Izin share review ponsel yang tidak beredar secara resmi di Indonesia ini
ya..


Unboxing Video:
https://www.youtube.com/watch?v=bfh5YS0CV_8

Review video:
https://www.youtube.com/watch?v=9pnizt7AkU0

Artikel di blog:
https://goo.gl/TKVd4a
---



Jika Elephone S7 plek banget mencontek Samsung Galaxy S7 Edge waktu itu,
maka Elephone S8 <http://smarturl.it/GB_ELEPHONES8> tidak.

Tidak mencontek Samsung maksudnya, kalo urusan desainnya sih masih
mirip-mirip ponsel lain, mengekor seri Mix yang dimulai oleh Xiaomi Mi Mix,
lalu Doogee Mix, serta beberapa ponsel lain macam Bluboo S1, Maze Alpha,
hingga Umidigi Crystal.

Nama desainnya adalah tri-bezeless display smartphone, di mana bezel kiri,
kanan, serta atas memang sangat tipis, nyaris hilang.

Lalu apa yang membedakan Elephone S8 dari semua ponsel yang saya sebut
sebelumnya?

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=bfh5YS0CV_8[/embed]

Pertama adalah layar. Layar berdimensi 6 inci milik Elephone S8 memiliki
resolusi 2K yang tak dimiliki semua ponsel tadi. Dan serius, sejak dari
unboxing saja, saya sudah merasakan ketajaman layar ini memikat hati dan
mata saya. Enak banget dipakai, entah itu hanya buat membuka socmed,
browsing photo Instagram, hingga saat digunakan streaming siaran tim
sepakbola kesayangan.

Begitu saya pindah ke hape lain, langsung terasa perbedaannya. Layar 2K ini
memang top adanya. Enak buat dipakai menikmati konten multimedia banget lah!

Kedua adalah jeroannya. Jika kebanyakan ponsel brand China lain menggunakan
Mediatek Helio P25, atau bahkan Mediatek MT6737, maka Elephone S8 mengusung
processor buas Mediatek generasi baru, yaitu Helio X25.

Sampai di sini, pasti sudah ada yang meghela nafas, tegang. Layar 2K
disandingkan dengan Helio seri X, apa ngga bocor tuh baterainya?

Saya ingat, Helio seri X terakhir yang saya coba adalah Helio X20 di Sharp
Z2 yang menurut saya itu benar-benar boros dan cepat panas. Bagaimana
dengan Helio X25 yang masih sama-sama menggunakan fabrikasi 20nm ini?

Alhamdulillah, ternyata faktanya sungguh melegakan hati. Dengan pemakaian
ringan, baterai 4.000 mAh milik Elephone S8 mampu bertahan menembus 36 jam
dan tanpa demam berlebih. Saya sempat pakai bermain game, memang terasa
setelah 10 menit frame metal bagian atas sudah terasa menghangat, tapi tak
berlebihan.

Di sini saya sedikit heran, apa janga-jangan performa-nya dicekik ya?
Soalnya skor Antutu-nya sedikit lebih rendah dari ponsel dengan Helio X20
yang pernah saya coba. Tapi lah, apapun itu, yang penting kekhawatiran saya
terhadap Elephone S8 ini sirna sudah. Good job Elephone!

Oh ya, lupa bilang, yang saya coba ini adalah versi SPECIAL EDITION yang
berwarna merah. Backcover-nya mengkilap menyayat hati dan rasanya akan
mendorong Anda yang melihatnya untuk merogoh kocek, hahaha. Asli keren dan
kece. Ini jadi daya tarik yang sangat kuat, selain layar tri-bezelless-nya
ya.

Pada kenyataannya, layar tri-bezeless ini memang sedap dipandang, namun
cukup merepotkan di awal-awal, karena sering tersentuh secara tak sengaja.
Termasuk saat mengoperasikan kamera, di mana seringkali tak bisa fokus
karena layarnya tersentuh di bagian pinggirannya.

Nah, soal kamera ini, saya rasa ini bukan sisi yang menjual dari ponsel
ini. Meskipun beresolusi besar yaitu 21,5 Megapixels di belakang dan 9,4
Megapixels di depan, fiturnya bisa dibilang sangat standar. Bahkan UI
aplikasi kameranya saja stok Android tanpa kustomisasi apa-apa. Jadi jangan
heran jika hasilnya juga apa adanya.

Saya agak bingung, padahal kamera Elephone P8 Mini dulu membuat saya takjub
untuk kisaran harganya. Kenapa ponsel yang lebih mahal seperti S8 ini malah
seperti tak diseriusi kameranya.

Performanya dalam mengambil gambar juga ala kadarnya, ambil fokus harus
maju mundur dulu sebelum terkunci. Sementara perekaman video juga tak
memiliki bantuan fitur stabilisasi.

Mari kita simak kesederhanaan hasil kameranya berikut ini. Hehe.

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=9pnizt7AkU0[/embed]

Dengan bandrol harga sekitar $250 di GearBest, Elephone S8 Special Edition
warna merah <http://smarturl.it/GB_ELEPHONES8> ini jadinya memiliki
keunggulan pada sektor desain dan looks, serta layarnya yang sangat tajam
dan enak dipandang saat menyajikan berbagai konten multimedia.

Performanya terbilang cukup, dan konsumsi baterainya juga tergolong awet
untuk ukuran Helio seri X yang terkenal rakus.

Hanya sayang, sektor kamera nampaknya perlu banyak perbaikan. Kebetulan
Elephone S8 ini masih menggunakan OS Android Nougat 7.1. Semoga ada update
OS ke Oreo yang juga membawa perbaikan untuk masalah software kamera ya,
karena modalnya sudah ada lho, 2 sensor dengan resolusi tinggi ini tinggal
dipoles oleh software yang tepat, bisa jadi hasilnya jadi keren.

Sip, itu saja yang bisa saya sampaikan dari penggunaan Elephone S8 dalam
kurun waktu yang cukup singkat ini. Kurang lebihnya mohon dimaafkan ya.

Dari Kota Cimahi, Aa Gogon pamit undur diri, wassalam!


Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com/> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke