Betul Bro pornografi tidak bisa "mencerdaskan anak bangsa" simak tulisan berikut ini hasil panel para pakar memasukan laporan ke Senat AS berkaitan dengan pengaruh buruk pornografi. Negara liberal seperti AS saja masih memperhatikan hal seperti ini, apalagi kita sebagai bangsa timur yang masih menjunjung tinggi moralitas.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Senin, 04 Februari 2008. /Efek pornografi pada otak dinamakan toxic, yang berefek setara ketagihan kokain. Padahal, ditengarai ada 420 juta situs syur di internet/ */ Hidayatullah.com--/*Sebuah panel yang terdiri dari para pakar memasukkan laporan ke Senat Amerika Serikat (AS) berkaitan dengan pengaruh buruk pornografi. Seorang psikiatris menyebutkan pornorafi adalah jalan bebas hambatan menuju praktek /sadomasokis /dan kontak seksual dengan binatang. Sekitar 420 juta website terkait dengan pornografi berserak di internet, membuat kecanduan gambar syur teramat sulit dhentikan dibanding ketika zamannya mesti membeli majalah dan sembunyi-sembunyi di kamar. Dari /toxic /pada otak, kecanduan pornografi merambah ke pengunaan kartu kredit yang membabi buta, kurang tidur, menghindar dari tanggungjawab, atau bahkan 'menendang' pasangan dalam kehidupan nyata. Terapis seks Dr Louanne Cole Weston yang juga seorang anggota panel mengatakan, ada tiga hal mengapa seseorang doyan pornografi. /Pertama, /untuk memuaskan fantasi; /kedua, /menghindari keintiman dan hubungan dalam kehidupan nyata; dan ketiga atau yang paling banyak menjadikan pornografi sebagai teman sebelum masturbasi. "Seringkali seseorang tidak mendapatkan hal yang diinginkan dalam kehidupan nyata," kata Dr Weston. Karena itu, pornografi dalam skala tertentu dapat juga menjadi bagian dari hubungan yang sehat, namun pada titik tertentu justru menjadi racun. Sebagian orang berpaling ke pornografi karena keintiman dalam sebuah hubungan sama sulitnya dengan mempertahankan hubungan itu sendiri. Karena itu kemudian menyisihkannya untuk dinikmati secara rahasia. Selain itu, dengan semakin mandirinya seseorang, ternyata memberi pengaruh terhadap sebuah hubungan sosial. Sementara label kecanduan pornografi, menurut dr Weston, adalah istilah yang muncul karena kehidupan sosial tidak setuju dengan perilaku itu. Banyak yang merasa malu dengan masturbasi. Para pria, kata Dr Weston, lebih mudah terangsang hanya dengan imajinasi. Karena itu sampai kapanpun pornografi tidak akan pernah bisa dihentikan. [ES/www.hidayatullah.com <http://www.hidayatullah.com/>] ----------------------------------------------- Sumber : http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6294&Itemid=1, diakses tanggal 4 Februari 2008. ----------------------------------------------------------- syarif hadiyani wrote: > > Usul yang bagus bro > mudah2an bisa di pertimbangkan > > wassalam > > 2008/2/4 mans shdr <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:msuhardiman%40gmail.com>>: > > > Salam Bung Moderator, > > > > Sesuai moto situs ebook.planindo.com yaitu mencerdaskan anak bangsa, > > sedikit > > usul bagaimana kalo ebook dgn konten pornografi ditolak, karena > rasanya ga > > nyambung ya dgn moto "mencerdaskan anak bangsa". kalo untuk urusan > ebook2 > > seperti itu, upload atau download di millis lain lah. > > Miris juga nih tiap kali buka ebook.planindo.com, musti terlihat top 10 > > downloadnya seputar playboy dkk.. > > > > Salam > > MSuhardiman > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > -- > http://assyarif.blogspot.com <http://assyarif.blogspot.com> > > [Non-text portions of this message have been removed]
