Kira2 kapan ya diupload di Planindo...?? ;-)


  ----- Original Message ----- 
  From: Salahuddien Gz 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, August 27, 2007 10:59 AM
  Subject: [Id-ebook] True Story:JIHAD TERLARANG (Pengakuan Seorang Mantan 
Gerilyawan NII)


  Judul : Jihad Terlarang, Cerita dari Bawah Tanah
  (Kisah Nyata Mantan Aktivis Islam Garis Keras)
  Penulis : Mataharitimoer
  Penerbit : Kayla Pustaka, 380 hlm, Rp 44.000,-

  Dapatkan di toko buku online: www.benggala.com, www.kaylapustaka.com,
  www.nunpublisher.com, www.bismikabooks.com. Pemesananan langsung bisa
  menghubungi Bapak Dadan: 021-68133999

  Kisah dalam buku ini didasarkan pada pengalaman nyata penulisnya,
  Mataharitimoer, seorang mantan aktivis NII (Negara Islam Indonesia)
  yang "bertobat". Selama 10 tahun ia hidup di "bawah-tanah", berkelana
  dari kota ke kota, demi mewujudkan cita-cita mendirikan negara yang
  berdasarkan syariat Islam di Indonesia, dengan cara-cara yang kurang
  lazim dan asosial. 

  Penulis mewujudkan dirinya sebagai seorang remaja beranjak dewasa
  bernama Royan. Ia menyimpan dendam pada Tuhan dan tentara, yang
  merenggut nyawa bapaknya pada Peristiwa Tanjung Priok, 1984. Pada
  tahun 1988, ia bergabung dengan pergerakan Islam underground, yang
  ingin mendirikan Negara Islam dan menggulingkan rezim yang dianggap
  thagut alias setan. Muslim yang tidak mengikrarkan syahadatnya
  kembali, dituding kafir. 

  Sejak bergabung dalam pergerakan, ia hidup bergerilya, berkelit dari
  incaran, gerebekan, dan penculikan intelijen. Di tengah-tengah
  perjuangan antara hidup dan mati, ia justru menyaksikan banyak
  kezaliman di tubuh pergerakan. Ia tak sepakat dengan sikap ketaatan
  jamaah yang berlebihan kepada pemimpinnya. Ia menentang larangan
  pemimpin bagi para kadernya untuk jatuh cinta dan memilih pasangan
  mereka sendiri. Kalaupun menikah, itu harus dengan persetujuan atasan,
  dan wajib membayar infak yang jumlahnya sering tak sanggup ditanggung
  oleh para kadernya. 

  Royan pun tak setuju jika jamaah "dipaksa" mencari infak dengan
  berbagai cara asal disetor 100% kepada pemimpin pergerakan. Ia
  menentang sikap jamaah yang suka menganggap harta yang dimiliki
  masyarakat boleh dirampas karena alasan fa'i (rampasan perang).
  Pergerakan menganggap, masyarakat negeri ini masih hidup dalam
  kekafiran, sehingga merampok harta mereka adalah tindakan halal. 

  Abu Qital, Abu Shoffan, dan Imam-atasan-atasan Royan-mencoba
  membungkamnya dengan fitnah, teror, penculikan, bahkan uang sogokan.
  Pengalaman-pengalaman traumatis itu membuat Royan "tersadar" dan
  segera keluar dari pergerakan yang selama ini dianggapnya sebagai
  kebenaran tunggal. Ia berjalan sendiri dalam kesunyian, dan mulai
  mencari makna sejati jihad dan kebenaran ...


  TESTIMONI

  Novel ini menarik karena dua alasan. Pertama, alur ceritanya diangkat
  dari pengalaman aktual dalam sebuah dunia yang penuh misteri, ganas,
  eksklusif, mengatasnamakan Tuhan-sebuah perbuatan yang berlawanan
  dengan seluruh ruh Alquran tentang cara damai dan beradab dalam
  mencapai sebuah tujuan. Kedua, menempuh jalan kekerasan dalam
  pengalaman politik Indonesia ujung-ujungnya hanya satu: malapetaka. 
  -Ahmad Syafii Maarif, Sesepuh Muhammadiyah

  Makna jihad yang sering dipahami dengan salah kaprah oleh banyak orang
  dibongkar dengan unik oleh Mataharitimoer .
  -Enison Sinaro, Sutradara Film Bom Bali Long Road To Heaven

  Buku ini tidak saja mengisahkan perjalanan hidup namun juga pergulatan
  mencari makna kehidupan yang berkarakter diametral penuh konfrontasi
  dan jamak dari penulisnya. Saya pikir ia telah menemukan dirinya
  kembali walaupun tidak pernah sama lagi dengan dirinya yang dulu.
  -Nurul Arifin, Artis Indonesia

  Sangat bagus! Mengupas ijtihad seorang anak manusia dalam sebuah misi
  jihad, namun pada akhirnya ia sendiri meragukan jalan yang
  ditempuhnya. Baru kali ini ada sebuah buku yang memaparkan kehidupan
  seorang manusia yang sangat tersembunyi.
  -Alchaidar, Mantan Aktivis NII 

  Novel ini membuka tabir sebuah gerakan yang mengklaim kebenaran hanya
  ada di pihaknya. Sungguh menggugah! 
  -Herry Muhammad, GATRA

  Mataharitimoer hanyalah sebuah noktah di gunung es: betapa
  ketidakadilan global kuasa membangkitkan kerikil terpendam yang
  selanjutnya menjadi batu sandungan global. 
  -Prof. Dr. Ahmad Mubarok, M.A., Guru Besar Psikologi Islam

  Menukik tajam! Layak dibaca oleh para pemerhati kebijakan politik
  nasional dan internasional, terkait isu jihad dan terorisme.
  -Zaki Amrullah, Radio Berita Jerman Deutsche Welle

  Penculikan ternyata tidak hanya dilakukan oleh Densus 88, tapi juga
  oleh kelompok yang bersaing dalam satu tubuh gerakan yang awalnya
  sama. Apakah itu yang dimaksud "Jihad Terlarang"? Membaca buku ini
  akan menambah wawasan bagaimana serunya pergolakan dalam sebuah
  harakah (gerakan).
  -Fauzan Al-Anshari, Juru Bicara Majelis Mujahidin Indonesia

  Novel yang untuk pertama kalinya mengilustrasikan Islam underground
  dengan jujur. Latar belakang si penulis yang pernah bersentuhan
  langsung dengan gerakan bawah-tanah membuat kisah di dalamnya begitu
  hidup dan nyata. Sebuah referensi penting untuk memahami satu dimensi
  dari Gerakan Islam di Indonesia.
  -Siska Widyawati, JIJI Press

  Akhirnya, ada juga orang yang berani menulis novel tentang pergerakan
  Islam garis keras dalam rangka mendirikan Negara Islam. Selama ini,
  mereka yang terlibat hanya berani mengungkapkan bisik-bisik belaka.
  Sangat inspiratif sekaligus mengejutkan.
  -Wahyudin Fahmi, Koran Tempo

  Realitas kemelaratan dan ketidakadilan cenderung menumbuhkan perilaku
  kekerasan. Novel ini sangat inspiring bagi kita untuk segera
  merumuskan makna "jihad" yang halal tapi konstruktif, tanpa diracuni
  oleh pemahaman Barat tentang terorisme dan jihad.
  -Faisal Haq, Majalah Gontor

  Sangat menarik! Sayang kalau buku ini hanya dinikmati kovernya saja ..
  -Herawatmo, Rakyat Merdeka Online

  Karya-karya Mataharitimoer telah dibaca oleh banyak penggemarnya. Ia
  telah memberikan inspirasi dan motivasi pada jutaan orang lainnya.
  -Yudhi Aprianto, sarikata.com

  Menyingkap rahasia gerakan Islam militan di Indoensia, yang selama ini
  masih terkubur dalam ribuan kabar burung yang simpang siur.
  -Ade Tri Marganingsih, Matabaca



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke