---------- Forwarded message ---------
From: [email protected] [vaksin] <[email protected]>
Date: Wed, Mar 28, 2018, 13:01
Subject: [vaksin.com] Aksi Cambridge Analytica: Penyesatan terhadap
pengguna Facebook
To: <[email protected]>




http://www.vaksin.com/aksi-cambridge-analytica

Aksi Cambridge Analytica

   - oleh Alfons Tanujaya
   - •
   - 28 Mar, 2018
   - •
   - 0 Komentar

Aksi Penyesatan terhadap pengguna Facebook

Pacific Rim adalah kisah pertarungan antara robot raksasa ciptaan manusia
dengan monster dari dimensi lain bernama Kaiju. Namun, dalam Pacific Rim
Upraising, Gipsy Avenger harus menghadapi sesama robot Obsidian Fury yang
tentunya menimbulkan pertanyaan besar. Kok robot yang harusnya jadi jagoan
malah jadi penjahat ? Hal ini menunjukkan bahwa ibarat pistol, robot
hanyalah alat dan ia akan menjalankan aksinya menurut perintah dari pilot
pengendalinya. Kalau pengendalinya manusia, ia tentunya akan beraksi
melindungi manusia dan jika robot tersebut berhasil disusupi oleh lawannya:
Kaiju, maka ia akan menjalankan aksinya menyerang manusia.

Begitupula dengan data komputer, di tangan toko online seperti Amazon, data
aktivitas pengguna belanja online dalam jumlah masif diolah sedemikian rupa
guna memberikan layanan dan pengalaman berbelanja online yang lebih baik
bagi penggunanya. Sebaliknya, di tangan Cambridge Analytica, data komputer
para pengguna Facebook diolah sedemikian rupa dan disinyalir digunakan
untuk mengubah pandangan para pemilih dalam pilpres Amerika Serikat dan
Brexit dengan mengirimkan berita-berita bohong atau yang telah di plintir
sedemikian rupa. Sebenarnya penggunaan data untuk kepentingan politik
sah-sah saja, namun yang menjadi masalah adalah data yang digunakan
didapatkan dengan cara curang dimana pengguna Facebook yang menjadi target
tidak menyadari dan tidak memberikan izin dirinya menjadi target analisa
dan sasaran kampanye. Selain itu, teknik penyesatan informasi menggunakan
berita bohong / Hoax atau berita yang di plintir melanggar etika dan
cenderung membohongi korbannya guna kepentingan salah satu pihak. Hal ini
perlu diwaspadai karena disinyalir Cambridge Analytica sudah menjalankan
aksinya di banyak negara, termasuk Indonesia. Apalagi Indonesia di tahun
2019 menjelang Pilpres dan Pemilu tentunya mengundang banyak pihak untuk
mengulangi hal yang sama guna mencapai tujuannya tanpa peduli cara yang
digunakan berpotensi memecah belah kesatuan bangsa seperti menggunakan
issue SARA, Hoax dan berita yang di plintir guna mendapatkan kekuasaan.

*Anda tidak bisa menolak iklan Facebook*

Salah satu contoh adalah pengguna Facebook ** yang tanpa diduga mendapatkan
penawaran Durian Medan di laman Facebooknya. Padahal ia tidak pernah
menyatakan tertarik dengan durian atau bergabung dengan group penggemar
durian. (lihat gambar 1)
[image: Iklan Durian yang akan menguntit kemana saja anda berada sekali
anda diidentifikasi suka durian]*Gambar 1, Iklan Durian yang akan menguntit
kemana saja anda berada sekali anda diidentifikasi suka durian*

Usut punya usut, ternyata pengguna Facebook tersebut pernah melakukan klik
atas iklan durian dan sudah ditandai oleh Facebook sebagai salah satu
penggemar Durian. (lihat gambar 2)
[image: Penyebab iklan durian mengikuti pengguna adalah karena pernah
mengklik iklan tersebut]*Gambar 2, Penyebab iklan durian mengikuti pengguna
adalah karena pernah mengklik iklan tersebut*

Dari pengalaman di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa Facebook memantau
aktivitas seluruh penggunanya dan memberikan data tersebut untuk digunakan
oleh pemasang iklan. Dari sisi bisnis sebenarnya hal merupakan praktek
bisnis yang harus dijalankan karena Facebook tidak mengenakan bayaran sama
sekali bagi siapapun untuk menggunakan layanan Facebook sehingga Facebook
harus mencari cara untuk membiayai operasionalnya dan dalam hal ini adalah
mendapatkan penghasilan dari pemasangan iklan.

Karena itu, seluruh pengguna Facebook pada prinsipnya akan menjadi target
iklan karena iklan adalah model bisnis Facebook untuk bertahan hidup.
Dengan kata lain pengguna Facebook akan dipaksa untuk menerima iklan
sebagai kompensasi menggunakan platform media sosial ini secara gratis.

Mungkin anda bisa memilih untuk menonaktifkan beberapa setelan pada Ad
Settings seperti (lihat gambar 3):

   - Ads based on your use of websites and apps (iklan berdasarkan website
   dan aplikasi yang anda gunakan di dalam Facebook) menjadi [Off], namun anda
   tetap akan mendapatkan iklan dari Facebook dalam jumlah yang sama. Bedanya
   adalah relevansi iklan tersebut akan berkurang.
   - Ads on apps and websites off of the Facebook Companies (profil
   Facebook anda akan digunakan untuk menampilkan iklan pada perangkat lain
   seperti ponsel, komputer lain atau smart TV) menjadi [No]. Namun anda tetap
   akan mendapatkan iklan dari Facebook, hanya saja iklan tersebut akan kurang
   relevan karena data profiling yang digunakan menjadi terbatas.

