Riko MS
> Saya mau nambah pertanyaan. Apakah perbedaan distribusi linux itu sama
> kayak banyaknya macam DOS juga?
> cth: MS-DOS (Microsoft), IBM PC-DOS (IBM), DR-DOS (Digital Research) dan
> NDOS (Norton).
>
> Benar nggak? Soalnya perintahnya sama, tapi kecepatannya beda dan
> optionnya juga beda.
'Udah ada yg. menjawab.
Tapi, sekedar menambahkan:
MS-DOS, IBM PC-DOS, DR-DOS, isinya (binary-nya) beda,
source code-nya juga beda, tapi perintah2nya dibuat sama,
dan dibuat untuk menjalankan program2 aplikasi yg. sama.
(Jadi, arsitekturnya bisa sama, tapi dikembangkan
oleh perusahaan yg. berbeda, ya .. detailnya berbeda)
(Tolong dikoreksi kalau salah)
Sedangkan Linux (Red Hat, Debian, dll.), menggunakan
kernel yg. sama, dan dikumpulkan dari sumber yg. sama juga,
cuma dipaketkan secara berbeda. Misalnya, RedHat mengembangkan
alat bantu instalasi, yg. memudahkan. (Perbedaan lain:
aplikasi yg. diikutkan bersama Sistem Operasi, bisa berbeda.
Contoh: di RedHat ada Applixware, di Caldera ada StarOffice,
yg. keduanya berupa office suite)
Yang jelas berbeda antara DOS dan Linux: DOS itu dijual,
sedangkan Linux itu "didistribusikan". Kita "membeli" DOS,
tapi utk. Linux, cuma "membayar ongkos" distribusi/packaging.
Setelah di tangan kita, Linux bisa dibagi ke teman lain
"secara legal", sedangkan copy DOS tidak legal.
Repotnya, di Indonesia keduanya sama saja:
orang bisa mengcopy DOS tanpa rasa bersalah .. :-(
Salam,
Muhamad Abdulkadir
NB: Kernel Linux itu luar biasa stabil.
Kalau satu aplikasi memang jelek, dan berhenti kerja,
gampang sekali "membersihkannya", dan Linux tetap bekerja.
Di DOS, satu program bisa menghentikan semuanya.
Sekedar ilustrasi: http://www.winfiles.com (yg. dulunya
http://www.windows95.com) yang menjual program2 (shareware)
untuk Windows95, menggunakan Linux utk. server web-nya,
karena ketika mencoba pakai Windows NT, crash/hang
berkali-kali, bahkan kadang setiap minggu harus di-reboot.
Linux berbulan-bulan tidak crash.
(Cukup aneh, dia menjual program2 Windows, tapi dia sendiri
memilih Linux)
"Kalahnya" Linux dari Windows, selain masalah pemasaran,
juga ketersediaan aplikasi utk. produktifitas kerja,
seperti Office Suite. Sekarang memang sudah ada StarOffice,
Applixware, dll., yg. cukup baik, tapi integrasi antara
Wordprocessor, spreadsheet, dbase, masih kalah dari MSOffice.
(Walaupun 'toh pemakai MS Office pun jarang menggunakan
kelebihan ini. Utk pemakai biasa, StarOffice sama bagusnya).
(Yg. jelas, pernyataan bahwa Windows unggul karena "graphical",
cuma sebuah mitos. Linux juga sudah bisa graphical sejak lama).
Menurut saya, Linux bisa mulai dilirik oleh "pemakai umum" /
"consumers", kalau dia sudah punya GUI yg. konsisten di berbagai
aplikasinya. Proyek GNOME berkomitmen untuk ini
(dg. semangat yg. sama dg. semangat Linux: produknya untuk di-
bagikan dg. gratis, baik utk. pemakai Linux, atau untuk
application developers). Setelah GNOME beres, perkembangan
aplikasi Linux "untuk pemakai biasa", akan berkembang luar biasa.
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]