pertama tentu saja layarnya yang meskipun banyak dicibir karena masih
beresolusi Full HD saja, menurut saya sangat baik dalam berbagai aspek.
Reproduksi warna panel AMOLED tentu saja masih menjadi salah satu yang
terbaik, sementara kerapatannya resolusi 1080p masih sangat cukup pada
ukuran layar 5,5 inci seperti ini, dan takkan memberatkan kinerja graphic
processor serta baterai. Respon yang diberikan pun sangat lancar sejauh
ini. Kedua, sedikit di bawah layar kita akan menemukan sebuah fingerprint
scanner yang juga merupakan tombol home kapasitif. Bahannya terbuat dari
keramik yang memiliki ketahanan akan goresan yang sangat baik. Selain itu,
akurasinya sangat baik dengan waktu respon yang sangat cepat dan nyaris tak
pernah gagal membaca sidik jari saya.


Lanjut ke bagian jeroannya, OnePlus 5 sah-sah saja dibilang monster ya.
Dengan processor terbaru dari kasta tertinggi yang dirilis Qualcomm,
OnePlus 5 menjadi salah satu dari segelintir smartphone yang sudah
menggunakan Snapdragon 835. Di beberapa berita disebutkan bahwa skor
Antutu-nya merupakan yang tertinggi saat ini, meskipun di beberapa berita
lainnya disebutkan pula adanya upaya OnePlus mengatrol skor ini dengan cara
yang tidak semestinya.


Terlepas dari rumor-rumor tersebut, saya percaya tanpa melihat skor
benchmark pun, performa OnePlus 5 sudah sangat top. Sebelumnya saya pernah
mencoba processor yang sama di Xiaomi Mi 6, dan di OnePlus 5 pun terasa
juga performanya yang super, dengan konsumsi baterai yang tetap irit dan
tak banyak membuat suhu ponsel meningkat.


Dengan kapasitas baterai yang relatif sama dengan Xiaomi Mi 6, harus diakui
daya tahan baterai OnePlus 5 masih di bawah Mi 6. Jika dulu saya bisa
membawa Mi 6 bertahan hingga 2 x 24 jam, maka di OnePlus 5 rata-rata hanya
mampu menembus sehari semalam lebih beberapa jam saja. Optimisasi baterai
di MIUI yang kadang membuat notifikasi agak telat masuk, saya rasa jadi
faktor pembeda. Nah, Anda tinggal pilih saja, mau baterai tahan 2 harian
atau mau notifikasi yang real time?


Kalau saya? Saya malah benar-benar betah menggunakan OnePlus 5 justru
karena Oxygen OS-nya ini. Selain notifikasi yang real time, banyak fitur
tambahannya yang esensial dan mengingatkan saya pada custom ROM Lineage
serta Resurrection Remix. Mulai dari fitur gesture, hingga kustomisasi
tombol yang membuat saya dapat melakukan aksi berpindah antar dua aplikasi
terakhir hanya dengan menekan dan menahan salah satu tombol kapasitifnya.
Saya suka dengan custom UI yang masih membuat kita masih bisa merasakan
kelebihan-kelebihan dari OS Stock Android terbaru seperti ini, terutama
pada jendela notifikasi.


Lalu bagaimana dengan RAM 8 GB-nya? Intinya mah, multitasking udah nggak
usah dipikirin. Maen game lalu ditinggal buka notifikasi yang masuk,
kelupaan beberapa jam, dan saat dibuka lagi gamenya langsung muncul ke
layar terakhir saat kita memainkannya tanpa loading, seharusnya bisa
menggambarkan bagaimana enaknya punya RAM besar ya. Dan ini berlaku juga
buat browser yang tak perlu loading lagi saat dibuka kembali, saking
besarnya kapasitas RAM untuk menampung process yang berjalan. Satu yang
patut diingat, menyimpan banyak process di RAM berarti juga banyak daya
yang dibutuhkan ya, bisa jadi baterai lebih cepat habis kalau kita tak
tutup aplikasi-aplikasi yang sudah tak diperlukan lagi.


Lanjut ke sisi kameranya, seandainya saya tak tahu harganya yang mahal,
pastilah saya akan sangat takjub dengan kemampuannya memproduksi gambar
yang detail dengan warna-warna cerah. Proses pengambilan gambar pun selalu
berlangsung dengan baik, autofokus maupun mode HDR dapat berjalan dengan
cepat. Dalam kondisi lowlights pun kamera OnePlus 5 masih sangat dapat
diandalkan, meskipun bagi saya pribadi hasilnya tidak begitu istimewa.


Satu hal yang jadi catatan penting justru datang dari proses perekaman
video. Hadirnya EIS menggunakan bantuan gyroscope sensor, membuat
pengambilan gambar terasa sangat stabil baik dalam berbagai kondisi
pencahayaan. Memang seperti inilah seharusnya kamera ponsel dengan harga
setinggi ini mah sih, malah aneh kalau tak sebagus ini.


Seberapa bagus dan seperti apa stabilization yang dihasilkan dapat Anda
simak pada rentetan video dan gambar yang dihasilkan dari kamera OnePlus 5
berikut ini ya.




<https://3.bp.blogspot.com/-jycngceXdes/WXJ741HFuII/AAAAAAAALB0/VpwRuLrQlOgfpOP2VpODtX85zFx9w_SWwCLcBGAs/s1600/IMG_20170712_155455.jpg>


<https://3.bp.blogspot.com/-GhKnacodtV0/WXJ742KYa3I/AAAAAAAALB4/LNJY0SOkPlY6oFt99xk6QbzBC0tBIOBxwCLcBGAs/s1600/IMG_20170712_155524.jpg>


<https://1.bp.blogspot.com/-XMmp3ZFJRzw/WXJ75enh72I/AAAAAAAALB8/balL9b3ComwddX3DsBl4JzIGY_PmX6DPwCLcBGAs/s1600/IMG_20170712_155541_Bokeh.jpg>


<https://1.bp.blogspot.com/-iuK_z8eK4G0/WXJ75hArtXI/AAAAAAAALCE/rAU8TM8dQGIySXTFIHnVMaVFXy76Ov-NACLcBGAs/s1600/IMG_20170712_180726.jpg>


<https://1.bp.blogspot.com/-6tC1Te-mnFo/WXJ76oEpRKI/AAAAAAAALCQ/x0QAZ1rEtlUHWjHsdeKsFiUeez2M7ZCLQCLcBGAs/s1600/IMG_20170713_154047.jpg>


<https://4.bp.blogspot.com/-H8o4rBTcLAA/WXJ77OF-Z1I/AAAAAAAALCU/yYznq9X5LrIntGf3aNYQJQt2L5HAKMNKACLcBGAs/s1600/IMG_20170713_183128.jpg>


<https://3.bp.blogspot.com/-lNKlUAh0vN4/WXJ77AumjdI/AAAAAAAALCY/Dw-ren4Z-kAlhEPGlUoDtClDnnp1VHj9QCLcBGAs/s1600/IMG_20170714_181837.jpg>



Masuk ke kesimpulan, OnePlus 5 sudah dapat dikatakan flagship tanpa kata
killer di belakangnya. Iya lah, flagship killer lebih layak disandang oleh
ponsel yang peforma atau spesifikasinya setara ponsel flagship dari brand
besar, namun dijual pada level harga yang berbeda. Nah, kalau 8 jutaan mah,
LG G6 saja sudah di bawah 8 juta sekarang harganya. Mungkin smartphone yang
masih bisa dibilang flagship killer menurut pandangan saya adalah Xiaomi Mi
6 ya.


Oke, sekarang terlepas dari status flagship killer atau bukan, OnePlus 5
adalah smartphone yang cantik luar dalam. Tidak ada kekurangan yang terlalu
mendasar yang dimiliki oleh ponsel ini, walaupun untuk saya pribadi ada
tiga hambatan utama untuk tak menjadikannya daily driver:



   1. Harganya mahal sekali untuk ukuran saya, membuat perasaan was-was
   selalu muncul saat menggunakannya.
   2. Licin sekali. Sudah mahal, licin pula. Wah, makin deg-degan pakainya,
   takut jatuh dan terluka heuheu. Apalagi saat ini case-nya masih jarang
   sekali yang jual, dan kalaupun ada mahal harganya. Lagipula smartphone
   cantik dan tipis koq pakai case? Tapi kalau nggak pakai case, ga tenang.
   Malah dilema jadinya.
   3. Loudspeaker. Selain posisinya yang sering tertutup tangan, kualitas
   suaranya pun masih tak terlalu istimewa untuk ukuran harganya. Kencang dan
   clear, tapi kurang ngebass dan bertenaga.

Tanpa mengindahkan preferensi pribadi saya barusan, saya rasa OnePlus 5
jadi smartphone terbaik yang bisa didapatkan dengan harga delapan jutaan,
dengan catatan Anda tak memerlukan layanan purna jual ya. Karena
sebagaimana kita tahu, OnePlus sudah hengkang dari Indonesia karena BBK
Group lebih memilih untuk fokus menjual duet brand smartphone mereka, Oppo
dan Vivo. Mungkin mereka sudah punya hitung-hitungannya tentang hal ini,
melihat semakin gencarnya promosi kedua brand ini. Mungkin pangsa pasar
internet brand seperti OnePlus ini di Indonesia terlalu segmented
sepertinya.


Jadi, bijaklah saat Anda hendak memutuskan untuk lanjut atau tidak membeli
OnePlus 5. Kalau Anda memang smartphone enthusiast yang gatal jika tak
mencoba produk hot terbaru dengan spesifikasi nan menjulang, serta tak
memerlukan jaminan pusat perbaikan di Indonesia, monggo, OnePlus 5 saya
yakini takkan mengecewakan Anda. Cantik luar dalam, dengan spesifikasi
tertinggi dan kamera yang sangat baik, harga delapan juta saya rasa masih
pantas untuknya.


Namun jika belum apa-apa sudah muncul pertanyaan di benak Anda, kalau rusak
nanti service di mana, saya rasa mending skip saja deh. Simak lagi alasan
kenapa saya tak menjadikannya sebagai daily driver saya. Hehehe.


Demikian ulasan saya tentang OnePlus 5 <http://smarturl.it/GB_ONEPLUS5_64>,
Hatur Nuhun!



*Info Diskon OnePlus 5 di GearBest.com:*BUY OnePlus 5 (8GB / 128GB) at
http://smarturl.it/GB_ONEPLUS5_128 ($569.99 with coupon: "RTOnePlus5")
BUY OnePlus 5 (6GB / 64GB) at http://smarturl.it/GB_ONEPLUS5_64 ($469.99
with coupon "PlusHFG")
BUY Xiaomi Mi 6 (6GB / 64GB) at
http://smarturl.it/GB_MI6 ($419.99 with coupon "MiHK4G")


Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke