> From: "Oki DZ" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Fri, 19 Jun 1998 14:45:39 +0700
>
> -----Original Message-----
> From: Kyo Kusanagi <[EMAIL PROTECTED]>
>
> >Apakah kelebihan Linux dibandingkan Novell ??
> >
> >Temen - temen yang tahu bantu saya ya :-)
> >.....soalnya barusan ada temen yang nyepelein komputer gue yang pake OS
> >Linux, katanya kalo mau dipake networking enakan pake "Novell", soalnya
> >kalo pake Novell bisa jalanin program - program DOS & Win, lebih
> >kompatibel gitu,
>
> Sejak kapan sih program Mess-DOS/Winlie bisa jalan di Novell? Sejauh pengetahuan
>saya, Novell itu NOS, gunanya untuk file server dan print server. Yang bisa login ke
>mesin itu cuma admin. Login dalam arti menggunakan servernya dan menjalankan program
>di situ. Di Novel, Windows 3.1 & 95 (workgroup), dan Windows NT, kalo yang disebut
>"login" dari mesin client, itu bukan login beneran. Tapi login untuk menggunakan
>resource (file / printer) yang ada di server itu (atau mesin-mesin yang terdaftar
>dalam satu workgroup). Kalau di Unix, yang namanya login itu berarti login ke mesin
>dan menjalankan shell yang berarti memperoleh akses ke resource yang ada di mesin
>tersebut. Di Window 95 umpamanya; login panel yang ada hanya untuk login (file/print)
>ke workgroup, local resource-nya memang nggak pake ijin akses kan? (Login panelnya
>emang cuma buat gaya.)
>
> >dan juga nggak mudah di-crack kayak Linux yg clone nya
> >Unix<kata dia>, & juga dgn Novell pun bisa dijadiin web server, gitu tuh
> >kata temen gue.
>
> Soal crack, tanya deh ke yang ahli. Cuma, kalau mau ngomong soal crack, secara
>remote, Windows 95 juga susah di crack, wong enggak ada telnetd-nya. Secara lokal, ya
>nggak patut di-crack, wong nggak ada security-nya. Kalau Novell mau di-t*st gimana
>perlindungannya, mesti tanya dulu, ada nggak tuh telnet daemon-nya? (Beda kan antara
>rumah yang memang nggak ada pintunya, jadinya memang tembok semua, dengan rumah yang
>punya pintu + security. Dan keduanya nggak bisa cuma dibandingkan oleh kesulitan
>untuk menembusnya. Spesifikasinya saja beda kok).
>
> >Waah, rasanya mau ngebales dia, tapi kalo dipikir2 emang untuk
> >softwareya Linux tidak seberapa gencar kayak Win&DOS yg bisa jalan
> >bareng dgn Novell.
>
> Perlu klarifikasi dari "jalan" di sini. Kalau mau jalankan DOS di Linux, bisa pakai
>dosemu; kerenan dikit... dengan ditambah X, DOSnya bisa jadi remote.
>
> >Dan juga yang tahu Linux masih jarang, dan belum umum
> >dipakai (temen2 gue banyak yang ngira Linux itu judul game :) )
> >Nah yang kadang gue takutkan juga, ntar nasibnya Linux itu kayak "OS
> >Warp" yang katanya lebih "canggih" dibanding Win tapi ya akhirnya
> >"lengser" soalnya ndak banyak para pengembang aplikasi yang mau mrogram
> >di situ <kalah popularitas sama Win>.
>
> Wah, kalo ngebandingin Linux dengan Windows sih ya enggak adil lah, yang satu kan
>freeware yang satu komersial. Jadi kalo mau membandingkan, masukkan juga dong
>harganya, jangan Windows bajakan dibandingkan dengan Linux. Maksudnya, dengan uang
>sebesar untuk membeli Windows asli, wajar nggak solusi yang diberikan oleh OS
>tersebut terhadap problem di tangan? Kalo di Linux, setelah menyingsingkan lengan
>baju sekian tinggi + beberapa tetes keringat, wajar nggak solusi yang diberikannya?
>Jadi, yang perlu dipertimbangkan: duit, ilegalitas, dan "penyingsingan" lengan baju;
>ini untuk cara perolehan suatu sistem yang berjalan.
>
> Untuk program-program lain yang jalan di masing-masing OS, ya sama, coba masukkan
>harganya. Justifikasinya gimana?
>
> (BTW, 'ni Windows saya nggak asli, 'bodo amat. Saya punya Windows NT asli, Gates
>utang nih ke saya >:-) NTnya disimpen aja di kotak.)
>
> >Palagi sekarang ini muncul Win 98
> >yang katanya rugi kalau ndak nyoba, waah bisa kalah populer nih
> >Linux....?
>
> Linux ada penggunanya. Windows ada penggunanya.
> Soal populer, kembali lagi kepada keperluan. Sejauh keperluan yang ada, dengan biaya
>yang ada (dan legalitas sudah dimasukkan), OS mana yang mau dipilih? Di pasaran boleh
>lah beredar 10 ribu aplikasi, apa semuanya mau dicoba? Kan enggak juga.
>
> Kata saya sih, kalau cuma mau rame-rame aja sih yang pilih aja yang rame. Nggak
>perlu mikir. Ikutan ngetren aja gitu... (kayak bebek).
>
> Cuma kalau memang ada kebutuhan tertentu, ya cobalah dipikirkan beberapa aspeknya.
>Misalnya, kalau perlu PPP server, masuk nggak tuh kalau pakai Windows NT? (yang
>dibawah itu sih tidak layak). Dengan US$1100 (seingat saya, harga beberapa bulan
>lalu) wajar nggak untuk memenuhi kebutuhan yang ada? Harga segitu pun tidak termasuk
>pppd-nya. Belum lagi resource dari hardware yang cukup horror. Jika memang
>keperluannya untuk PPP server, ya mungkin Linux pilihan yang cukup baik, apa-apanya
>ada semua: pppd, uugetty, named, telnetd, ftpd, httpd, innd. Belum lagi fasilitas
>pembuatan script (yang dibatasi hanya oleh kemampuan pembuatnya).
>
> -Oki
_____________________________________________________________________
Administrasi milis: echo help | mail [EMAIL PROTECTED]
Administrator: [EMAIL PROTECTED]