Menurut sebuah survei dari ABI Research, mengungkapkan bahwa ponsel
pintar berbasiskan Android diprediksi akan menguasai pasar piranti ini
pada tahun 2015 dengan market share sebesar 33% di seluruh dunia.


http://cybertech.cbn.net.id/cbprtl/cybertech/detail.aspx?x=Hot+Topic&y=cybertech|0|0|2|220

Cukup diterima di ranah komputasi server, namun tidak terlalu
mengkilap di ranah komputasi desktop, namun hal itu tidak berlaku di
ranah komputasi kecil dan bergerak, termasuk di dalamnya smartphones
dan tablet PC. Kedua piranti yang diprediksi akan booming di
tahun-tahun mendatang ini, Linux ternyata platform yang paling banyak
diadopsi oleh kedua piranti tersebut. Selain kedua perangkat tersebut,
Linux juga saat ini terus dikembangkan untuk diadopsi pada piranti
yang lebih luas lagi, termasuk televisi dan perangkat elektronik
otomotif.

Belum lama ini di Taiwan digelar sebuah pameran teknologi terbesar
dengan tajuk Computex Computer Show. Pada acara ini berbagai produsen
teknologi dari seluruh dunia berkumpul memamerkan produk-produk
terbaru mereka. Salah satu yang menarik dari pameran tersebut adalah
dengan diluncurkannya tablet PC mirip iPad dari berbagai produsen
dengan Linux sebagai platform utama sebagian besar dari piranti
tersebut, entah itu Android atau MeeGo.

Sebelumnya platform berbasiskan Linux juga semakin banyak diadopsi
oleh sebagian besar smartphone keluaran terbaru. Bahkan menurut sebuah
survei dari ABI Research, mengungkapkan bahwa ponsel pintar
berbasiskan Android diprediksi akan menguasai pasar piranti ini pada
tahun 2015 dengan market share sebesar 33% di seluruh dunia.

Salah satu platform berbasiskan Linux dan bersifat open source yang
tengah naik daun saat ini, tidak lain dan tidak bukan adalah Android
dari Google. Dengan fitur yang mumpuni, serta dukungan dari Google dan
berbagai produsen besar handset dunia, termasuk Motorola, HTC, dan
Samsung, menjadikan Android kian kinclong dan banyak diadopsi sebagai
platform utama dari berbagai smartphones.

Selain Android, platform berbasiskan Linux lainnya yang juga telah
siap untuk bersaing di pasaran adalah MeeGo dan Bada. Kedua platform
berbasiskan Linux ini digadang-gadang mampu menembus belantara
pertarungan sengit antar platform, terutama MeeGo yang merupakan
gabungan dua proyek dari dua perusahaan besar teknologi, yaitu Nokia
dan Intel.

Nokia yang dikenal sebagai produsen ponsel nomor satu dunia ini
sebenarnya telah memiliki Symbian, akan tetapi kesuksesan Android
sebagai platform open source ditambah lagi dengan semakin mulai
memudarnya Symbian di mata para produsen dan pengguna, menjadikan
Nokia mulai mengembangkan sebuah platform yang bernama Maemo. Tidak
seperti Symbian, platform ini dari awalnya memang dikembangkan
berbasiskan Linux dan bersifat open source.

Namun demikian, melihat pertarungan antar platform yang semakin ketat
dan kuat, Nokia kemudian mengajak Intel, yang juga memiliki proyek
berbasiskan Linux pula dengan nama Goblin. Keduanya sepakat untuk
bergabung dalam satu proyek dengan nama MeeGo, yang tetap bersifat
open source.

MeeGo sendiri ditujukan dan didesain untuk berbagai piranti berukuran
kecil dan bergerak, termasuk smartphone, netbook, tablet PC, dan
televisi, serta perangkat elektronik untuk otomotif. MeeGo sendiri
sudah diperkenalkan oleh kedua perusahaan kepada publik dan siap untuk
bersaing.

Sementara Bada adalah platform berbasiskan Linux yang dikembangkan
oleh Samsung, dimana platform ini, menurut Samsung 'hanya' ditujukan
untuk ponsel milik Samsung, walaupun tidak tertutup kemungkinan
Samsung akan menawarkan kepada produsen lain untuk bersama-sama
mengembangkan dan mengadopsi Bada ke dalam produknya.

Platform berbasiskan Linux terus bermunculan

Salah satu sistem operasi open source yang siap untuk meramaikan
blantika persaingan platform adalah Chrome OS. Selain Android,
platform berbasiskan Linux ini dikembangkan pula oleh Google yang juga
bersifat open source. Tidak seperti Android, Chrome OS ini akan fokus
pada netbook, karena platform ini memang didesain untuk memaksimalkan
kinerja perangkat keras yang terdapat pada sebagian besar netbook.

Menurut Google, Chrome OS rencananya akan diluncurkan pada akhir tahun
ini dan untuk sementara hanya untuk netbook, walaupun Google sendiri
terus mengembangkan platform ini untuk ditujukan pada piranti
komputasi lainnya, semisal desktop dan televisi.

Chrome OS, ditambahkan Google adalah sebuah sistem operasi on the fly,
dimana sistem operasi ini memiliki peran ganda, selain sebagai
manajemen berbagai perangkat keras yang terdapat pada piranti, sistem
operasi ini juga bisa berperan sebagai browser, karena antarmuka
pengguna ini dirancang untuk menjelajahi dunia internet. Sistem
operasi ini sendiri memang ditujukan untuk orang yang menghabiskan
sebagian besar waktunya di internet.

Dibandingkan dengan sistem operasi tertutup, Linux memang memiliki
beberapa keunggulan. Salah satu daya tariknya adalah sifatnya yang
open source. Dengan sifatnya ini, Linux dapat digunakan dan
dimodifikasi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna tanpa
harus terikat dan membayar lisensi.

Selain itu, keunggulan lainnya adalah dukungan dari berbagai komunitas
di seluruh dunia yang terus-menerus mengembangkan dan meningkatkan
berbagai fitur serta kemampuan dari sistem operasi tersebut. Dengan
berbagai keunggulan tersebut, kini mulai banyak vendor teknologi dunia
yang melirik Linux untuk dijadikan platform utama untuk piranti
mereka, selain tentu saja, Linux bisa menekan biaya, sehingga bisa
meminimalisir harga jual produk ke konsumen.

Belum lama ini pula telah didirikan dan diumumkan kepada publik sebuah
organisasi baru bernama Linaro - walaupun Linaro ini bukan organisasi
pertama yang menaungi Linux - yang didukung oleh beberapa perusahaan
teknologi besar, seperti IBM, Freescale, ARM, ST-Ericsson, Motorola,
dan Samsung.

Linaro ini bertujuan untuk mengembangkan, meningkatkan, serta
memperluas cakupan penggunaan platform berbasiskan Linux untuk
diterapkan pada berbagai perangkat, terutama perangkat kecil dan
bergerak, seperti smartphones, tablet PC, televisi, perangkat
elektronik untuk otomotif, dan masih banyak lagi.

Dengan semakin banyaknya dukungan disertai dengan keunggulan yang
dimiliki, diperkirakan platform berbasiskan Linux dan open source akan
terus bermunculan dan diprediksi akan menjadi platform yang paling
banyak dikapalkan dan digunakan pada piranti, terutama piranti kecil
dan bergerak. Hal ini juga diperkuat dengan survei dari beberapa firma
riset yang menunjukkan indikasi bahwa Linux akan semakin kinclong di
masa-masa yang akan datang.

Jadi, masih ragu dengan masa depan Linux? (ydn/berbagai sumber)

Sumber: CBN




-- 
Salam,


Agus Hamonangan

http://groups.google.com/group/id-android
http://groups.google.com/group/id-gtug
Gtalk  : agus.hamonangan
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke