Pemerintah China dan Taiwan akan mendorong para vendor besar
telekomunikasi dan teknologi dari kedua kawasan tersebut untuk
menjadikan Android sebagai platform standar dari berbagai piranti
bergerak buatan mereka.

Pada acara Cross-Strait Telecommunications Industry Cooperation and
Exchange Conference di Beijing, China, pemerintah China dan Taiwan
mendorong para vendor telekomunikasi dan teknologi kedua kawasan itu
untuk menjadikan Android sebagai platform utama untuk berbagai piranti
bergerak buatan mereka.

Acara yang ditujukan dalam mempertemukan berbagai industri
telekomunikasi dari China dan Taiwan ini adalah untuk menciptakan
standarisasi teknologi dan mencari peluang dari bisnis telekomunisasi
antar kedua kawasan. Acara ini sendiri telah dua kali diselenggarakan.

Dengan dukungan dari para pengambil kebijakan untuk urusan
telekomunikasi dan teknologi dari kedua pemerintah, akan memberikan
peluang yang sangat besar bagi para industri smartphone berbasiskan
Android pada pasar dengan pengguna yang mencapai 800 juta.

Ditambah lagi dengan telah digunakannya Android sebagai basis
pengembangan dari perangkat lunak bernama Ophone yang didukung oleh
China Mobile, sebuah operator telekomunikasi terbesar dunia yang
berbasis di China.

Sementara itu, Android sendiri juga telah banyak digunakan pada
smartphone keluaran para vendor besar teknologi dari kawasan tersebut,
seperti Acer, Asus, dan HTC.

"Android dan Ophone adalah solusi terbaik untuk kawasan China dan
Taiwan," kata Ho Pao-chung, a director at Taiwan's Institute for
Information Industry.

Ho, seperti dilansir Computerworld, dikutip CBN, lebih jauh lagi
mengatakan, dengan pengalaman para vendor Taiwan dalam pembuatan
piranti berbasiskan Android, termasuk smartphones, e-readers, netbooks
dan tablet PC, digabung dengan pasar yang ada di China daratan melalui
Ophone dari China Mobile, membuat Android dari Google ini menjadi
solusi terbaik untuk dikembangkan sebagai standar utama piranti kecil
dan bergerak bagi kedua kawasan.

Android sendiri merupakan platform dari Google berbasiskan Linux/open
source ini memang cocok untuk dikembangkan karena bisa disesuaikan
dengan kebutuhan dan keinginan tanpa harus terikat dengan berbagai
lisensi, selain itu free of charge. (ydn)

http://cybertech.cbn.net.id/cbprtl/cybertech/detail.aspx?x=Linux+Center&y=cybertech|0|0|8|712

-- 
Salam,


Agus Hamonangan

http://groups.google.com/group/id-android
http://groups.google.com/group/id-gtug
Gtalk  : agus.hamonangan
Follow : @agushamonangan
E-mail :  [email protected]

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke