dan drama pun dimulai...
huihihihihi....

negri +62 gini amat yak


                 Tulus Dalam Penerimaan
       Murah Hati Dalam Memberi Penghargaan
<==================================>
       ................-==Kang Yud==-...............


On Tue, 29 Sep 2020 at 20:15, Herry SW <[email protected]> wrote:

> Hmmm... kalau kondisinya begini, bakal ada drama apa ya kira-kira.
>
>
> https://techbiz.id/2020/09/kapasitas-ceir-penuh-kemenperin-tidak-bisa-input-imei/
>
> Techbiz.id – Kemeterian Perindustrian kini sudah tidak bisa lagi
> mengupload data International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada
> mesin CEIR dikarenakan kapasitas yang penuh dan sudah tidak memadai lagi
> untuk dilakukan penambahan database.
>
> Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan redaksi Techbiz
> Indonesia, kapasitas terpakai mesin Centralized Equipment Identity
> Register (CEIR) yang digunakan untuk pengendalian IMEI ini sudah hampir
> penuh mencapai 95 persen.
>
> Lebih lanjut disebutkan, pada tanggal 23 September 2020, kapasitas CEIR
> yang telah mencapai 95% dikhawatirkan pihak ATSI akan membuat CEIR
> tersebut down mengingat kapasitas yang hampir full.
>
> “Untuk itu ATSI menutup akses bagi Kemenperin untuk melakukan upload
> IMEI TPP ke dalam database CEIR sehingga produk HKT yang baru diproduksi
> maupun impor yang telah dilaporkan ke Kemenperin melalui TPP menjadi
> tidak dapat diupload ke dalam CEIR,” bunyi keterangan yang diterima
> redaksi.
>
> Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI),
> Marwan O Baasir menyatakan bahwa ATSI sudah menyelesaikan semua tahapan
> project timeline dalam aturan pengendalian IMEI.
>
> “Segera dalam empat minggu kedepan akan diserahkan (mesin CEIR) ke
> kominfo dan menperin,” jelas Marwan.
>
> Hingga berita ini diturunkan, baik Kementerian Kominfo maupun Kemenperin
> belum memberikan tanggapan atas informasi ini.
>
> Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia
> (AIPTI), Ali Soebroto membenarkan informasi mengenai penuhnya kapasitas
> mesin CEIR ini. “Infonya begitu,” ujar Ali melalui pesan singkat.
>
> Seperti diketahui mulai 15 Setember 2020 Pemerintah Indonesia
> memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui identifikasi
> nomor IMEI menggunakan mesin CEIR.
>
> Sejak pemberlakuan tersebut, perangkat HKT yang nomor IMEI-nya tidak
> terdaftar pada mesin CEIR akan terblokir dan tidak dapat digunakan.
> HIngga saat ini menurut Marwan sudah ada 1,1 miliar nomor IMEI yang
> sudah masuk dalam database CEIR.
>
>
>
> Salam,
>
>
> Herry SW
> --
> Maaf, saya tidak melayani konsultasi via SMS dan WhatsApp.
> Jalur konsultasi: blog Ponselmu.com dan Twitter @herrysw
>
> --
> ===========
> Ayo Subscribe >>  Channel YouTube
> https://www.youtube.com/user/komunitasandroid
>
> ----------------------
> Kontak Admin:
> IG   https://www.instagram.com/agushamonangan
>
> -----------------------
> FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id
>
> Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
>
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community" dari Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/id-android/20200929201534.71C6.E4008AD3%40hsw9900.com
> .
>

-- 
===========
Ayo Subscribe >>  Channel YouTube
https://www.youtube.com/user/komunitasandroid

----------------------
Kontak Admin: 
IG   https://www.instagram.com/agushamonangan

-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/CAKyB7YQLR-P72B8ijSrQN6078kK4R%2BYkuj9w-tccbE3gdhT%2BOg%40mail.gmail.com.

Kirim email ke