On Wednesday, March 28, 2018 at 8:49:20 AM UTC+7, Wimbo wrote:
>
> Saya juga termasuk yang kehilangan Uber karena saya merasa dari sisi 
> servis Uber relatif lebih baik daripada Grab. Tapi yang mengganggu dari 
> akuisisi ini adalah "pengalihan" (penjualan) data pelanggan yang sangat 
> tiba-tiba dan pelanggan tidak punya kesempatan untuk menghapus akunnya di 
> Uber. Mungkin teman-teman yang juga pelanggan Uber dapet email bertanggal 
> 27 Maret ini. Dengan pengalihan ini, Grab punya semua data pribadi 
> pelanggan. Ya emang kalo ngomong data pribadi, dengan terdaftar di Google, 
> FB, dll kita dengan sukarela menyerahkan data pribadi kita.
>
>
penutupan uber di asia tenggara berdampak secara finansial antara lain:

* saham uber di grab sebesar 27% (estimasi nilai grab usd 6M) ~ usd 1.6M
* nilai saham tersebut lebih dari 2x lipat dari kucuran modal Uber di Asia 
Tenggara sebesar usd 700jt - 1M

tentu Grab gak mau kasi 'duit' gratis ke uber begitu saja kalo gak dapet 
data pelanggan.

selama ini bisnis startup yang berhasil karena data pelanggan yang 'dijual' 
dengan beraneka rupa. 

tentu saja tidak separah kasus Facebook yang data 50M penggunanya terbuka 
untuk riset akademis, tapi kemudian dijual oleh sang akademisi.

meskipun tanpa kasus itu Facebook sudah menjual data penggunanya bagi para 
pengiklan.

--

--jim.

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke