> On Tue, 18 Aug 1998, beast wrote:
> #Tidak. subneting hanya misah 2 network/lebih secara logika saja. Saya
> #sendiri pake 1 hub untuk 2 subnet class, untuk "menghubungkan" bisa pake
> #router/bridge.
> =========================
> Nah loh???
> Ditempat lain menyebutkan harus dibuat subnet??
> Sebab awalnya kami merencanakan menggabungkan 4 server dan 26 workstation dalam
> satu Hub. Ada yang berpendapat itu akan menyibukkan lalulintas data, sehingga
> harus dibuat subnet.
> Nah gimana caranya membuat menjadi subnet dalam satu hub dan cara menghubungkan
> 2 subnet itu melalui satu bridge atau router??? Padahal secara fisik satu hub???
> #>salam,
> #>Eriyawan
> 
> Erga M
> e-mail address: [EMAIL PROTECTED], @ThePentagon.com, @geocities.com
> Home Pages    : http://jupiter.centrin.net.id/~erganov/
>                 http://www.cryogen.com/erganov/
> 

Hmm ini yg nanya yg mana yah. but i'll try to explain anyway.

Kayaknya ada sedikit kesalahan di sini nih,

Kalo 1 hub ato 1 bus . subnetting tidak akan banyak mengurangi traffic
data pada kabel jaringan. paling2 yg berkurang adalah traffic broadcast,
yg krn di subnetting jadi beda2 khan broadcast address-nya. Tapi ntar pas 
traffic data pasti juga slowing down , khan tetp aja 1 physical network
cable.

Sepanjang yg saya alami , 1 physical network , hanya akan saya bebani
dengan 8-10 workstation ato server. tgt bandwith-nya dan aplikasi di
jaringan. kalo 10 mbps ya mending 8 aja . throughput 1 card ether maks 1
mb , jadi kalo jaringan cuman 10 mbps ya paling banter 10 pc . 
kalo punya 100 mbps cards dan hubs , jadi bisa lebih lagi.. tapi sebaiknya
trus jangan sampe 100 pc , spt hitungan yg tadi. taruhlah 30 aja.

utk menggabungkan 2 ato lebih subnet emang butuh 1 router dengan card
jaringannya sejumlah subnet-nya.
misal : 172.16.x.x               .0.1
                                |
        -------------------------------------------------
        | .0.10         |.0.20          |.0.30          |.0.40
        x               x               x               x

        x .10.1         x.20.1          x .30.1         x .40.1
         
       .10.x            .20.x            .30.x           .40.x


Dengan konfig diatas maka akan terpisah secara physical, shg traffic
bener2 di reduce. 

krn traffic di net 172.16.0.x hanya akan terjadi bila ada request dari 0.1
ke subnet-nya ato antar subnet ( dari 172.16.10.2 request ke 172.16.20.2)

Router-nya ada di 172.16.0.1 .

Nah ini baru yg dinamakan bisa 1 hub, but spt terlihat sebenernya ada beda
physical khan . jadi yg 1 physical cuman interface2 172.16.0.x dan sisanya
udah beda lagi.


kalo 4 server dgn 26 wks .. mungkin bisa dicoba contoh diatas. server2
berada di level 172.16.0.x dan wks-nya didistribusikan  di level
bawah-nya.


Salam,

Andhy Setiyo Nugroho
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
95/103482/TK/19862
[EMAIL PROTECTED]


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke