J-Topia adalah sebuah acara yang di sponsori oleh Unilever untuk
product Minori-Megumi. Acara tersebut merupakan Festival Jepang yang
dihadiri oleh lebih dari 10ribu peserta, yang bertempat di Taman Ria.

Acara tersebut antara lain: Belajar Menulis Jepang, Cara Menggunakan
Kimono, Membuat Boneka Kertas, Festival Band dengan lagu-lagu Jepang,
Tarian Khas Jepang, dll. Dalam acara tersebut Penerbit Matahati
diberikan waktu untuk mengadakan diskusi buku Kisah 47 Ronin (diskusi
dengan Moderator Haikal dengan pembicara Bpk Iqbal (Direktur Matahati)
dan Junior Respati (Redaksi Buku Majalah Hai)), dalam diskusi tersebut
Juga melibatkan Peserta dengan diakhiri oleh Kuis berhadiah Buku Kisah
47 Ronin.

Beberapa rangkuman isi dari acara tersebut adalah:
1. Buku Kisah 47 Ronin menceritakan bagaimana perjalanan samurai yang
pada zaman tersebut masyarakat Jepang mempunyai etika untuk tidak
boleh membunuh (walaupun dengan binatang sekalipun). Tetapi karena
Tuan mereka (Lord Asano) dihukum secara tidak adil (dipaksa untuk
melalukan Seppuku), sehingga para pengikut Lord Asano (ronin)
mengajukan petisi kepada shogun untuk menuntut keadilan. Mereka
meminta Shogun untuk mengadili pejabat pemerintah. Tetapi waktu
berjalan dengan tanpa kepastian dan sedikit demi sedikit para pengikut
Lord Asano (Ronin) mundur dalam misi tersebut, sampai akhirnya mereka
bersumpah setia dan akan melanggar etika untuk tidak membunuh demi
menuntut balas kematian tuan mereka (Lord Asano).

2. Kenapa buku ini diterbitkan oleh Matahati? karena dari buku ini
kita dapat mengambil pelajaran berharga tentang kesetiaan dan
penghormatan atas harga diri. Selain mempunyai nilai sejarah yang
tinggi, buku ini cocok untuk dibaca oleh Remaja maupun Dewasa.

3. Ada apa dengan buku Jepang? Buku-buku Jepang mempunyai
karaktersitik yang berbeda dengan buku lainnya, buku-buku tersebut
mengandung nilai filosofi yang tinggi, Selain banyak pelajaran yang
diambil dari buku tersebut, sejarah dan seting tempat serta waktu
sangat kental dan mencolok untuk digambarkan dalam buku tersebut. Yang
menarik mereka berpendapat bahwa Jepang sekarang sudah menjadi trend
dalam kehidupan remaja, buku Jepang mempunyai masa hidup yang panjang,
ketika mereka berumur 27 tahun suka membaca buku Jepang (ex. Kisah 47
Ronin) untuk kedepan mereka punya anak sampai berumur 27 tahun, buku
Kisah 47 Ronin ini masih merupakan buku yang menarik untuk mereka.

4. Beberapa buku Jepang yang bagus untuk di jadikan contoh sebagai
buku yang sangat menarik adalah Kisah Klan Otori, Stori of Geisha dan
Musasi.

Demikian ringkasan singkat dari Diskusi buku Kisah 47 Ronin dalam
acara J-Topia. Rencana Penerbit Matahati mendapatkan Tempat Stan Untuk
Menjual buku-buku Jepang, tetapi karena info tersebut mendadak
sehingga Penerbit Matahati hanya dapat menyumbang acara Diskusi buku
Jepang Kisah 47 Ronin (berdasarkan sejarang yang Harinya selalu
diperingati, bahkan sampai sebelum perang dunia ke 1, hari untuk
memperingati 47 Ronin ini Diliburkan)

Kirim email ke