[image: Sebagai pengguna Facebook anda diharuskan menerima iklan, mau atau
tidak mau.]*Gambar 3, Sebagai pengguna Facebook anda diharuskan menerima
iklan, mau atau tidak mau.*

Sebenarnya iklan bukan sesuatu yang negatif dan banyak manfaat dari iklan
selain mendorong berjalannya ekonomi makro, kelangsungan hidup perusahaan
dan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen. Pengguna Facebook juga
bisa mendapatkan penawaran menarik atau diskon khusus atas barang yang
dinikmatinya. Yang menjadi masalah adalah implementasi iklan negatif yang
dilakukan oleh pemasang iklan.

Dalam kasus Cambridge Analytica, teknik yang dilakukan adalah penyesatan
informasi dengan mengirimkan informasi atau berita yang tidak benar / Hoax,
pemlintiran berita guna mendiskreditkan satu pihak. Jika hal ini dilakukan
terus menerus dan dibiarkan, terbukti bahwa informasi yang diulang-ulang,
sekalipun informasi bohong atau Hoax lama-lama dipercaya dan dianggap
sebagai kebenaran.

Pada kondisi tertentu dimana penerima berita tidak kritis mengecek
kebenaran berita akan mudah mempercayai kebenaran berita bohong. Dalam
kondisi Brexit dan Pilpres Amerika yang notabene penduduknya lebih terdidik
dibandingkan Indonesia ternyata juga mudah termakan berita bohong,
plintiran dan Hoax. Karena perbedaan suara yang sangat tipis, maka suara
swing voters yang berhasil dipengaruhi berubah dan menentukan hasil akhir
dari pemungutan suara.

Jadi sebenarnya kunci masalah dalam kasus Cambridge Analytica ini bukan
karena Facebook membocorkan / memberikan data penggunanya kepada CA. Namun
karena model bisnis Facebook yang mengandalkan pendapatannya dari iklan
untuk dan hal ini dimanfaatkan oleh Cambridge Analytica untuk menyebarkan
iklan / informasi bohong atau tidak benar guna merubah pandangan pengguna
Facebook yang disasarnya. Secara tidak langsung seharusnya pengampu
kepentingan melakukan pengawasan yang ketat atas usaha untuk melakukan hal
yang sama di negara-negara lain seperti di Indonesia yang akan menjelang
Pemilu dan Pilpres. Penangkapan penyebar Hoax seperti Saracen dan MCA
seharusnya menjadi peringatan bagi para penyebar Hoax dan berita bohong
untuk tidak melakukan aksi yang tidak terpuji ini.

Pihak penegak hukum harus didukung untuk melakukan pengawasan yang
berkesinambungan guna mencegah penyebaran Hoax atau berita bohong yang
bernuansa SARA dan sangat berpotensi memecah belah kesatuan bangsa
Indonesia.



** Terimakasih atas sharing gambar bung Yayat dari Group telegram Vaksincom
<https://t.me/vaksincom2018>
Salam,
Alfons Tanujaya
[email protected]

PT. Vaksincom
Jl. R.P. Soeroso 7AA
Cikini
Jakarta 10330
Ph : 021 3190 3800

Website : http://www.vaksin.com
http://www.virusicu.com
Fanpage : www.facebook.com/vaksincom
Twitter : @vaksincom


__._,_.___
------------------------------
Posted by: [email protected]
------------------------------
Reply via web post
<https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/messages/1044;_ylc=X3oDMTJwbGxxaGw2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BG1zZ0lkAzEwNDQEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxNTIyMjE2ODUw?act=reply&messageNum=1044>
• Reply to sender
<[email protected]?subject=Re%3A%20Aksi%20Cambridge%20Analytica%3A%20Penyesatan%20terhadap%20pengguna%20Facebook>
• Reply to group
<[email protected]?subject=Re%3A%20Aksi%20Cambridge%20Analytica%3A%20Penyesatan%20terhadap%20pengguna%20Facebook>
• Start a New Topic
<https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/newtopic;_ylc=X3oDMTJlMm5iMW1jBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTUyMjIxNjg1MA-->
• Messages in this topic
<https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/conversations/topics/1044;_ylc=X3oDMTM0OWRzYzRuBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BG1zZ0lkAzEwNDQEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxNTIyMjE2ODUwBHRwY0lkAzEwNDQ->
(1)
------------------------------
Have you tried the highest rated email app? <https://yho.com/1wwmgg>
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app
on the market. What are you waiting for? Now you can access all your
inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email
again with 1000GB of free cloud storage.
------------------------------
Teknisi vaksincom yang terlatih siaga membantu semua pelanggan dan
melakukan kunjungan on site untuk mengatasi masalah virus tanpa biaya
apapun.
Silahkan email ke [email protected] untuk mendapatkan informasi detail
layanan PT. Vaksincom.
Visit Your Group
<https://groups.yahoo.com/neo/groups/vaksin/info;_ylc=X3oDMTJlaTlrNzR0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTUyMjIxNjg1MA-->


[image: Yahoo! Groups]
<https://groups.yahoo.com/neo;_ylc=X3oDMTJkZWszc2hkBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzI1MTc1NjYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MTk1MDY4BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxNTIyMjE2ODUw>
• Privacy <https://info.yahoo.com/privacy/us/yahoo/groups/details.html> •
Unsubscribe <[email protected]?subject=Unsubscribe> • Terms
of Use <https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/>

.

__,_._,___

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke