Jakarta - Setelah kedatangan teknologi Long Term Evolution (LTE)
nanti, seharusnya tarif internet di ponsel bisa jauh lebih murah. Hal
tersebut merupakan temuan Nokia Siemens Network (NSN) dalam sebuah
penelitian ekonomi tekno broadband bergerak, baru-baru ini.

Sesuai keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa
(18/5/2010), operator nantinya dapat menyediakan hingga 5 GB data per
bulan untuk setiap pelanggan layanan suara mereka saat ini dengan
menggunakan teknologi radio HSPA dan LTE di situs BTS yang ada. Selain
itu mereka pun dapat menggunakan beberapa pita frekuensi berbeda agar
lebih efisien.

Alhasil semakin tinggi penetrasi broadband bergerak seharusnya semakin
rendah biaya penyediaan gigabyte data per pelanggan. Menanggapi hal
ini, seharusnya konsumen makin diuntungkan dengan hadirnya LTE.

"Kunci untuk memaksimalkan keuntungan dari jaringan akan bergantung
pada keakuratan peningkatan kapasitas jaringan HSPA yang ada serta
penggelaran jaringan LTE," ujar Tommi Uitto, Head of Network Systems
Product Management NSN.

Dampak Bagi Konsumen

Apa dampaknya bagi konsumen? Jelas seharusnya mereka bisa menikmati
layanan data yang lebih besar dengan biaya yang jauh lebih murah.

Pasalnya, berdasar data NSN, tanpa layanan suara sekalipun dengan
teknologi LTE mereka operator dapat mempertahankan belanja modal dan
operasional sebesar 3 euro per pelanggan atau sekitar Rp 33.864.

Sebagai informasi, biaya capex dan opex berkurang ketika terdapat
lebih banyak pelanggan yang berbagi biaya. Dengan sedikitnya 500
pelanggan per situs yang masing-masing menggunakan kurang dari
2GB/bulan, capex dan opex bulanan akan mencapai 3 euro per pelanggan.

Jika penggunaan data rata-rata dapat dijaga kurang dari 2 GB dan
densitas pelanggan sangat tinggi, sangat mungkin untuk menekan capex
dan opex bulanan sehingga kurang dari 2 euro. Jika biaya sewa situs
dan backhaul sebagian dialokasikan untuk layanan suara, maka capex dan
opex bulanan untuk data broadband akan menjadi lebih rendah lagi.

Sebagai perbandingan, saat ini koneksi internet unlimited XL -- dengan
batas bandwith 1GB -- dibanderol Rp 150 ribu. Sementara untuk layanan
unlimited 1 hari dengan batas bandwith lebih rendah, konsumen
diwajibkan membayar Rp 10.000. ( fw / ash )

http://www.detikinet.com/read/2010/05/18/171747/1359432/328/lte-datang-internetan-dari-ponsel-harusnya-lebih-murah/?i991102105

-- 
Salam,


Agus Hamonangan

http://groups.google.com/group/id-android
http://groups.google.com/group/id-gtug
Gtalk  : agus.hamonangan
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke