"Sejak dimulai pengumuman registrasi prabayar pelanggan seluler, sekarang
sudah terasa dampaknya. Rata-rata sehari ada satu juta (nomor prabayar)
yang registrasi, padahal baru mulai 31 Oktober," ujar Ramli saat dihubungi
detikINET, Minggu (29/10/2017).

"Dari tahun lalu, sampai 10 Oktober 2017 , semua provider sudah mengakses
kurang lebih 36,5 juta NIK," ujar Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil
(Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta.

Data 36,5 juta NIK tersebut merupakan pelanggan dari total enam operator,
yang terdiri dari Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Smartfren,
Hutchison 3 Indonesia (Tri), Telkom IndiHome, dan Sampoerna Telekomunikasi.

Secara rinci, Telkomsel paling unggul dari operator lainnya dalam
verifikasi pelanggan dengan jumlah 23,3 juta NIK. Kemudian disusul secara
berurutan, Indosat Ooredoo 8 juta NIK, XL Axiata 2,9 juta NIK, Smartfren
1,2 juta NIK, Tri 664 ribu NIK, dan Telkom IndiHome 197 ribu NIK.

Pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika
beserta operator seluler dinilai masih mempunyai PR besar, mengingat masih
banyak pelanggan prabayar di Indonesia yang belum diverifikasi oleh
operator.

Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengatakan
jumlah pelanggan seluler prabayar dari semua operator di Indonesia saat ini
sekitar 360 juta. Itu artinya, baru sekitar 90% SIM Card yang belum valid.

Proses registrasi pelanggan seluler prabayar ini akan berlaku pada 31
Oktober 2017 dan paling lambat pada 28 Februari 2018. Keberhasilan
registrasi SIM Card ini harus sesuai dengan NIK yang tertera di KTP
elektronik (e-KTP) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil
dinyatakan sukses.

[image: Sudah 1 Juta Nomor yang Registrasi Ulang SIM Card]

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke