At 14:17 98/02/05 +0700, Bambang Nurcahyo Prastowo wrote: > > Wah jadi ingat zaman linux versi 0.8x. Semua serba mentahan dengan bekal > Linux boot disket, install gcc dan software-software lain manual > satupersatu. Ada yang ingat zaman kernel versi 0.99? patch levelnya > tambah terus sampai orang penasaran menunggu kapan Suhu Linus > mengumumkan keluarnya versi 1. Untuk release "komplit" saya pertama > install MCC (sekitar 4 disket), kemudian SLS, kemudian TAMU (sekitar 14 > disket, instalasi paling antik, pakai sistem "restore" dari backup), > kemudian Slackware, dan sampai sekarang SuSE (4 CD.. payah) . Eh.. > Purwanto kok tidak menyebut "Mini Linux"? > Mas Pras..., apa kabar? Cuma mau tanya nih, koq jadi migrasi ke SuSE? Bukannya dulu suka ama Slackware? Apa SuSE untuk SPARCstation IPC ada? Saya coba yang RedHat disk error melulu..:-( Bulan April ini insya Alloh saya install semua Sparc di Lab saya ke Linux, sekalian 'kadalin' orang Jepang di tempat saya ...:-) wassalam, -- Harry Prihanto (HP789) [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] http://www.IECI.or.id/~harry - STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED] START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
