Bos aku sih pakai rak kayu kayak jamannya kuliah gitu. Coba ntar aku
bukain semoga gak dimakan ngengat :D:D

 

Ngomongin penerbit kita nih.  

Penerbit kita tuh kayaknya takut kalau ada ebooknya ya, seperti masalah
tiga serangkai kemarin . Kenyataan orang baca ebooknya akhirnya beli
bukunya buat koleksi bener gak. :D:D karena saya sendiri gitu wah bagus
nih buat koleksi akhirnya beli bukunya. Dan kolektor ebook gak 100%
masyarakat hanya yang kenal komputer aja khan . Gitu kok takut..
wekekkekekekee

 

Harusnya penerbit sendiri nih yang bikin ebooknya sebarin buat promosi
bukunya.

 

Regards

 

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Iwan Setiawan
Sent: 13 May 2008 09:33
To: [email protected]
Subject: [Id-ebook] rak & price buku

 

Seperti halnya kolektor, saya yakin penggemar ebook juga kolektor
buku. Ada beberapa hal ada di benak saya.

1. Bagaimana cara menyimpan buku yang baik dan murah, biar tidak
berdebu, kumal etc. perlukah rak kaca yang konsekuensinya tentu makan
tempat dan biaya, lemari kayu .. (hehehe) musuhnya ngengat bikin buku
bolong2. 
2. Mengapa ya harga toko buku gramedia lebih mahal (semoga ini persaan
saya saja. cmiiw) dibanding toko buku online (online biasanya disc
15%, diantar lagi). Terus terang dengan belanja buku perbulan bisa
diatas 500rb sangat tertarik dengan disc 15% tsb. 

Thanks atas tanggapannya

Regards
Iwan

----------------------------------------------------------------------
This e-mail, including any attached files, may contain confidential and 
privileged information for the sole use of the intended recipient.  Any review, 
use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited.  If you are 
not the intended recipient (or authorized to receive information for the 
intended recipient), please contact the sender by reply e-mail and delete all 
copies of this message.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke