kalau nggak keberatan juga di tuliskan di google review, saya rasa banyak juga yang memilih penginapan karena review google. apalagi saya lihat reviewnya cukup baik di google
Sent from my iPhone > On 22 Dec 2019, at 09.13, Muhammad Hanief <[email protected]> wrote: > > > Dear rr. > > Hanya mau berbagi pengalaman saja. > Hati2 menginap di resort/penginapan di Garut. > Terutama di BANYU ALAM RESORT, Cipanas, Garut. > > Kebetulan saya dan keluarga besar sedang mengadakan acara Family Gathering > dan menyewa BANYU ALAM RESORT ini di garut. Terjadi perampokan di dalam kamar > yg terkunci rapat jendela dan pintu. Tidak tanggung2, 3 kamar keluarga saya > di masuki perampok itu. > > Aneh nya, Yang hilang berupa uang, memang tidak banyak, kamar A 350.000 (isi > dompet ada 2jt lbh, kondisi isi kamar sampai di acak2 pelaku), kamar B > 50.000, isi dompet 400rb dan kamar C 250.000 rupiah dengan isi dompet 1jt. Di > kamar C, kunci mobil ada d meja kamar, dengan 3 HP, dan 1 laptop. Modus nya > seperti biar tidak terlacak bahwa uang telah hilang. > > Sudah melakukan BAP di bantu polsek tarogong sini, serta beberapa org > keluarga yg di mabes polri, dan intel kodam 3, untuk upaya mencari pelaku > tersebut. > > Penyelidikan sampai detik ini mengindikasi pada pegawai hotel. Karena > penemuan barang bukti kejahatan. Berupa kunci duplikat kamar. > > Kronologi : > > Kami semua mengunci kamar untuk berkunpul di Aula Resort. Untuk acara makan > malam family gathering kami. > Sekitar pukul 20:25, seorang sepupu histeris berlari ke Aula dengan > berteriak, kerampokan di kamar. Sontak kami semua berlarian ke kamar masing2, > saya langsung lari ke sekuriti, adik ke resepsionis. > > Tidak lama berselang, 2 penghuni kamar lain pun berteriak memanggil ketua > panitia fam gath kami. Dan melapor bahwa kamar telah d buka. > > Kondisi pintu kamar yg termasuki rampok itu dalam keadaan terbuka tak > terkunci. Saya cek satu2 jendela dan lubang anak kunci, tidak ada tanda2 > pengrusakan paksa. Di ketiga kamar. > > Lalu saya dan beberapa panitia kembali ke resepsionis untuk berbicara dengan > management, dan lihat rekaman cctv (ternyata mati). > > Tidak lama setelah berbicara dengan management, tanpa hasil dan terlihat ada > yg di tutupi pihak management, betul2 ketara ada yg ditutupi mereka, > perwakilan korban dari 3 kamar yg kebobolan bergegas menuju polsek tarogong > untuk membuat BAP. Ternyata kami sudah d tunggu d sana. Atas bantuan keluarga > di mabes polri. > > Setelah beres membuat BAP. Kembali ke resort lah semua pelapor dan korban td > di kawal beberapa personil polri dari polsek tarogong. > > Di lakukan lah olah TKP seperti biasa. Di indikasi ada org dalam. Ketahuan > setelah para pegawai, staff dan sekuriti resort ini di kumpulkan. Di ruang > pegawai, ditemukan lah kunci duplikat kamar. Dan di temukan lagi anak kunci > kamar yg terbobol -Terpisah dari kumpulan kunci duplikat- yg di awal di sebut > oleh pihak manajemen bahwa mereka TIDAK MEMILIKI kunci duplikat. -Di awal, > saya bertanya hingga 4 kali ke sekuriti dan resepsionis dengan nada menekan > agar mengaku. Ternyata ttp mereka, dan para staf serta pegawai bilang TIDAK > MEMILIKI kunci duplikat.-. Dengan di temukan kunci duplikat berarti > management, dan pegawai resort ini saling menutupi. Otomatis saya marah besar > saat tahu mereka berbohong. Karena penemuan barbuk itu. > > > Sampai saat ini msh pendalaman untuk menyelediki siapa palaku nya. > > Kami tetap melanjutkan acara fam gath sampai tulisan ini di buat. > > Dan management hotel belum sedikit pun memberikan solusi bagaimana baik nya > hingga tulisan di buat. > Resort sudah terbayar lunas. > Kami TIDAK meminta apapun. Cuma minta palaku tertangkap dan pihak2 yg > menutupi di proses secara hukum saja. > > Daripada pakai cara social media punishment, lbh sakit daripada di BAP. > > > > Himbauan : > 1. Jangan pernah menginap di resort/hotel dengan perasaan pasti aman, tetap > selalu memilki rasa praduga tak bersalah. > 2. Jangan menginap di resort yg kami sewa ini. > 3. Selalub berhati2. Jangan meninggalkan dompet/tas/barsng berharga. > > > Maaf cuma share dan tulis unek2 saja. Supaya lebih berhati2 di lain waktu dan > info bisa bikin yg baca juga berhati2. > -- > =========== > Ayo Subscribe >> YouTube Channel > https://www.youtube.com/user/komunitasandroid > > ---------------------- > Kontak Admin, Twitter @agushamonangan > ----------------------- > FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id > > Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT > > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian > Android Community" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/id-android/CACnOLPOEu0V3F0_hkCDJQsGj%2B%2Bgc0vtbv4Mh5HRc%3DPSBFOoSEQ%40mail.gmail.com. -- =========== Ayo Subscribe >> YouTube Channel https://www.youtube.com/user/komunitasandroid ---------------------- Kontak Admin, Twitter @agushamonangan ----------------------- FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/id-android/BD386E46-12E1-4F04-8F5D-499FECEE1AF3%40gmail.com.
