Izin share review ponsel yang sudah cukup lama dirilis Sony ini ya.
Kebetulan baru sempat naikkan ke blog, padahal di Youtube sudah
berbulan-bulan :D

Unboxing Video:
https://www.youtube.com/watch?v=2hr-QgNv0XA

Review Video:
https://www.youtube.com/watch?v=FCgEF5iYmOk

Artikel di blog:
http://www.gontagantihape.com/2017/08/review-sony-xperia-x-dual-kukuhnya-sony.html

---

<https://1.bp.blogspot.com/-a185GDAwXkM/WaaTgmTL3FI/AAAAAAAALtg/4poVOq70zBsmdT_GRQFuNs5XQHeJ7dxLwCLcBGAs/s1600/title_video_169r.jpg>


Saya sudah naksir dengan Sony Xperia X Dual ini sejak harganya masih di
atas lima juta Rupiah, tetapi baru berani membelinya saat harganya sudah
menyentuh kepala tiga jutaan.




Ada beberapa pertimbangan yang mendorong saya untuk membeli Sony Xperia X
Dual ini. Salah satunya adalah pengalaman menggunakan Xperia UI saat dulu
mencoba Sony Xperia Z2 Compact yang menurut saya sangat mendekati stock UI
Android, namun masih memiliki fitur tambahan yang esensial. Salah satunya
fitur pada kameranya.


Sony sebagai produsen berbagai sensor kamera yang banyak digunakan oleh
smartphone flagship, tentunya tahu bagaimana mengoptimalkan sektor ini. Dan
ya, pada Xperia X ini, kamera menjadi suatu kelebihan tersendiri.


Saat digunakan mengambil gambar, hasil kameranya selalu mampu memuaskan,
depan maupun belakang. Dan saat digunakan merekam video, fitur steady
shot-nya mampu membuat pergerakan kamera terlihat sangat halus dan memukau.


Saya takkan berpanjang lebar menjelaskannya, ada baiknya Anda langsung
saksikan sendiri hasilnya ya.




Lanjut ke sisi desain, ini adalah alasan lain kenapa saya ingin sekali
meminang salah satu produk dari lini Xperia miliki Sony ini. Ya, Sony tak
pernah asal ikut trend, apalagi sampai terjebak di aliran mainstream.
Desain omni balance ala Sony ini menegaskan bahwa brand ini masih kukuh
dengan pakem yang dimiliki.


Masih banyak lagi pakem yang masih dipegang teguh oleh Sony, salah satunya
adalah harga yang cukup premium tanpa jor-joran di spesifikasi. Dan ini
termasuk kapasitas baterai yang terbilang sangat kecil untuk ukuran jaman
sekarang ini. Ya, Sony Xperia X Dual ini baterainya hanya 2.600 mAh saja.
Meskipun masih cukup bertahan dari pagi hingga malam, tapi kenyataan ini
mengkhianati janji Sony akan kemampuannya yang diklaim mampu bertahan dua
hari dalam sekali pengisian daya. Mungkin kalau pakau ultra saving mode sih
bisa, tapi smartphone ini akan berubah jadi feature phone dong? Ha.. ha..
ha..


Ada satu keuntungan berbaterai kecil sebetulnya, mengisi dayanya cepat
walau tak didukung fitur quick charge hehehe.


Dapur pacu Sony Xperia X ini ditenagai oleh processor Snapdragon 650 yang
kondang dipakai oleh Xiaomi Redmi Note 3 dulu. Secara performa sudah sangat
cukup membuat pengalaman menggunakan ponsel ini terasa baik dan gegas.
Hanya satu keluhan yang saya rasakan, ponsel ini cukup cepat menghangat.
Bahkan saat digunakan merekam video unboxing ZUK Z2 Pro lalu, dalam waktu
sekitar 10 menit saja, kameranya mengalami overheat dan aplikasi kamera
menutup sendiri.


Buat yang ingin tahu skor Antutu Benchmark serta kelengkapan sensornya,
saya tampilkan di sini ya. Lihat deh, sensornya lebih lengkap dari ponsel
Android kebanyakan.


Berpindah dari Huawei Honor 8 dengan layar vividnya ke Sony Xperia X, saya
tak merasakan mengalami penurunan soal kualitas display ini. Layar
smartphone ini sangat mampu memanjakan mata.


Dengan ukurannya yang compact, sejauh ini saya sangat nyaman menggunakan
Sony Xperia X Dual dalam keseharian saya, asalkan tidak harus bepergian ke
luar kota ya. Karena kalau diajak bepergian, jujur saja saya tak tenang
dengan baterai kecilnya yang mungkin takkan cukup dipakai di perjalanan.


Satu hal yang membuat nyaman lainnya adalah fingerprint scanner dari ponsel
ini yang diletakkan di samping, tepat di posisi natural jempol kita berada.
Agak disayangkan memang pemindai ini baru bekerja saat layar menyala,
sehingga perlu ditekan terlebih dahulu. Namun, akurasinya super tinggi, dan
sangat cepat membuka kunci layar.


Untuk digunakan menikmati sajian multimedia, ponsel ini sangat bisa
diandalkan. Layar yang keren, didukung dengan front stereo speaker yang
kualitasnya baik.


Apakah smartphone ini berhasil menggantikan Huawei Honor 8 sebagai daily
driver saya? Niatnya sih begitu, tapi masalah baterai ini belum mampu
membuat hati saya tentram sehingga saya memutuskan untuk meminang sebuah
ponsel lagi, yaitu ZUK Z2 Pro. Nantinya saya akan memilih yang mana yang
akan terus saya gunakan.


Jika Anda penasaran ponsel mana yang memenangkan duel ini, pantengin saja
lapak saya di salah satu marketplace lokal, yang mana yang saya jual
kembali hehehe.


Demikian ulasan singkat saya tentang Sony Xperia X Dual ini, hatur nuhun!


Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke