> - buku apa yang baik tentang linux sekalian reviewnya kalo sudah pernah
> membaca. dan kalo ada veris online nya di mana site nya.
'buku' terbaik sebenarnya adalah pengalaman. Namun memang dibutuhkan buku
dalam arti sesungguhnya. Saya biasa mencari 'buku' di-internet, mungkin
coba subscribe ke MCP (www.mcp.com) di sana banyak buku mengenai Internet.
> - setahu saya .... kalo kita login sebaiknya jangan login sebagai
> "root". lah kalo sebagai user biasa gimana kuasanya ... kan nggak enak
> kalo kita mau ini mau itu serba limited .
Satu pengalaman saya, saya pingin memproses /etc/passwd suatu server, saya
login dengan root trus saya ftp. Tanpa terasa, saya melakukannya di /etc,
jadinya semua /etc/passwd di server saya berada hilang tanpa bekas,
untungnya koq punya kebiasaan baik (*ehm*... :-)) yaitu backup, jadi bisa
dipasang lagi /etc/passwd yang asli. Wah.. sempat bingung deh...
Jadi maksudnya, kalau emang dibutuhkan unlimited ya.. login dengan root,
tapi kalau nggak butuh, lebih aman pake user biasa aja.
> - dan apakah "adminstrator" kekuasaannya sama dengan "root" ?
> kalo ya gimana meng-adduser kan supaya setingkat dengan root ??
Yang ini sih... hanya kata-kata doank... (kayak kelaparan dengan rawan
pangan... *hehehe* :-)).
Kalau nggak salah kalau SCO menyebutnya sebagai admin. Ada banyak Admin
dalam mesin SCO. Tapi kalau linux hanya root doank, dia punya kuasa
*hampir* untuk semua hal.
> - kalo saya sudah adduser secara default .... katakanlah si A ... gimana
> memberi power lebih besar kepada dia ??
Enaknya masukkan ke group yang lebih besar. Tapi tentu saja terbatas pada
seberapa besar power group tersebut.
> - apakah mengcompile ulang kernel merupakan suatu keharusan untuk
> mempercepat linux???
Tidak. Tapi untuk baiknya, emang begitu release kernel yang baru keluar,
kita langsung sesuaikan.
Sebaiknya, kita lihat keperluan dan kemampuan dari server yang kita
punyai. Kalau hanya ke rumah tetangga, buat apa harus beli mobil ? tapi
kalau memang butuh ke Malang setiap hari, emang akan efektif kalau pake
mobil sendiri. Demikian analoginya.
> - kapan sebaiknya kernel di compile ulang ??
Menurut saya kalau release kernel baru sudah terbukti kehandalannya atau
kalau emang kita butuh sesuatu yang kernel baru tersebut yang bisa
meng-handle.
Demikian.
> bye
bye-bye...
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]