Ari Manaen ([EMAIL PROTECTED]) wrote:
: >Bisa cari buku sendmail dari o'relly (bener nggak nulisnya), buat
: >referensi.
:
hampir bener: o'reilly (http://www.ora.com)
: Heheheh thank you ...BTW buku mahal mas..gak kuat belinya
:
itulah:
bagaimana kalau:
- kita buat perpustakaan khusus komputer / jaringan / internet ?
jadi yang mau baca nggak lewat komputer, nongkrong saja di sana
atau
- kita rekayasa stand=alone CDROM-reader yang murah,
jadi apa saja ntar di CDROM-kan, lalu kita bisa baca ke mana -
mana pakai itu.
btw.
sudah ada belum sih stand-alone CDROM-reader ? kalau sudah dia mendukung
file system apa saja ? ISO9660 ? Rock-ridge extension ? VFAT ? format
dokumen yang didukung apa saja ? TXT ? HTML ? PDF ?
: oh jadi mta saya itu udah jadi daemon yah..
: Enak juga tuh slackware yah... langsung di set :)
:
jadi daemon sudah, dengan konfigurasi default. kalau konfig default belum
sesuai dengan kemauan kita, biasanya konfig (sendmail.cf) -nya perlu
disesuaikan sedikit. kalau di Slackware, smail.cfg perlu diinstall. kalau
sudah, lihat /usr/src/sendmail, di dalamnya ada README-nya.
kita bisa buat linux jadi mail gateway untuk multi-platform mail (misal
UUCP ke SMTP, DECnet mail ke SMTP, SMTP ke Fax, dan macem - macem
lainnya).
Impian saya sih bisa punya 'Messagging Gateway' yang utamanya menerima
mail, kalau genting mengirim notifikasi ke Pager atau SMS ke Handphone,
kalau kita telepon ke sana, dia bisa mendiktekan e-mail yang kita
kehendaki sebagai voice (speech sintesyzer, spell ?).
atau kalau nggak didiktekan, ya dikirim sebagai fax (character generation)
Selain menerima e-mail juga bisa menerima pesan pager dan SMS Handphone
yang begitu masuk jadi e-mail.
Kalau untuk voice-mail biasa, nggak terlalu susah, karena disimpan masih
format voice dan dikeluarkan voice.
Yang canggih kalau sudah bisa mengubah voice menjadi text (voice
recognition, spell ?). kalau ini ntar terima voice masuk jadi e-mail.
atau kalau nggak ya terima fax diubah jadi text (character recognition,
spell), lalu masuk jadi e-mail.
ps.
speech sintesyzer lebih mudah daripada voice recognition
character generation lebih mudah daripada character-recogtition
: >pine ??, bagus itu, tapi sebagai mail client, pine tidak bisa mendownload
: >email dari ISP, untuk mengambil email dari ISP, biasanya pake fetchmail,
: >atau getpop3. Kalo fetchmail udah include di linux distribution.
: >Lain lagi kalo ISP anda mendukung IMAP, jadi si-pine bisa langsung baca
: >INBOX yang ada di ISP anda tanpa perlu men-d/l-nya.
: I see...saya udah tapi nihil memang ..:)
:
percobaan yang gampang dulu aja:
- jadikan linux anda sebagai IMAP server
- jadikan pine anda sebagai IMAP client
- pine baca e-mail lewat protokol IMAP (meski satu mesin)
kalau metode loopback ini sudah jalan (login, browse remote folder, etc),
setidaknya kita sudah tahu bagaimana kelakukannya kalau jalan.
: Kalau pake IMAP gak bisa di d/l khan , harus online yah ?
: Wah rugi deh...
:
IMAP4 (atau IMAP4bis) sudah mendukung mode Disconnected, jadi anda akan
d/l e-mail, lalu disconneted, baca dilokal, lalu pada akhir baca,
diperlukan synch dengan IMAP4 server lagi untuk meng-update status e-mail
di server. Mirip POP3, lalu apa kelebihannya, selain menjadikan IMAP
sebagai protokol universal untuk online dan offline, saya kurang tahu.
tahu bayangan saya, bisa jadi (jangan dipercaya 100%):
- anda bisa memilih mana yang anda keep dan mana yang dihapus (di remote
server), selanjutnya baca (=download)-nya juga bisa hanya unread
saja. status new, read, unread ini selalu bisa dijaga (waktu
synch)
- anda bisa memilih simpan ke remote folder, tidak harus selalu local
folder
sebentar lagi, IMAP4 bakal banyak dipakai, karena kalau di jaringan lokal,
lebih bagus tetap online (hal yang nggak ada di POP3) kan daripada
download. kalau online kan kita bisa akses dari terminal mana saja,
mailbox dan folder-nya tetap di remote, kalau download kan kita terpaksa
selalu bekerja dari terminal yang sama. Dengan adanya mode disconnected,
IMAP4 bisa menggantikan POP3 pada mode offline.
IMAP client sudah didukung di IE4 dan Communicator.
IMAP server sudah ada di Exchange 5 dan Netscape Server
: Kalau ada file ipopd atau pop3d (lupa yang mana..) itu gunanya apaan ?
:
untuk jadi pop server, analog dengan imapd untuk jadi imap server,
setting enable / disable-nya di inetd.conf
--
/_/ _/ /_/_/_/_/ [EMAIL PROTECTED] (Syafrudin) #include <std/disclaimer.h>
_/_/_/_/ _/ HDS5 _/ *Everything has its own beauty but not everyone sees it
/_/ _/ /_/_/_/_/_/ (KongFuTze) - Linux: router - file/info./applic. server
-
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]