Iwan Setiawan wrote:
> bisa nggak ya kalo server kita pake linux kemudian diakses oleh station yang
> pake windows 95, windows 3.11, dos (seperti pada novell ?)
>
> makasih ya
> iwan S
>
> -
> STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
> START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
--
DARKSTAR***
The Linux Intranet Server HOWTO
Pramod Karnad, [EMAIL PROTECTED] diterjemahkan oleh Ronny
Haryanto [EMAIL PROTECTED]
v2.11, 7 Agustus 1997 diterjemahkan 12 Desember 1997
Dokumen ini menjelaskan cara mendirikan Intranet dengan menggunakan
Linux sebagai server yang menghubungkan Unix, Netware, NT dan Windows
secara bersamaan. Maka Anda memiliki akses transparan ke semua jenis
platform hanya dengan membuat koneksi ke mesin Linux. Penjelasan
mendetil di dokumen ini ialah mengenai cara memasang HTTP menggunakan
server NCSA dan membuat koneksi ke server tersebut menggunakan client
TCP/IP dari Novell, Microsoft melalui Windows3.1, WFWG, Win95 dan
WinNT dan MacTCP di Apple PowerMac.
______________________________________________________________________
Daftar Isi:
1. Pendahuluan
1.1. Apa yang dibutuhkan?
1.2. Versi terbaru dari dokumen ini
1.3. Tanggapan
2. Memasang server HTTP
2.1. Persiapan sebelum men-download
2.1.1. Sistem Operasi (OS)
2.1.2. Tipe proses (ServerType)
2.1.3. Binding Port (Port)
2.1.4. Identitas pengguna server (User)
2.1.5. Identitas grup server (Group)
2.1.6. Alamat email administrator server (ServerAdmin)
2.1.7. Lokasi direktori dari server (ServerRoot)
2.1.8. Lokasi berkas-berkas HTML (DocumentRoot)
2.2. Meng-compile HTTPd
3. Mencoba HTTPd
4. Membuat koneksi ke server Linux
4.1. Setup server Linux
4.2. Setup server Netware
4.3. Setup client Netware Client
4.3.1. Windows 3.x
4.3.2. Windows 95
4.4. Setup client Microsoft
4.4.1. Windows for Workgroups
4.4.2. Windows 95
4.4.3. Windows NT
4.5. Setup TCP/IP di Macintosh
4.5.1. MacTCP
5. Mendirikan Intranet
5.1. NCPFS
5.1.1. Pemasangan
5.1.2. Menggunakan NCPFS (mounting)
5.2. SMBFS
5.2.1. Pemasangan
5.2.2. Menggunakan SMBFS (mount)
5.3. NFS
6. Mengakses Web
6.1. Mengakses filesystem-filesystem yang sudah di-mount
6.2. Menghubungkan dengan Internet
6.3. Kegunaan lain
7. Hal-hal lain yang bisa dikerjakan
8. Ucapan terima kasih dan hal-hal yang diatur secara hukum
8.1. Terima kasih
8.2. Hak cipta
______________________________________________________________________
1. Pendahuluan
Secara gampangnya, Intranet adalah istilah yang digunakan untuk
implementasi teknologi Internet di dalam sebuah organisasi atau
perusahaan, bukannya sebagai koneksi ke luar (Internet). Implementasi
ini dilakukan sedemikian rupa sehingga dapat mengantarkan informasi
dalam jumlah besar secara transparan ke masing-masing desktop individu
dalam suatu organisasi dengan biaya, waktu dan usaha yang minimal.
Dokumen ini mencoba menjelaskan, dalam bahasa yang mudah dimengerti,
cara mendirikan Intranet dengan menggunakan alat-alat yang sudah
tersedia dan pada umumnya dengan sedikit atau tanpa biaya.
Penulis beranggapan bahwa Anda mengerti cara memasang TCP/IP di server
Linux Anda dan menghubungkannya secara fisik ke LAN Anda menggunakan
Ethernet Network Card. Penulis juga beranggapan Anda memiliki
pengetahuan dasar tentang sistem Netware, WinNT dan Mac. Konfigurasi
server Netware ditunjukkan melalui versi 3.1x sebagai dasarnya. Anda
dapat juga menggunakan INETCFG untuk mendapatkan hasil yang sama. Di
sisi client, akan didiskusikan tentang Windows 3.1x, Windows for
Workgroups dan Win95, WinNT dan Apple PowerMac.
Penulis menggunakan alamat-alamat private network (RFC-1918)
172.16.0.0 dan 172.17.0.0 hanya sebagai contoh. Anda bisa menggunakan
alamat yang lebih cocok sesuai dengan konfigurasi Anda.
Linux Netware WFWG/WinNT
Server Server Server
172.16.0.1 172.16.0.2 172.16.0.3
| | | 172.16.0.0
------+-----+-----+--------+--+--------------
| | 172.16.0.254
W/S 1 Router
172.16.0.5 | 172.17.0.254
|
----------+-------+--------
172.17.0.0 |
W/S 2
172.17.0.5
1.1. Apa yang dibutuhkan?
Anda akan membutuhkan software berikut ini sebelum melangkah lebih
lanjut:
o Software server HTTP yang bisa didapat dari OneStep NCSA HTTPd
Downloader di http://hoohoo.ncsa.uiuc.edu/docs/setup/OneStep.html.
o Novell Netware Client bisa didapat dari HTTP://support.novell.com/
(The TCP/IP files are included with the client).
o Microsoft TCP/IP client bisa didapat dari HTTP://www.microsoft.com/
o Apple MacTCP client bisa didapat dari HTTP://www.apple.com/
o WWW Browser seperti Netscape di HTTP://home.netscape.com/ atau MS
Internet Explorer di HTTP://www.microsoft.com/ atau NCSA Mosaic
dari
http://www.ncsa.uiuc.edu/SDG/Software/Mosaic/NCSAMosaicHome.html
1.2. Versi terbaru dari dokumen ini
Versi-versi baru dari Linux Intranet Server HOWTO akan diumumkan
secara berkala di comp.os.linux.announce dan comp.os.linux.help.
Selain itu juga akan dimuat di berbagai lokasi FTP Linux, termasuk
sunsite.unc.edu.
Versi terbaru dari dokumen ini tersedia dalam format HTML di
http://www.inet.co.th/cyberclub/karnadp/http.html
1.3. Tanggapan
Jika Anda mempunyai pertanyaan atau komentar mengenai dokumen ini,
silakan berkirim email ke Pramod Karnad, [EMAIL PROTECTED] Saran,
kritik dan email akan sangat dihargai. Jika Anda menemukan kesalahan
di dokumen ini, mohon memberi tahu penulis supaya bisa dikoreksi di
versi mendatang. Terima kasih.
(Catatan Penerjemah: Untuk koreksi dan tanggapan mengenai terjemahan
HOWTO ini, silahkan kirim mail ke Ronny
[EMAIL PROTECTED]
2. Memasang server HTTP
Ketika men-download program server, Anda memiliki dua pilihan:
mendapatkan source-nya kemudian meng-compile sendiri, atau
mendapatkannya dalam bentuk biner yang sudah di-compile terlebih
dahulu. Format biner untuk Linux (ELF) bisa didapatkan di NCSA tetapi
tidak untuk yang versi lama.
2.1. Persiapan sebelum men-download
Server NCSA akan membimbing Anda langkah demi langkah untuk
konfigurasi dan menyiapkan berbagai berkas untuk Anda. Tetapi sebelum
Anda men-download HTTPd, persiapkanlah jawaban dari pertanyaan-
pertanyaan berikut ini:
2.1.1. Sistem Operasi (OS)
Pertama-tama, tentukanlah versi software yang akan di-download, source
atau biner. Jika sistem Anda tidak ditampilakn di menu, maka Anda
harus mengambil source dan kemudian meng-compile sendiri.
Untuk mengetahui versi Linux Anda, jalankan perintah berikut di baris
perintah (command line):
linux:~$ uname -a
yang akan memberikan keluaran kira-kira seperti ini
linux:~$ uname -a
Linux linux 2.0.29 #4 Tue Sep 13 04:05:51 CDT 1994 i586
linux:~$
Maka versi Linux tersebut adalah 2.0.29.
Parameter-parameter selanjutnya bisa ditentukan sebelum men-download
atau setelahnya dengan mengubah berkas srm.conf di direktori
/usr/local/etc/httpd/conf. Nama-nama perintah langsung yang muncul
dalam berkas httpd.conf ditunjukkan dalam tanda kurung. Satu-satunya
pengecualian ialah perintah langsung DocumentRoot yang muncul di
berkas srm.conf
2.1.2. Tipe proses (ServerType)
Menentukan bagaimana mesin Anda menjalankan server HTTPd. Cara yang
dianjurkan ialah 'standalone'. Cara ini membuat daemon HTTP berjalan
secara konstan. Jika Anda memilih untuk menjalankan HTTPd dengan cara
untuk setiap permintaan, sehingga membuat server menjadi lambat.
2.1.3. Binding Port (Port)
Menentukan port di mesin Anda yang akan digunakan oleh HTTPd daemon
untuk mendengar (bind and listen). Jika Anda bisa login sebagai Jika
tidak pilihlah port antara 1025 dan 65535.
2.1.4. Identitas pengguna server (User)
Menentukan userid yang akan digunakan oleh server ketika menanggapi
permintaan dan memroses berkas. Pertanyaan ini hanya perlu dijawab
jika Anda menjalankan server dengan cara 'standalone'. Jika Anda
tidak memiliki akses root, gunakanlah nama login Anda sendiri. Jika
Anda seorang administrator sistem, sebaiknya dibuatkan pengguna khusus
sehingga Anda dapat mengatur ijin-ijin terhadap berkas (file
permissions).
2.1.5. Identitas grup server (Group)
Menentukan groupid yang akan digunakan oleh server ketika menanggapi
permintaan dan memroses berkas. Pertanyaan ini serupa dengan identitas
pengguna server dan hanya berlaku jika menjalankan server sebagai
standalone.
Jika Anda tidak memiliki akses root, gunakanlah nama grup yang utama.
Anda bisa mengetahui grup Anda dengan mengetikkan groups di baris
perintah Linux.
2.1.6. Alamat email administrator server (ServerAdmin)
Menentukan alamat email ke mana pengguna harus mengirimkan pesan/email
ketika melaporkan masalah dengan server. Anda dapat menggunakan alamat
email pribadi Anda.
2.1.7. Lokasi direktori dari server (ServerRoot)
Menentukan letak server di sistem Anda. Jika Anda memiliki akses root,
gunakanlah lokasi yang dianjurkan: /usr/local/etc/httpd, jika tidak,
pergunakanlah subdirektori di bawah direktori home Anda. Anda bisa
mengetahui letak direktori home Anda dengan perintah pwd.
2.1.8. Lokasi berkas-berkas HTML (DocumentRoot)
Menentukan letak berkas-berkas HTML yang akan disajikan. Lokasi
default adalah /usr/local/etc/httpd/htdocs. Bagaimanapun Anda dapat
mengubahnya ke direktori home dari pengguna khusus yang anda pilih di
identitas pengguna server, atau sebuah subdirektori di direktori home
Anda jika Anda tidak memiliki akses root.
Jika Anda ragu-ragu, pergunakanlah setting default yang diberikan.
Sekarang Anda sudah memiliki jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di
atas, maka Anda bisa men-download NCSA HTTPd di
http://hoohoo.ncsa.uiuc.edu/docs/setup/OneStep.html. Sebaiknya Anda
membaca dokumentasi dari HTTPd di http://hoohoo.ncsa.uiuc.edu/docs/
sebelum memasangnya. Jika Anda berencana untuk meng-compile sumbernya
maka Anda perlu mengubah berkas-berkas makefile di masing-masing
direktori yaitu support, src, cgi-src. Jika versi Linux Anda didukung
maka Anda hanya perlu mengetikkan make linux di direktori tingkat atas
(yaitu /usr/local/etc/httpd)
2.2. Meng-compile HTTPd
Meng-compile sebenarnya mudah, ketikkan saja make linux di baris
perintah di direktori induk server (server root dir). Catatan:
Pengguna Linux versi sebelum ELF harus menghilangkan tanda komentar
dari #define NO_PASS di berkas portability.h dan mengeset DBM_LIBS=
-ldbm di dalam Makefile sebelum meng-compile HTTPd.
3. Mencoba HTTPd
Setelah memasang HTTPd, loginlah sebagai root dan jalankanlah HTTPd
dengan perintah httpd & . (dengan anggapan Anda menggunakan cara
standalone). Seharusnya Anda sekarang bisa melihatnya di daftar yang
dihasilkan oleh ps. Cara paling mudah untuk mencoba HTTPd ialah
melalui Telnet. Di baris perintah ketikkan:
linux:~$ telnet 172.16.0.1 80
di mana 80 adalah port yang digunakan untuk HTTP. Jika Anda telah
menentukan mendapat keluaran kira-kira sebagai berikut:
Trying 172.16.0.1...
Connected to linux.domain_gue.
Escape character is '^]'.
Sekarang jika Anda menekan sembarang karakter yang diikuti dengan
Enter, Anda akan mendapatkan keluaran yang serupa dengan yang di bawah
ini.
HTTP/1.0 400 Bad Request
Date: Wed, 10 Jan 1996 10:24:37 GMT
Server: NCSA/1.5
Content-type: text/html
<HEAD><TITLE>400 Bad Request < /TITLE> < /HEAD>
<BODY><H1>400 Bad Request < /H1>
Your client sent a query that this server could
not understand.<P>
Reason: Invalid or unsupported method.<P>
< /BODY>
Sekarang kita telah siap untuk membuat koneksi ke server ini dengan
menggunakan PC lain dan sebuah WWW Browser.
4. Membuat koneksi ke server Linux
Penulis menggunakan diagram yang ditunjukkan di bagian ``Pendahuluan''
sebagai acuan untuk skema penggunaan alamat. Workstation 1 (W/S1) ada
di jaringan 172.16.0.0 dan dapat mengakses server Linux secara
langsung sedangkan Workstation 2 (W/S2) ada di jaringan 172.17.0.0 dan
membutuhkan jembatan/gateway (router) 172.17.0.254 untuk mengakses
mesin Linux. Informasi tentang jembatan/gateway ini perlu diberikan
ketika mengkonfigurasi client-client di W/S2 saja. Di Netware
digunakan istilah 'ip_router' sebagai gateway tersebut.
Penulis menggunakan W/S2 untuk menggambarkan konfigurasi client. Untuk
mengkonfigurasi W/S1 cukup mengubah alamat 172.17.0.5 ke 172.16.0.5
dan abaikan gateway/router.
Jika Anda tidak memiliki sebuah router Anda bisa melompati langkah
yang berikut dan melanjutkan ke
o ``Setup Server Server'' jika anda menggunakan server Netware.
o ``Setup Client MS Windows'' jika anda menggunakan client Microsoft.
4.1. Setup server Linux
Anda bisa melewati bagian ini jika tidak memiliki router.
Anda harus mengkonfigurasi server Linux untuk mengenali router
sehingga memperbolehkan Workstation 2 untuk mebuat hubungan ke Web
server. Untuk setup server Linux Anda harus login sebagai root. Di
prompt server ketikkan yang berikut:
route add gw default 172.16.0.254
Untuk menggunakan gateway ini setiap kali boot server suntinglah
berkas /etc/rc.d/rc.inet1 dan ubahlah baris yang mengandung definisi
gateway sebagai berikut GATEWAY = "172.16.0.254". Perhatikan bahwa
baris tidak dibuat sebagai komentar.
ALTERNATIF: Anda dapat menambahkan jalur-jalur ke jaringan di sisi
lain dari router. Hal ini dilakukan dengan cara
route add -net 172.17.0.0 gw 172.16.0.254
Untuk menambahkan jalur ini setiap kali Anda boot Linux tambahkanlah
di berkas /etc/rc.d/rc.local.
4.2. Setup server Netware
Agar dapat men-setup server Netware, Anda sebaiknya memiliki akses
Supervisor atau minimal akses Console operator. Jika Anda tidak
memilikinya, coba minta administrator network untuk membantu Anda
dengan setup. Di sisi server aktifkan Ethernet_II frame type di LAN
dengan mengetikkan perintah berikut atau masukkan di dalam berkas
AUTOEXEC.ncf
load NE2000 frame=Ethernet_II name=IPNET
load TCPIP
bind IP to IPNET addr=172.16.0.2 mask=FF.FF.FF.0
Anda mungkin harus memberitahukan nomor slot atau nomor papan (board)
ketika memuat driver NE2000, tergantung konfigurasi mesin Anda.
(misal: load NE2000 slot=3 frame=.....)
4.3. Setup client Netware Client
Di PC Anda memiliki pilhan Win3.1, WFWG atau Win95. Prosedur
pemasangan berbeda-beda antara Win95 dan Windows versi-versi lama jika
Anda menggunakan client 32-bit dari Microsoft atau Novell. Jika Anda
akan menggunakan client 16-bit, maka prosedurnya sama dan Anda dapt
menggunakan petunjuk pemasangan untuk Windows 3.x. Untuk memasang
client 32-bit untuk Win95 lanjutkan ke ``Pemasangan untuk Windows
95''.
4.3.1. Windows 3.x
Jika Anda menggunakan Win3.1 atau WFWG Anda dapat memasang Netware
Client (VLM) dan beberapa berkas tambahan yang disediakan di disket
TCP/IP, yaitu
TCPIP.exe, VTCPIP.386, WINSOCK.dll and WLIBSOCK.dll
Perhatikan bahwa berkas WINSOCK.dll berbeda dengan yang disediakan
oleh Win95 dan Trumpet. Pasang client Netware dengan dukungan untuk
windows (support for windows). Copy VTCPIP.386, WINSOCK.dll dan
WLIBSOCK.dll ke direktori SYSTEM dan TCPIP.exe ke direktori NWCLIENT.
Sekarang ubahlah STARTNET.bat di dalam direktori NWCLIENT menjadi
lsl
ne2000 ---> driver network card Anda
c:\windows\odihlp.exe ---->jika menggunakan WFWG
ipxodi
tcpip ---> tambahkan jika_
nwip ---> menggunakan Netware/IP
vlm
Buatlah sebuah subdirektori, katakanlah \NET\TCP dan copy berkas-
berkas HOSTS, NETWORKS, PROTOCOLS dan SERVICES dari /etc di server
Linux atau direktori SYS:ETC di server Netware. Suntinglah salinan
dari berkas HOSTS untuk menambahkan baris untuk server Linux Anda yang
baru. Hal ini memperbolehkan Anda untuk mengacu server Linux Anda
sebagai http://linux.mydomain/ daripada http://172.16.0.1/ dari WWW
browser
127.0.0.1 localhost
172.16.0.1 linux.mydomain
Suntinglah berkas NET.cfg di direktori NWCLIENT
Link Driver NE2000
port 300
int 3
MEM D0000
FRAME Ethernet_802.2
; ---- tambahkan baris-baris berikut ----
FRAME Ethernet_II
Protocol TCPIP
PATH TCP_CFG C:\NET\TCP
ip_address 172.17.0.5
ip_netmask 255.255.255.0
ip_router 172.17.0.254 ---> tambahkan alamat gateway hanya jika
---> Anda harus menggunakan gateway tersebut
---> untuk menjangkau server HTTP
Link Support
MemPool 6192 ---> minimal 1024. Cobalah dengan berbagai nilai
Buffers 10 1580 ---> ini juga bisa diatur
;---------------------------------
;Anda mungkin harus menambahkan baris-baris berikut jika menggunakan Netware/IP
;
NWIP
NWIP_DOMAIN_NAME domain_gue
NSQ_BROADCAST ON
NWIP1_1 COMPATIBILITY OFF
AUTORETRIES 1
AUTORETRY SECS 10
Suntinglah berkas SYSTEM.ini di direktori WINDOWS dan tambahkan yang
berikut untuk VTCPIP.386
[386Enh]
.....
network=*vnetbios, vipx.386, vnetware.386, VTCPIP.386
.....
Boot ulang PC Anda, jalankan STARTNET.bat dan sekarang Anda bisa
menggunakan WWW browser favorit Anda untuk mengakses halaman Web Anda.
Anda tidak perlu login ke Netware dan Anda tidak perlu menjalankan
TCPMAN (jika menggunakan Trumpet Winsock).
4.3.2. Windows 95
Bagian ini menjelaskan cara setup client 32-bit untuk Win95. Pertama-
tama Anda harus memasang yang berikut
Client for Netware Networks (dari Microsoft or Novell)
Microsoft TCP/IP Protocol
Network Adapter
Untuk memasangnya, klik di My Computer, Control Panel, Networks. Klik
Add. Sekarang Anda ada di window yang menampilkan Client, Adapter,
Protocol dan Service. Untuk memasang Client for Netware Networks:
1. DoubleClick Client
2. Klik Microsoft atau Novell
3. DoubleClick Client for Netware Networks
Untuk memasang protokol TCP/IP:
1. DoubleClick Protocol
2. Klik Microsoft
3. DoubleClick TCP/IP
Windows 95 secara default memasang beberapa protokol lain secara
otomatis. Hilangkan protokol-protokol tersebut dengan klik kemudian
tekan tombol Remove. Biasanya Win95 memasang protokol Microsoft
NetBEUI, dan protokol yang kompatibel dengan IPX/SPX. Anda dapat
menghapus protokol NetBEUI, tapi Anda akan membutuhkan protokol
IPX/SPX jika Anda ingin login ke server Netware.
Untuk setup TCP/IP klik TCP/IP, klik Properties, klik di tab IP
address
Masukkan alamat IP 172.17.0.5 di kotak 'Specify an IP address '
Di kotak Subnet Mask masukkan 255.255.255.0
pilih tab Gateway
Masukkan alamat gateway (router) Anda 172.17.0.254 di kotak New gateway
Klik tombol Add
Alamat gateway seharusnya sekarang muncul di bawah kotak gateway yang
terpasang (installed gateways). Klik OK.
Anda akan mendapat pesan untuk boot ulang, lakukanlah. Setelah itu
semestinya Anda bisa menggunakan WWW browser untuk membuat koneksi ke
server HTTP Anda.
4.4. Setup client Microsoft
Jika Anda menggunakan Microsoft Client untuk mengakses jaringan Anda,
maka bab ini menjelaskan secara mendetil cara memasang TCP/IP untuk
o ``Windows for Workgroups (WFWG)''
o ``Windows 95''
o ``Windows NT 4.0''
Catatan: Untuk memperbolehkan Anda mencagu server Linux sebagai
http://linux.mydomain/ daripada http://172.16.0.1/ di WWW browser
dan semua perintah intranet, Anda harus menyunting berkas hosts.
Anda bisa menambahkan masukan-masukan untuk masing-masing host Anda
yang lain (Netware, Unix, WinNT) juga. Keluarga Windows menyimpan
berkas HOSTS di \WINDOWS atau di \WINDOWS\SYSTEM tergantung dari
versinya. Suntinglah berkas ini dan tambahkan baris untuk server
Linux sebagai berikut:
127.0.0.1 localhost
172.16.0.1 linux.domain_gue
172.16.0.2 netware.domain_gue
172.16.0.3 winNT.domain_gue
172.16.0.5 ws_1
4.4.1. Windows for Workgroups
Bab ini menjelaskan cara memasang client 32-bit di WFWG. Pertama-tama
Anda harus men-download driver-driver TCP/IP untuk Windows dari
Microsoft. Versi terakhir adalah 3.11b dan bisa didapat dari
ftp://ftp.microsoft.com atau situs lain sebagai tcp32b.exe. Perhatikan
bahwa Anda harus memuat (load) Win32s sebelum memuat driver
TCP/IP-32bit.
Setelah memindahkan (melalui proses expand/uncompress) berkas-berkas
TCP/IP ke suatu direktori sementara, katakanlah C:\TEMP), carilah
berkas-berkas salinan/copy dari OEMSETUP.INF di direktori
\WINDOWS\SYSTEM. Jika ada, ubahlah namanya. Sekarang copy OEMSETUP.INF
file dari direktori sementara TEMP ke \WINDOWS\SYSTEM. Jika Anda telah
memuat TCP/IP stacks lain-lain di sistem Anda, hilangkanlah dari
memori sebelum melanjutkan.
Jalankan Network Setup atau Windows Setup/Change Network settings
Klik tombol Networks
Klik Install Microsoft Windows Network.
Pilih support for additional networks (dukungan untuk jaringan tambahan),
jika diperlukan
Klik OK
Anda akan ditanyai jenis network adapter - pilih yang sesuai. Jika
tidak ditanyai maka
Klik tombol Adapter
pilih adapter (katakanlah NE2000)
Klik OK
Klik tombol Protocol
pilih MS TCP/IP-32 protocol
Klik OK
Anda akan diminta untuk mengkonfigurasi TCP/IP protocol stack. Anda
dapat mengkonfigurasi ulang kapan pun dengan menyorot TCP/IP protocol
yang ditunjukkan di kotak Adapters dan klik di tombol Setup.
Di kotak IP adress masukkan 172.17.0.5
Di kotak Subnet Mask masukkan 255.255.255.0
Di kotak default gateway masukkan alamat gateway (router) 172.17.0.254
Klik OK. Anda akan diminta untuk boot ulang, lakukanlah. Seharusnya
Anda sudah bisa membuat koneksi ke HTTP server dengan menggunakan WWW
browser.
4.4.2. Windows 95
Bab ini menjelaskan cara memasang client 32-bit dari Microsoft di
Win95. Pertama-tama Anda harus memasang yang berikut ini
Client for Microsoft Networks
Microsoft TCP/IP Protocol
Network Adapter
Untuk memasang yang disebut di atas, klik My Computer, Control Panel,
Networks. Klik Add. Kemudian akan muncul window yang menampilkan
Client, Adapter, Protocol and Service. Untuk memasang Client for
Microsoft Networks:
1. DoubleClick Client
2. Klik Microsoft
3. DoubleClick Client for Microsoft Networks
Untuk memasang Protokol TCP/IP:
1. DoubleClick Protocol
2. Klik Microsoft
3. DoubleClick TCP/IP
Windows 95 secara default memasang beberapa protokol lain secara
otomatis. Hilangkan protokol-protokol tersebut dengan klik kemudian
tekan tombol Remove. Biasanya Win95 memasang protokol Microsoft
NetBEUI.
Untuk memasang TCP/IP klik di TCP/IP, klik Properties, kemudian klik
tab IP address
Masukkan alamat IP Anda 172.17.0.5 di kotak 'Specify an IP address '
Masukkan 255.255.255.0 di kotak Subnet Mask
pindah ke tab Gateway
Masukkan alamat gateway (router) 172.17.0.254 di kotak New gateway
Klik tombol Add
Alamat gateway seharusnya sekarang muncul di bawah kotak gateway yang
terpasang (installed gateways). Klik OK.
Anda akan mendapat pesan untuk boot ulang, lakukanlah. Setelah itu
semestinya Anda bisa menggunakan WWW browser untuk membuat koneksi ke
server HTTP Anda.
4.4.3. Windows NT
Bab ini menjelaskan cara memasang client TCP/IP untuk WinNT 4.0.
Masuklah ke Control Panel/ Network
Pilih tab Adapter.
Klik Add untuk menambahkan adapter baru (kalau belum tercantum)
Anda akan diminta memilih network adapter - pilih satu yang sesuai.
Untuk menambahkan protokol
pilih tab Protocols
Klik Add
Pilih protokol TCP/IP
Klik OK
Anda akan diminta untuk mengkonfigurasi TCP/IP protocol stack. Anda
dapat mengkonfigurasi ulang kapan pun dengan menyorot TCP/IP protocol
yang ditunjukkan di kotak Adapters dan klik di tombol Properties.
pilih tab IP Address
Tandailah checkbox 'Specify an IP address'
Di kotak IP address masukkan 172.17.0.5
Di kotak Subnet Mask masukkan 255.255.255.0
Masukkan alamat gateway (router) 172.17.0.254 di kotak Default Gateway
Klik OK. Anda akan diminta untuk boot ulang. Setelah itu Anda sudah
bisa menggunakan Browser untuk membuat koneksi ke server HTTP.
4.5. Setup TCP/IP di Macintosh
Jika Anda menggunakan Macintosh untuk mengakses jaringan, maka bab ini
menjelaskan secara detil cara memasang MacTCP untuk PowerMac.
Catatan: Supaya Anda tetap bisa mengacu ke server Linux sebagai
http://linux.mydomain/ daripada http://172.16.0.1/ lewat WWW browser
dan semua perintah intranet Anda perlu menyunting berkas hosts. Format
dari berkas hosts ini lain dari yang digunakan di Unix. Berkas hosts
dari Mac adalah berdasarkan RFC-1035. Anda bisa juga menambahkan
beberapa masukan untuk masing-masing host Anda yang lain (Netware,
Unix, WinNT). MacOS menyimpan berkas HOSTS di Preferences folder di
dalam System folder. Suntinglah berkas ini dan tambahkan baris untuk
server Linux Anda sebagai berikut:
linux.domain_gue A 172.16.0.1
netware.domain_gue A 172.16.0.2
winNT.domain_gue A 172.16.0.3
ws_1 A 172.16.0.5
4.5.1. MacTCP
Bab ini menjelaskan cara memasang MacTCP. Pertama-tama Anda harus men-
download berkas-berkas MacTCP dari Apple atau memasangnya dari CD
Internet Connection. Untuk melakukan konfigurasi MacTCP, klik Apple
Menu/ Control Panels/ TCP/IP. Ubahlah setting untuk 'Connect via:' ke
'Ethernet'
Ubahlah setting 'Configure' ke 'Manually'
Di kotak IP address masukkan 172.17.0.5
Di kotak Subnet Mask masukkan 255.255.255.0
Masukkan alamat gateway (router) 172.17.0.254 di kotak Router address
Klik OK. Seharusnya Anda sekarang sudah bisa membuat koneksi ke server
HTTP dengan menggunakan Browser.
5. Mendirikan Intranet
Sebuah Intranet tidaklah lengkap tanpa adanya penggunaan sumber daya
(resources) secara bersamaan melalui beberapa platform yang berbeda-
beda. Anda perlu dukungan untuk filesystem-filesystem lain, sehingga
Anda dapat mengakses data-data di filesystem-filesystem lain tersebut.
Dokumen ini memberi petunjuk untuk menghubungkan Linux dan beberapa
filesystem yang populer di bawah ini.
o ``NCP filesystem untuk Netware''
o ``SMB filesystem untuk Windows''
o ``NFS filesystem untuk Unix''
Filesystem-filesystem tersebut dapat di-compile ke dalam kernel Linux
atau ditambahkan sebagai module-module, tergantung dari versi Linux
Anda. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai cara meng-compile kernel
Anda dapat membaca Kernel HOWTO di
http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/Kernel-HOWTO.html dan juga Module
HOWTO http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/Module-HOWTO.html untuk meng-
compile kernel dengan module.
5.1. NCPFS
Untuk menggunakan secara bersamaan berkas-berkas di server Netware
Anda membutuhkan dukungan untuk NCP (ncpfs). NCPFS bisa dikenali
dengan baik oleh kernel versi 1.2.x dan 1.3.71 ke atas, tetapi tidak
dengan kernel versi 1.3.x awal. NCPFS tidak dapat mengakses NDS
database di Netware 4.x, tetapi dapat menggunakan bindery. Jika Anda
menggunakan Netware 4.x Anda dapat menggunakan dukungan untuk bindery
untuk container tertentu menggunakan perintah Set Bindery Context di
console sebagai berikut:
set Bindery Context = CORP.MYDOM;WEBUSER.MYDOM
Pada kedua contoh di atas digunakan dukungan bindery untuk dua con-
tainer.
Anda perlu men-download utilitas filesystem NCP di
ftp://sunsite.unc.edu/pub/Linux/system/filesystems/ncpfs/ncpfs.tgz
(yang terbaru ncpfs-2.0.10) dari Sunsite.
5.1.1. Pemasangan
Untuk memasang utilitas untuk ncpfs ketikkan
zcat ncpfs.tgz | tar xvf -
untuk meng-uncompress berkas-berkas ke direktorinya masing-masing.
Dalam hal ini akan menghasilkan direktori ncpfs-2.0.10. Masuklah ke
direktori ncpfs ini. Bacalah berkas README dan suntinglah Makefile
bila perlu.
Pemasangan ncpfs bergantung pada versi kernel yang Anda gunakan. Untuk
kernel 1.2, Anda cukup mengetikkan 'make'. Kemudian dengan mengetikkan
Jika Anda menggunakan kernel 1.3.71 ke atas, kemungkinan Anda harus
meng-compile ulang kernel. Dengan versi-versi ini, bagian kernel dari
ncpfs sudah termasuk di dalam direktori (atau subdirektorinya) source.
Untuk mengetahui apakah kernel perlu di-compile ulang, ketikkan
cat /proc/filesystems
Seharusnya ada baris yang memberi tahu bahwa kernel mengenali ncpfs.
Jika tidak ada ncpfs, Anda bisa meng-compile ulang kernel atau
menambahkan ncpfs sebagai module. Jika meng-compile ulang kernel Anda
seharusnya mengetikkan 'make config' dan ketika ditanya tentang
The IPX protocol (CONFIG_IPX) [N/y/?]
jawab 'y'. Mungkin Anda belum membutuhkan jaringan internal secara
penuh setelah ini. Sesudah kernel terpasang dengan baik, lakukan
reboot, periksalah /proc/filesystems dan jika semua OK lanjutkan
dengan pemasangan utilitas ncpfs. Pindahlah ke direktori ncpfs yang
tadi Anda buat (melalui expand/uncompress), dan ketikkan 'make'.
Setelah proses compile selesai ketikkan 'make install' untuk memasang
utilitas dan manual (man).
5.1.2. Menggunakan NCPFS (mounting)
Untuk memeriksa pemasangan ketikkan
ipx_configure --auto_interface=on --auto_primary=on
slist
Seharusnya Anda sudah bisa melihat daftar dari server-server Netware
Anda. Sekarang kita sudah bisa menggunakan berkas-berkas dari server
Netware.
Misalkan kita perlu mengakses berkas-berkas HTML dari direktori
\home\htmldocs di volum VOL1: di server MYDOM_NW, penulis menyarankan
agar Anda membuat pengguna (user) baru di server ini, katakanlah
'EXPORT' dengan password 'EXP123' yang Anda beri hak akses yang sesuai
ke direktori tersebut dengan menggunakan SYSCON atau NWADMIN.
Di mesin Linux buatlah sebuah direktori baru /mnt/MYDOM_NW. Sekarang
ketikkan perintah
ncpmount -S MYDOM_NW -U EXPORT -P EXP123 /mnt/MYDOM_NW
untuk dapat menggunakan filesystem netware (mount). Dengan mengetikkan
ls /mnt/MYDOM_NW/vol1/home/htmldocs
akan ditunjukkan daftar semua berkas di MYDOM_NW/VOL1:\HOME\HTMLDOCS
(menggunakan notasi berkas Netware). Jika Anda menemui masalah silakan
baca IPX HOWTO di http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/IPX-HOWTO.html
untuk informasi lebih lanjut mengenai sistem IPX.
5.2. SMBFS
Untuk dapat menggunakan secara bersamaan berkas-berkas di server
Windows Anda membutuhkan dukungan SMB (smbfs).
Anda perlu men-download utilitas filesystem SMB di
ftp://sunsite.unc.edu/pub/Linux/system/filesystems/smbfs/smbfs.tgz
(yang terbaru smbfs-2.0.1) dari Sunsite.
5.2.1. Pemasangan
Untuk memasang utilitas smbfs, ketikkan
zcat smbfs.tgz | tar xvf -
untuk meng-uncompress berkas-berkasnya ke masing-masing direktorinya.
Anda akan mendapatkan direktori smbfs-2.0.1 dalam hal ini. Pindahlah
ke direktori ini. Bacalah berkas README dan suntinglah Makefile bila
perlu.
Pemasangan smbfs bergantung pada versi kernel yang Anda gunakan. Untuk
kernel 1.2, Anda cukup mengetikkan 'make'. Kemudian mengetikkan
Jika Anda menggunakan kernel 2.0 ke atas, kemungkinan Anda harus meng-
compile ulang kernel. Dalam versi-versi tersebut, bagian kernel dari
smbfs sudah termasuk di dalam direktori (atau subdirektorinya) source.
Untuk mengetahui apakah kernel perlu di-compile ulang ketikkan
cat /proc/filesystems
Seharusnya ada baris yang memberi tahu bahwa kernel mengenali smbfs.
Jika tidak ada smbfs, Anda dapat meng-compile ulang kernel atau
menambahkan smbfs sebagai module. Jika meng-compile ulang, Anda
seharusnya mengetikkan SMB jawab ya. Sesudah kernel terpasang dengan
baik, lakukan reboot, periksalah /proc/filesystems dan jika semua OK
lanjutkan dengan pemasangan utilitas smbfs. Pindahlah ke direktori
smbfs yang tadi Anda buat (melalui expand/uncompress), dan ketikkan
'make'. Setelah proses compile selesai ketikkan 'make install' untuk
memasang berbagai utilitas dan manualnya (man).
5.2.2. Menggunakan SMBFS (mount)
Pada contoh berikut dimisalkan bahwa server WinNT diberi nama
'MYDOM_NT' dan menggunakan direktori C:\PUB\HTMLDOCS secara bersamaan
dengan nama share 'HTMLDOCS' tanpa password. Di mesin Linux buatlah
sebuah direktori baru /mnt/MYDOM_NT. Sekarang ketikkan perintah
smbmount //MYDOM_NT/HTMLDOCS /mnt/MYDOM_NT -n
untuk melakukan mount filesystem SMB (windows share). Jika yang di
atas tidak bisa, cobalah
smbmount //MYDOM_NT/COMMON /mnt/MYDOM_NT -n -I 172.16.0.3
Mengetikkan perintah
ls /mnt/MYDOM_NT
akan menunjukkan daftar semua berkas di bsol;bsol;MYDOM_NT\PUB\HTML-
DOCS (menggunakan notasi berkas Windows).
5.3. NFS
Pertama-tama Anda membutuhkan kernel dengan filesystem NFS yang ter-
compile atau sebagai module.
Misalkan Anda memiliki sebuah host Unix yang menggunakan NFS dengan
nama MYDOM_UNIX dan alamat IP 172.16.0.4. Anda bisa mengetahui
direktori-direktori mana yang diekspor (shared/digunakan bersamaan)
oleh host ini dengan perintah
showmount -e 172.16.0.4
Sesudah mengetahui direktori yang diekspor, Anda dapat melakukan mount
terhadapnya dengan cara memberikan perintah mount yang sesuai. Penulis
menyarankan untuk membuat sebuah subdirektori di bawah '/mnt' katakan-
lah
mount -o rsize=1024,wsize=1024 172.16.0.4:/pub/htmldocs /mnt/MYDOM_UNIX
Argumen rsize dan wsize mungkin harus diubah sesuai dengan lingkungan
Anda.
Jika Anda menemui masalah silakan baca NFS HOWTO di
http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/NFS-HOWTO.html untuk informasi lebih
lanjut mengenai sistem NFS.
6. Mengakses Web
Sekarang setelah server HTTP, client-client dan server Linux yang
terhubung dengan server-server lain terpasang, kita perlu membuat
sedikit perubahan di server Linux supaya dapat mengakses filesystem-
filesystem yang sudah di-mount, melalui Web Browser.
6.1. Mengakses filesystem-filesystem yang sudah di-mount
Untuk mengakses direktori yang sudah di-mount dalam halaman HTML, bisa
digunakan dua cara:
o Buat sebuah link di DocumentRoot (/usr/local/etc/httpd/htdocs)
untuk mengacu ke direktori yang sudah di-mount sebagai berikut
ln -s /mnt/MYDOM_NW/vol1/home/htmldocs netware
atau
ln -s /mnt/MYDOM_NT winNT
atau
ln -s /mnt/MYDOM_UNIX unix
o Sunting berkas srm.conf dalam direktori /usr/local/etc/httpd/conf
dan tambahkan sebuah alias baru.
# Alias nama_palsu nama_asli
Alias /icons/ /usr/local/etc/httpd/icons/
# alias untuk server netware
Alias /netware/ /mnt/MYDOM_NW/vol1/home/htmldocs/
Alias /winNT/ /mnt/MYDOM_NT/
Alias /unix/ /mnt/MYDOM_UNIX
Dan jalankan kembali HTTPd. Anda dapat mengakses dokumen-dokumen di
server netware dengan cara mengacunya sebagai http://linux.mydo-
main/netware/index.htm untuk berkas-berkas netware dan juga untuk yang
lain dengan notasi yang serupa.
6.2. Menghubungkan dengan Internet
Akhirnya Anda dapat menghubungkan Intranet Anda dengan Internet untuk
mengakses E-Mail dan semua informasi yang terdapat di dalamnya.
Penulis berencana untuk memberikan pembahasan singkat mengenai hal ini
di revisi mendatang. Penjelasan mendetil dapat dibaca di ISP Hookup
HOWTO dari http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/ISP-Hookup-HOWTO.html dan
Diald mini-HOWTO di http://sunsite.unc.edu/mdw/HOWTO/mini/Diald untuk
membuat koneksi semacam ini.
6.3. Kegunaan lain
Server HTTP bisa digunakan di kantor untuk memberikan akses transparan
ke informasi yang berada di server-server lain, di beberapa lokasi dan
direktori. Data bisa berupa dokumen sederhana seperti Word,
spreadsheet Lotus, ataupun database yang kompleks.
Penerapan teknologi ini umumnya dengan cara berikut:
o Menerbitkan dokumen perusahaan
Dapat berupa warta-berita, laporan tahunan, peta, fasilitas
perusahaan, daftar harga, literatur informasi produk, dan dokumen
lain yang dianggap penting dalam suatu perusahaan.
o Akses ke direktori, di mana bisa dilakukan pencarian (search)
Akses yang cepat ke buku telepon perusahaan dan sejenisnya. Data
ini bisa dibuat salinannya (mirror) di sebuah situs Web atau,
melalui skrip-skrip CGI, Web server bisa bertindak sebagai jembatan
(gateway) antara aplikasi-aplikasi yang sudah ada ataupun yang
baru. Hal ini berarti bahwa, dengan menggunakan mekanisme akses
yang standar, informasi dapat dibuat lebih terjangkau lebih luas
dan dalam cara yang lebih sederhana. Hal ini berarti pula bahwa
server bisa digunakan untuk membuat semacam tampilan (interface)
dari RDBMS seperti ORACLE dan SYBASE untuk memberikan informasi
secara langsung (real-time). Berikut ini daftar link ke situs-situs
seperti demikian:
- Web Access -
http://cscsun1.larc.nasa.gov/~beowulf/db/web_access.html - CGI
gateways - HTTP://www.w3.org/hypertext/WWW/RDBGate/Overview.html
o Halaman-halaman perusahaan/departemen/individu
Dengan adanya perubahan budaya di dalam organisasi ke suatu titik
hingga bahkan setiap departemen memiliki pernyataan misi individu
sendiri, teknologi Intranet merupakan medium yang ideal untuk
komunikasi dan berbagi informasi antar departmen atau individu.
Adanya mesin-mesin pencari (search engines) adalah cara untuk
seseorang menemukan suatu grup atau individu yang bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dalam kehidupan berbisnis
sehari-hari.
o Aplikasi-aplikasi berbasis grup yang sederhana
Dengan adanya dukungan untuk formulir HTML (forms), situs bisa
menyediakan lembaran-lembaran pendaftaran, survei-survei dan
penjadwalan sederhana.
o Distribusi perangkat lunak (software)
Administrator dapat menggunakan Intranet untuk menyediakan
perangkat lunak dan update berdasarkan permintaan (on-demand)
kepada pengguna-pengguna di seluruh jaringan perusahaan. Hal ini
bisa dicapai dengan menggunakan 'Java' yang memungkinkan pembuatan
objek-objek dan distribusinya secara transparan berdasarkan
permintaan (on-demand), daripada sekedar data atau aplikasi. Hal
ini menjadi lebih mudah dengan adanya versi-versi terbaru Linux
yang memiliki dukungan Java secara bawaan.
o Surat elektronik (email)
Dengan semakin banyaknya penggunaan produk intranet email dengan
metode-metode standar dan sederhana untuk lampiran (attachments),
suara, video dan multimedia, email sudah menjadi 'de facto' dari
metode komunikasi. Pada dasarnya email adalah komnukasi antar
individu, atau antara individu dan grup kecil. Beberapa utilitas
tersedia di platform Linux untuk menggunakan sistem email, misalnya
sendmail, pop3d, imapd.
o Tampilan (User Interface)
Teknologi Intranet berkembang dengan pesatnya sehingga alat-alat
yang tersedia, khususnya HTML, bisa digunakan untuk mengubah
tampilan supaya menjadi lebih menarik. Dengan HTML Anda bisa
membuat tampilan yang hanya dibatasi oleh imajinasi pembuatnya.
Bagian yang menarik dari teknologi intranet adalah bahwa intranet
itu sangat sederhana. Mengikuti sebuah hyperlink dari HTML bisa
membawa Anda ke halaman lain, bisa membunyikan sebuah alarm,
menjalankan prosedur akhir tahun atau apapun yang bisa dilakukan
oleh program komputer.
7. Hal-hal lain yang bisa dikerjakan
Berikut ini adalah daftar dari hal-hal yang menarik yang bisa Anda
lakukan dengan server intranet Linux Anda. Semua pernagkat lunak yang
disebut di bawah ini adalah gratis (freeware) atau shareware.
o Anda bisa melihat-lihat (browse) server Linux server dengan
menggunakan Network Neighborhood di Win95/ NT; dirikanlah sebuah
server NBT semacam WINS. Silakan lihat SAMBA Webpage di
http://lake.canberra.edu.au/pub/samba/samba.html
o Implementasikan sebuah search engine dalam Intranet Anda. Silakan
lihat ht://Dig di http://htdig.sdsu.edu/
o Gunakan CUSeeMe dengan mendirikan reflektor lokal. Silakan lihat
informasi lebih lanjut di Cornell http://cu-seeme.cornell.edu/
o Pasanglah 'Web Conferencing'. Gunakan COW dari
http://thecity.sfsu.edu/COW/
o Pasanglah SQL database. Silakan lihat mSQL Homepage di
http://Hughes.com.au/
o Pasanglah server-server FTP, Gopher, Finger, Bootp di server
Netware. Dapatkan di http://mft.ucs.ed.ac.uk/
o Emulasikan sebuah server Netware. Silakan lihat NCP Utilities di
ftp://sunsite.unc.edu/pub/Linux/system/filesystems/ncpfs/
Jika Anda menemukan hal-hal menarik lain yang bisa dilakukan dengan
server intranet Linux Anda, silakan berkirim email kepada penulis.
8. Ucapan terima kasih dan hal-hal yang diatur secara hukum
8.1. Terima kasih
Terima kasih kepada rekan-rekan di NCSA karena telah menyediakan
dokumentasi yang sangat baik, kepada David Anderson dan rekan-rekan
lain yang telah mencoba HOWTO ini dan memberikan komentar. Penjelasan
detil masalah Netware/IP adalah dari Romel Flores
([EMAIL PROTECTED]).
8.2. Hak cipta
Hak cipta dokumen ini (c) 1996,1997 oleh Pramod Karnad. Dokumen ini
didistribusikan dengan syarat-syarat berikut:
o Dokumen-dokumen Linux HOWTO boleh diproduksi ulang dan
didistribusikan secara keseluruhan ataupun sebagian, di medium
apapun, fisik atau elektronik, selama dicantumkan informasi hak
cipta ini di semua salinan. Distribusi secara komersial
diperbolehkan dan dianjurkan; namun demikian, diminta
menginformasikan penulis.
o Semua terjemahan, pekerjaan turunan atau kumpulan yang mengandung
dokumen-dokumen Linux HOWTO harus di bawah informasi hak cipta ini.
Yaitu, jika Anda membuat sebuah turunan/bentuk lain dari HOWTO,
Anda dilarang menerapkan larangan-larangan tambahan untuk
distribusinya. Pengecualian dipertimbangkan dalam kondisi-kondisi
tertentu; silakan menghubungi koordinator Linux HOWTO di alamat
berikut.
o Jika Anda mempunyai pertanyaan, silakan menghubungi Greg Hankins,
koordinator Linux HOWTO, di [EMAIL PROTECTED] Gunakan
'finger' untuk mendapatkan nomor telepon dan alamat darat.