>On Sun, 20 Sep 1998, Gerry Santoso wrote:
>
> Halloo...
> Nah, module itu dimana aja sih dipanggilnya?
> Soalnya ada beberapa modul nih yg nggak kepake,
> spt pcmcia itu... boros... :)

Sepengetahuan saya, cara initialisasi modules sedikit berbeda antara RedHat
dengan Slackware.

Pada RedHat 5.1, modules yang ada pada /lib/modules "didaftarkan" pada saat
start-up dengan command depmod -a di file rc.sysinit. Gunanya supaya kerneld
tahu modules apa saja yang tersedia (ready to use).

Ada dua kemungkinan untuk me-load sebuah modules ke memory: (1) Oleh kerneld
secara otomatis jika ada permintaan ke kernel oleh program yang membutuhkan
module tersebut. Program itu sendiri bisa berupa program interaktif maupun
berupa daemon. (2) Atau, kita bisa juga load module secara manual dengan
modprobe.

Saya sudah agak lupa cara Slackware menginitialisasi module, tapi di
Slackware ada file /etc/rc.modules yang mengatur module mana saja yang
di-load. Pada RedHat 5.1, rc.modules sudah tidak dipakai lagi (obsolete).

Kembali ke pertanyaan anda semula, untuk mencegah suatu module di-load ke
memory kita perlu melakukan dua hal:

1. Menghapus modprobe untuk module tersebut di /etc/rc.modules jika ada
(Slackware only, RedHat users tidak usah kuatir).
2. Mencegah program/daemon yang membutuhkannya dieksekusi. Misalnya, jika
kita cegah rc.pcmcia tereksekusi, module pcmcia.o tidak akan pernah di-load
ke memory, meskipun sudah didaftarkan oleh depmod saat system start-up.

Sedangkan file conf.modules mengatur bagaimana suatu module di-load,
misalnya aliasnya dan option-option-nya. Contoh: kita bisa menentukan io
address yang dipakai oleh module ne.o (ethernet adapter) di sini. File ini
tidak menentukan module mana yang di-load.

Semoga penjelasan di atas tidak makin membingungkan anda.  :)

Salam,
Jeffrey Sukardi
BCA - Technology Planning







----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke