Mon, Feb 15, 1999 at 08:52:08PM +0700 において
Adrian Purnomo さん曰く:
...
> >  guide line berikut memudahkan untuk nge-potong 1 klas C ke
> >  dalam beberapa subnet dan jumlah IP dalam masing2 subnet.
> >
> >jumlah IP            netmask                classfull
> >1                 255.255.255.255         1/256 class C
> >2                 255.255.255.254         1/128 class C
> >4                 255.255.255.252         1/64  class C
> >8                 255.255.255.248         1/32  class C
> >16                255.255.255.240         1/16  class C
> >32                255.255.255.224         1/8   class C
> >64                255.255.255.192         1/4   class C
> >128               255.255.255.128         1/2   class C
> >
> >256               255.255.255.0           1     class C
> 
> 
> nah... ini yang saya maksudkan... saya masih bingung juga mana yang benar...
> setahu saya, 1 kelas C itu bukan 256, soalnya 1 kelas C itu subnet masknya
> 255.255.0.0, dan IPnya mempunyai range x.x.y.y (x-nya ditentukan dari pusat,
> y-nya kita yang nentukan).

jadi, pertanyaannya demikian : 
berapa jumlah IP dalam satu class C ?

kalau kita mengacu ke RFC 790, September 1981, oleh John Postel,
class C adalah :

"address dengan 21 bit network number yang diikuti dengan
 8 bit host number, dimana 3 bit pertama di set ke 110"

jadi jumlah host dalam satu class C, dapat dihitung dari bit host number,
dalam hal ini 8 bit,

yaitu dari range 00 00 00 00 sampai 11 11 11 11 

kalau di-konvert ke desimal menjadi 2 pangkat 8 = 256 hosts.

setelah dikurangin dengan network address(.000000)  dan broadcast IP(.11111111)
menjadi 256 -2 = 254 hosts 'avalaible' 

mengenai netmasking , mengacu ke RFC 950, Agustus 1985, oleh John Postel
dan J. Mogul mengenai 'Internet Standard Subnetting Procedure'.

Untuk mempermudah, bit pada netmask di set ke 0 apabila system mengenali bit 
tsb sbg. host number, dan di set ke 1 apabila sebagai network number.

So, apabila netmasknya sama dengan 255.255.255.0 atau dalam biner
11111111.11111111.11111111.00000000 , ada 8 angka 0, sehingga  akan match 
2 pangkat 8 = 256 IP address = 1 class C 

Contoh lain, apabila netmask adalah 11111111.11111111.11111111.11100000 , 
atau dalam dotted.decimal menjadi 255.255.255.224 , ada 5 angka 0 , 
sehingga akan match 2 pangkat 5 = 32 IP address = 1/8 class C.

Misal 192.1.51.0/255.255.255.224, notation tsb adalah subnet dengan 32 number, 
yaitu dari 192.1.51.0 ~ 192.1.51.31 .
192.1.51.0 = network number, 192.1.51.31 = broadcast IP address ,
192.1.51.1 biasanya di assign sebagai gateway. Host komputer yang lain
boleh menggunakan IP pada range 192.1.51.2 ~ 192.1.51.30.

Pasangan subnet-nya yang lain adalah:
192.1.51.32/255.255.255.224  atau 192.1.51.32/27  
192.1.51.64/255.255.255.224  atau 192.1.51.64/27 
192.1.51.96/255.255.255.224  atau 192.1.51.96/27
 ...
 dst-nya.

______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED] 
Sudah cari di arsip? http://www.linux.or.id/milis.php3#arsip-id-linux
Utk info etika diskusi, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke