Izin share review ponsel yang satu ini ya.

Unboxing Video:
https://www.youtube.com/watch?v=b4T2AxiFEYY

Review video:
https://www.youtube.com/watch?v=VHw6TSjwQS0

Artikel di blog:
http://www.gontagantihape.com/2017/10/review-xiaomi-redmi-note-5a-indonesia.html

------------

<https://4.bp.blogspot.com/-PnL4F02sN6o/WeWfEUKxRlI/AAAAAAAAL_s/Rsc5uJWnfKkXSiSd4NZOjHiX75cgdueMgCLcBGAs/s1600/title_video_231r.jpg>


Xiaomi nampaknya lagi getol ya melakukan penganekaragaman produk mereka.
Setelah untuk pertama kali menelurkan varian berakhiran A yang sangat
terjangkau pada Redmi 4A, kini seri Redmi Note dapat giliran. Dan ini
dimulai dari generasi kelimanya, yaitu Redmi Note 5A. Apakah ponsel ini
layak dimiliki?


Apakah Xiaomi Redmi Note 5A <http://smarturl.it/GB_REDMINOTE5A> layak
dimiliki? Sebetulnya jawabannya akan sangat tergantung pada harga jualnya
nanti apabila resmi dirilis di Indonesia. Produk ini sendiri saya dapatkan
dari GearBest.com, di mana di sana dijual pada harga $130 atau sekitar 1,7
juta Rupiah.


Saya sendiri sudah mencobanya kurang lebih selama satu minggu dengan
terlebih dahulu melakukan flashing MIUI 9 Beta.




Varian yang saya coba adalah yang termurah, yaitu yang memiliki RAM 2 GB
dan Storage 16 GB. Saat saya flashing pakai ROM Redmi Note 5A selalu gagal,
karena rupanya ini adalah Redmi Note 5A lite. Sudah mah varian berakhiran
A, masih lite pula heuheu.


Yap, versi lite ini masih menggunakan processor yang sama dengan Redmi 4A,
yaitu Snapdragon 425. Sementara versi prime sudah menggunakan Snapdragon
435 dan juga memiliki fingerprint scanner.


Ya, fingerprint scanner adalah satu hal yang selalu saya rindukan semasa
menguji ponsel ini heuheu. Kombinasi double tap to wake dan pattern lumayan
membantu sih, namun masih tak sepraktis dan secepat jika membuka layar
menggunakan sidik jari.


Selain itu, kekurangan yang nyata terlihat adalah ketidakhadiran backlight
pada tombol kapasitif di dagu ponsel.


Masalah storage sih tidak akan jadi kendala karena Redmi Note 5A adalah
ponsel dual-sim dengan dedicated micro-SD slot, nice move, Xiaomi!


Secara desain, Redmi Note 5A ini adalah Redmi 4A yang volumenya
didistribusikan ke lebar dan panjang, sehingga bisa lebih tipis meskipun
memiliki kapasitas baterai yang sama di 3.000 mAh. Layarnya yang 5,5 inci
ini juga masih beresolusi HD 720p yang di mata saya masih tampil dengan
baik, tanpa masalah.


Namun memang tak bisa dipungkiri, saat jemari ini bergantian menyentuh tuts
keyboard di layar Redmi Note 5A, ada perasaan berbeda. Seperti diri ini
bisa merasakan bahwa ponsel ini masih didominasi oleh bahan plastik,
memercikkan sedikit rasa riskan dan khawatir akan build quality-nya yang
tak sesolid metal.


Tapi jangan salah, saya senang dengan feels plastik lembutnya di kulit.
Rasanya tangan ini cukup bosan juga bersentuhan dengan logam terus, bagi
saya pribadi finishing plastik seperti ini terkadang lebih bersahabat
dengan kulit memang. Tapi orang jaman now sepertinya sudah terdoktrin kalau
plastik itu murah, hari gini hape bagus harus pakai metal atau kaca.
Padahal menurut saya intinya mah apa ajalah yang penting enak di tangan.


Performanya gimana? Kurang lebih sama dengan Redmi 4A, lancar-lancar saja
untuk socmed ringan, namun mulai terasa berat saat digunakan bermain game
dengan grafis 3D. Dan ini sangat wajar jika berkaca pada seri processor
yang digunakan.


RAM 2 GB cukup pas-pasan untuk menjalankan MIUI 9, tapi masih smooth,
asalkan kita tidak banyak-banyak membuka aplikasi yang menyimpan banyak
data di memori saat berjalan.


Baterai cukup buat sehari semalam dengan pemakaian casual ala saya yang
rata-rata menghasilkan SoT 3 jam. Dengan pemakaian agak intens sih paling
kuat untuk sekitar 15 jam penggunaan saja.


Sektor audio tergolong cukup juga, nggak hancur tapi juga ga istimewa ya.


Sementara untuk camera, karakternya khas sekali kamera hape sejutaan, di
mana hasilnya bisa bagus dan tajam apabila cahaya cukup. Saat cahaya
berkurang, seperti umumnya kamera dengan setting auto, ISO akan dinaikkan
agar kecerahan gambar bisa mengimbangi objek foto, namun jadinya noise pun
muncul.


Digunakan merekam video pun kualitasnya ya rata-rata hape sejutaan saja.
Masih usable untuk keseharian, tapi bukan untuk level konten profesional.


Yuk lihat langsung hasil kameranya pada video review berikut ini:





Apa Kata Aa tentang Xiaomi Redmi Note 5A

Masuk ke kesimpulan, overall Xiaomi Redmi Note 5A ini adalah ponsel entry
level berlayar besar dari Xiaomi yang memiliki value yang baik dan akan
cocok digunakan oleh pengguna yang baru memiliki smartphone dan butuh layar
besar.


Bukan buat yang mengejar spesifikasi memang. Performanya sebatas cukup buat
pemakaian normal sehari-hari saja, tidak akan enak dipakai bermain game,
karena selain processornya bukan yang memiliki daya pemrosesan tinggi,
konsumsi baterainya pun tak hemat-hemat banget.


Tinggal lihat nanti, apakah varian ini yang akan resmi dirilis di
Indonesia? Dan berapa harganya? Mengingat lahan kosong yang tersedia ada di
range harga di antara Redmi 4A dan Redmi 4X, rasa-rasanya 1,7 juta bisa
jadi memang harga yang pas. Tapi, di harga segitu persaingannya ketat juga
ya. Silakan cek ponsel-ponsel yang sudah lama rilis di harga sekitar 1,7,
belum lagi beberapa ponsel keluaran baru yang juga ga jauh-jauh dari
kisaran harga segini.


Ah, saya yakin Xiaomi mah bakal memberi kejutan kalo soal harga. Jadi kita
tunggu saja. Kalau yang ga sabar nunggu, silakan cek link di deskripsi, Xiaomi
Redmi Note 5A ini sudah dijual di GearBest
<http://smarturl.it/GB_REDMINOTE5A> koq.


Ok, demikian ulasan dari saya, dari Kota Cimahi Aa Gogon pamit, wassalam!

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com/> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke