foto yg kedua, kota apa pak? On Thursday, June 6, 2019 at 6:26:13 PM UTC+7, Herry SW wrote: > > Naskah ini sebenarnya dilengkapi 54 foto dan tiga video. Supaya ukuran > email tidak terlalu besar, hanya tujuh foto yang saya kirimkan ke milis. > Versi lengkap dapat dibaca di http://bit.ly/reviewV15 > > Tautan di atas boleh Anda informasikan dan sebarkan kepada orang lain. > > ------------------------------ > > Diluncurkan pada 5 Maret 2019 di Taman Air Mancur Sri Baduga Purwakarta > dan disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi, Vivo V15 kini mulai > dilupakan calon pembeli ponsel. Ya, gencarnya peluncuran produk baru > membuat siklus hidup ponsel relatif singkat. > > Namun, secepat itukah V15 patut “dicampakkan”? Mestinya tidak. Apalagi, > buat pengguna yang gemar berswafoto dan memamerkannya di media sosial. > Sebab, dengan mengeluarkan dana Rp4,099 juta saja, mereka sudah bisa > berkata, “Selamat tinggal klinik kecantikan!” > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-2/> > > V15 hadir dengan layar IPS 6,53 inci beresolusi *full HD+* 2.340 x 1.080 > piksel. Layar dengan Corning Gorilla Glass 5 itu tanpa poni, kutil, > jerawat, atau titik air yang akan mengurangi luas layar. Vivo menyebutnya > sebagai *ultimate all screen*. > > Di manakah letak kamera depan ponsel? Ia tersembunyi di bagian atas > ponsel. Ketika pengguna akan berswafoto, *pop up* *camera* itu baru > menyembul keluar. Srutttt… ? > > Selot untuk menampung dua *nano SIM* dan satu keping microSD secara > bersamaan terdapat di sisi kiri ponsel. Di bawahnya ada *smart button* > untuk mengakses Google Assistant dan Jovi, kecerdasan buatan ala Vivo, > dengan lebih cepat. > > Tombol volume dan *power* akan dijumpai di sisi kanan ponsel. Sedangkan > konektor audio 3,5 milimeter, mikrofon, konektor *micro USB*, dan lubang > speaker tersedia di bagian bawah V15. Sensor sidik jari? Posisinya di > bagian belakang ponsel. > > Ponsel yang tersedia dalam dua pilihan warna, *royal blue* dan *glamour > red*, itu bersistem operasi Android 9 Pie dengan tampilan antarmuka > Funtouch OS. Prosesor delapan inti (*octa core*) MediaTek Helio P70 yang > digunakan terdiri atas empat inti berkecepatan 2,1 GHz dan empat inti 2 GHz. > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-4/> > > Dua nomor yang diselipkan ke ponsel dapat siaga bersamaan di jaringan 4G > LTE. Ponsel itu kompatibel pula dengan *native VoLTE* Smartfren. Wi-Fi, > bluetooth, GPS, RAM 6 GB, dan ROM 64 GB merupakan sebagian spesifikasi lain > V15. Saat ponsel baru diaktifkan, sisa memori internal mencapai 51,94 GB. > > Pengguna V15 akan menjumpai fitur radio FM yang siarannya bisa direkam, *game > cube, *dan *motorbike mode*. Ada pula *double click to light, double tap > to turn off screen*, dan *app clone*. > > Agar lebih jelas, penulis alias HSW akan menjelaskannya satu per satu. *Game > cube* disediakan untuk memanjakan pengguna yang suka bermain game. Dengan > mengaktifkan fitur itu, ketika pengguna sedang *nge-game*, ponsel dapat > otomatis menolak panggilan masuk dan memblokir notifikasi. > > Beralih ke *motorbike mode*. Cara kerjanya mirip dengan *game cube*. > Bedanya, *motorbike mode* disiapkan untuk pengendara sepeda motor. > > Sementara itu, *double click to light* dan *double tap to turn off screen > *mudahnya sebut saja sebagai fitur ketuk-ketuk layar. Ketuk dua kali > untuk mengaktifkan layar yang awalnya padam. Ketuk lagi dua kali untuk > memadamkan layar sekaligus mengunci ponsel. > > Sekarang membahas *app clone*. Fitur tersebut memungkinkan pengguna > menggandakan aplikasi tertentu. Misalnya, Facebook dan WhatsApp. Fitur > kloning di V15 ini bak pinang dibelah dua dengan fitur *app twin* di > ponsel Huawei atau *clone apps* di ponsel Realme. Aplikasi yang dapat > dikloning terbatas. Bukan semua aplikasi yang diinstalasikan ke ponsel. > > Baterai tanam 4.000 mAh menjadi pemasok daya ponsel. Dengan perilaku > pemakaian ala HSW, baterai itu sanggup bertahan mulai pagi sampai larut > malam. V15 telah mengadopsi *dual engine fast charging*. Untuk mengisi > ulang daya baterai sampai penuh, *charger* bawaan ponsel membutuhkan > waktu sekitar dua jam. > > Kini saatnya membahas nilai jual utama ponsel berdimensi fisik 161,97 x > 75,93 x 8,54 milimeter dan berat 189,5 gram itu. Kamera depan V15 mampu > menghasilkan foto beresolusi 32 megapiksel dan klip video *full HD* > 1080p. Bila HSW tidak silap ingatan, V15 adalah ponsel pertama dengan > resolusi kamera depan sebesar itu yang beredar resmi di Indonesia. > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-3/> > > Selain mode normal, kamera depan V15 dilengkapi mode *AI beauty* yang > siap “mengoperasi wajah” pengguna. Tak usah lagi merogoh kocek dalam-dalam > untuk membayar aneka perawatan dan terapi di klinik kecantikan deh. > Kecantikan yang dihasilkan kamera depan V15 lebih instan. Ha… ha… ha…. > > Kamera belakang V15 tidak kalah mengesankan. Kamera dengan fokus otomatis > dan lampu kilat itu terdiri atas tiga lensa. Kalau disebutkan dari atas, > urutannya lensa pengukur kedalaman objek beresolusi lima megapiksel, lensa > sudut lebar delapan megapiksel, dan lensa normal alias lensa utama 24 > megapiksel. Bukaan lensa utamanya f/1,78. Kamera dengan kecerdasan buatan > alias AI tersebut sanggup menghasilkan foto beresolusi 24 megapiksel dan > klip video *full HD* 1080p. > > Sederet fitur ditanamkan ke kamera belakang ponsel. Di antaranya, *portrait > light effect*, *live photo*, dan *efek bokeh*. Ada pula *night mode*, *AI > beauty, AI portrait framing*, dan pro. *AI portrait framing* akan > menyarankan komposisi terbaik saat pengguna memotret orang. > > Ingin menyulap seseorang agar terlihat lebih kurus? Manfaatkan fitur *AI > body shaping*. Sedangkan pada mode pro, aneka parameter pemotretan > leluasa diatur secara manual. Misalnya, ISO mulai 100 hingga 3200 dan > kecepatan rana mulai 1/12.000 detik hingga 32 detik. > > ***** > > Bila dirangkum, menurut HSW, untuk sebuah ponsel kelas menengah V15 > tergolong menarik. Walaupun permukaan bodi belakang ponsel itu terbuat dari > polikarbonat—masyarakat lebih sering menyebutnya plastik–, ia tetap > terlihat mewah. Gradasi warnanya indah. > > Hal yang patut diwaspadai dari bodi berbahan polikarbonat, permukaannya > relatif lebih mudah tergores daripada yang berbahan kaca atau logam. > Solusinya sudah tersedia di dalam kardus V15. Pasangkan *hybrid* *case > *tambahan > yang telah disertakan. > > Bagian tengah *hybrid case* itu berupa plastik keras bening. Ia siap > melindungi permukaan belakang ponsel tanpa menutupi kecantikan warna V15. > Sedangkan tepi kiri-kanan *hybrid case* berbahan karet. Sehingga, > pengguna dapat menggenggam ponsel dengan lebih nyaman. > > Menyoal kegegasan dan daya tahan baterai, dua faktor itu tak perlu > disangsikan lagi. Kinerja kamera depan maupun kamera belakang V15 juga > memuaskan. Fitur *beauty*-nya benar-benar “jahat” alias dahsyat. > > Ssstt.. sedikit membongkar rahasia, ketika V15 baru diluncurkan, terus > terang HSW sempat kecewa dengan performa kamera ponsel itu. “Kok tidak > sebagus kamera Vivo V11 Pro ya,” gumam HSW di dalam hati. Setelah > mendapatkan beberapa kali pembaruan *firmware*, kinerja kamera ponsel > tersebut meningkat drastis. *Firmware* terakhir yang HSW gunakan dalam > uji pakai adalah versi 1.11.7. > > Seandainya V15 memanfaatkan konektor *charger* USB tipe C dan dibekali > NFC plus inframerah sebagai *remote control*, ah… ponsel itu bakal > semakin menggiurkan. Betul, konektor *micro USB* seperti yang dipakai V15 > tidak buruk. Namun, umpama telah mengadopsi USB tipe C, pengguna tak perlu > lagi khawatir terbalik menancapkan kabel *charger*, bukan? > > Saat HSW tuntas mengetikkan ulasan ini, pasca-melahap song mie ayam dan > jagung rebus, satu unit Vivo V15 dapat ditebus dengan harga ritel resmi > Rp4,099 juta. Ingin lebih murah? Asalkan Anda serius akan membeli, dengan > senang hati HSW bakal memaparkan caranya. Tanyakan saja di kolom komentar. > > *** > > Berikut contoh hasil jepretan kamera Vivo V15. Semua menggunakan mode > otomatis dan tanpa menggunakan lampu kilat, kecuali disebutkan khusus. > Ukuran foto telah diperkecil agar lebih ringan saat diakses. Tidak ada olah > digital lain yang dilakukan. > > Posisi pemotretan sama dengan foto di atas, tetapi kali ini menggunakan > lensa sudut lebar. > > Kembali ke lensa normal. > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-18/> > > Pemotretan pada malam hari berikut ini menggunakan mode normal/otomatis, > bukan *night mode*. > > Saatnya mencoba efek bokeh. > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-36/> > > Menjajal *AI portrait framing*. > > Sekarang menguji *AI body shaping*. Perhatikan perbedaan foto kedua > dibandingkan foto pertama. > > Ada contoh hasil jepretan *night mode*? Ada *dong*. Foto pertama mode > otomatis, sedangkan foto kedua saat *night mode* aktif. > > Foto-foto di bawah ini dijepret memakai kamera depan. > > Seberapa “jahat” fitur *AI beauty* di V15? > > > <https://ponselmu.com/review-vivo-v15-selamat-tinggal-klinik-kecantikan/rev-v15-50/> > > Inilah contoh klip video yang dihasilkan kamera V15. > > *** > > Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, kondisi awal > RAM, dan versi *firmware* ponsel saat uji pakai. > > > > Salam, > > > > Herry SW >
-- =========== Yuk install #MyXL Apps untuk Cek Kuota & Beli Paket XL https://play.google.com/store/apps/details?id=com.apps.MyXL ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/id-android/33d9a210-ed79-4627-ad8f-5c4aff5a3d05%40googlegroups.com.
